NovelToon NovelToon
Putri Yang Dirahasiakan

Putri Yang Dirahasiakan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Tamat
Popularitas:149.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ka Joe

LAPTOP YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT NOVEL SEDANG RUSAK. DAN SEMUA MATERI BAHAN NOVEL ADA DILAPTOP ITU. JADI SAYA SELAKU AUTHORNYA MENYATAKAN NOVEL INI TELAH TAMAT :". SAYA JUGA TIDAK PUNYA CUKUP UANG UNTUK MEMBELI LAPTOP BARU. KALAUPUN DISERVIS JUGA PERCUMA

KANG SERVIS : MENDING BELI BARU LAGI AJA MBAK. SAYA SAMPAI HAPAL SAMA NIH LAPTOP LOH MBAK
SAYA : GAK PUNYA UANG MAS. :"

TERIMA KASIH YANG SUDAH MENJADIKAN NOVEL INI "FAVORIT". NOVEL INI HANYA KEISENGAN BELAKA KARENA SAYA SANGAT SUKA BERHALU FANTASI HEHE :".

SAMPAI JUMPA DICERITA HALU FANTASI KERAJAAN SELANJUTNYA. SEMOGA KITA BISA BERTEMU LAGI DENGAN TEMA FANTASI KERAJAAAN YANG LAIN. 😗😚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ka Joe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Berita mengenai Kaisar yang telah memutuskan untuk melakukan pemilihan Ratu dengan serius. Dihari berikutnya para penasihat, keluarga dari para selir dan seluruh anggota dewan istana mengadakan pertemuan dengan Kaisar.

Edsel : Selamat pagi, Baginda.

Felix : Aku lihat dari jendela. Sepertinya istana sedang ramai. Apa kita ada acara hari ini?

Edsel : Itu..

Felix : Itu?

Edsel : Mereka datang ke istana setelah mendengar kabar pemilihan Ratu akan segera diselenggarakan.

Felix : Apa? Aku tidak menyuruh mereka datang ke istana. Kenapa mereka datang tanpa perintahku? Edsel. Apa ini ulahmu lagi?

Edsel : Maafkan saya, Baginda. Saya sudah berusaha menghentikan  mereka tapi-..

Felix : Sudahlah. Kita bahas ini nanti.  Aku akan sarapan terlebih dulu.

Seperti biasa. Sarapan pagi Kaisar masih didalam kamar.

Felix : Suara apa itu? Kenapa diluar ramai sekali.

Edsel : Saya akan memeriksanya.

Terdengar suara ribut dari luar kamar Kaisar. Suara gaduh orang-orang serta suara tangisan anak kecil.

Edsel : Nona Lea?! Ada apa? Kenapa menangis?

Pelayan : Nona Lea..

Edsel : Ada apa ini? Kenapa dia basah sekali? Apa yang kalian lakukan pada Nona Lea?

Pelayan : Maafkan kami, Tuan Edsel. Kami tidak fokus dalam menjaga Nona Lea.

Lea : Paman... huhuhu

Edsel : Ada apa Lea? Apa ada yang sakit?

Lea : Aku ingin bertemu Paman.

Edsel dan pelayan : Paman? Paman siapa?

Lea : Paman Aidan. Aku ingin bertemu Paman Aidan huhuhu

Edsel dan pelayan langsung membeku. Karena sudah cukup lama Lea tidak memanggil Kaisar dengan sebutan Paman. Selama Lea tinggal di istana. Dia mendapatkan pendidikan kerajaan. Serta dilarang memanggil Kaisar dengan sebutan Paman.

Lea : AKU MAU BERTEMU PAMAN AIDAN. KALAU TIDAK, AKU INGIN MAMAN ADA DISINI.

Edsel : Maman? Ya Tuhan. Siapa lagi dia.

Lea yang terus menerus menangis. Dia merengek ingin bertemu dengan Kaisar.

Felix : Ada apa ini? Kenapa ribut-..

BRUKH

Felix : Lea? Jangan menyerangku dengan pelukan... Lea, kenapa kau basah sekali?

Lea : Huaaaaaaaaaaa

Felix yang keluar dari kamarnya karena suara ribut itu tidak berhenti justru semakin keras. Ketika Felix keluar, Lea langsung menyerang Felix dengan Pelukan. Memeluk dengan sangat erat dan juga suara tangisan yang semakin kencang.

Seluruh pakaian Lea basah. Dari ujung rambut hingga ujung kaki. Lea dengan badan yang basah memeluk Felix dan baju Felix jadi ikutan basah.

Pelayan : Nona, tolong lepaskan pelukan anda. Baju Baginda jadi basah.

Lea : Tidak mau!!!

Pelayan : Nona, kita kembali ke kamar Nona yuk. Kita tidak boleh berada di kamar Baginda

Lea : Kenapa tidak boleh? Kak Oriel saja tidak melarangku tidur dikamarnya.

Pelayan : Kak Oriel?

Edsel : Maksudnya Duke Oriel?

Felix : Haaa. Nama itu lagi.

Ada sebuah peraturan yang benar-benar harus dipatuhi oleh semua orang. Tidak ada satupun yang boleh memasuki kamar Kaisar.

Hanya ada dua. Yaitu Edsel dan Leon. Mereka berdualah yang diizinkan keluar-masuk kamar Kaisar. Karena bagi Kaisar. Kamar adalah tempat yang harus disterilkan.

Bagi siapapun yang berani masuk maka dia harus menerim konsekuensinya.

Felix : Bawa bajunya kesini. Dia akan ganti baju disini.

Pelayan : Baik, Baginda.

Pelayan kembali ke kamar Lea untuk mengambil baju ganti. Sekarang tinggal Edsel, Felix dan Lea.

Edsel : Nona, Tenanglah. Ceritakan pada saya. Siapa yang melakukannya?

Lea : Huhuhu

Edsel : Nona, kemarilah. Lihat saya. Saya ada disini.

Lea yang masih memeluk Felix dengan erat. Sedangkan Edsel yang takut dan kebingungan karena Felix sama sekali tidak suka disentuh oleh orang lain

 

Edsel : Nona Le-..

Lea : Anak haram...huhuhu

Felix : Anak haram? Siapa?

Lea : Aku.

Felix : Lea, tunjukkan wajahmu. Lepaskan pelukanmu. Duduklah disana.

Lea : Apa aku anak haram?

Felix dan Edsel : Eh?

Anak haram? Kenapa tiba-tiba Lea mengatakan anak haram? Darimana kata itu bisa keluar dari mulut Lea? Siapa yang melakukannya ?

Semua tanda tanya itu berputar dipikiran Edsel dan Felix. Selama Lea dan Neneknya tinggal di istana. Tidak ada satu pun orang yang berani menghina mereka berdua. 

Karena mereka merupakan keluarga kekaisaran. Siapapun yang menghina dan mencelakai keluarga kekaisaran maka orang itu harus di penggal.

Edsel : Nona Lea, minumlah susu coklat ini selagi hangat.

Felix : Kau pasti kedinginan. Pakailah baju ini selagi pelayan mengambil bajumu.

Edsel : Tidak, Baginda. Nona Lea, pakai saja baju saya.

Felix : Kau.. kau ingin telanjang di hadapan anak perempuan yang masih kecil?

Edsel : Eh? Ah. Tidak. Maksud saya.

Felix menghangatkan badan Lea yang mengginggil dengan baju hangat miliknya.

Edsel : Itu, bukankah anda tidak suka jika seseorang menyentuh barang anda ? Apa itu sudah tidak berlaku?

Felix : Tidak.

Edsel : Tidak?

Felix : Itu masih berlaku. Siapapun yang menyentuh milikku, aku tidak akan mengampuninya. Apa kau sudah merasa hangat, Lea?

Lea : Iya, Paman.

Felix : Ceritakan pada Paman. Siapa yang melakukannya ?

Lea : Jika aku mengatakannya. Apa yang akan Paman lakukan?

Felix : Paman akan menghukumnya.

Lea : Jadi sebenarnya..

Pagi hari di Istana. Lea yang telah bersiap-siap untuk mengikut kelas pelajaran Kekaisaran. Dia menuju kelas berasama dengan tiga pelayan yang ditugaskan secara khusus untuk menjaganya.

Kelas itu berada disebelah barat istana utama. Murid-murid yang mengikuti kelas itu bukanlah murid sembarangan. Hanya anak-anak dari bangsawan aslilah yang bisa bersekolah disana.

Ketika Lea menuju ke kelasnya tiba-tiba saja dia dihadang oleh beberapa putri bangsawan. Mencacimaki, menghinanya, menyiksanya, dan menceburkannya ke dalam kolam istana yang dingin.

"Dasar anak haram. Berani sekali kau sekolah di tempat mewah seperti ini. Anak haram tidak pantas mendapat tempat spesial sepertimu"

Entah apa yang membuat para putri bangsawan itu berani melakukan penganiyayaan didalam istana. Dan apakah mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu jika Lea yang mereka lukai adalah keluarga Kekaisaran. Dan bahkan walinya seorang Kaisar.

Lima putri bangsawan dengan masing-masing membawa dua pelayan dan jumlah keseluruhaannya adalah sepuluh orang melakukan penganiyayaan. Tiga pelayan Lea tidak mampu melindungi Lea dikarenakan dua pelayan sedang mengurus keperluan sekolah. Dan yang satu tidak bisa berkutik diserang oleh banyak orang.

Felix : Haaa. Kupikir dengan memasukanmu kedalam anggota kekaisaran bisa memberikan perlindungan. Ternyata aku lengah.

Edsel : Baginda. Izinkan saya yang mengurus masalah ini.

Felix : Tidak. Biar aku yang turun tangan. Lea, Jangan menangis lagi. Paman akan menghukum mereka semua.

Lea : Huhuhu Nenek... Nenek...

Edsel : Nona Lea, apa anda langsung berlari ke kamar Paman Aidan ?

Lea : Iya. Kata Kak Oriel, kalau aku ada masalah aku harus menerobos masuk kamar Paman.

Edsel : Kak Oriel? Menerobos?

Felix : Duke gila itu sudah mengajarkan hal buruk pada anak kecil. Lalu dimana Nenek?

Edsel : Apa Nenek pergi kerumah Kak Orie lagi?

Lea : Iya. Tadi pagi kami masih sarapan bersama. Tetapi setelah itu dia pergi.

Felix : Kenapa Nenek terus menerus pergi kerumah Duke gila-..

*toktoktok

Suara ketukan dari jendela kamar Felix.

Lea : Oh, Ponpon.

Felix dan Edse : Ponpon?

Lea : Paman, tolong bukakan jendelanya. Ponpon datang. Ayo cepat Paman.

Edsel : Oh, baik. Sebentar-... huaaaaaa

*Wooossshhh

Lea : Ponpon~~ (peluk erat)

Felix : Lea? Itu apa?

Ponpon. Kucing berwarna putih bersih. Badannya yang buntal dan bulunya yang lembut. Memiliki mata biru bagaikan permata.

Ponpon adalah kucing pemberian Leo kepada Lea agar dia tidak kesepian. Ukurannya yang kecil cocok untuk Lea yang masih kecil. Lea sangat menyayangi hadiah ini. Dia tidak pernah mendapatkan hadiah dari Leo.

Felix : Jadi, kucing ini dari Leo?

Lea : Apa Paman akan membuangnya?

Felix : Kenapa aku harus membuangnya?

Lea : Bukankah segala sesuatu harus dilaporkan pada Paman?

Edsel : Nona Lea, sudah berapa lama kucing ini-..

Lea : Ponpon. Namanya Ponpon bukan kucing

 

Felix : Kenapa dia ada di kamarku?

Lea : Um sudah sejak.. aku tidak ingat. Mungkin sejak Kak Leo pergi kerumah Kak Oriel.

Edsel : Kenapa kami jarang melihat ponpon berkeliaran?

Lea : Aku melarang Ponpon untuk berkeliaran di istana. Dia selalu berada dikamarku dan area kamarku. Aku takut jika Ponpon diusir karena aku membawanya tanpa izin. 

Felix : Tidak apa. Itu kan hadiah pemberian Kakakmu. 

Lea : Benarkah? Ponpon kau dengar itu? Paman Aidan tidak marah~

Felix : Tapi kenapa aku tidak pernah melihat Leo lagi? 

Edsel : Mungkin karena kesibukan anda mengurus pekerjaan. 

Lea : Tidak. Karena Kak Leo selalu datang malam hari. 

Felix : Haah. Bahaya. Bisa-bisa dia menjadi seperti Duke gila itu.

Pelayan pun datang membawakan pakaian ganti untuk Lea. Setelah berganti pakaian. Felix dan Edsel mengantar Lea menuju kamarnya. 

Selama berjalan meunuju kamar Lea. Felix dan Edsel tidak menemukan anak-anak yang melukai Lea. Mereka bertanya kesana kemari. Bertanya kepada para prajurit penjaga serta para guru Kekaisaran. Anak-anak itu hilang, lenyap seperti disengaja oleh seseorang. 

Lea : Oh, Ponpon kau mau kemana? 

Ponpon : Nyauw~

Lea : Baiklah. Kau boleh main. Tapi setelah itu kembalilah ke kamarku. Aku menunggumu. 

Ponpon : Nyaaa ^_^

Ponpon pergi kearah berlawanan. Menuju semak-semak. Melihat jalan rahasia kucing. Seperti pergi menuju kesuatu tempat. Seperti ada seseorang yang menunggunya. 

Leo : Kerja bagus, Ponpon. Terima kasih telah menjaga adik manisku. Walaupun dia bukan adik kandungku. Tetapi tidak ada yang boleh melukainya sekecil apapun itu. 

Ponpon bertemu dengan Leo ditempat rahasia. Seperti melaporkan kondisi terbaru dari Lea. 

Leo : Selama aku tidak ada, aku memberimu izin untuk melukai orang-orang yang menyakitinya. Kau tidak perlu harus membunuhnya. Karena hanya aku yang boleh membunuh mereka yang hina. Kembalilah. Jangan sampai Lea tahu keberadaanku. 

Ponpon : Nyaaw~

Leo : Baiklah, tujuanku telah selesai. Maaf membuat anda menunggu, Tuan Duke Oriel. 

Duke Oriel : Inilah alasannya mengapa aku sangat membenci para bangsawan. Mereka selalu menggunakan kekuasannya untuk menindas orang lain. Ayo. Kita harus cepat menemukannya. 

Leo : Baik, Tuan.

Duke Oriel : Jangan gunakan wujud dewasamu didepan Lea.

Leo : Baik, Tuan. Saya akan selalu menggunakan wujud anak kecil dihadapan Lea.

Duke Oriel : Bagus. Ayo.

Karena sejak pindahnya Lea, Leo dan Nenek ke istana. Hanya Leo yang sering tinggal dirumah Duke Oriel. Dan Duke Oriel juga bangsawan pertama yang mereka temui. Mungkinkah sekarang Leo bekerja dibawah kepemimpinan Duke Oriel? 

1
pat_pat
lanjut mangats 🔥

mampir juga yuk ke Broken Angel
Ajeng Ratna
sama aku jga mikirnya gth
anak orang { Hiatus }
lanjut
Susanti Susi
di tunggu selanjutnya thor semangat bagus ceritanya
rustamnian rustamnian
seru
Susan Meliwaty
jangan bertele" thor ,,,
dialur cerita yg semestinya cerita nya yg serius
wei- chan
OMG, lagi dong kak up nya
Min sari
up up up
anak orang { Hiatus }
lanjut
Adhillah Naurah
next
Cahya Cahyarani
crazy up thor plis....
popcrone
AKHIRNYA UPDATE
Min sari
up up up up
Adhillah Naurah
kpn update
Adhillah Naurah
lanjut thor
popcrone
update
Erza velsasius
banyak rinta gan odele jika jadi ratu begitupun felix dehk kan thor...
semangat ya
Adhillah Naurah
ternyara odele sama lea saling kenal
Kozume kenzou(hiatus😺)
The Next
gadispengembala98
oke lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!