NovelToon NovelToon
Wu Yun Ling

Wu Yun Ling

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Reinkarnasi / Time Travel / Dokter Ajaib / Romansa Fantasi
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cusipa

Irina, gadis cantik yang hidup di panti asuhan.
Ia tidak tahu siapa orang tua kandungnya. Terkadang Irina selalu berpikir, apakah ia anak yang tidak di inginkan sehingga ia di buang begitu saja ke panti ini? Namun, setelah Irina beranjak remaja, ia mengenyahkan pikiran itu. Yang ada di pikirannya saat ini adalah membantu ibu panti mencari uang, untuk kehidupan anak-anak panti lainnya.

Dan sekarang Irina sudah menjadi penulis novel, banyak Novel-novel yang telah ia terbitkan. Hari itu Irina akan memberikan naskah Novelnya ke tempat orang yang meminang ceritanya. Namun ketika menyebrang ia malah tertabrak oleh sebuah motor yang sedang melaju kencang ke arah nya.

Irina pikir ia mungkin sudah pergi ke surga tau pun neraka. Namun, ia malah terbangun dengan tubuh yang menjadi kecil. Ia jadi bayi lagi!
Dan yang paling mengejutkan adalah ia hidup kembali bukan di zaman nya tapi malah di zaman kuno atau dunia lain?

__________________❖_________________

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cusipa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adik manis

Yun Li kembali berdiri, dan kembali ke depan pintu sel. Entah apa yang sebenarnya Yun Li coba lakukan.

Tak

Mata Yun Ling melotot, ketika kunci itu berhasil terbuka. Karena suaranya cukup nyaring, kini terdengar suara langkah kaki, yang kembali mendekat ke sini.

Yun Li terlihat marah, lalu dia kembali ke tempatnya tadi, kembali berpura-pura pingsan, yang tentu saja di ikuti Yun Ling sendiri.

"Ini kenapa kuncinya bisa terbuka?!"

"Apakah mungkin, ada orang lain yang masuk ke sini, dan mencoba menyelamatkan mereka?"

"Jika itu benar, mari berpencar dan cari orang itu."

"Baik, ketua."

Tap tap tap

Suara sepatu itu mulai menjauh, dan mulai tidak terdengar. Perlahan, Yun Yi membuka matanya. Dia menoleh ke samping, alisnya bertaut saat Yun Li hanya diam. Lalu tak lama, Yun Li memerintahkan Yun Ling untuk kembali berpura-pura pingsan.

"Tapi ... kenapa?"

"Jangan banyak tanya, empat pejamkan matamu."

Tidak ingin membuat Yun Li semakin marah, Yun Ling hanya bisa mengikuti ucapan Kakak perempuannya itu.

Yang tak terduga adalah, salah satu dari prajurit tadi kembali, dan terdengar suara tak yang sepertinya itu adalah suara kunci tadi.

'Apakah prajurit itu kembali menguncinya?' Yun Ling bertanya-tanya dalam hati, masih memejamkan matanya.

Yun Ling membuka matanya, ketika mendengar suara decakan dari sebelahnya. Yun Li terlihat kesal, Kakak perempuannya itu kembali mencoba membuka kunci tadi.

Kali ini kunci itu langsung terbuka, tanpa suara. Yun Li perlahan mendorong pintu sel yang terbuat dari kayu itu.

Kriet

Suara keci seperti itu saja, sedikit menggema di dalam sini. Yun Li duga, mereka mungkin saja berada di dalam penjara bawah tanah, atau sebuah penjara yang di kelilingi tembok besar.

"Ling'er, kamu tunggu di sini. Jika mereka sadar, suruh mereka untuk tenang, jangan ribut. Aku akan mencari jalan keluar." Titah Yun Li, mutlak.

"Tapi, JiěJiě. Apakah kamu harus pergi sendiri?" Yun Ling khawatir, walau jiwanya dan Yun Li sama-sama sudah dewasa, tapi di kehidupan kali ini mereka masihlah seorang anak kecil.

"Percayalah padaku, kamu hanya perlu menunggu, aku akan baik-baik saja." Semua yang di katakan Yun Li, seperti jawaban dari pertanyaan yang menyangkut di kepala Yun Ling.

Yun Li kembali mengunci sel penjara ini, lalu segera berlari, lagi-lagi tanpa suara.

Yun Ling menatap Yun Li yang mulai menjauh, dirinya hanya dapat berdoa, agar Yun Li akan baik-baik saja.

"Nghh..." Terdengar lenguhan dari samping Yun Ling yang lain.

Yun Lian kini sudah bangun, dari tidurnya. Yang pertama kali ia lihat adalah, sebuah ruangan yang begitu gelap.

"Mèimèi, jangan takut, aku ad di sini." Ujar Yun Ling, saat melihat Yun Lian yang mulai akan menangis.

"Ling Jiě, kita, ada, di mana?" Tanya Yun Lian dengan sesegukan, gadis kecil itu kembali menangis.

Yun Ling menggeleng, "JiěJiě pun masih belum tahu, tapi JiěJiě yakin, tempat ini sangat berbahaya."

Mendengarnya, Yun Lian tambah histeris. "Lalu, kita, harus, bagaimana?"

Yun Ling memeluk Yun Lian, lalu menepuk punggung kecil adiknya itu. "Pertama-tama, kamu tengah dulu. Li Jiě sedang mencari jalan keluar, kita hanya perlu percaya padanya."

Yun Lian mendongak, menatap Yun Ling, lalu bertanya. "Li Jiě pergi dengan siapa?"

"Emm... Sendiri." Jawab Yun Ling dengan ragu.

"Apa?! Bukankah itu berbahaya?!"

Menghela nafasnya, Yun Ling kembali menepuk punggung adik kecilnya. "Tenanglah, kamu kan tahu, dulunya, Li Jiě adalah seorang mafia. Aku yakin, dia akan baik-baik saja."

"Dia tidak mungkin langsung pergi, tanpa membuat rencana." Sambungnya.

Yun Lian terdiam, dia kembali membenamkan tubuhnya, memeluk Yun Ling dengan erat. "Aku harap Li Jiě akan baik-baik saja."

"Ya, kita akan mendoakannya dari sini."

...━━━━━━━⊰❖⊱━━━━━━━...

Di sisi lain, Yun Li kini terus menelusuri lorong demi lorong. Penjara ini penuh dengan orang-orang aneh dan sedikit menyeramkan -di mata Yun Li. Sedari tadi, dirinya selalu di amati oleh penghuni sel di sini.

Yun Li mencoba mencari orang yang normal, untuk ia tanyai. Namun, sedari tadi, Yun Li hanya menemukan orang-orang berbadan besar, atau orang aneh dengan topeng.

Sampai di satu sel, ada seorang pemuda yang tengah asik menulis abstrak ke dinding. Pemuda itu berpakaian mewah, dengan Zaosan berbahan sutra.

Tok tok

Pemuda itu menoleh, saat Yun Li mengetuk salah satu tiang sel.

"Ke mana arah jalan keluar?" Tanya Yun Li, to the poin, dengan wajah datar andalannya.

"Adik manis, sedang apa kamu di sini?" Bukannya menjawab, pemuda itu malah kembali bertanya, dengan sikap genit, bahkan sambil mengedipkan sebelah matanya, yang membuat Yun Li merasa merinding, jijik.

"Saya bertanya pada anda, ke mana arah jalan keluarnya. Bukan meminta anda untuk bertanya, Shào Yé."

"Adik manis, kamu terlalu kaku. Bagaimana jika kamu bertanya sambil tersenyum, nanti aku akan menjawabnya." Perkataan pemuda itu berhasil membuat Yun Li jengkel.

Tangan kecilnya memegang erat kayu sel itu, melayangkan tatapan tajamnya pada pemuda itu. "Saya tanya sekali lagi, ke mana arah jalan keluar."

Pemuda itu menahan tawanya, melihat ekspresi Yun Li yang begitu lucu, menurutnya. Dengan tawa kecil, pemuda itu menunjuk ke arah kanan Yun Li.

"Kalau kamu terus menelusuri lorong itu, kamu akan menemukan sebuah dinding besar. Di sana adalah kunci, bagaimana kamu bisa keluar nantinya." Ujar pemuda itu, menyeka sudut matanya, karena dirinya menahan tawa.

Tanpa mengucapkan terimakasih, Yun Li pergi begitu saja. Pemuda itu menatap takjub tingkah Yun Li. Selama ini, para perempuan selalu menyukainya, karena wajahnya yang tampan, tak terkecuali gadis seorang gadis kecil sekalipun.

Tapi, kali ini. Dirinya merasakan hal yang aneh, ketika gadi kecil itu bersikap dingin padanya.

"Aku harus meminta Kasim Yang untuk mencari tahu identitas adik manis itu."

Pemuda itu kembali menulis abstrak dinding sel. Namun dirinya kembali menatap keluar sel, ketika mencium aroma manis yang familiar.

"Adik manis itu kembali." Gumamnya, dengan sebuah kurva terbentuk di sudut bibirnya.

Ketika Yun Li terlihat, pemuda itu bertanya. "Kenapa kamu kembali lagi, adik manis? Apakah tidak berhasil memecahkan teka-tekinya?"

Yun Li hanya meliriknya sekilas, lalu kembali melanjutkan langkahnya.

Pemuda itu mengerjap, lalu tertawa keras.

Yun Li mengabaikan hal itu, yang harus ia lakukan adalah, segera kembali kepada adiknya. Dirinya harus kembali membuat rencana, agar dirinya, saudarinya, dan gadis yang lainnya itu bisa keluar dari sel ini.

Tiba-tiba Yun Li teringat satu hal, dirinya masih belum tahu ini di mana, dan bagaimana kondisi di luar penjara.

Kalau begini, Yun Li belum bisa membuat rencana keluar dari penjara ini. Yang harus ia lakukan saat ini adalah ... Mencari tahu kondisi di luar, dan bagaimana situasinya.

...🔹To Be Continued🔹...

1
😍nox cek😍
aku baca y Keke sama cece benarkah kk author kalau buat adik keci Siau Mei mei
Mrinpur
wahhhh,,,yun ling beruntung sekali ad fei hong d samping ny,,,tp fei hong udh d kontrak ap blom yach sama yun ling aku lupa lg dech,,🤔🤔
Lim Kelly
kapan upnya ya thor dah gak sabar
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt...jgn dengerin si jin itu ya Ling'er....
Lim Kelly
akhirnya up juga, lanjut ya thor ditunggu
Lim Kelly
up nya dong thor jgn lama2
Lala Kusumah
tambah seru nih... lanjuuuuuuuuuuutttt....
Kania Rahman
makin penasaran saja, tetap jaga kesehatan Thor 💪💪👍👍🙏🙏
Lala Kusumah
Yun Ling pasti kuat ya say.... lanjutkan....
🌹🌼🍁embun nirmaladewi🍀🌻🌺
lama kali UP'nya
🌹🌼🍁embun nirmaladewi🍀🌻🌺: iya.... tetap semangat UP ya
total 2 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt....
Mrinpur
merak tp koq ekor ny pelangi yqch,,ku kira phoenix,,🤔
Mrinpur
ahhhh,,,,,rameeeeeee bngettt,,,,sehat sehat thor,dan semangat up ny,
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt...
Kania Rahman
lanjut thor semangat dan selalu jaga kesehatan 👍👍
Lala Kusumah
wah tambah seru aja nih... lanjutkan...double up dong...
Mrinpur
kenapa ad badai masalah sprti ini,,,,
Lala Kusumah
rumit.... lanjuuuuuuuuuuutttt
𝚁𝚊𝚢𝚊♡
nexttt thorrrr
Mrinpur
jangan bilang lw kaisar wu terluka parah,,,😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!