NovelToon NovelToon
Belenggu Suami Kejam

Belenggu Suami Kejam

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:909.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mahlina

Bagaimana bila dalam sehari status mu berubah menjadi seorang istri dari pria yang baru kamu kenal?

Naira Putri terpaksa menikah dengan Pramana Sudiro yang notabenenya adalah seorang pengusaha perhotelan berbintang 5.

Naira harus kuat hati menghadapi Pram yang di kelilingi banyak wanita lain.

Apakah Naira akan bahagia dengan pernikahan yang di dasari atas paksaan?

Bagaimana Naira bisa menghadapi Pramana yang di kenal kejam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emeral Blok E5

...💖💖💖...

Tangan kekar pak Pram menengger di pinggang ku, menahan ku di saat aku berusaha untuk bangun dari tubuh nya.

"Mau lari kemana kau heh!" Seru pak Pram.

Deg deg deg.

Astaga pak Pram kalo di liet dengan jarak yang seperti ini tampan juga, seakan tuhan itu sempurna memahat wajahnya yang tampan rupawan, matanya yang tajam, alisnya yang tebal, hidungnya yang mancung, bibirnya yang seksi, sempurna tapi sayangnya ini orang suka bertindak semaunya.

Begitu pun dengan Pram.

Matanya yang bulat, hidungnya yang mancung, bibirnya yang mungil, wajahnya yang cantik tampak sempurna tuhan menciptakan manusia seperti mu, malaikat berbentuk manusia yang kini menjadi istri ku meski kata yang ke luar dari bibirnya suka membuat ku kesal.

Naira tersadarkan dari lamunannya saat merasakan ada sesuatu yang bergerak di atas perutnya, Ko ada yang aneh ya, apa ini yang tiba tiba mengganjal? Jangan bilang!

Sialll, kenapa harus bangun di saat yang tidak tepat. Pram juga menyadari adik kecilnya yang berada di bawah sana sudah berdiri dan minta pelepasan.

Aku membulatkan mata ku sempurna, "Pak Pram!" Seru ku pada pak Pram.

"Apa?" Tanya Pram dengan sudut bibirnya yang di tarik ke atas.

"Itu!"

"Rupanya otak mu sudah mengerti ya?" Pram menaik turunkan alisnya.

"Ihs, ngerti lah kan ada di pelajaran biologi, bapak aja tuh yang gak pernah sekolah!"

Aku berdiri dengan di bantu pak Pram.

"Haaah, akhirnya bisa bernafas dengan lega!" Seru ku.

Hap.

"Aakh, pak turunin pak... bapak mau apa?" Teriak ku saat ke dua tangan kekar pak Pram menggendong tubuh ku dan membawa ku ke bathroom.

"Jangan berpura pura bodoh, Naira...kau harus bertanggung jawab karena sudah membangunkan sesuatu di bawah sana!"

Pak Pram langsung mendudukkan ku di pinggiran bathtub lalu di depan mata ku ia hendak membuka kaos yang ia kenakan.

"Pak Pram tidak melihat ada aku apa? Buka baju di depan mata ku, mata ku tercemar nih!" Aku memalingkan wajah ku.

Sedangkan pak Pram seolah tidak mengindahkan perkataan ku dengan sengaja melepaskan apa yang melekat di tubuhnya di depan ku.

"Apa kau bilang? Tercemar? Yang benar saja...kau itu harus terbiasa melihatnya, Naira! Ingat, aku ini suami mu! Lagi pula banyak wanita di luaran sana yang mengantri meminta di jamah oleh ku!" Ujar Pram bangga.

"Ihs jangan samakan aku dengan wanita wanita di luaran sana pak, aku mah beda...kalo bapak suka sama mereka kenapa gak bapak nikahin aja salah satunya di jadiin bini, ngapa juga sama aku yang masih duduk di bangku sekolah?"

Pak Pram mengangkat dagu ku dan membawanya untuk menatap wajahnya.

"Sepertinya aku terlalu berbaik hati pada mu ya! Sampai kau berani banyak bicara di depan ku! Kalo bukan ayah mu, mana mungkin kau itu bisa berada di sini!"

Ku tepis tangan pak Pram yang ada di dagu ku, enak saja dia berani menyentuh ku, "Sudah berapa kali aku bilang, itu bukan salah papah ku!"

"Jangan sampai aku kehilangan batas kesabaran ku Naira!"

Srek.

Dengan tangannya yang besar pak Pram merobek pakaian yang aku kenakan.

"Pak Pram!" Teriak ku dengan ke dua tangan ku, ku tutupi dada ku.

"Apa kau sudah tidak menyayangi keluarga mu lagi, Naira?"

Akhirnya aku dan pak Pram selesai dengan ritual mandi setelah terjadi pertengkaran dan berakhir aku yang harus menidurkan kembali adik kecilnya meski hanya dengan menggunakan tangan kanan ku. Benar benar tidak pernah aku bayangkan akan melakukan hal seperti itu. Tapi kalo di pikir pikir masih lebih aman tangan ku yang ternoda dari pada dengan milik ku, aku rasa aku masih belom siap menyerahkannya pada pak Pram meski ia suami ku.

💖💖💖

Saat ini entah akan di bawa kemana aku ini sama rubah tua alias pak Pram, sedangakan pak Dev fokus dengan kemudinya mengendarai mobil sedan hitam mewah yang aku tumpangi.

Begitu hening suasana di dalam mobil ini, pada hal ada 3 orang penumpang di dalamnya.

"Pak Pram, boleh aku bertanya?" Tanya ku menoleh ke arah pak Pram yang sedari tadi sibuk dengan laptop yang ada di pangkuanya.

Tanpa menoleh pak Pram menjawab ku, "Apa?"

"Kita mau kemana sih?" Tanya ku ingin tahu.

"Kan-." Belum selesai pak Pram dengan perkataannya, perut ku langsung menyelanya.

Kruk kruk kruk.

Pak Pram menoleh ke arah ku.

Aku hanya bisa nyengir kuda, "Maaf, pak...gak bisa di rem kalo soal perut."

"Dev!" Pak Pram langsung memanggil nama pak Dev.

"Siap, pak!" Seru Dev.

Ku tatap ke dua pria ini secara bergantian dengan penuh tanda tanya, Perasaan pak Pram cuma manggil namanya deh, ko bisa langsung jawab siap pak? Emang pak Pram memberikan perintah apa sama pak Dev?

Ting.

Naira merogoh hapenya yang ada di tas selempangnya.

Lalu mengeluarkan benda pipih yang tadi sempat berbunyi.

"Nai, lo sekarang tinggal di mana sih? Kemaren gw abis dari rumah nenek lu, tapi lu gak ada, gw kan pengen nengokin lu Nai." pesan dari Serli.

Wajah ku seketika berubah menjadi tegang, gak mungkin juga kan kalo aku bilang sekarang ini aku tinggal bersama dengan suami ku, Serli. Ayo Naira berfikir, alasan apa yang masuk akal untuk mencegah Serli untuk datang ke rumah nenek ya?

Pak Pram melihat sekilas wajah bingung ku, tanpa berniat bertanya siapa gitu yang ngirim pesen dan isinya apa, seperti pada pasangan pada umumnya pasti akan di tanya, pesan dari siapa? Ini mah gak, ada rasa sedikit kecewa pada hati ku ini tapi ya suah lah.

Dengan hapenya pak Pram mencari tahu apa yang membuat ku bingung lalu sudut bibirnya tertarik ke atas.

"Bilang saja pada teman mu itu, jalan Emeral Blok E5." Cicit Pram dengan menatap ku hangat.

Aku menoleh padanya, "Bapak tau dari mana kalo temen ku nanyain alamat rumah?"

Pak Pram melambaikan satu tangannya pada ku, meminta ku untuk mendekat lalu berbisik di telinga ku.

Bersambung....

...💖💖💖💖...

Salam manis, jangan lupa dukung author dengan jempol dan komen ya 😊

No komen julid nyelekit

1
Lis Miyati
kok sulung
Lielis Lisnawati
lanjut thor seru dan lucu, ngegemesin
Runik Runma
seru
lina: makasih aka
total 1 replies
Ara Aulia
lagi dong jgn tamat
Queenza
sabar Naira cantik
Heni Hendrayani🇵🇸🇵🇸🥰🥰
gak sesabar itu juga kali kalau orang udah nginjak nginjak ya wajib juga d lawan bukan d sabarin mulu
Deni Mahrani
oke
Tati Suwarsih
maaf thor...selama ini naira d nasehati mmnya utk tdk tinggal shalat,ko selama tinggal d rmah suaminya tdk shalat lg...karna kejadian yg terjadi atas kehendakNya,harusnya naira&kel.meminta pertolongan&perlindungan padaNya
lina: nah itu dya, author nya lagi sengklrk ka. 🤭🤭
total 1 replies
Tati Suwarsih
gagal tuh...hahaha
lina: iya ggl
total 1 replies
Tati Suwarsih
licik!...kasihan naira!
lina: 🤭🤭 kaga ada kamus licik buat pram
total 1 replies
Tati Suwarsih
hahaha..rasain tu burung ska menclok sanasini !
lina: 🤭🤭🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️
total 1 replies
Tati Suwarsih
sadiiis...
lina: bangeet
total 1 replies
Tati Suwarsih
iiih jijai
lina: mksh komentar nya k
total 1 replies
Tati Suwarsih
kejam amat! masa hukumannya tdk berprikemanusiaan!
lina: 🤭 itu lah Pram
total 1 replies
Tati Suwarsih
waduh...langsung d pecat tuh!
lina: lebih sadis lagi
total 1 replies
Riyot
kk ada lanjutan nya gk belenggu sankar suami kejam
lina: ada ka, cuma aku harus baca ulang lagi. ada yg lupa m nama2 tokoh'y ☺️☺️
total 1 replies
Ara Aulia
ayo lah lanjut lgi,
Tri Fera
masa berhenti ceritanya ga ada lanjutannya ga seru maaf
lina: nanti mau d lanjutin lg ceritanya biar g gantung
total 1 replies
lina
pertama,,
lina
pertama..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!