Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28 Kembali bekerja ke kota
Kami kembali ke kota, pada hari Minggu sekarang kalau pulang ke kampung cuma sebentar, karena aku sudah bekerja, dengan mengendarai mobil sendiri mas Arya yang mengemudi dan aku duduk di sebelahnya.
Mas Arya bilang dia beli mobil ini hasil panen tahun ini, dan di tambah uangnya sama juragan mama, berapa beruntungnya masa Arya punya mama yang sangat sayang dan perhatian.ah aku kok nggak bersyukur punya bunda yang sayang sama aku, sayangnya dia di panggil duluan sama tuhan, Al-fatihah buat bunda ku.
" Adek kok melamun, kenapa sedih ya?" tanya mas Arya
" Bukan mas, mas beruntung punya mama yang baik, aku juga punya bunda baik tapi sudah pergi duluan" Jawaku sambil mengusap air mata.
" Ya kita doakan saja bunda mu dek dan kita bisa ziarah ke makam beliau, kapan mas antarkan?" jawab mas Arya dengan sungguh sungguh.
Kami istirahat dulu di rest area, mas Arya istirahat sambil merokok, Ada gerai burger, aku beli ternyata ada dimsum juga aku beli sekalian. Aku ke minimarket di sebelahnya beli minuman juga buah potong nya, makanan sudah,banyak bisa di makan di mobil.
" Adek beli apa saja ini pakai uang mas saja" kata dia
" nggak usah mas,ini pakai uang yang mas kasih dari menjadi kasir di kafe" jawabku
Mas Arya tertawa, "Istriku baik, tidak boros dan rajin menabung ya biar cepat punya rumah" kata mas Arya
" Iya mas rekening adek utuh sedangkan dompet selalu ada yng mengisi, hidup adek sekarang lagi di beri kenikmatan yang sesungguhnya" jawabku
Sekarang hidup ku enak banget setiap dua Minggu sekali di kasih uang buat perawatan ke salon, kafe semakin Ramai, aku biasanya membantu di kasir kalau libur kerja dan aku pasti di kasih bonus walau pun kecil, baju kerja di belikan dan semua kebutuhan ku di penuhi walaupun tidak mewah tapi aku sudah bersyukur banget, dari pada hidupku dulu yang selalu memanjakan mereka tapi di khianati.
" Sekarang adek lagi kerjakan proposal dan perencanaan, semoga nanti menang tender jadi adek bisa membayar DP perumahan, adek lagi semangat, nanti adek akan buat banyak kamar biar kalau keluarga dari desa datang berkunjung mereka bisa menginap, keluarga kita di desa kan banyak" jelasku
" Iya sayang, nanti tetap mas bantu, dan balik nama rumah tetap nama adek" kata mas Arya menjelaskan.
Alhamdulillah aku tidak dapat suami yang mokondo tetapi suami yang bertanggung jawab dan tahu aturan juga hukum sebagai suami sehingga aku harus pandai membawa diri dan menjaga nama baik suami juga keluarganya.
Setelah makam burger,kami lanjut perjalanan dan sambil mengemudi di jalan mas Arya aku suapi dengan dimsum juga buah yang tadi kita beli biar semakin kenyang.
Kami Sampai di apartemen siang, kami turun dulu mas Arya membawakan bawaanku ke atas kemudian dia pergi lagi ke kafe, katanya mau cek keadaan.
Sementara suamiku pergi kerja di kafenya aku istrahat siang, aku nggak ikut karena ingin santai di rumah dan mengerjakan tugas dari pak Dimas semoga akhir bulan bisa selesai, dan bisa memenangkan tender.
Aku bangun sudah jam tiga sore, segera bersih bersih dan aku membuka oleh oleh dari mama tenyata sama mas Arya sudah di masukan kulkas berupa ayam ungkep dan bebek ungkep,dan sudah ada sambelnya.
Aku masak nasi di magic com,kemudian aku goreng bebeknya ya buat makan siang yang sudah kesorean, nunggu nasi mateng aku mandi dan sholat ashar dulu, Mas Arya pulangnya pasti nanti malam.
Selesai mandi dan sholat,ku lihat nasi sudah matang aku makan saja dengan bebek goreng dan sambel bawang yang di buatkan bi Rahayu.
Ku foto makanan ku dan ku kirim, ke mas Arya, dia nanti minta di bikinkan seperti ini, bebek goreng di makan sama sambal.katanya dia pulang jam delapan, kafe di titipkan ke karyawanya.
Selesai, makan aku lansung mengerjakan, pekerjaan yang di berikan pak Dimas, Magrib ku tingal sholat dulu pesan juragan mama adalah jangan Sampai kamu tinggalkan sholat.
Jam delapan malam mas Arya datang, ku cium punggung tangan nya yang hitam, kerena keseringan memetik kopi dan kakao tapi kan duwitnya nggak hitam, kemudian aku suruh mandi ku siapkan baju ganti untuk dia, dan ku taruh di atas kasur.
Aku ke dapur, mengoreng bebek dan ayam biar dia pilih makan ayang mana, ku goreng saja tiga potong sudah cukup untuk kami, sisanya buat sarapan besok.
" Adek, ku cari tenyata di dapur kamu masak?" tanya dia
" Iya mas kita makan di ruang tamu ya nanti adek suapi ini adek ambil nasi dulu" kata ku
Aku ingin berterima kasih pada suamiku dengan cara begini,biar dia senang dan semakin sayang sama aku.
" Mas capek ya habis mengemudi jarak jauh langsung ke kafe sini adek suapi nanti adek pijit ya" kata ku
" Penawaran bagus nih, mas semakin cinta sama adek" kata mas Arya sambil menciumku.
Mas Arya aku suapi, aku juga makan sekalian, biar kami kenyang memang bi Rahayu sangat pengertian membawakan kami lauk, tingal goreng besok pagi,aku akan goreng buat sarapan sebelum berangkat kerja.
Laptop aku matikan dulu, aku mau pijit suami ku, kasihan dia cape, tapi nunggu bentar lagi kerena barusan selesai makan,dia pamit merokok sebentar di balkon.
Aku kekamar ku ambil minyak urut, aku bersedia memijat suamiku, Karena kalau aku sakit dia mau memijitku dengan telaten.
" Ayo mas sini adek pijit" ajakku.
Mas Arya tidur dengan tengkurap, aku memijit di mulai dari kakinya kemudian punggungnya aku kasih minyak urut biar terasa hangat.
"Badan mas terasa enak dek,otot yang kaku sekarang lemas dan pegal pegal berkurang" kata dia
" Adek jadi tukang pijit hanya untuk mas Arya seorang, my Jude ,my love, my husband ini tukang pijet special hanya untuk mu mas" jawabku menggombal.
"Iya dong sayang mas pijit juga khusus untuk kamu tapi kadang juga untuk juragan mama" kata mas Arya sambil terkekeh
"Boleh lah asal tidak untuk wanita lain, hanya untuk Aku,mama dan anak perempuan kamu nantinya" kata ku
" Iya lah kan hanya untuk istriku sayang dan istriku hanya kamu seorang" jawab mas Arya .
" Aku nggak mau, kalau punya istri yang lain kalau mas punya istri lain, aku akan tingalkan mas tapi akan ku hajar dulu sampai babak belur" kata ku posesif.
Aku lanjut pijit mas Arya sampai dia tertidur setelah selesai, aku pasang kan selimut dan aku pun tidur di sisinya.
Aku bangun lebih pagi, aku masak nasi di magic com, ku tinggal sholat kemudian aku goreng ayam dan sambel masih ada sisa buat sarapan kemudian aku bikin kopi mas Arya sudah bangun dan menyusul kedapur.
" Terima kasih dek badan ku sudah segar enakan,pijatan kamu enak " kata dia
" Ini kopi dan sarapannya mas aku mau mandi dulu sekalian siap siap mau kerja" kata ku
Selesai mandi dan siap siap untuk kerja, aku sarapan bersama suamiku, tadi aku yang masak.
Mas Arya siap mengantarkan aku kerja, pertama aku di antarkan dengan mobil, Hem agak bergaya sedikit,
" Adek sudah siap Ayo berangkat, mas antar pakai mobil" kata mas Arya
Mas Arya mengantar aku kerja pakai mobil sampai di depan kantor, ku cium punggung tangan suami ku dan dia juga mengecup keningku, aku pun keluar dari mobil dan menuju tempatku.
" Hen ada kemajuan nih di antar mobil dengan mas bojo" kata teman ku
" Iya dong kan punya mas bojo yang sangat sayang dan perhatian sama aku" jawabku bangga.
Bersambung.
gimana kabar Amelia n Arief...pasti kheki banget denger kalau Arya kaya 🤭🤭🤣🤣