NovelToon NovelToon
GADIS IBLIS MENCARI CINTA

GADIS IBLIS MENCARI CINTA

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Iblis / Romansa / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:27.7k
Nilai: 5
Nama Author: CACING ALASKA

"Aku tidak peduli meski harus berbuat dosa. Aku mencintaimu walau harus ke neraka."

Apa jadinya jika seorang gadis iblis kabur dari neraka karena ingin merasakan cinta?

Kisah ini mengenai seorang iblis wanita yang merupakan anak dari mantan malaikat yang dibuang Tuhan, Lucifer. Lucia kabur ke dunia manusia setelah memakan apel kehidupan yang merubahnya dapat terlihat oleh manusia. Hal itu karena gadis iblis itu ingin merasakan sesuatu yang disebut cinta yang selalu dirasakan oleh manusia.

Itu sangat mustahil karena satu-satunya perasaan yang tidak dimiliki seorang iblis adalah "cinta".

Hingga akhirnya dirinya keluar dari neraka dan muncul dari bawah tanah di sebuah rumah sewaan seorang pemuda yang hidupnya biasa-biasa saja.

Apakah akhirnya gadis iblis itu mampu merasakan cinta?
Ataukah cinta memang tidak diciptakan untuk para iblis?

Ikuti terus kisah si gadis iblis dengan pemuda biasa-biasa saja ini ya.

Cerita hanya fiksi belaka, murni karangan penulis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CACING ALASKA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rantai Belenggu Malaikat

Suara pintu rumah diketuk membuat kedua muda-mudi yang sedang berciuman mengakhiri kegiatan mereka. Dengan tingkah kaku Legolas berjalan ke arah pintu setelah Chloe tersenyum padanya.

"Olas, kau bertemu Cia?" Tanya Gayle dengan suara yang heboh saat Legolas membuka pintu. "Kenapa kau tidak membawanya kembali?"

Legolas tidak menjawab apapun, hal itu membuat Gayle melongok ke dalam rumah dan melihat Chloe berada tidak jauh di sana, berdiri melihat kehadirannya.

"Olas, kau harus membawa Cia kembali." Seru Gayle dengan suara agak berbisik. "Kau bertemu dengannya kan?"

Legolas menoleh sesaat ke dalam, menatap Chloe lalu setelah itu keluar dari rumahnya dan menutup pintu agar Chloe tidak mendengar perbincangannya bersama Gayle.

"Dia tinggal dengan Cedric kan? Selama ini Cia bersama dengannya. Bagaimana jika Cedric tahu tentang siapa Cia? Bagaimana kalau dia tidak bisa menerima kebenaran kalau Cia seorang iblis? Cia bisa marah dan membakarnya." Ujar Gayle mencoba meyakinkan Legolas agar mengerti. "Kau harus mengerti, dan bawa Cia kembali, Olas. Kau tahu sendiri Cia itu seperti apa kan? Dia selalu bertindak sesukanya dan dengan mudahnya membakar semua hal yang membuatnya kesal. Lucas bilang begitu padaku. Kau mendengarku kan, bodoh?"

"Kenapa aku harus membawanya kembali ke sini? Dia pergi sendiri bukan aku yang mengusirnya. Dimana dia berada bukan urusanku lagi." Jawab Legolas. "Aku sudah menyuruhnya untuk kembali ke neraka tapi dia malah pergi dari sini. Itu keputusannya, aku tidak akan memintanya kembali."

"Apa yang kau katakan?"

"Cedric menyukainya, dia pasti akan menerima Cia walau gadis itu seorang iblis." Ujar Legolas. "Lagi pula Cia tidak mungkin membakarnya."

"Kau ini, Olas!!" Geram Gayle sangat kesal menahan rasa marahnya.

"Aku tidak akan ikut campur masalah apapun mengenai Cia. Sebelum ayahnya datang dan memusnahkan umat manusia, aku ingin menjalani kehidupan normalku. Jadi jangan menggangguku lagi." Ucap Legolas dengan dingin.

Tiba-tiba Gayle menampar wajah Legolas dengan keras. Legolas hanya diam saja dengan tatapan yang masih dingin pada Gayle.

"Kenapa kau menjadi egois seperti ini, Olas?" Tanya Gayle dengan tatapan dingin juga. "Kau seperti bukan Legolas yang aku kenal. Kau tidak pernah egois sebelumnya. Ada apa denganmu?"

"Aku hanya ingin hidup normal seperti dulu." Jawab Legolas.

"Terserah padamu saja!! Kau memang orang yang payah dan selalu mencari aman." Ketus Gayle. "Pantas saja hidupmu tidak pernah ada kemajuan."

Legolas menahan amarahnya mendengarkan perkataan Gayle yang menyinggung hatinya. Ia kembali masuk ke dalam rumahnya dengan raut wajah yang terlihat datar karena rasa marah bercampur dengan kesedihan mengenai apa yang diucapkan Gayle padanya tadi.

"Minumlah dulu kopi hangat ini, Olas. Di luar sangat dingin." Chloe berjalan mendekati Legolas dengan dua cangkir kopi dan satunya diberikannya pada Legolas. "Ada apa? Kenapa wajahmu jadi seperti itu?"

"Di luar sangat dingin, aku kedinginan." Jawab Legolas setelah itu menyeruput kopi hangatnya.

"Sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu, kalau begitu aku akan pulang saja sekarang." Ujar Chloe meletakan cangkir kopinya dan memakai kembali syal yang dipakainya tadi.

Legolas meletakan cangkir kopi yang dibawanya juga dan mendekati Chloe segera.

"Kau marah padaku?" Tanya Legolas memegang pundak kanan Chloe dengan tangan kirinya dan menatap gadis itu. "Kenapa tiba-tiba ingin pulang?"

"Tidak, Olas. Aku tidak marah." Jawab Chloe dengan sebuah senyuman. "Ini juga sudah hampir gelap jadi sebaiknya aku segera pulang. Salju juga sudah berhenti."

"Baiklah, aku akan mengantarmu pulang." Ujar Legolas.

...----------------...

Gayle mendatangi rumah Cedric untuk menemui Lucia. Gadis itu berencana untuk membujuk gadis iblis itu agar mau segera kembali ke neraka. Walau ada ketakutan di dalam dirinya jika Lucia akan membakarnya.

"Cia, kembalilah ke neraka segera." Ujar Gayle yang berada di kamar Lucia berdua saja dengannya. "Kau lihat sendirikan, warna matamu sudah sedikit berubah."

"Kenapa aku harus mendengarkan perkataanmu Gayle?" Tanya Lucia dengan datar, ekspresi wajahnya sama sekali tidak terlihat mengkhawatirkan dirinya sendiri. "Aku akan tetap disini. Aku tidak ingin kembali ke tempat itu."

"Kau memang seorang iblis jadi kau tidak memikirkan apa yang akan terjadi nanti. Karena ulahmu semua manusia akan binasa. Tidak ada yang bisa kau lakukan di sini saat tak ada manusia yang tersisa." Seru Gayle menahan rasa kesalnya.

"Aku tidak peduli, yang terpenting adalah sekarang ini aku tidak ingin kembali sebelum aku merasakan cinta."

"Dasar gadis bodoh!! Pantas saja kau tidak bisa merasakan cinta, kau tidak peduli dengan yang lainnya selain dengan semua yang kau inginkan itu!!" Akhirnya Gayle tidak bisa menahan rasa kesalnya lagi.

"Kau membuatku sangat marah, Gayle!!"

Tatapan Lucia menjadi sangat tajam pada Gayle, dan ia mulai menggerakan tangannya mengeluarkan bola api untuk dilemparkannya ke arah Gayle. Lucia berniat membakar Gayle.

Tanpa ragu Lucia melemparkan bola api tersebut pada Gayle yang sudah tampak ketakutan. Gayle tahu ini akan terjadi padanya.

...----------------...

"Aku tadi mendengar gadis itu bertanya kenapa kau tidak membawa Cia kembali. Aku jadi ingin tahu kenapa dia berkata seperti itu padamu?" Tanya Chloe yang menghentikan langkahnya ketika dalam perjalanan kembali ke rumahnya, Legolas mengantarnya. "Kenapa dia ingin kau membawa Cia kembali? Sebenarnya hubunganmu dengan Cia seperti apa?" Chloe menghadap Legolas yang berdiri di sampingnya.

Legolas terdiam sesaat dan tidak langsung menjawab. Ia kembali mencari jawaban yang bagus untuk diberikannya pada gadis yang sudah menjadi kekasihnya itu.

"Apa karena itu juga hari ini kau tampak berbeda? Kau seperti memikirkan sesuatu, Olas. Tidak, sudah hampir satu bulan ini kau tampak berbeda. Apa karena Cia yang tidak lagi tinggal bersama denganmu?" Chloe menatap Legolas dengan sangat lekat. "Saat melihatnya tadi, kau juga tampak sangat mengkhawatirkannya. Apa kau merin—"

"Chloe, apa kau ingin menikah denganku?" Tanya Legolas walau dengan wajah yang datar.

...----------------...

Sebuah bola api meluncur dari tangan Lucia mengarah ke Gayle yang berdiri di jarak lima meter darinya. Seketika Lucas muncul dengan sebuah sayap yang memunggungi arah bola api yang dikeluarkan Lucia, melindungi Gayle. Bola api tersebut seketika menghilang.

Lucia terkejut melihat kehadiran kakaknya. Wajahnya langsung berubah menunjukan sebuah kekesalan. Sedangkan Lucas berbalik pada adik perempuannya sambil menghilangkan sayap dipunggungnya.

"LUCIAAAAA!!" Geram Lucas berjalan menghampiri Lucia dengan tatapan tajam.

Gayle yang melihatnya masih membeku karena sejenak tadi ia berpikir hidupnya akan berakhir.

"Ada apa kau datang menemuiku, iblis buruk rupa?" Ujar Lucia pada Lucas. "Aku juga tidak akan mendengarkan perkataanmu, jadi kembalilah ke tempatmu."

Mendengar perkataan Lucia, Lucas menahan amarahnya. Lucia memang sering mengejeknya dengan sebutan iblis buruk rupa karena wajah Lucas yang lebih terlihat seperti malaikat ketimbang iblis.

"Aku tidak akan menahannya lagi, aku akan membawamu sekarang juga ke neraka!!" Seru Lucas sambil memunculkan sebuah benda bercahaya putih dari tangan kanannya.

Gayle terkejut karena yang dikeluarkan Lucas adalah sebuah rantai. Rantai belenggu malaikat.

...–NATZSIMO–...

1
off
Senang rasanya tak jadi sad ending, berakhir dengan bahagia😭😭😭

Terima author, karyamu sungguh luar biasa⭐⭐⭐⭐⭐
off
jadii seperti ini toh. ursula ingin menemui orang yg dicintainya dineraka

terharu sekali olas tak jadi terbakar, dan cia akan menjadi menjadi manusia seutuhnya 😭😭😭

alurnya tak bisa diduga😭😭😭
off
kenapa terasa sakit sekali😭😭😭
off
apakah cia akan jadi ursula kedua??😭😭😭
off
apakah berakhir sad ending?😭😭😭
off
jangan lakukan olas. cia tidak akan bahagia tanpamu 😭😭😭
off
typo nell 🙄🙄🙄
#syal
off
aishh bisa lupa diri nih mereka wkwkwk
off
sakit sekali ini 😭😭😭
off
wah apa yg ingin dikatakan cia pada lucas??

jangan2 nanti cedrick yg berkorban untuk lucia, dia juga kan mencintai lucia? tebak menebak, mengarang bebas boleh kan thor?🤣🤣🤣✌
off
jangan senang dulu cia, tak akan bisa dg mudah
off
Nell, jangan katakan jika nanti Olas berkorban demi menjadikan Cia manusia?🚶‍♂️🚶‍♂️🚶‍♂️
off
kuat jika bersama rapuh jika tidak bersama nell😭😭😭
off
kenapa sedih lagi 😭😭😭
off
duh hatiku berbunga-bunga diperhatikan🤣🤣🤣
off
uhuyy kau menemukan lucia. eh tapi kok sedih ya😭😭😭
off
hilih akhirnya olas mengakui perasaannya 😁😁😁
off
tenang olas! kendalikan dirimu
off
aish kenapa anda meralat perkataan klo olas anak anda nyonya? 😒😒😒 tak asik/Shame//Shame//Shame/
off
syukurlah edith langsung mau berkata jujur😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!