Raya Salsabila wanita yang memiliki IQ di bawah rata-rata, membuat nya menjadi Bully-an teman-temannya, Ia jatuh hati pada seorang Elvano yang memiliki IQ di atas rata-rata, sehingga ia membuat dirinya merasa seakan seperti langit dan Bumi, siapa sangka ia akan menikah dengan pria idamannya itu karena perjodohan , Pernikahan yang sama belum Elvano bayangkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fiah MSI probolinggo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Bagaimana perasaanmu saat orang yang kita cinta kini bersikap lembut bahkan sangat romantis pada kita, Raya tidak percaya namun inilah kenyataannya, El memintanya untuk merayunya dan menjadikan ia sebagai suami seutuhnya, Bukankah itu sebenarnya tugasnya seorang suami untuk merayu seorang istri dan menjadikan istri seutuhnya. pikiran Raya sungguh saat ini sangatlah buntu, ia tidak tahu harus berbuat apa tubuhnya kaku, detak jantungnya berpacu dengan begitu cepat.
Akhirnya El membawa Raya kembali pada acara itu. Masih banyak mata yang menatap ke arah Raya dan El.
''Hai Raya, '' sapa teman sekelas Raya
"Hai juga, " jawab Raya saat ini Raya sedang mengambil minum dan itu di gunakan oleh teman sekelas nya untuk bertanya perihal hubungan nya dengan El
"Kalian benar-benar menjalin hubungan, sejak kapan, dan siapa yang menyatakan terlebih dahulu, kami yakin itu pasti kau, kok bisa... Cara apa yang kau gunakan sehingga El menerima kamu, kau gak naik keatas ranjang nya kan,?" Pertanyaan yang berturut-turut mereka lontarkan pada Raya, sehingga Raya bingung mau jawab apa dan bagaimana.
Ia menatap El yang juga menatap nya, El tentu tahh akan kebingungan Raya, El tersenyum membiarkan istrinya itu mencari jawaban. El juga sudah tak masalah jika hubungan nya dengan Raya di publikasikan.
"Aku, aku dan El, aku dan El hanya berteman, iya berteman, " Jawab gugup Raya
"Benarkah, tapi seperti nya kalian sangat dekat, bahkan El memegang tanganmu loh, dan ini.. Penampilan mu beda banget loh Raya, cantik banget kau malam ini, " Puji teman-teman Raya.
"Benarkah, berarti aku kemaren gak cantik ya.... A hahahhaha, " Jawab Raya dengan tawanya, tentu itu mampu mengalihkan perhatian El, ia melihat tawa lepas Raya, yang membuat nya semakin terlihat cantik. Namun... Ia tak rela jika beberapa temannya juga menikmati kecantikan sang istri.
Ia langsung melihat jam yang melingkar di tangannya, Melihat beberapa temannya menatap ke arah Raya dan memuji kecantikan Raya, tentu membuat hati El semakin panas dan mendidih.
Ia langsung melangkah mendekati Raya dan membuka jas yang ia pakai lalu memakai kannya ke Raya, tentu Raya langsung menghentikan tawanya karena terkejut, bersamaan dengan itu Amel datang ke sisi Raya.
"Eh, so sweet banget sih, serasi banget kan si Raya sama El, ih... Dulu aja sok jual mahal, sekarang, Mmmm... Dah gak mau jauh-jaun kan, Eh Lola, lihat nih, yang menang Raya kan,? " Ucal centil Amel. Membuat El melotot bingung.
"Udah Mel, jangan cari masalah, " Bisik Raya
"Biarin, mereka yang suka menghina kamu, biar tahu, siapa kamu yang sebenarnya, Raya salsabila, wanita tercantik di sekolah kita, meski oon tapi sekarang ia sudah menjadi pintar dan cantik, " Puji Amel seraya membanggakan Raya, tentu Raya merasa malu saat mereka semua menatap ke arah nya, El yang mengerti semuanya langsung membawa Raya pergi dari kerumunan teman-teman nya.
"Devan, kau pemilik acara malam ini, aku akan membawa istriku pulang, " Bisik El pada Devan
"Baiklah, jaga dia, Jangan sampai aku mendengar ia menagis sekali saja, " Balas Devan tepat di telinga El, tentu Amel ingat akan ucapan Raya, bahwa Devan juga adalah calon kakaknya.
Amel tersenyum senang, ia berharap hubungan El dan Raya langgeng.
"Kau mau membawaku kemana, kan acaranya belum selesai, " Ucap Raya saat sudah berada di luar gedung.
"Apakah kau suka banyak mata laki-laki yang menatap mu, akh sudah mengatakan jangan berdandan terlalu cantik, " Ucap El, terlihat Raya mengerutkan keningnya.
"Apa kau bilang, apakah benar malam ini aku cantik,? " Tanya Raya seraya menggoda El, membuat pipi El memerah saag Raya memegang kedua pipinya.
"Aku Raya, yang hanya mencintai El dari dulu higga sekarang dan sampai nanti juga, gak mungkin aku akan berpaling pada yang lain, " Ucap Raya seraya mencubit kedua pipi El dengan gemas.
"Buktikan malam ini, berikan itu mu padaku, " Ucap El yang membuat Raya bingung, Namun.... Terbelalak saat tahu apa yang El maksud.
walaupun sakit hati saat saat raya
mengabaikan perasaan Devan
tapi ujung-ujungnya El menjadi suaminya/Wilt/
walaupun sakit hati saat saat raya
mengabaikan perasaan Devan
tapi ujung-ujungnya El menjadi suaminya
Lanjutkn thor
Jangan lama ya thor
aku tunggu setiap hari,tp gk kunjung update