NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:509.9k
Nilai: 5
Nama Author: relisya

Elvina Clarissa seorang gadis cantik yang harus melakukan pernikahan mendadak dan tanpa persiapan apa pun. Bukan hanya mendadak saja, tapi dia harus menikah dengan orang yang sama sekali tidak dia kenal. Dia rela melakukannya hanya untuk membuat ibunya bahagia disaat-saat terakhirnya.
"Jika menikah denganmu adalah takdirku, maka akan ku pertahankan pernikahan ini walaupun cintamu bukan untukku. Karena aku yakin, suatu saat nanti kamu akan menerima semua kenyataan ini."
#Elvina

Mampukah dia mempertahankan pernikahan itu? Atau sebaliknya? Hanya waktu yang tau.
Jangan lupa like, komen dan vote.
Terimakasih 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon relisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengkhianatan

Saat sudah sampai di restoran, Elvina langsung duduk di sebelah Varo. Agnes yang memang sudah duduk di samping Varo pun tidak mempermasalahkan hal itu, karena dia pikir Elvina hanya rindu saja pada sang kakak. Sedangkan Vika sendiri duduk di samping Elvina.

"Ayo cepat makan, kalian berdua pasti lapar," ucap Varo kepada Elvina dan Vika.

Elvina maupun Vika pun mengangguk seraya memakan makanan yang sudah ada di sana.

"Vin, lo tadi ke mana dulu? kok lo nyuruh kita duluan?" tanya Friska setelah menelan makanannya.

"Gue nemui seseorang dulu," jawab Elvina.

"Cowok yang waktu istirahat tadi lo samperin itu?" tanya Friska lagi dan hanya dijawab anggukan oleh Elvina.

"Dia itu pacar lo Vin? Kok lo nggak bilang-bilang sih kalo lo udah punya pacar," sahut Kania yang ada di sebelah Friska.

Elvina pun menggeleng, "Dia itu bukan pacar gue, dia orang yang sudah nolongin gue waktu gue diculik." Jelasnya.

"Tapi kenapa lo tadi samperin dia? Kalo bukan pacar apa?" tanya Kania lagi.

"Ya gue hanya ingin berteman saja sama dia, tadi juga gue ajak dia ke sini, tapi dia nggak mau." Jawab Elvina.

Kania dan Friska pun mengangguk mengerti, setelah itu mereka berdua pun melanjutkan memakan makanannya.

"Syukur lah, ternyata bukan pacar Vina. Saingan kita nggak jadi bertambah dong," bisik Gavin pada Raihan.

"Iya, gue juga senang dengernya." Jawab Raihan yang juga berbisik pada Gavin.

"Saat ini memang belum pacar Vina sih, tapi nanti lama kelamaan bisa aja tuh Vina jadian sama orang tadi. Tadi aja Vina udah berinisiatif untuk nyamperin dia," celetuk Verlin dengan suara pelan karena tadi tak sengaja mendengar bisikan dari Raihan maupun Gavin.

"Lo itu kenapa sih, selalu aja ganggu kita!" cetus Gavin dengan suara pelannya.

"Gue cuma ngasih tau kalian aja kali," ucap Verlin dengan santai.

"Kalian bertiga bisik-bisik apa sih?" tanya Agnes.

Semua orang yang ada di sana pun sontak langsung melihat ke arah Raihan, Gavin dan Verlin setelah mendengar ucapan dari Agnes. Karena mereka juga penasaran dengan apa yang dibicarakan oleh Raihan, Gavin dan Verlin.

"Bukan apa-apa," jawab Raihan, Gavin dan Verlin secara bersamaan dengan tersenyum kikuk.

"Jangan simpan rahasia dari kita," ucap Varo.

"Nggak Ro, kita emang nggak ngomongin apa-apa kok. Ya kan?" ucap Gavin meminta persetujuan dari Raihan dan Verlin.

Raihan dan Verlin pun mengangguk dengan terus tersenyum agar Varo ataupun Agnes tidak bertanya lagi.

"Beneran?" tanya Agnes.

"Iya Nes, ngapain juga kita bohongin kalian," jawab Verlin.

"Yaudah," jawab Agnes singkat.

Setelah itu mereka semua pun tidak lagi mempedulikan Raihan, Gavin dan Verlin. Mereka bertiga pun membuang napasnya lega.

"Oh iya Vin, selama lo diculik lo ngapain aja?" kini giliran Farrel yang bertanya.

"Iya, gue juga penasaran banget sama itu, ceritain dong Vin," sahut Kevin yang juga sama penasarannya dengan Farrel.

"Ya gue nggak ngapa-ngapain orang gue disekap, kaki dan tangan gue aja diikat. Mau makan aja gue disuapi sama orang yang menjaga gue," jelas Elvina.

"Lalu gimana caranya lo bisa kabur?" tanya Farrel lagi.

Semua orang yang di sana pun menunggu jawaban dari Elvina, mereka semua juga sangat penasaran bagaimana cara Elvina bisa kabur.

"Gue pura-pura mau ke kamar mandi, saat mereka lengah gue langsung lari aja dari sana. Dan saat gue udah ada di jalan, kebetulan kak Chris lewat dan nolongin gue. Kebetulan juga tujuan kita sama, jadi ya gitu deh," jelas Elvina lagi.

"Berarti orang yang lo samperin tadi namanya Chris?" tanya Kevin.

Elvina pun mengangguk, seraya mengambil ayam goreng balado yang ada di depannya.

"Bukannya tadi saat istirahat gue udah ngomong kalo namanya Chris?" celetuk Raihan.

"Lo mah kalo ngomong bisik-bisik sama teman lo kak, mana kita tau," jawab Kevin dan diangguki oleh Farrel, Kania dan Friska.

"Ya salah lo sendiri nggak dengar, ya kan Vin?" ucap Raihan meminta persetujuan dari Gavin.

"Yoi bro," jawab Gavin.

Kevin pun hanya menatap datar Raihan dan Gavin.

"Kak," ucap Elvina menyodorkan ayam goreng yang dia ambil tadi.

Varo pun langsung melahap ayam goreng yang disodorkan Elvina. Elvina pun merasa senang karena Varo mau dia suapi, dia pikir Varo akan menolaknya ternyata tidak.

Mereka semua yang ada di sana pun terkejut melihat apa yang dilakukan Elvina. Termasuk Agnes yang juga terkejut karena Varo tidak menolaknya. Tetapi tidak dengan Vika yang merasa senang karena Elvina mau berusaha untuk mendapatkan hati Varo.

"Enak?" tanya Elvina dengan tersenyum senang.

"Masih enakan masakan lo," jawab Varo jujur.

Semua yang ada di sana pun tambah terkejut dengan ucapan Varo. Termasuk juga dengan Agnes yang terkejut juga kesal dengan kelakuan Elvina, tetapi dia sebisa mungkin menutupi rasa kesalnya itu.

"Bagus kak, gue suka lo kayak gini. Gue dukung lo seratus persen," batin Vika tersenyum senang.

"Bisa-bisanya dia mencoba merayu Varo, dia buta atau gimana sih. Jelas-jelas dia sudah tau kalo Varo itu pacar gue," batin Agnes yang menahan rasa kesalnya.

"Kok Vina berani banget sih, Varo juga kenapa mau aja disuapi orang lain di depan pacarnya pula," batin Verlin.

"Vina lo gila ya, walaupun itu kakak lo tapi dia kan bukan kakak kandung lo. Di sini ada pacarnya Vin, gue nggak mau lo punya musuh nantinya," batin Kania.

"Vin lo gila!" batin Friska.

"Wow, Vina berani banget nyuapi kakaknya di depan pacar kakaknya," batin Farrel.

"Gila sih, lo berani banget Vin," batin Kevin.

"Kok Vina nyuapin Varo sih, mending juga nyuapi gue," batin Raihan.

"Gue ingin ada di posisi lo Ro," batin Gavin.

Setelah kejadian itu, mereka pun sebisa mungkin bersikap biasa saja. Mereka tidak mau suasana di sana menjadi canggung. Ini kan perayaan kembalinya Elvina, jadi mereka semua harus bahagia dong.

Setelah hari semakin sore, mereka semua pun memutuskan untuk pulang. Dan kini tinggal Elvina, Varo, Agnes dan Vika yang berada di tempat parkir restoran itu.

"Lo nanti mampir dulu ke toko ponsel ya, lo beli ponsel dulu," pinta Varo pada Elvina.

"Lalu ponsel gue yang masih sama kak Chris gimana? Gue harus cari alasan untuk mengambil ponsel dan seluruh barang gue," batin Elvina.

"Nggak usah deh kak," tolak Elvina.

"Kenapa kak? Kok lo nggak mau beli ponsel? Nanti kalo mama atau papa mau hubungi lo gimana?" tanya Vika secara beruntun.

"Gue mau dikasih ponsel sama kak Chris. Bukan hanya ponsel saja, tetapi juga barang-barang almarhum kakak perempuannya," ucap Elvina yang seketika mempunyai ide untuk membuat alasan.

"Kok bisa gitu ya, Chris itu suka sama lo?" tanya Agnes.

"Kalo iya gapapa kok, ya kan sayang?" tanya Agnes pada Varo.

Varo pun tersenyum dan langsung mengangguk, "Asalkan dia laki-laki yang baik,"

"Gue nggak akan pernah hianatin lo kak Varo, walaupun lo dengan terang-terangan hianati gue," batin Elvina masih dengan tersenyum.

"Bukan, dia bukan suka sama gue. Kalo barang-barangnya dibuang kan sayang, jadi gue bilang aja kalo gue mau bawa barang-barang dari kakaknya dia," jelas Elvina.

"Oh yaudah," ucap Agnes singkat.

"Kalo gitu gue anter Agnes pulang dulu ya, kalian berdua hati-hati di jalan." Ucap Varo.

Elvina dan Vika pun mengangguk, setelah itu Varo pun langsung masuk ke dalam mobil dan berlalu pergi meninggalkan parkiran itu. Elvina dan Vika pun juga langsung pergi dari sana setelah kepergian dari Varo dan Agnes.

"Vik, gue pinjam ponsel lo sebentar dong," ucap Elvina saat sudah dalam perjalanan pulang.

"Di tas kak, ambil aja." Jawab Vika dengan masih fokus menyetir.

Elvina pun langsung mengambil tas Vika yang ada di belakang, setelah mendapatkan tas itu dia langsung mencari ponsel Vika. setelah mendapatkan ponselnya, dia langsung membukanya. Tak lupa dia menanyakan terlebih dahulu kode untuk membuka kunci ponsel itu.

"Untung aja gue hafal nomor kak Chris." Batin Elvina dengan jemari yang sibuk mengetik nomor Chris.

Setelah itu, dia pun langsung mengirimkan pesan ke nomor Chris.

+62 828********

Kak ini gue Elvina, besok jangan lupa jemput gue di rumah papa Wilson saat berangkat ke kampus. Jangan lupa juga bawain ponsel gue.

Elvina pun tau jika Chris tidak akan membalas pesanannya, dia pun langsung menghapus nomor dan pesan yang dia kirimkan ke Chris tadi agar Vika tidak mengetahuinya. Setelah itu dia langsung mengembalikan ponsel Vika ke dalam tas Vika dan mengembalikannya ke kursi belakang.

"Lo hubungi siapa kak?" tanya Vika yang penasaran.

"Bukan siapa-siapa kok," jawab Elvina.

Vika pun lebih memilih diam dan tidak mau bertanya lagi, biarkan saja Elvina menghubungi siapapun yang dia mau.

1
AS
akhirnya varo cemburu juga
AS
seru thorr
AS
keren thorr ceritanya sulit ditebak dan penuh makna tersembunyi
AS
varo dan pacarnya kah thorr yang menculik vina?
AS
sangat baik untuk dibaca sangat membuat pembaca penasaran dengan bab selanjutnya
AS
sangat seru juga ceritanya kak
Roha yati
Lumayan
Roha yati
Biasa
Fay
Luar biasa
Adinda
aku sukanya vina sama cris buat apa vina sama varo nyakitin hati
Adinda
jijik lihat tingkah varo
Reni Marlina
bagus
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir
Salam kenal 💐😄
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
R Rohulk
aku seneng ceritanya tyooor walau pun cerita yg sebenarnya juga tak kalah bagus . yg penting nggak labay ceritanya ok semangat thoooor....
Ida Rubaedah
cocok dipenjara sampai mati... 👍👍👍👎👎👎
Ida Rubaedah
manisnya mau ngeluarin mertua dr penjara...
dng membujuk mantan... 😵😵😵🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Ida Rubaedah
😭😭😭😭 kasihan elvina.. baru ada penyambung keluarga harus cepat meninggalkan lagi....
Ida Rubaedah
author gimana ni elvina...
mau dibiarin aja tuh c varo nikah ama ma lampiir ...
tp ada bagusnya elvina belum diapa apain tuh sama varo jd masih original... 😁😁😁😂😂
Ida Rubaedah
nah begitu harus ambil keputusan...
jangan gantungin anak orang
dibikin pajangan... tak disentuh... 😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!