NovelToon NovelToon
Indira

Indira

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:347k
Nilai: 4.4
Nama Author: mardalena

Namaku Indira Angreyna
Nama yang sangat indah dan bercahaya, namun kehidupan pernikahanku tidak seindah yang aku bayangkan.

Indira menikah dengan kekasihnya yang sudah menjalin hubungan selama 5 tahun dengannya.pria itu sangat mencintainya sama seperti dirinya yang begitu mencintai pria itu.Namun saat malam pertama mereka setelah menikah, suaminya tiba tiba berubah kasar padanya,tidak mau menyentuhnya bahkan mengatakan hal yang menyakitkan hati Indira.
Sejak kejadian itu hubungan mereka tidak pernah membaik sampai bulan ke 11 pernikahan mereka,di malam acara ulang tahun pernikahan mereka,suaminya membuat semua keluarga mereka terkejut dengan apa yang suaminya katakan kepada keluarganya.

Bagaimanakah cerita selanjutnya,Apa yang membuat suaminya lansung berubah sikapnya padanya?.
yang pasti cerita ini banyak mengandung bawang membuat mata terus mengeluarkan air ya😭

Ingin tau kelanjutan kisahnya,yuk intif.... pasti bikin kamu menangis,dan terharu sedih,dan senang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mardalena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Setelah kejadian tersedak terus menerus siang tadi,kini indira malah mendapati dirinya bersin-bersin dan tubuhnya juga meriang-meriang.

"Ya ampun,jangan sampai aku mau sakit,besok kan aku harus masuk kerja.." pikir Indira kemudian keluar dari kamarnya mencari Bunda dan Ayahnya.

"Kamu kenapa nak?" tanya bunda menghampiri putrinya tengah memakai baju jaket tebalnya.

"Ayah,Bunda..aku sepertinya terkena flu..Aku mau keluar bentar cari obat keapotik yah..." Ucap Indira kembali bersin.Bunda lansung merasakan kening putrinya.

"Ya ampun badan kamu panas nak,biar ayah saja mencari obatnya nak.ayok bunda antar kekamar lagi kamu istirahat saja.." Tampa membantah Bundanya, Indira kembali kekamarnya dengan di iringi Bundanya sedangkan Ayah lansung keluar mengunakan mobil mencari apotik terdekat untuk membelikan obat deman,flu untuk putrinya.

"Adik kamu Demam bang,ayah masih di luar beli obat.." Ucap Ayah baru saja menghubungi putranya memberitahu kalau Indira sakit.

"Ayah di persimpangan ada apotik,ayah kesitu saja..,aku sebentar lagi pulang yah..ayah hati-hati.." Ucap Reza.

"Ia Nak.."Pak Bram mematikan sambungan telepon dengan putranya. Dia pun mengikuti apa yang putranya katakan tadi,tidak lama dia menemukan apotik di persimpangan jalan.Pak Bram mengantri membeli obatnya,setelah itu baru dia kembali masuk kedalam mobilnya mengendarainya kembali menuju rumahnya.

Tidak lama,pak Bram sampai.dia lansung masuk menuju keatas dimana kamar putrinya berada.

"Ini Bund.." Ayah memberikan obat itu kepada bunda.

"Di minun dulu nak,biar cepat sembuh" Ucap Bunda membantu putrinya meminum obatnya.

"Makasih ayah,bunda.." Ucap indira kembali berbaring lagi.

"Ia nak,beristirahatlah.kamu kecapean itu nak..mana semalam pulang larut malam kalian berdua." Ucap ayah mengusap kepala putrinya.

"Ia Ayah.." Ayah dan bunda keluar dari kamarnya.

Di tempat lain,Albert mendapati telepon dari anak buahnya.

" Tuan Bram pergi keapotik tuan.

informasinya,obat yang di belikan Tuan Bram untuk putrinya yang sedang sakit Demam Tuan.." Jelas anak buahnya yang Albert suruh mengintai apa saja yang Indira dan keluarganya lakukan.

Albert begitu gilanya,sampai dia mengirimkan penguntit untuk melihat semua kegiatan yang di lakukan Indira dan Keluarganya.

"Kau tetap berada di posisimu." Albert mematikan sambungan telepon dari Joki anak buahnya,dia kembali menghubungi Riki asisstennya.tidak lama Riki datang keruangannya.

"Suruh dokter Rani kerumah Wanita itu, dia sedang sakit.." Riki mengernyitkan keningnya bingung kenapa Tuannya menyuruh seorang dokter datang kerumah Indira.

"Wanita itu sakit..!" Riki baru mengerti dengan apa yang Tuannya perintahkan.

"Baik Tuan..,Ada lagi Tuan." sudah jadi kebiasaan Albert mengangkat tangannya mengatakan tidak ada lagi yang dia katakan.Riki pun lansung keluar lagi dari ruangannya kemudian lansung menghubungi Dokter Rani yang tidak lain sepupunya Albert.

"Ada apa menghubungiku!" Riki menjauhi ponselnya mendengar triakan Rani membuat telinganya sakit.

"Albert menyuruh kamu mengobati seseorang.nanti aku kirimkan alamatnya.kalau mereka menanyakan kedatangan kau kesana disuruh siapa, kau bisa jelasin bagaimana nantinya. Sekarang!!"

Saat itu Rani yang melototkan matanya, kesal Riki lansung mematikan sambungan teleponnya sebelum dia menjawabnya.

"Dasar Gondrong sialan,main merintahin kita,ini juga asisstennya bikin aku kesal.." Rani mengemas barang-barang bawaannya lalu segera keluar dari ruangannya menuju parkiran dan segera melajukan kendaraannya menuju alamat yang Riki berikan.

20 menit kemudian,Rani sampai disana.

"kayaknya benaran ini alamatnya.." Guman Rani,kemudian mendekati pintu gerbang rumah Indira lalu menekan tombolnya.

"Siapa ya yah..?" tanya bunda karena berpikir ngak mungkin Reza karena dia bisa membuka pintu gerbang rumah dengan sidik jarinya.

"Kita lihat saja dulu Bund.." Bunda dan ayah bersamaan keluar dan sampai di luar mereka saling pandang melihat wanita cantik tengah berdiri di luar halaman rumah mereka.

"Permisi pak,dengan Bapak Bramana admaja..?" Tanya Rani.

"Betul saya sendiri.ada apa ya?" Jawab ayah Indira lalu bertanya balik.Rani mengambil tanda mengenal kalau dia seorang dokter.

"Bapak,Ibu.perkenalkan Saya Dokter Rani yang disuruh memeriksa putri anda kemari." Ucap Rani menyakinkan Orangtua Indira.

"Emm begitu.baiklah nak.silahkan masuk.." Dengan percaya pak Bram menerima kedatangan Rani kerumah mereka.Pak Bram dan istrinya mengira pasti Reza yang menghubungi pihak rumah sakit itu untuk mengirim seorang dokter kerumah mereka.

"Kita keatas Dokter,putri kami sedang beristirahat dikamarnya.." Ucap bunda.

"Baik Ibu.sepertinya kalian baru di kota ini Ibu.." tanya Rani ramah.

"Itu benar Dokter,kami baru kemarin pindah kesini,lebih tepatnya anak-anak karena mereka bekerja di kota ini." Jawab Bunda indira.

"Ia Ibu.."

mereka sampai di kamar indira,perlahan bunda membangunkan indira yang saat itu tengah tertidur lelapnya.

"Sayang,Ini ada dokter Rani,dia kemari mau memeriksa kondisi kamu nak.." Ucap Bunda yang perlahan membuat Indira tersenyum kearah Rani.

"Saya periksa dulu ya,tetaplah berbaring.." Ucap Rani kemudian mulai memeriksa tubuh Indira yang saat itu memang tengah Deman.

"Demamnya agak tinggi,yang lain semuanya bagus.mungkin karena kurang beristirahat membuatnya terkena flu dan Demam.." jelas Rani.

"Ia dokter,putriku memang kurang beristirahat. soal obatnya gimana dokter.." Bunda memberikan obat yang ayah ambil di apotik tadinya kepada Rani lansung dilihatnya.

"Obat ini sudah benar Bu,tapi nanti saya resepkan vitamin ya,biar mbaknya cepat sembuh." Ucap Rani lalu mengemas barang-barangnya lagi.

"Cepat sembuh ya...," Ucap Rani tersenyum ramah yang diangguki Indira juga tersenyum.

"Terimakasih ya dokter,untuk bayarannya bagaimana dok..?" tanya Ayah.

"Sama-sama Pak,untuk bayarannya sudah pak.kalian tidak perlu membayar tagihannya.baiklah kalau begitu saya permisi Pak,Bu..." Ucap Rani pamit ingin pergi dari rumah Indira.

"Baik dokter,sekali terimakasih banyak.." Ucap pak Bram bersalaman dengan Ayah,lalu bunda.

"Sama-sama pak,ibu.saya permisi.mari.." Ucap Rani yang diantar Orangtua indira sampai kedepan. Rani pun pergi dari sana menyelesaikan tugasnnya.

1
Ririn Nursisminingsih
paling bikin kesel klau ceo yg boding kyak gini seharusnya diselidiki dulu bukan asal tuduh kyak gini
Siti Kholifah
🤣🤣🤣🤣👍
Lisa Yacoub
support thor bukan sufort
sori yaa...aku koreksi
Lisa Yacoub
ma'af thor, banyak typonya.
tanpa bukan tampa
konflik bukan komplik
make up bukan mekup
nggak bukan ngak.
antha mom
👍👍
Dulkarim Muda
lahhh bukannya dibab lalu hotel miliknya ayahnya Varo? 🙏
Devariano Permana
Buruk
SisAzalea
sahut
SisAzalea
meeting not metting
Posmawati Sinabang
Luar biasa
Yuni Ngsih
Thooor trskan ceritra ini sampai tuntas ko hanya sampai malam pertama ,bahagia Diranya cuma bentar atuh......Thor aku kecewa ....🙊🙊🙊
mommy sese: bertahap ya kak☺️🙏
terimakasih menyukai ceritaku🙏
total 1 replies
Yuni Ngsih
wooooow ceritramu kereeeeen sekali Thoooor👍👍👍
Yuni Ngsih
sabar indira pasti akan dibereskan sm klwrgamu ,klw dah selesai kamu ngga salah jangan balik lagi pd laki" ky si varo yg munafiq💪💪💪
Yuni Ngsih
Thoooor begitu muncul ceritramu bikin aku emosi.....
Yeni Astriani
Thor ada bonchap gak pingin lihat reaksi varo mengetahui indira sudah menikah lagi dengan Albert pria yg sangat tulus menerima Indira apa adanya dan segala kekurangannya
pejuang rupiah😶‍🌫️
karakter ceweknya kok lembek bgt 🥱
Ely
Luar biasa
Hasanah
untung ortu x indira ngak percaya Dengan yg di katakan vano
Nurlaila Hasan
lanujuuuuut
namia khira
Luar biasa
ceritanya menarik..sayang msih banyak typo nya thor..
sukses trus untuk smuanya karyamu /Good//Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!