NovelToon NovelToon
My Soulmate

My Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Perjodohan / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:114.3k
Nilai: 5
Nama Author: She_Vent

By She_Vent


Seperti orang yang hilang akal Kalycha senyum-senyum sendiri sambil menggigit kuku jari telunjuknya. Ia sangat terpesona dengan ketampanan pria yang berdiri di depannya itu.

"Hello... Are you okey?" Pria itu menjentikkan jarinya di depan Kalycha membuat Kalycha tersadar dari lamunannya.

"I'm fine. Sorry I did not mean it. (Saya baik, maaf saya tidak sengaja)"

"Oke ga masalah" menjawab dengan cool, lalu berjalan meninggalkan Kalycha. Namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar teriakan Kalycha.

"Kak... boleh minta nomor HPmu?"


🎀 Penasaran kelanjutan Ceritanya???
Kepoin yuk 😂
Semoga kamu semua terhibur 🤗

👉 Bebas Komentar apa saja yang penting tetep Sopan ya 👍
👉 Bebas Promo, Iklan dan Lain-lain

Disini mah kita BEBAS yang penting HAPPY 😃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Vent, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalycha di Culik Part-4

Haidar sudah menyusun strategi untuk menyelamatkan Kalycha. Berkat bantuan dari anak buah Jack ia dapat mengetahui setiap sudut penjagaan kastil tua tempat Kalycha disandra.

Haidar menyuruh anak buahnya untuk berpakaian dengan fashion yang sama dengan para penjaga Kalycha.

"Kalian sudah berhasil melumpuhkan orang-orang yang akan berganti shif dengan penjaga sebelumnya?" Haidar memastikan kembali kepada anak buahnya.

Haidar menyuruh anak buahnya untuk menggantikan anak buah Brown dengan menyamar sebagai anggota dari mereka.

"Sudah Tuan." Jawab salah seorang dari anak buah Jack.

"Baiklah. Kalian boleh bergerak sekarang dan pastikan tidak ada yang melakukan kesalahan karena ini menyangkut dengan keselamatan Nona muda."

"Baik Tuan." jawab anak buahnya serentak

"Jangan lupa kata sandinya."

"Siap Tuan."

Atremo adalah sandi yang digunakan anak buah Brown kebalikan dari Omerta yang artinya kewajiban tutup mulut dan menuntut kesetiaan penuh.

Seluruh anggota yang akan menggantikan posisi anak buah Brown adalah anak buah Jack yang sudah sangat hafal dan faham gerak-gerik anggota mafia itu. Sementara anak buah Peter akan menunggu instruksi dari mereka.

Karena penjagaan malam hari, biasanya mereka memakai tutup kepala sehingga tidak ada yang curiga pada mereka kalau mereka adalah anak buah Haidar, bahkan Brown sendiri tidak menyadarinya.

Semua anak buah Haidar sudah berhasil menyusup diantara mereka, hanya menyisakan 5 orang anggota dari Brown.

Berbahasa Jerman

"Atremo, apa kau sudah memberikan lesieg Nesse?" Seorang anak buah Brown mencurigai seseorang yang sedang berusaha mendekati Kalycha dia mengucapkan kata yang aneh yang membuat anak buah Haidar bingung.

Geisel artinya sandera di balik Lesieg

Essen artinya makan dibalik Nesse.

Jika mereka mencurigai adanya seorang penyusup diantara mereka maka mereka akan menggunakan kata terbalik seperti sandi yang mereka gunakan dan jika penyusup tidak bisa menjawab pertanyaan mereka maka mereka akan ketahuan bahwa mereka bukanlah bagian dari anggota mereka.

"Mati aku, dia bilang apa? Ayo cepatlah berpikir apa yang sebenarnya dia maksud?" Gumam salah satu anggota Haidar pada dirinya sendiri. "Haa benar, sandi terbalik. dia bertanya apakah sandera sudah makan? Oke baiklah jawablah dengan tenang."

"Atremo saya lupa membawakan makanannya, sebentar saya ambil dulu."

Dia dapat melihat jawabannya memuaskan anggota Brown itu. Sudah hilang kecurigaannya pada anak buah Haidar.

Namun anak buah Haidar itu bingung mencari makanannya dimana. Namun saat melihat anak buah Brown meninggalkan mereka, ia bergegas masuk keruangan Kalycha kembali dan membantu Kalycha membuka ikatannya. Namun Kalycha hampir saja berteriak dengan cepat anak buah Haidar itu membungkam mulut Kalycha.

"Tenanglah Nona saya tidak akan menyakitimu. Saya orang suruhan Tuan Haidar." bisiknya pelan.

Sementara ditempat lain semua anak buah Brown yang lain sudah berhasil di lumpuhkan. Namun mereka belum menemukan Brown.

"Siapa kau? Angkat tanganmu." Seseorang menodongkan pistol ke kepala anak buah Haidar yang mencoba melepaskan ikatan tangan Kalycha.

Anak buah Haidar itu mengenali suara yang menodongkan pistol padanya. Itu adalah orang yang sama dengan yang bertanya padanya sebelumnya. Ternyata dia benar-benar curiga karena Kalycha sudah ia beri makan sebelumnya. Dan tak mungkin di jam itu Kalycha diberi makan kembali.

Buugh.

Door.

Haidar memukul kepala anak buah Brown dan seketika letusan pistol yang ditodongkannya melesatkan peluru dan mengenai lengan anak buah Haidar.

Anak buah Brown pingsan karena pukulan Haidar tepat dibelakang kepalanya.

"Kau tidak apa-apa?" tanya Haidar pada anak buahnya. Ia melihat begitu banyak darah yang mengalir dari tangannya.

"Saya tidak apa-apa Tuan, cepatlah bantu Nona Kalycha."

"Kak–. Kak Haidar."

Haidar mendengar namanya dipanggil Kalycha membuatnya tersadar dan langsung mendekati Haidar.

"Kamu tidak apa-apa Nona?" Haidar melepaskan ikatan tangan Kalycha

"Kak aku takut–." Kalycha memeluk Haidar begitu ikatan tangannya terlepas. Haidar yang awalnya ingin memarahi Kalycha lupa seketika dengan amarahnya melihat kondisi Kalycha yang terlihat sangat syok.

"Tenanglah Nona, kau sudah aman. Aku akan membawamu pulang."

Tap Tap Tap Tap...

Sebuah tepuk tangan menyadarkan Haidar dan Kalycha.

"Kak–." Kalycha melihat anak buahnya Haidar yang tertembak tadi kini sudah menjadi sandera anak buahnya Brown.

Haidar merasakan ketakutan Kalycha. Ia berdiri dan membalikkan badannya, ia melihat Brown dengan beberapa anak buahnya masuk kedalam ruangan itu. Haidar menyembunyikan Kalycha dibelakangnya.

Tap tap tap. Brown kembali bertepuk tangan.

"Ternyata ada pahlawan kesiangan. Kau kira aku tidak tahu dengan rencana akal bulus mu?" pekik Brown pada Haidar.

"Mau apa anda sebenarnya?" Haidar tidak takut meskipun semua anak buah Brown menodongkan senjata kearahnya.

"Aku?" Brown menunjuk dirinya sendiri. "Baiklah kau akan tahu apa mauku."

Brown mengambil ponselnya dari saku jasnya dan melakukan panggilan video dengan Pram.

"Hallo Kakak Ipar? Kau ingin melihat putrimu bukan? Sekarang lihatlah."

Brown mengarahkan camera ponselnya pada Kalycha dan Haidar.

"Kurang ajar kau Brown, berani kau menyentuh putriku akan ku pastikan kau tidak lagi melihat matahari terbit besok."

Terdengar suara Pram yang mengancam Brown dari seberang sana. Hatinya sangat sakit dan emosinya tertahan karena melihat kondisi Kalycha yang sangat ketakutan.

"Daddy maafkan Icha Dad–." Kalycha berteriak ia merasa sangat bersalah pada Pram.

"Kau tenanglah sayang, Daddy akan membebaskanmu."

"Jangan mimpi kau Pram, waktumu sudah habis. Cepat sekarang tanda tangani dokumennya."

"Aku masih punya waktu 4 jam lagi Brown, jangan coba-coba kau sakiti putriku."

"Kesepakatan kita berakhir, waktu 4 jammu habis karena kau mengirim anak Asistenmu yang sialan ini."

"Jangan macam-macam kau Brown–." teriak Pram.

"Haha. Cepat tanda tangani sekarang atau kau ingin melihat Asistenmu ini yang mati duluan. Baiklah kalau begitu aku akan mengabulkannya. Dan kau saksikanlah sendiri."

Brown mengambil pistol dari belakang pinggangnya. Namun sebelum ia berhasil mengambilnya, sebuah pistol sudah mengarah ke kepalanya.

"Jangan bergerak, berikan senjatamu Tuan." ucap Peter sambil menodongkan senjata pada Brown. Ia sudah memegang tangan Brown dan ditahannya dipunggung Brown membuat Brown harus menahan sakit

Seketika sebagian orang yang ada ditempat itu mengarah senjata mereka kepada Brown.

"Apa yang kalian tunggu bunuh dia, jangan pedulikan aku." Brown memberikan perintah pada anak buahnya itu. Namun tak satupun dari mereka yang bergerak mengikuti perintahnya.

"Kau diposisi yang salah Tuan Brown." suara Haidar terdengar sangat santai ia berjalan mendekati Brown dan mengambil benda pipih itu dari tangannya. "Tuan, Tuan tidak perlu menandatangani dokumen itu dan Tuan juga tidak perlu datang kemari karena aku akan membawa Nona kembali sekarang juga." Haidar menyakinkan pada Pram yang masih menyaksikan kejadian di kastil itu.

"Terimakasih Haidar. Cepatlah bawa putriku kembali."

"Apa yang harus aku lakukan untuknya, Tuan?" Haidar bertanya nasib Brown.

"Serahkan dia kepada hukum disana. Biar dia merasakan dinginnya lantai penjara. Sama seperti yang dilakukannya pada putriku."

"Apa yang kalian lakukan, cepat bunuh mereka." Brown kembali berteriak memerintahkan anak buahnya.

"Omerta–." ucap Haidar dan seketika semua orang yang ada diruangan itu membuka penutup kepala mereka.

Ternyata semua yang berada di dalam ruangan itu adalah anak buah Haidar. Brown tidak dapat membedakan yang mana anak buahnya sehingga ia tidak menyadari kalau yang ada diruangan itu adalah anak buah Haidar.

"Siapa kalian?" teriak Brown, ia baru menyadari kalau orang-orang yang dianggapnya sebagai anak buahnya ternyata ia tidak mengenalinya sama sekali.

"Apa kau baru sadar? Mereka itu adalah anak buahku. Kau pikir kau bisa mengalahkan ku?"

"Kurang ajar kau Haidar–!" umpatnya pada Haidar.

"Peter, ambil senjatanya dan bawa dia ke pihak yang berwenang." Perintah Haidar dan anak buah Haidar membantu Peter untuk mengikat tangan Brown.

"Baik Tuan." ucap Peter.

Haidar mendekati Kalycha kembali ia melihat Kalycha masih sangat syok.

"Apa Nona bisa berjalan?" Haidar melihat kaki dan tubuh Kalycha begitu gemetar. Tanpa mengunggu jawaban dari Kalycha Haidar langsung menggendongnya.

Sebagian anak buah Haidar sudah meninggal kastil tua itu mengambil mobil yang sengaja disembunyikan mereka jauh dari kastil itu

Dor Dor Dor Doooorrr

Suara letusan baku hantam senjata api kembali menggema dari ruangan itu.

Door jangan lupa tinggalkan Jejakmu 😘

1
Yani Cuhayanih
kebetulan disini lagi musim kemarau panaaaaaas
Yani Cuhayanih
Sayaaaaaang aku maluuu..
Yani Cuhayanih
Aku percaya thor panjaaaaang bangeettt kayak kereta api expresss
Gissa_Chieko
mantap thor
Silent Codex
nangis.....
💞 Lily Biru 💞
semoga Icha cepet sadar
Gissa_Chieko
semangat
Gissa_Chieko
komen
Gissa_Chieko
oke
Gissa_Chieko
mampir. mantap thor
She_Vent: Terimakasih ya 🙏
total 1 replies
💞 Lily Biru 💞
fiks, eps selanjutnya lahiran, wkwk
💞 Lily Biru 💞
lanjut kak she vent
maduan
kaka author kalau sembilan bulan kmudian mah udh ngelhirn thor anaknya udh umur 1 bulan.
tpi mksh thor dh up
💞 Lily Biru 💞
semangat kk, salam dari ADEK gue BAD
She_Vent: Done ya Kakak. Terimakasih buat dukungannya selalu 😊
total 1 replies
xia.SIA_
semangat ya Thor,jangan lupa mampir juga 🤗
She_Vent: Done ya. Mari tetap saling mendukung 🤗
total 1 replies
Hinata soyo
singgah juga di tepat ku ya
She_Vent: Semangat, udah banyak boom like aku. Nanti lanjut lagibya
total 1 replies
maduan
semongko thor..
maduan
hamidul ya thor kayanya sikali
Clearesta Santoso
ngidam x thor
💞 Lily Biru 💞
lanjut kkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!