"Aku tak mau menikahi dia Pa,dia itu hanya seorang karyawan biasa di perusahan kita."terdengar suara lantang seorang wanita cantik bernama Kirana Salsabila..
Dan seorang laki laki tertunduk tak berdaya mendengarkan ocehan wanita cantik itu dia adalah Agam Bagaskara yang hanya bisa menuruti keinginan Pak Lingga untuk menikahi putri kesayangannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Capture 32
Setalah selesai membersihkan diri keduanya pun tak lupa untuk melaksanakan sholat isya berjamaah walupun jam sudah menunjukan pukul 22.30 wib.
Agam dan Kirana pun terlihat sangat khusyuk dalam berdoa...
Setelah selesai sholat keduanya pun langsung beristirahat...
"Hari ini aku capek banget Mas.."ucap Kirana langsung membuat Agam mengurungkan niatnya untuk mengajaknya beribadah lain..
Agam langsung memeluk istrinya dan kemudian menyuruhnya untuk segera beristirahat...
"Ya sudah sayang sebaiknya kita istirahat saja,lagipula waktu sudah menunjukan hampir tengah malam."
Agam pun langsung melingkarkan pelukannya di perut sang istri kemudian keduanya pun terlelap. Tak ada yang terjadi malam ini keduanya pun terlelap hingga fajar menjemput..
Di tempat yang berbeda....
Lia pun masih belum bisa memejamkan matanya walaupun besok adalah hari pertamanya bekerja namun hati dan pikirannya masih berada entah dimana. ingatannya tertuju pada laki laki yang memakai jas berwarna hitam itu..
"Sebenarnya siapa laki laki itu kenapa sepetinya aku merasa sangat dekat dengan dia? Lia ayolah dia itu suami dari pemilik perusahaan jadi kamu gak boleh macam macam.." Lia pun menepuk pipinya sendiri supaya apa yang ada di dalam fikirannya bisa menghilang...
Lia benar benar bingung sekarang dia tak pernah berfikir yang lebih pada bosnya dia hanya tak tahu kenapa sepertinya mereka itu sangat dekat tapi karena hal apa Lia saja tak tahu...
Lia masih enggan untuk memejamkan matanya hatinya masih merasakan kegelisahan yang tak ada ujungnya..
Tepat pada pagi harinya.
Kirana dan Agam pun terbangun pada adzan subuh berkumandang, seperti biasanya Kirana bangun lebih dulu dan setelah Kirana membersihkan diri Kirana pun langsung membangunkan sang suami...
"Mas bangun kita sholat subuh berjamaah yuk?"Kirana pun menyentuh pipi tampan suaminya itu.
Dan tak lama kemudian Agam pun langsung membuka matanya,Agam pun tersenyum sembari menatap wajah cantik istrinya itu..
"Good morning sayang.. Tunggu ya Mas bersih bersih dulu."
Agam pun langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan setelah itu keduanya pun sholat berjamaah.
Seusai sholat keduanya pun duduk di tepi ranjang Agam pun terus saja mengamati wajah cantik Kirana yang tak pernah bisa di ingkari bahwa Agam sangat mencintai wanita itu..
Kirana yang melihat suaminya terus saja menatapnya dia pun mulai salah tingkah dan kemudian bertanya.
"Mas kenapa ngelihatin aku begitu? Aku kan jadi malu."Kirana pun terlihat begitu polos dan manja pada suaminya itu.
Agam pun langsung menggeser duduknya dan kemudian memeluk Kirana..
"Karena kamu itu cantik kamu adalah Bidadari surga yang akan menemaniku dan kamu tahu kenapa aku begitu suka menatapmu?" pertanyaan Agam membuat Kirana menggelengkan kepalanya..
Agam pun langsung mempererat pelukannya dan kemudian dia mencium bi*ir Kirana dengan lembut..
"Sayang mau gak kita ibadah pagi mumpung kita udah sholat. Mas lagi pengin."bisik Agam pada telinga Kirana.
Kirana pun menatap suaminya sembari menganggukan kepalanya bahwa dia setuju untuk melakukan ibadah tambahan di pagi itu..
Keduanya pun sama sama menikmati indahnya syurga dunia yang selalu membuat keduanya terkena...
💕💕💕💕💕💕
Amelia POV....
Pada pagi harinya Lia telihat sangat lesu tentu saja itu kerena semalaman Lia tak bisa memejamkan matanya..
Rani yang melihat sahabatnya lesu pun bertanya dengan penuh perhatian..
"Lia apa kamu sakit? kenapa kamu terlihat sangat lesu pagi ini? Lia ini adalah hari pertama kita berkerja jadi kita tak boleh telat.." Rani pun mengingatkan bahwa ini adalah hari pertama mereka akan berkerja...
Lia pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
"Aku gak apa apa kok Rani aku hanya gak bisa tidur saja semalam,sebentar aku mau bikin kopi dulu ya."Lia pun bergegas membuat secangkir kopi untuk dia nikmati.
Rani pun hanya menatapnya saja dia tahu sebenarnya apa yang sedang ada di pikiran Lia,tentu saja Lia masih belum terbiasa dengan suasana kota sehingga membuatnya harus beradaptasi terlebih dahulu...
"Kamu kasihan sekali Lia masih harus belajar banyak tapi kamu tenang saja aku pasti akan selalu ada di sampingmu.." Rani pun tersenyum sembari menghampiri sahabatnya untuk ikut membuat sarapan..
Rani masih saja menatap sahabatnya itu namun sepertinya Lia benar benar tak ingin membahas hal itu lagi.
Setalah selesai sarapan kini Lia dan Rani pun langsung bersiap untuk berkerja. Dan hanya butuh waktu sepuluh menit saja kini Lia dan juga Rani telah sampai di kantor milik Kirana.
Lia dan Rani pun langsung mengerjakan tugas masing masing,Rani pun selalu saja memperhatikan Lia dari kejauhan karena Rani takut jika Lia akan mendapatkan masalah.
Tepat jam delapan pagi kini Kirana dan Agam pun tengah sampai di kantor dan tanpa di sengaja keduanya pun melihat Rani dan Lia yang sedang mengepel lantai..
"Selamat pagi..."sapa Kirana dengan lembut.
Sontak saja Lia dan Rani yang sedang fokus dalam bekerja pun menoleh kearah sumber suara dan di sana mereka melihat CEO mereka yang sedang menyapa..
"Selamat pagi juga Bu,Pak..."jawab Lia dan Rani secara bersamaan...
Kirana dan Agam pun tersenyum kearah keduanya setelah sebelumnya mereka berbincang sedikit dan setelah itu Agam dan Kirana pun langsung masuk kedalam ruangannya dan Lia juga melanjutkan pekerjaannya....
di lanjut lagi jangan lama-lama up 🙏🙏