Sinopsis :
Tak ku sangka saat aku mengembara jauh dari tempat asalku, aku menemukan cinta yang begitu besar dari seorang pria yang begitu di idam-idamkan banyak wanita.
Shaika Divana Agnes, seorang wanita biasa namun penuh talenta tidak pernah percaya cinta sebelumnya namun hatinya berhasil takluk dan terkena jeratan cinta. Pria itu adalah Kaisar Raka Bramasta. Di tempat nan jauh di seberang lautan, Shaika memulai kehidupan baru dan berhasil meletakan tahtanya di sana bersama pria yang dia cintai dan di dukung oleh orang-orang yang ditakdirkan untuk membuatnya bahagia.
Seperti apakah kisahnya ?
Ikuti cerita lengkap mereka dalam novel ini !
Tokoh Utama :
1. Shaika Divana Agnes
2. Kaisar Raka Bramasta
Tokoh Pendamping Utama :
1. Reno Naufandra Adipati
2. Sheira Pramudita Subegio
3. Naratama Zio Dewantara
4. Nirwana Sonya Adipati
5. Praja Danu Bramasta
6. Pratama Subegio
7. Endah Subegio
8. Erlangga Dewantara
9. Miranti Dewantara
10. Arjun Hardan Ziranja
11. Talia Ziranja
12. Kanaya Ratu Bevilda
13. Azen Aryaguna Adipati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita September, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PSS-31
Saat Kaisar dan Shaika masuk keruang acara, seluruh tamu yang hadir langsung mengalihkan pandangan mereka ke Kaisar dan Shaika. Kaisar dan Shaika masih berjalan sambil tersenyum acuh melalui setiap kursi-kursi tamu menuju tempat duduk yang sudah ditentukan. Kursi Kaisar berada dibarisan depan. Sudah ada nama Kaisar di senderan kursi, sementara kursi sebelah Kaisar yang awalnya disediakan untuk Reno diduduki oleh Shaika.
Pembukaan acara penganugerahan Film Award baru dimulai, acara dibuka dengan penampilan yang disuguhkan oleh girl band Violet.
“Sebentar lagi kamu akan menjadi bagian dari mereka Sha, coba lihat penampilan mereka di atas panggung, sempurna dan memukau kan?” bisik Kaisar tepat di telinga Shaika.
Shaika tidak mendengarkan bisikan Kaisar, matanya fokus melihat penampilan girl band Violet di atas panggung.
Kaisar tidak direspon oleh Shaika. Kaisar pun sadar kalau Shaika tidak mendengar perkataan nya. Hal itu membuat Kaisar jengkel.
Penampilan pertama telah usai, kini pemenang nominasi pertama akan di umumkan. Girl band Violet yang melakukan pengumuman.
Dalam ajang penganugerahan malam ini, ada 20 piala yang diperebutkan. Dan setiap pengumuman akan di selingi dengan penampilan-penampilan penyanyi-penyanyi terkenal yang didaulat menjadi pengisi acara.
Kini tibalah giliran Kaisar untuk mengumumkan pemenang aktris pemeran utama terfavorit. Kaisar diminta berdiri dari tempat duduknya. Langkah Kaisar naik ke panggung di iringi oleh tepuk tangan yang tiada henti-hentinya. Kaisar tersenyum dengan wajah tampannya.
“Dasar tebar pesona,” gumam Shaika.
Saat tiba di atas panggung, MC memberikan sebuah microfon dan nama pemenang kepada Kaisar. Kaisar mulai membuka nama pemenang yang di berikan oleh MC tadi.
“Kategori aktris pemeran utama terfavorit dimenangkan oleh Liora Fliorita…” Kaisar menghela nafas pelan. Liora tersenyum dan langsung berdiri dari tempat duduknya. Tadi dia sempat kesal melihat Kaisar menggandeng tangan Shaika, tapi sekarang dia senang karena memiliki kesempatan untuk bersama Kaisar di atas panggung.
“Wah, bertemu lagi dengan mantan pacar, hahaha…” ejek Shaika kepada Kaisar dalam hatinya.
Setelah sampai di atas panggung, Kaisar memberikan piala pemenang kepada Liora. Kaisar tersenyum sekedarnya.
“Menyebalkan,” gerutu Kaisar dalam hati.
Setelah Liora menerima piala penghargaannya, Kaisar dan Liora sama-sama turun ke bawah menuju kursi masing-masing. Kini nominasi terakhir akan dibaca oleh MC acara yaitu pemenang kategori aktor pemeran utama terfavorit.
“Bagaimana rasanya selalu berkutat disekitar mantan pacar?” tanya Shaika kepada Kaisar.
“Apa kamu mengejekku?” Kaisar menatap Shaika tajam.
“Itu pertanyaan kok bukan ejekan,” elak Shaika.
“Kamu sama menyebalkannya dengan Liora,” kesal Kaisar.
MC mulai mengumumkan pemenang aktor terfavorit meskipun pada kenyataannya setiap pemenang sudah diberitahukan sebelumnya.
“Kategori aktor pemeran utama terfavorit dimenangkan oleh Kaisar Raka Bramasta…” semua orang bertepuk tangan.
“Ayo kita naik ke atas panggung!” ajak Kaisar kepada Shaika. Kaisar lalu berdiri dan mengulurkan tangannya untuk Shaika. Shaika kelihatan bingung karena di ajak naik ke atas panggung.
“Ayo!” ajak Kaisar lagi.
“Kamu saja sendiri!” Shaika malu-malu.
Kaisar tidak menghiraukan penolakan Shaika. Dengan sendirinya Kaisar langsung meraih tangan Shaika dengan paksa agar Shaika mau naik ke panggung bersamanya. Mendapat perlakuan begitu dari Kaisar membuat Shaika akhirnya pasrah. Dia mengikuti Kaisar naik ke atas panggung.
Semua orang diruang acara berbisik-bisik sambil bertepuk tangan meriah, dari tadi mereka bertanya-tanya tentang siapakah Shaika. MC memberi piala pemenang kepada Kaisar.
😢😢😢
udh kangen sm kisah mreka