NovelToon NovelToon
Nirbita ( Cinta Dua Alam)

Nirbita ( Cinta Dua Alam)

Status: tamat
Genre:Horor / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: m anha

Nirbita hanya terus menunggu siapa yang akan membebaskannya dari deritanya.
Ia tak pernah mengganggu siapapun dan hanya terus menunggu penyelamatnya.

Nirbita hanya bisa melihat dari balik pintu gerbang dan tak bisa keluar.

Menunggu, manunggu dan menunggu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon m anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketenangan Nirbita.

Begitu sampai di kamar hotel, mereka berdua hanya terus diam dan tiba-tiba mereka kembali merasakan hal yang sama, saat Nirbita ada di sekitarnya.

"Apa kau merasakan sesuatu?" tanya Kalandra membuat Agam pun mengangguk.

"Semoga saja ini hanya perasaan kita saja, semoga Nirbita sudah tenang," ucap Kalandra membuat Agam pun mengaminkan hal tersebut.

Saat tengah malam, Kalandra tak bisa tertidur, ia bangun dan melihat ke arah jendela.

"Nirbita, dimanapun kamu berada aku harap kamu bisa tenang di sana," ucapnya setelah mengatakan itu, Kalandra tiba-tiba sepintas melihat Nirbita yang tersenyum kepadanya dan melambaikan tangan dan ia membalasnya.

Setelah melihat hal tersebut, kemudian ia pun memutuskan untuk tidur, melihat Agam sudah tertidur pulas, mereka harus pulang pagi-pagi sekali.

Kalandra bermimpi, Nirbita pamit padanya dan mengatakan jika ia sudah mendapat tempat yang seharusnya ia berada dan ia sangat bahagia sekali. Lagi-lagi Nirbita berterima kasih pada mereka yang telah membantunya menemukan tempatnya.

Kalandra melihat Nirbita berjalan menjauh darinya dan hilang di balik kabut putih, ada rasa ketenangan di hatinya.

Kalandra membuka mata dan ia menarik garis senyumnya, ia merasa bahagia bermimpi melihat Nirbita dan Nirbita mengatakan jika ia sudah mendapat tempat yang nyaman.

Kalandra melihat Agam masih tertidur dan ia pun membangunkannya dan mereka pergi saat matahari sudah terbit.

Sepanjang perjalanan mereka terus berbincang masalah Nirbita, ternyata Agam juga bermimpi hal yang sama. Nirbita pamit padanya dan mengatakan jika ia sudah menemukan tempat yang seharusnya ia berada.

Di saat perjalanan sudah semakin dekat, tiba-tiba mereka melihat sosok Nirbita yang ada di tepi jalan. Mereka menghentikan mobil, Nirbita berdiri di samping mobil mewah dan melambaikan tangan pada mereka.

Dengan gugup Kalandra pun menepikan mobilnya dan menghampiri sosok yang sangat mirip dengan Nirbita. Namun, penampilannya sangat berbeda, jika Nirbita selalu memakai pakaian hitam selama ini, tidak untuk kali ini. Ia berpakaian layaknya manusia biasa, memakai kaos berwarna putih dan juga celana jeans dipadukan dengan sepatu kets berwarna putih pula.

Keduanya pun turun dari mobil dan menghampiri sosok yang sangat familiar bagi mereka itu.

"Maaf mengganggu perjalanan kalian, mobilku mogok. Aku sudah menelpon derek dan ini sudah hampir malam, bolehkah aku ikut sampai ke kota depan? Di sini tak ada taksi, dari tadi aku menunggu, tapi tetap tak ada, mungkin saat sudah masuk ke kota akan mudah mendapat taksi," ucapnya membuat Kalandra dan juga Agam saling menatap, sepertinya mereka hanya mirip, jelas-jelas dia bukanlah Nirbita.

"Ya sudah, boleh. Tentu saja," ucap Agam kemudian mereka pun bersama-sama melanjutkan perjalanan, mereka terus mengobrol dan ternyata mereka memiliki tujuan yang sama, membuat Agam dan Kalandra memutuskan untuk mengantar wanita yang mirip Nirbita itu hingga ke rumah.

"Oh ya, kalian kuliah di kampus mana?" tanya wanita itu lagi yang ternyata namanya adalah Melati.

Agam pun menyebutkan nama kampus mereka.

"Wah, benarkah? Aku juga akan kuliah di sana, aku baru saja pulang dari luar negeri dan akan melanjutkan kuliahku di sini, orang tuaku tinggal di luar negeri, tapi mereka sangat sibuk. Di negara ini hanya ada kakek dan nenekku dan aku memutuskan untuk tinggal bersama dengan mereka," jelas Melati.

"Wah, benarkah? Kamu mau kan jadi teman kami?" ucap Kalandra.

"Tentu saja, kalian pasti orang-orang baik. Senang bertemu dengan kalian," ucapnya.

Kalandra merasa senang walau Melati bukanlah Nirbita. Namun, banyak kesamaan di antara mereka, bukan hanya dari wajah. Namun, cara bicara dan juga caranya tersenyum benar-benar sangat mirip.

Tamat.

1
Clara Safitri
seru thor novelnya..lanjut😘
azka
dah lah kawen aja
azka
hahahahahha
ada pulak ya kan hantu bisa gtu
azka
hahahahah
auto ngompol kalau gitu thor
Ganuwa Gunawan
hebat kalian..sukses buat Nirbita akhir nya bebas juga
Ganuwa Gunawan
mungkin d situ jasad nya berada..ayo Kalandra semangat..
Ganuwa Gunawan
ayo pak bantu Kalandra Menemukan jasad Nirbita
Ganuwa Gunawan
jng ngagetin apa Nirbita..
Ganuwa Gunawan
aduh maaf bngt ya Nirbita.aku takut..
Ganuwa Gunawan
hebat dah ama Kalandra d senyumin hantu kok malah balik senyum..kita nih auto langsung pingsan
Santi Siti Sadiah
suka
Kartika Sari
lanjut lagi donk cerita nya D tunggu kelanjutan ny
Indah Batam: Aku mampir kakak, bagus keren banget ceritanya.. salam dari- Gairah Ayah Tiriku
total 1 replies
Mina Ina
makanya pk jadi orang jangan jahat cepetan tobat
Ria Ricis KW
mungkin masih ada hal yang ingin nerbita selesaikan
Ria Ricis KW
semoga Kaliandra menemukan petunjuk.kasihan nerbita
Nm@
Mampir kak
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹: makasih kk
total 1 replies
Ria Ricis KW
semangat
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹: makasih kk.
total 1 replies
Ria Ricis KW
nerbita ini di bunuh atau apa si..?
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹: nnt juga ketahuan kk🤗
total 1 replies
Ria Ricis KW
makin penasaran aku😀
Ria Ricis KW
penasaran sama peristiwa nerbita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!