⚠️Dimohon bijak dalam membaca , jangan lompat bab dan jangan boom like , tolong hargai author dengan membaca yang benar 😊 ⚠️
Seina Reizuna , gadis cantik yang sangat hobi membaca novel , namun suatu hari disaat dia selesai membaca sebuah novel yang sedang ramai di perbincangankan.
Seina tiba tiba masuk kedalam novel tersebut , dan sayangnya bukanya menjadi peran protagonis , Seina malah memerankan kekasih Antagonis yang memiliki hidup yang singkat dan berakhir mati di tangan tunangannya sendiri.
Karena tidak ingin mati konyol di usia muda , Seina sebisa mungkin menjauhi Areksa si tokoh antagonis , hingga membuatnya terlibat dengan seorang pemuda misterius yang begitu baik padanya.
Lalu akankah Siena akan bisa menjadi Keyvara si kekasih antagonis? , atau dia memilih untuk tidak terlibat dengan hidup Areksa dan mencari jalan hidupnya sendiri?.
Dan juga , bisakah dia kembali ke dunia nyata di saat dia sudah mulai menyukai seseorang?
Temukan kisahnya di sini 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Adiramanis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AREKSA ( 32 )
££££££££
Sejak kejadian di rooftop kemarin , Keyvara terlihat menjaga jarak dengan Areksa , bahkan sekarang dia memakai mobil miliknya sendiri saat pergi ke sekolah , meski begitu , Areksa sebenarnya selalu memantau dari jauh apa yang di lakukan oleh Keyvara.
Dan Aland yang melihat renggang nya hubungan Areksa dan Keyvara tersebut terlihat senang dan bermaksud untuk mendekati Keyvara , namun bukan berarti Keyvara menjadi lebih mudah untuk di dekati , justru sekarang dia malah menjadi orang yang sangat sulit untuk di dekati , meski itu dengan Areksa sekalipun.
"Lo enggak bosen apa , sejak kemarin ngikutin gue mulu"ucap Keyvara menatap Aland jengah.
Sebab , sejak kemarin Aland selalu mengikuti apapun yang di lakukan oleh Keyvara , hingga sampai di kantin seperti sekarangpun , Aland tak berhenti untuk mengikuti Keyvara.
"Enggak , mana mungkin aku bosan menatap wajah cantikmu"jawab Aland tersenyum sambil menatap Keyvara dengan dagu yang dia tumpukan di satu tangan nya.
"Terserah lo , lagian apa yang lo pikirkan itu enggak akan mungkin kesampaian"ucap acuh Keyvara sambil kembali fokus dengan makanan nya.
"Memangnya lo tahu apa yang gue pikirkan sekarang?"
"Menjatuhkan Areksa dengan mengunakan gue"jawab Keyvara tanpa melihat kearah Aland.
Mendengar perkataan Keyvara barusan malah membuat Aland terkekeh , dan dia semakin kagum dengan Keyvara.
"Gue semakin suka sama lo"ucap Aland yang tak hentinya tersenyum kearah Keyvara.
"Apa yang lo rasakan sekarang tidak sesuai dengan isi hati lo , karena gue yakin jika apa yang lo ucapkan sekarang hanya karena ingin membuat Areksa marah"jawab Keyvara dengan raut wajah tanpa ekspresi nya saat menatap Aland.
"Gue enggak tahu ada masalah apa dengan kalian berdua , tapi lo harus tahu satu hal .."ucap Keyvara lagi menjeda perkataannya sambil menatap tajam Aland yang kini sedang dalam mode seriusnya.
"Gue bukan barang taruhan kalian , dan gue bukan cewek seperti Jesselyn ataupun kekasih lo itu , jadi ... jangan ganggu gue lagi"ucap Keyvara yang setelahnya beranjak pergi dari tempat itu bersama dengan Maudy yang mengikutinya.
Namun baru beberapa langkah Keyvara melangkah , dia kembali berhenti saat mendengar perkataan Alden.
"Jika gue bener bener suka sama lo , apa lo akan memutuskan hubungan lo dengan Areksa"ucap Aland tanpa menoleh kearah Keyvara.
"Lo saja masih ragu dengan perasaan lo , kenapa sekarang malah bilang suka sama gue , mendingan lo caritahu dulu mengenai perasaan lo yang sebenarnya"jawab Keyvara yang kemudian pergi begitu saja.
Membiarkan Aland yang masih duduk termenung di tempat itu , namun tak lama kemudian dia terlihat terkekeh , dan setelahnya pergi dari tempat itu.
**££££♡♡££££**
**Di rooftop**.
"Em Key .."ucap ragu ragu Maudy yang sekarang menemani Keyvara berada di rooftop.
Keyvara bilang jika dia tidak akan bisa berkonsentrasi saat dia mengikuti pelajaran , makanya sekarang mereka bolos dan menghabiskan waktu mereka berada di rooftop sampai jam bel pulang berbunyi.
"Kenapa Dy?"tanya Keyvara yang melihat wajah penasaran Maudy.
"Sebenarnya lo sama Areksa lagi berantem ya .. , belakangan ini kok lo kayak ngejauh gitu sama Areksa"ucap Maudy penasaran dengan hubungan sahabatnya itu.
"Gue dan dia baik baik saja , hanya saja gue butuh waktu .."
"Butuh waktu untuk apa Key?"penasaran Maudy memotong perkataan Keyvara yang belum selesai itu.
"Sebenarnya ada sesuatu yang tidak bisa gue jelaskan , jadi .. kayaknya gue enggak bisa cerita sama lo"ucap Keyvara yang tidak mungkin mengatakan pada Maudy mengenai apa yang dia pikirkan sekarang.
Karena hal itu mungkin akan membuat Maudy menjauhinya dan tidak akan percaya dengan apa yang dia ucapkan , karenanya dia memilih diam tanpa ingin mengatakan apapun pada Maudy.
"Ck .. pake rahasiaan segala sih .. , tapi ya sudahlah .. , setidaknya gue senang jika hubungan lo dengan Areksa baik baik saja , itu berarti berita yang gue dengar pagi ini tidaklah benar"cerocos Maudy.
"Berita soal apa?"bingung Keyvara.
"Soal pembatalan pertunangan kalian"jawab Maudy yang kemudian memberikan ponselnya yang berisikan berita yang sedang viral hari itu.
"*Apa apaan ini , kenapa pertunangan Keyvara dan Areksa dibatalkan , apa itu karena omongan gue kemarin? , tapi .. bukanlah sekarang gue harus senang , lalu kenapa perasaan gue jadi kayak gini*" batin Keyvara yang tidak mengerti dengan apa yang dia rasakan sekarang.
Padahal dengan pembatalan pertunangan itu membuat dia seharusnya bisa bernafas lega karena tidak terlibat dengan Areksa lagi , tetapi entah kenapa dia merasa tidak rela akan berita yang sedang viral itu.
"Lo enggak apa apa Key"ucap Maudy hati hati saat melihat raut wajah sedih Keyvara.
"Ah .. ya .. gue enggak apa apa kok"ucap Keyvara yang berusaha untuk tersenyum kearah Maudy.
"Lo yakin?"tanya Maudy memastikan.
"Gue enggak apa apa , em .. kayaknya gue mau pulang duluan , jadi tolong bantu gue untuk mengambil tas gue"ucap Keyvara yang kemudian beranjak pergi meninggalkan rooftop.
Meninggalkan Maudy yang memandang penuh tanda tanya pada sikap Keyvara yang sedikit aneh itu.
Sedangkan Keyvara sendiri terlihat berjalan cepat menyusuri lorong dengan , dia berharap untuk bisa pergi dari sekolah lebih cepat.
Namun saat berada di parkiran dan menuju ke mobil yang dia parkir , dia tidak sengaja melihat Areksa dengan seorang wanita asing yang Keyvara sendiri tidak tahu siapa itu.
Dan entah kenapa hati Keyvara semakin sakit melihatnya , tanpa ingin berlama lama melihat pemandangan yang membuatnya sakit , Keyvara langsung bergegas menuju ke tempat dia memarkirkan mobilnya , dan setelahnya dia melajukan mobilnya pergi begitu saja meninggalkan area sekolah.
Mengabaikan Areksa yang sebenarnya menatapnya dengan sendu.
"Sebenarnya apa sih yang sedang ada di pikiran lo sekarang , dilihat dari wajah lo aja semua orang tahu jika lo cinta sama Key , lalu sekarang lo malah sudah nyakitin perasaannya Key , lo enggak takut jika Aland akan memanfaatkan situasi lo sekarang dan merebut Keyvara dari lo"
"Percuma lo ngomeli dia Sonya , lo tahu sendiri kalau dia bebalnya minta ampun"sahut Gavin yang baru keluar dari tempat persembunyian nya , yang sejak tadi hanya menjadi penonton drama yang sedang di mainkan oleh Areksa.
"Iya .. , dan gue heran kalian berdua masih betah sahabatan sama adik gue yang bodoh ini"ucap Sonya sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.
"Siapa yang lo bilang adik Sonya Herlina Mahendra"ucap Areksa yang merasa tidak suka di katakan adik oleh Sonya yang sebenarnya adalah saudara kembar tidak identik Areksa.
Dan selisih kelahiran mereka hanya lima menit dengan Sonya yang lebih dulu , karena itulah Sonya selalu menganggap jika dia adalah kakak dati Areksa.
"Ya .. lo .. emang siapa lagi , meski beda lima menit , tapi gue duluan yang lahir ketimbang lo , dan lagi lo jemput gue bukannya di antar langsung pulang ini malah di bawa ke sekolah , udah gitu bikin salah paham ceweknya lagi "cerocos Sonya yang sedang mengomeli Areksa.
Yang sebenarnya dia baru saja tiba di negara itu , dan karena sebuah alasan , Sonya tidak bisa tinggal bersama dengan kedua orangtuanya dan juga Areksa , meski begitu hubungan mereka terjalin dengan baik dan Areksa pun sangat menyayangi saudara nya yang sedikit berbeda itu.
Sebab , meski Sonya terlihat sehat dan seperti remaja putri kebanyakan , namun tubuh Sonya sangat rentan dengan penyakit , karenanya kelahiran dia di rahasiakan dari publik.
Dan untuk keamanan nya dia tinggal di luar negeri dengan di temani orang kepercayaan sang kakek yang sudah Sonya anggap menjadi orangtua sendiri.
.............
**£££♡♡£££**