NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Terlarang

Gairah Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nopani Dwi Ari

"Sekali saja kita melangkah melewati batas ini, Arden... semuanya tidak akan pernah sama lagi."

Alyssa tidak pernah menyangka pernikahannya akan menyeretnya ke dalam pusaran dosa yang terlarang. Sebagai istri yang berbakti, ia selalu menekan keinginan pribadinya demi menjaga kehormatan keluarga besar suaminya.

Namun, benteng pertahanan itu runtuh saat Arden—adik iparnya—kembali dari luar negeri.

Arden bukan lagi remaja tanggung yang dulu ia kenal. Pria itu telah menjelma menjadi sosok dewasa yang penuh pesona, perhatian, dan diam-diam menawarkan kehangatan yang tak pernah Alyssa dapatkan dari suaminya sendiri.

Di sisi lain, Arden tersiksa. Semakin ia mencoba menjauh, semakin ia mendambakan Alyssa—wanita yang seharusnya haram untuk ia sentuh.

Kini, keduanya terjebak dalam tarik ulur perasaan yang menyiksa. Antara kesetiaan pada keluarga, atau menyerah pada godaan gairah yang candu.

Saat batas suci itu akhirnya dilanggar, siapkah mereka membayar harga yang teramat mahal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopani Dwi Ari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.32

Acara pertunangan akhirnya usai, dilanjutkan dengan pengumuman bahwa pesta pernikahan Arden dan Nabella akan digelar satu bulan mendatang. Alyssa yang tak sanggup lagi berada di atmosfer penuh kepalsuan itu memutuskan untuk langsung pulang. Namun sebelum pergi, ia melangkah mencari keberadaan Adrian terlebih dahulu.

"Astaga, ke mana dia?" gumam Alyssa pelan sembari menyusuri lorong yang sepi.

Begitu melangkah mendekati area taman belakang, pendengarannya ditangkap oleh tawa manja dan suara kecupan basah. Alyssa menghentikan langkahnya seketika.

"Mas, aku kangen tahu! Kemarin kamu main ninggalin aku gitu aja," rajuk sebuah suara wanita yang sangat dihafalnya. Hanum.

Dari balik pilar, Alyssa mengepalkan tangannya rapat-rapat hingga kuku-kukunya menancap ke telapak tangan. Dari celah sempit itu, ia menyaksikan kemesraan keduanya. Tatapan hangat, senyum manis, dan elusan lembut Adrian untuk Hanum—sebuah tontonan yang tak pernah sekalipun Adrian perlihatkan padanya selama mereka menikah.

"Maaf ya, Sayang. Nanti malam aku bakal ke apartemen kamu, oke? Tunggu aku," bisik Adrian mesra. Hanum mengangguk puas lalu memeluk pinggang Adrian erat-erat.

Tak kuasa menyaksikan lebih lama, dada Alyssa makin sesak. Ia memilih mundur perlahan dan berjalan menuju area depan, berniat menunggu di dekat gerbang. Namun, baru beberapa langkah dari pintu keluar, sebuah tumpuan tangan tiba-tiba mencekal pergelangan tangannya.

Alyssa menoleh dan menemukan Arden berdiri di sana dengan tatapan panik sekaligus penuh penyesalan.

"Alyssa, listen to me... aku bisa jelaskan. Aku—"

"Gak perlu," potong Alyssa cepat. Suaranya terdengar begitu datar, tanpa emosi, bagai telaga beku.

Ia menatap Arden lurus-lurus, lalu menghempaskan genggaman tangan lelaki itu dengan begitu dingin.

"Gak perlu ada yang dijelaskan lagi, Arden. Mulai detik ini, anggap saja semua yang pernah terjadi di antara kita... cuma kebohongan."

"Alyssa, tunggu... Alyssa!" seru Arden, berniat mengejar. Namun dari sudut matanya, ia melihat Maya sudah berdiri mengawasi dengan tatapan tajam. Langkah Arden terhenti kaku, terjebak dalam sangkar yang ia buat sendiri.

Alyssa melangkah pergi begitu saja. Rasa marah, kecewa, dan lelah yang teramat sangat menyatu menghantam dadanya. Ia terus berjalan menyusuri trotoar sampai menemukan taksi yang melintas—sama sekali tak peduli lagi pada Adrian yang masih asyik bermesraan dengan Hanum di dalam sana.

Keesokan harinya, Adrian mengajak Alyssa untuk berpamitan dan kembali ke kediaman Narendra. Walau enggan, Alyssa memaksa dirinya untuk bersikap seolah tak ada apa-apa agar tak memancing curiga. Toh, hubungannya dengan Arden sudah benar-benar usai dan mati.

"Aku pulang dulu ya, Bu," bisik Alyssa saat memeluk sang Ibu dengan erat.

"Iya, Nak... hati-hati di jalan, ya! Pintu rumah Ibu akan selalu terbuka lebar untukmu," balas Tania penuh kehangatan, yang hanya dibalas anggukan tipis oleh Alyssa.

Adrian memperhatikan interaksi itu dari samping. Untuk pertama kalinya, desakan rasa bersalah mulai menggerogoti hatinya secara perlahan. Terbersit rasa tega yang goyah, mengingat ia berencana akan segera menceraikan wanita di depannya ini demi Hanum.

Di dalam mobil, tak ada percakapan. Hanya deru mesin dan hembusan AC yang mengisi keheningan yang mencekam di antara mereka.

"Alyssa, aku..." Adrian mencoba membuka suara, memecah kecanggungan.

"Kita cerai?" potong Alyssa tenang, seolah sudah bisa membaca dengan tepat arah pikiran suaminya.

Adrian tersentak sejenak, lalu berdehem canggung. "I-iya. Tapi kamu tenang aja, aku bakal kasih harta gono-gini yang layak buat kamu, walau... walau selama ini kita belum punya anak."

Alyssa tersenyum masam. Begitu mudah dan cepatnya Adrian ingin menendangnya keluar dari kehidupan lelaki itu?

Tidak adakah hal baik atau hal berharga dari empat tahun pernikahan kami yang mengusik hatimu, Mas? batin Alyssa perih.

"Tidak perlu. Aku tidak butuh sepeser pun uang darimu," jawab Alyssa dingin, mengalihkan pandangannya rapat-rapat ke luar jendela, menolak memperlihatkan matanya yang mulai berkaca-kaca.

Sementara itu di kediaman Narendra, suasana rumah masih sangat ramai oleh kepulangan adik-adik Bagas.

"Di mana Adrian?" tanya adik kedua Bagas yang bernama Silvia.

"Masih di rumah mertuanya, mungkin hari ini baru pulang," sahut Maya santai.

"Gak usah pulang juga gak apa-apa sih. Lagian kita kan emang gak butuh menantu mandul," cibir Indah pelan namun tajam, membuat Maya mendelik tak suka ke arahnya.

"Ndah, kok bicaranya gitu, sih? Mungkin emang belum dikasih kepercayaan sama Tuhan. Doakan saja semoga disegerakan," tegur Silvia tegas dengan tatapan mata menajam pada sang adik.

Indah hanya memutar bola matanya malas. Beruntung Anton—suaminya—sedang berada di halaman belakang bersama Bagas, jadi tak mendengar celetukannya.

"Ya aku kan cuma bicara fakta. Soalnya kita dulu gak sampai nunggu bertahun-tahun buat punya anak," cetus Indah tak mau kalah.

Maya menghela napas panjang. Ia memilih bungkam ketimbang meladeni Indah dan menyulut keributan keluarga yang makin melebar.

Bersambung ....

1
jumirah slavina
jangan dengerin s' Maya itu., lakukan yang hati'mu mau biar tenang jiwa raga'mu...
jumirah slavina: Aku pengen jambak bibir s' Han Kak

🤭🤣
total 2 replies
jumirah slavina
makan tuh istri licik'mu., dasar Suami durjana.,
jumirah slavina
gak usah sok panik., itu hasil dari perkataan'mu., dasar playing victim
AriNovani: /Joyful//Joyful/
total 3 replies
jumirah slavina
sudah tau sama² selingkuh masih d'suruh sama²., aneh s' Mama
AriNovani: /Facepalm//Facepalm/
total 5 replies
jumirah slavina
SALAH.,
mana sih Suami'y.,
wwooii Suami Indah yang gak Indah.,
bawa pulang noh istri durjana'mu itu
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
jumirah slavina
semoga s' Indah yang tak Indah ini ke gigit lidah'y sendiri 🤲🏻🤲🏻🤲🏻🤲🏻
jumirah slavina
enak aja., kuras harta'y.,
AriNovani: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 7 replies
jumirah slavina
lihat nih Ma Anak'mu., nih yang mau Kamu pertahankan rumah tangga'y.,
Virna Vaina Voona
biarin si Adrian sama Hanum aja.. biar si Alyssa bahagia sama arden
jumirah slavina
semua ini gegara Otor., Al.,

🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
jumirah slavina
wwooii Anton., ancam istri durjana lu.,

Intan : kali ini klo Kamu bikin ulah., mengganggu siapapun termasuk Alis., Aku akan mengembalikan Kamu sm Kakak'mu
AriNovani: samaa /Facepalm//Facepalm/
total 5 replies
jumirah slavina
ngapain jawab terserah., seret keluar sambil bilang

KAMU BOLEH BALIK KE SINI KLO SUDAH BAWA SURAT CERAI
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
jumirah slavina
dana darurat gundul'mu kui., dasar playing victim
AriNovani: /Chuckle//Chuckle/🤣🤣
total 1 replies
jumirah slavina
sama pensil Alis wwooii
AriNovani: /Chuckle//Chuckle//Facepalm/
total 3 replies
jumirah slavina
s!alan... s!alan... kau yang s!alan bedeb4h
🌺🌺: /Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
jumirah slavina
liburan seorang diri., auto menggembel dia., duit habis beli tas🤣🤣🤣
jumirah slavina: Papa gundul'nu kui.,

🤣🤣
total 2 replies
jumirah slavina
s' Indah yang gak Indah ini mesti d'wewelin cabe sekilo tiap hari
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
jumirah slavina
ck... s' Mama... bisikin Aku.,. Ma... rahasia apa itu ??
AriNovani: /Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
jumirah slavina
ya cerai lh., nikah sm sArden
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
jumirah slavina
udah sah dia... udah sahhhh...
s' Han ini bebener ya...
astagaaaaaaaa...

Han : ko' nyalahin Aku Jum., ini semua gegara Otor lo., bukan Aku

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina: Terpaksa Menikahi Tuan Muda

karya Lasheira
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!