NovelToon NovelToon
TAKDIR TERTINGGI 2 : Perang Seribu Benua.

TAKDIR TERTINGGI 2 : Perang Seribu Benua.

Status: sedang berlangsung
Genre:Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:144.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Lin Kay

UNTUK PEMBACA BARU, HARUS BACA DULU TAKDIR TERTINGGI 1 DI PROFIL AUTHOR...

Xiao Yuan menyadari kenyataan bahwa di dunia ini daratan langit bukanlah satu-satunya tempat yang menampung kehidupan. Dunia ini sangat luas dan terdapat ribuan benua yang setara atau lebih besar dari daratan langit.

Dalam perjalanan selanjutnya, Xiao Yuan mengikuti sebuah kompetisi yang dinamakan sebagai Perang Seribu Benua yang akan diikuti oleh ribuan jenius dari daratan yang lain. Berhadapan dengan jenius yang luar biasa, Xiao Yuan tidak tunduk dan berbalik untuk menundukkan.

Mendapatkan berbagai harta, Xiao Yuan akan berpetualang di alam Perang Seribu Benua untuk menundukkan para jenius yang ada.

"Ini adalah Kisahku, Takdir Tertinggi 2 : Perang Seribu Benua."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lin Kay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Buah Giok Guntur

Di salah satu hutan besar di wilayah barat perang seribu benua, sekelompok pemuda dan gadis-gadis kuat terlihat berkumpul di depan sebuah pohon raksasa yang mengeluarkan cahaya. 

Selain bercahaya, pohon biru ini juga mengeluarkan kilatan guntur yang ganas yang bahkan dapat melukai seorang kultivator alam Kesempurnaan Surgawi. 

Di atas pohon tersebut, ada tiga buah aneh yang diselimuti oleh jejak kilat petir yang tampak mengerikan. Meski mengerikan, buah yang ada di atas pohon tersebut memiliki kegunaan yang sangat penting bagi para kultivator yang menguasai kekuatan petir. 

"Jadi itukah Pohon Giok Petir yang kau sebutkan?..." Seorang pemuda berkata pelan saat dirinya menatap pohon besar dari atas salah satu bukit. 

Pemuda ini adalah Xiao Yuan yang telah kembali bergerak sesuai dengan rumor-rumor beredar yang ia dapatkan selama perjalanan. 

Setelah berhasil menyerap pil Xuanyang sepenuhnya di malam itu, Xiao Yuan langsung bergerak keesokan harinya dan berhasil menemukan informasi tentang herbal suci yang mampu membantunya meningkatkan fisik guntur suci tahap akhirnya menjadi fisik guntur surgawi. 

Sesosok jiwa pemuda berambut perak dengan mata giok hijau kemudian keluar di samping Xiao Yuan dan ikut menatap buah yang ada di atas pohon besar. 

Ia mengangguk perlahan dan menurunkan pandangannya untuk menatap beberapa sosok yang tidak bisa di remehkan di bawah pohon besar tersebut. 

"Tampaknya kali ini kau akan menemukan lawan yang sulit..." Ucapnya setelah melihat beberapa sosok itu. 

Xiao Yuan kemudian ikut melihat ke arah beberapa sosok yang dilihat oleh saudaranya dan tatapannya menjadi tajam setelah ia merasakan kultivasi mereka yang kuat. 

Diantara semua orang yang telah berkumpul, ada tiga sosok dan kelompok yang harus diwaspadai oleh Xiao Yuan. 

Kelompok pertama adalah orang-orang yang mengibarkan bendera yang melambangkan Kekaisaran Langit Barat, mereka di pimpin oleh sosok pemuda kuat berambut merah dengan wajah yang garang.

Kekuatan pemuda ini sama sekali tidak dapat diremehkan karena ia merupakan salah satu kekuatan utama yang dimiliki oleh Kekaisaran Langit Barat dengan kultivasi Alam Kesengsaraan tingkat pertama puncak. 

Kelompok kedua adalah sebuah aliansi dari kota besar yang dipimpin oleh seorang pemuda dengan tubuh yang kekar dan kapak besar di tangannya. Pemuda ini beberapa kali memancarkan kekuatan petir dari tubuhnya dan ia telah berada di alam Kesengsaraan tingkat pertama. 

Lalu kelompok yang ketiga adalah kumpulan dari beberapa gadis dan pemuda yang kuat yang nampaknya di pimpin oleh seorang gadis yang memegang cambuk hijau di tangannya. Meski agak lemah jika dibandingkan dengan dua orang lainnya, gadis ini juga berada di alam Kesengsaraan tingkat pertama. 

Setelah melihat ketiga sosok ini dengan seksama, Xiao Yuan akhirnya memejamkan matanya. "Dua orang itu nampaknya bisa aku hadapi jika bertarung satu lawan satu. Tapi untuk orang dari Kekaisaran Langit Barat itu tampaknya agak sulit jika ingin mendapatkan kemenangan..." 

Mendengar keraguan dalam perkataan Xiao Yuan, Jian Yin memegang pundaknya untuk menenangkan. "Tenanglah, kita datang bukan untuk membunuh tapi untuk merebut harta. Ambil salah satu lalu pergi, lagipula mereka pasti belum mengetahui identitasmu meski kau telah membunuh orang mereka..." Ucap Jian Yin. 

"Kau benar..." Xiao Yuan berkata dengan senyuman dan nampaknya kepercayaan dirinya telah kembali. 

"Tapi kenapa orang-orang itu masih belum bergerak?..." Wajah Xiao Yuan berubah ketika ia merasakan suatu hal yang membingungkan baginya. 

"Tentu saja karna ketiga Buah Giok Guntur itu masih belum matang sempurna!..." Menyilangkan kedua tangannya, Jian Yin kembali menatap ke arah ketiga buah yang ada di atas pohon. 

Setelah menjelaskan alasan tersebut, Jian Yin kemudian menyarankan Xiao Yuan untuk berkultivasi santai sembari menunggu saatnya tiba untuk ketiga buah tersebut bisa matang sempurna. 

Setelah menunggu selama empat hari, Pohon Giok Guntur akhirnya mulai menunjukkan keanehan yang menakjubkan. Seluruh bagian pohon mengeluarkan cahaya biru yang menyilaukan dan berhasil menyinari area sekitar dengan cahayanya meski kondisi saat itu adalah siang hari. 

Ketiga buah di atas pohon juga mulai menunjukkan perubahan dengan cahaya biru yang terus berdenyut dan aroma harum yang menggoda. 

Suasana di sekitar pohon Giok Guntur tersebut kemudian berubah menjadi kacau, semua orang dengan terburu-buru langsung memulai langkah pertamanya bahkan ketiga kelompok terkuat juga mulai bersaing satu sama lain untuk menguasai ketiga buah tersebut untuk kelompok mereka masing-masing. 

"Xiao Yuan, sudah saatnya..." Jian Yin yang menyaksikan kekacauan dikejauhan segera memperingatkan Xiao Yuan yang masih berkultivasi dengan tenang disampingnya. 

"Aku mengerti..." Xiao Yuan berkata dengan tenang ketika ia mulai membuka kedua matanya perlahan dan langsung menatap kekacauan di kejauhan. 

Xiao Yuan kemudian berdiri dan meregangkan otot-otot tubuhnya yang sudah beberapa hari ini tidak digerakkan sama sekali. 

Setelahnya, Xiao Yuan mengambil ancang-ancang yang tepat bersamaan dengan kilatan petir jingga yang mulai keluar dari kedua kakinya. Tampaknya Xiao Yuan berencana menerobos kekacauan tersebut dan akan langsung membawa kabur salah satu harta yang ada di atas pohon. 

Wuzzh!!! 

Dalam sekejab mata Xiao Yuan menghilang dari tempatnya dan berubah menjadi jejak kilat jingga yang bergerak dengan kecepatan yang luar biasa. 

Hanya dalam waktu yang sangat singkat Xiao Yuan berhasil menghindari semua orang yang tengah terlibat dalam pertarungan yang sengit hingga akhirnya dirinya hampir mencapai tempat pertarungan ketiga kelompok terkuat. 

Masih menghindari semua orang, Xiao Yuan dengan cepat dan lincah juga mulai menghindari semua orang dari tiga kelompok bahkan dirinya berhasil lolos dari serangan ketiga pemimpin yang tengah bertarung satu sama lain. 

"Beraninya kau!..." 

Bangg!!! 

Sosok pemimpin dari kelompok utusan Kekaisaran Langit Barat mengamuk ketika melihat Xiao Yuan yang dengan tidak tahu malunya melangkahi mereka tanpa persaingan yang sah. 

Tapi, bahkan dihadapan serangan yang sangat kuat itu Xiao Yuan masih dapat menghindar dan terus melaju untuk mendekati pohon Giok Guntur. 

Saat telah mencapai jarak yang sangat dekat dengan pohon Giok Guntur, Xiao Yuan dapat merasakan keanehan pada Pohon Giok Guntur seolah pohon itu dapat merasakan kehadiran dirinya disana. 

Bang! Bang! Bang! 

Sambaran guntur yang sangat kuat menembak dari pohon Giok Guntur dan semuanya mengarah ke Xiao Yuan dengan arah yang sempurna. Tapi, Xiao Yuan dapat menghindari semua sambaran petir itu dengan baik meskipun ia kehilangan kecepatan dalam langkahnya. 

"Senior Tian Huo!!..." Salah seorang anggota Kekaisaran Langit Barat berteriak memanggil ketuanya saat ia dengan terkejut menunjuk ke arah Xiao Yuan. 

"Ada apa?..." Sosok yang di panggil Tian Huo langsung menoleh ke arah bawahannya dengan tatapan tajam. 

"Anak itu adalah orang yang kita cari! Dia adalah pembunuh saudara Su Jiang, si bajingan Xiao Yuan!..." Anggota Kekaisaran Langit Barat tersebut berteriak keras dan membuat Tian Huo langsung menoleh untuk memastikan identitas Xiao Yuan. 

1
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
algore
kira" ini nanti up ga , udah ada yg baru
Rinaldi Sigar
lnjut
Ridwan Pasirjambu
semangat💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!