NovelToon NovelToon
Destined To Be Empress

Destined To Be Empress

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Chicklit
Popularitas:407.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Kristy Taslim

Amber adalah seorang dokter kecantikan yang jenius. Sepulang Amber dan adiknya dari acara penobatannya sebagai profesor kedokteran, ia meninggal akibat ledakan mobil di depan mobil adiknya.

Siapa yang menyangka bila ia terlahir kembali menjadi putri bungsu dari Duke dan Duchess Luksemburg.

Bagaimana kisah seorang profesor kedokteran yang ditakdirkan untuk menjadi permaisuri ?

Inilah kisah perjalanan berlika-liku Amber yang terlahir kembali menjadi Zwetta Ellaria Luksemburg dan ditakdirkan untuk menjadi permaisuri hebat.
_____________________________________
⭕ Karya Original Hasil Dari Pemikiran Author

⛔ Jika anda plagiat, saya sikat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kristy Taslim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32 - Terjebak Cinta Buta I

“Tidak perlu jemput lagi, aku sudah disini!” ucap Halbert dari samping pintu kamarku.

Aku dan kak Arthur tersentak kaget, habisnya tidak ada dari kami berdua yang sadar akan keberadaan Halbert. Kami berdua mematung dan ternganga beberapa saat menatap Halbert tak bergeming.

“Kejutan!” ucapnya tersenyum lebar. Aku mengucek-ngucek mataku beberapa kali, tetapi Halbert tetap terlihat sedang berdiri bersandar di pintu kamarku yang terbuka. Aku berlari mendekati Halbert hendak memeluknya dan ia menyambut pelukanku.

*HUGGGGGG

“Kak Halbert, ini beneran kan? Ini benar dirimu kan kak? Huhuhuhuhuhu..” Aku menangis tersedu-sedu saking rindu padanya. “Tentu saja ini aku Jewel, hehehe..” ucapnya sambil mengusap kepalaku pelan.

Aku melepas pelukanku dan kutatap Halbert. “Kakak..” Halbert menyeka air mataku dan memegangi bahuku. “Sudah jewel, jangan menangis lagi ya. Nanti wajah cantikmu jadi jelek loh adikku.”

“Ba-bagaimana kau bisa kemari Halbert?” tanya Arthur yang masih shock.

“Aku sampai di Northeria lebih awal, jadi aku memutuskan untuk memeriksa titik pertemuan. Ternyata disana aku bertemu seorang laki-laki berkepala calang dan dia membawaku kemari, hahahaha..” terang Halbert.

Arthur mendekati Halbert dan memukul kepalanya pelan. “Dasar bodoh! seharusnya kau bilang juga pada kakak kalau mau pulang!” Arthur memeluk Halbert.

“Ouch!” Halbert sebenarnya kesal melihat Arthur memukul kepalanya, tapi dia tahu Arthur tak bermaksud berbuat demikian. Itu hanya gayanya saja menyampaikan kekhawatirannya.

“Aku pulang kak!” jawabnya seraya membalas pelukan Arthur.

Dari balik punggung Halbert, tiba-tiba muncul seorang perempuan dengan tinggi sebahu Halbert. Ia berpenampilan sederhana dengan gaun polos warna coklat, rambutnya bewarna blonde dengan iris mata berwarna coklat. “Jadi mereka adik dan kakak keduamu suamiku?”

Mata aku dan Arthur langsung tertuju ke arah perempuan itu. “Kak Arthur, apa aku salah dengar ucapan perempuan ini? dia memanggil kak Halbert ‘suamiku’ bukan?” tanyaku gugup.

Arthur menggelengkan kepalanya. “Ti-tidak Jewel, kau tidak salah dengar. Kakak juga mendengarnya.”

Halbert menatap perempuan itu datar. “Benar, ini kakak keduaku, Arthur Robert Luksemburg dan ini adik perempuanku, namanya Zwetta Ellaria Luksemburg."

“Salam Tuan Arthur, Nona Zwetta, saya Beatrice Hillary, istrinya Halbert, senang dapat berjumpa dan berkenalan dengan kalian.” Ucap perempuan itu sambil tersenyum lebar.

Mataku dan Arthur melebar menatap tidak percaya apa yang baru saja aku dengar.

"Kak Halbert, benarkah apa yang dikatakan pe.. pe.. perempuan ini?" tanyaku terbata-bata.

“Be- Be- Benar Jewel, kak Arthur... dia Putri Ketiga Kerajaan Feanor dan juga....... istriku.” Jawab Halbert tersendat-sendat.

Keterkejutan kami tidak selesai sampai disitu saja saat kami melihat Beatrice yang sedang berbadan dua. Dari ukuran besar perutnya, aku memperkirakan usia kandungannya berkisar 5-7 bulan.

What the.....?!?!?!?!

Suasana seketika menjadi hening, aku mematung beberapa saat seolah waktu berhenti. Dalam benakku, aku masih mencerna semua yang terjadi didepanku sekarang.

Aku yang masih shock mencoba melirik ke arah Arthur, kulihat ia tertunduk seraya mengepalkan tangannya erat. “Apa kau benar adikku Halbert? adikku Halbert tidak akan pernah melakukan tindakan sembrono seperti ini!” ujar Arthur dengan nada tinggi seraya menata Halbert tajam.

Suasana tiba-tiba menegang, Halbert terdiam beberapa saat sebelum akhirnya membuka suara. “Aku adikmu Kak Arthur, akan aku jelaskan padamu dan Jewel.”

Arthur kembali duduk ke kursinya, aku tercengang melihatnya bisa kembali duduk dengan tenang setelah melihat apa yang terjadi. Ia menatap Halbert dengan tatapan intimidasinya yang menakutkan. “Kau tidak kembali selama beberapa tahun dan pulang-pulang membawa istrimu yang sedang mengandung? Apa kau disana dilatih untuk menjadi anjing berahi daripada menjadi seorang kesatria pedang?” sindir Arthur.

“Bukan begitu Tuan Arthur, ini salahku. Aku yang…” belum selesai ucapan Beatrice, Halbert menghentikannya. “Kalau kau tahu ini salahmu, tutup mulutmu! Jangan banyak bicara lagi!” ujar Halbert sambil menatap tajam Beatrice.

Tatapan itu. Itu tatapan intimidasi Halbert yang tak kalah menakutkan dari Arthur, apa yang perempuan itu lakukan sampai-sampai membuat kakakku menatapnya sinis seperti itu? padahal Halbert itu seorang yang gentle. Batinku.

"Ma- maafkan aku Halbert. Aku hanya mau menjelaskan kalau ini bukan salahmu," ucap Beatrice sedih.

"Aku tak perlu kau membelaku! aku bisa membela diriku sendiri!" ketus Halbert.

“Langsung jelaskan saja Halbert, tergantung dari alasanmu ini aku akan menentukan kau akan ku hajar atau tidak?!” ucap Arthur datar.

Halbert menghela nafas panjang dan mengangguk. “Lima tahun lalu, saat aku dalam ujian mengawal keluarga Kerajaan Feanor, aku diberi tugas untuk mengawal Beatrice, putri ketiga Kerajaan Feanor yang merupakan putri kesayangan Raja Feanor.

Seingatku, sejak saat itu dia tergila-gila padaku dan memberi perhatian lebih. Setiap hari dia memberiku surat dan menghantarkan makanan.

Kalian berpikir aku akan pasrah pada perlakuannya? Jelas tidak!

Aku sudah mengatakan padanya kalau aku tidak memiliki perasaan apapun padanya, mulai dari berkata halus sampai terang-terangan aku berkata tidak menyukainya.

Satupun tak ada yang mengurangi usaha dia untuk mendapatkan hatiku. Petaka ini terjadi padaku tahun lalu, Beatrice menyadari kalau aku akan segera kembali ke Magentia sementara semua usahanya untuk mendekatiku belum menunjukkan hasil.

Suatu malam, tanpa kusadari ternyata dia memasukkan obat perangsang nafsu dalam minumanku. Aku tahu dia yang memberiku obat lantaran saat badanku mulai panas dan terangsang, dia berdiri didepan mataku dengan pakaian minim?! aku tidak bisa menahan lagi dorongan gairah berlebihan itu dan kami pun bersetubuh.

Aku benar-benar kacau keesokan harinya, tak pernah kusangka dia senekat itu. Lebih parahnya lagi, dari satu kali bercinta denganku, dia sudah hamil. Aku tidak punya pilihan selain menikahinya dan berencana membawanya pulang ke Magentia untuk melangsungkan pernikahan disini.

Tetapi Raja Feanor sangat murka mendapati perbuatanku, dia berkata jika aku bukan anak dari Duke Luksemburg, dia pasti akan menghukum mati aku. Sebelum pulang, dia memintaku bertanggung jawab dengan menikahi Beatrice.

Pernikahan kami dilangsungkan secara tertutup karna Beatrice hamil duluan sebelum menikah. Di Kerajaan Feanor, perbuatan itu adalah aib bagi keluarga bangsawan / kerajaan disana.”

Arthur bangkit dari duduknya dan menepuk pundak Halbert. “Sungguh sial kau Halbert bertemu wanita seperti ini! Kau sudah terjebak cinta butanya padamu!" Halbert menghela nafas panjang, ia menutupi wajahnya dengan telapak tangannya. “Mana bisa aku pulang dan tahu-tahu membawa Beatrice begini, aku malu pada ayah, ibu, kak Stanley dan dirimu kak Arthur," gumamnya.

"Makanya aku tidak memberitahu orang rumah selain Jewel tentang kepulanganku karna aku berpikir hendak menanyakan padanya terlebih dulu solusi terbaik atas masalahku ini.

Arthur menepuk bahu Halbert.”Apa yang kau pikirkan ini? aku kan juga saudaramu, lain kali jangan sungkan dan malu padaku begitu! Tidak usah malu dan menyalahkan dirimu, kau hanya sedang tidak beruntung saja Halbert karna bertemu wanita seperti Putri Beatrice.”

Beatrice tertunduk malu dan terdiam seribu bahasa, ia tak berani menatap kami. “Tuan Putri Beatrice!” panggilku. Ia menatapku. “Sebagai sesama perempuan, saya menyesalkan sikap Tuan Putri Beatrice yang telah menjebak kak Halbert dengan trik kotor seperti itu, sungguh menggelikan!" ucapku dengan menatapnya tajam.

“Sekarang dia sudah memasuki wilayah Kerajaan Magentia dan disini adalah wilayah kekuasaan keluarga kita, apa kita lenyapkan saja dia?” tanya Arthur datar.

Tiba-tiba dia mengatupkan kedua tangannya. "Am-pun.. to-long am-puni sa-ya.. perbuatan saya salah tapi saya sangat mencintai Halbert. Saya tidak akan macam-macam lagi, saya hanya ingin hidup damai bersama Halbert dan anak kami," ucapnya.

Aku memalingkan badanku dan menghela nafas panjang, “Sekarang semua sudah terlanjur terjadi dan Putri Beatrice sedang mengandung cucu pertama ayah dan ibu serta keponakan pertama kita kak Arthur. Tuan Putri memang salah tapi tidak dengan anak dalam kandungannya," ucapku datar.

"Cihh.. wanita sialan!" umpat Arthur.

Halbert menghela nafas panjang kesekian kalinya, "Lantas apa yang harus kulakukan sekarang? apa yang diharapkan dari pernikahan tanpa rasa cinta? padahal sejak kecil, aku mendambakan pernikahan penuh cinta kasih seperti ayah dan ibu," keluhnya.

"Halbert, kumohon jangan berpaling dariku dan anak kita." Ucap Beatrice memelas sambil berurai air mata.

- To be continued

1
Murni Dewita
👣
S
ayo thor up yang banyak ada gue pembaca setia loo /Grin//Kiss/
Renata Maharani
astaga aku Baca talvon keliru teflon Mulu
Renata Maharani
astaga aku Baca talvon keliru teflon Mulu
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
bagus ceritanya aku suka😍
Nai Annie
honestly, bagi gue enakan dibacanya Ashad nih thor wkwk. Kalau Adasha rada gimana gitu, panggil Ada kayak apaan, panggil Asha kayak nama perempuan. It's ok sih, gapapa. Tapi yah, maap ya thor batin gue telah mengganti nama😁🙏
Nai Annie: eh bentar, gue main komen aja kayanya astaga. ini jenis kelamin si adasha apaan? cowo or cewe?
total 1 replies
scorpio sonia
HUUUUAAAAA udh brp lama ya thor blom up. kangen banget nih
ANALIA
lanjut thorrr....
axxelina vania clarissa
author kapan upnya
Tina
Lanjutnya up
Sisi~`~
kak udah lama banget kok gak up up sih
Agnes
dilanjutin dong thor 😇🎈🎈
Its.Nahfika
dilanjut thor
Kussik Kussikanto
ï
Sania Kela
ayo semangat!!
lanjut thor kalo bisa crazy yaaa!!
Citra Marbun Bre Samosir
waduhhh...lagi menghayati dah abis aja ceritanya..🤔
Mr. S
kok ga prnh up lg thor, apa jgn² pindah lapak jg
Penulis Lepas
wah mantap nih, otw baca
Titi Wasliya
gimana toor udah kehabisan ide ya
flow
kerenn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!