NovelToon NovelToon
Forget Hate, Remember Love

Forget Hate, Remember Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Gadis Amnesia / Orang Disabilitas
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Joy Jasmine

"Kakak, aku haus. Ambilin minum, dong!"

"Aku enggak sedih lagi, karena punya suami sebaik Kakak."

"Kakak udah maafin aku. Tapi Kakak enggak peluk aku."

Juan tak pernah mengira hidupnya akan berubah seperti ini.

Istri yang dulu bersikap dingin, tidak peduli, bahkan pernah meremehkannya karena kelumpuhannya, kini justru terus menempel di sisinya.

Sebuah kecelakaan telah merenggut sebagian ingatan Ailin.

Wanita itu melupakan tahun-tahun penuh kebencian di antara mereka. Melupakan luka yang pernah tercipta. Melupakan alasan mengapa ia begitu membenci suaminya.

Yang tersisa hanyalah Ailin dengan kepribadian ceria, banyak bicara, penuh perhatian, dan tanpa sadar terus membuat jantung Juan berdebar.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Juan kembali memiliki harapan.

Namun harapan itu datang bersama ketakutan.

Karena cepat atau lambat, ingatan Ailin akan kembali.

Dan saat hari itu tiba...

Akankah wanita itu tetap memilihnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Joy Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 ~ Ada Manis-Manisnya

Juan mendelik ketika mendengar penuturan sang istri. Namun ia hanya diam, berusaha menetralisir wajahnya yang tadi sempat muram.

"Wajah papa memang begitu, Mama." Lian ikut mendekat, juga ikutan menatap serius sang ayah.

"Memang serem?"

"Sedikit. Teman sekolahku juga bilang begitu."

Juan yang mendengar sang putri kini ikut-ikutan, menahan sedikit kekesalannya.

"Kalau seram, jangan dilihat!" ujarnya yang langsung menarik tuas kursi roda keluar kamar.

"Eh?"

"Yah, papa ngambek, Mama."

"Iya. Ayo kita kejar."

"Ayo!" Keduanya lalu berlari kecil. Ailin menarik kursi roda pria itu.

"Kak, biar aku yang dorong."

"Enggak perlu!"

"Kakak marah?"

"Enggak!"

"Marah, ih."

"Enggak."

"Papa malah, hihi. Papa ngambek."

"Enggak, Lili."

"Haha." Ailin tertawa ngakak. Wanita itu lalu memberhentikan dorongannya. Ia berjalan ke depan sang suami. Tanpa berkata apa-apa, wanita itu langsung menekan pipi pria itu dengan jari telunjuknya.

Kedua sudut bibirnya tertarik lebar. "Emang ada serem-seremnya sih. Tapi kalau lagi ngambek gini... malah ada manis-manisnya."

Saat itu Juan langsung kehabisan kata-kata. Kali ini Ailin benar-benar berhasil membuatnya terbang ke langit, lalu dijatuhkan ke dasar lautan, kemudian diangkat lagi ke atas langit.

"Jangan sembarang pencet-pencet!" Juan yang perasaannya campur aduk menepis pelan tangan sang istri.

Ia lalu menoleh ke arah lain, namun menunjukkan telinganya yang ujungnya telah memerah.

"Aku, aku mau kerja dulu. Kalian jangan ikut lagi!"

Setelah mengatakan itu, Juan langsung menggerakkan kursi rodanya menjauh. Cepat-cepat kabur lagi sebelum Ailin dan Lian berhasil mengejar.

"Mama enggak kejal papa lagi?" Lian yang belum pernah merasakan kehangatan seperti ini masih ingin lebih lama. Namun gelengan sang ibu membuatnya kecewa.

"Kenapa, Mama?"

"Itu siapa?"

Lian yang mengikuti arah pandangan sang ibu itu membulatkan kedua matanya. "Mama, itu nenek."

"Nenek?"

"He'em, nenek galak sama Lili. Tapi sayang sekali sama kakak."

"Begitu?"

"Iya. Lili juga enggak paham."

Ailin membalas tatapan dari wanita paruh baya yang berdiri di tengah-tengah ruang tamu itu. Wanita itu lalu perlahan berjalan mendekat, hingga sampai di depannya.

"Tumben sekali kau bangun pagi?" tanya wanita itu dengan tatapan sinis.

Namun Ailin tidak menjawab. Ia justru lebih tertarik mengamati penampilan wanita yang disebut sebagai ibu mertuanya itu. Wajahnya dipoles tebal, pakaiannya berwarna kontras, hingga perhiasan yang berlebihan.

"Heh! Enggak sopan banget! Saya lagi bicara loh." Wanita itu mengerutkan kening dengan kesal. Terlebih Ailin malah melihatnya dari atas ke bawah.

"Aduh, maaf. Aku lagi bingung. Soalnya silau sama perhiasan Ibu."

Linda Mei membelalakkan matanya, mulutnya terbuka lebar sebelum berkata marah. "Maksudmu apa?"

"Enggak ada maksud apa-apa. Memang kesilauan saja." Ailin menggeleng.

"Perhiasan Ibu banyak sekali. Aku sampai bingung lihat yang mana dulu."

Linda mengerut tajam. "Wanita sialan ini. Kenapa jadi pandai bicara begini?"

"Kau!..."

"Lian, sini! Jangan dekat-dekat sama dia!" Linda menaik-turunkan telapak tangannya. Namun Lian langsung bersembunyi di belakang tubuh sang ibu. Gadis kecil itu memeluk kaki Ailin dengan erat.

"Enggak mau! Aku mau sama mama."

"Heh! Kau! Benar-benar! Sekarang sudah mulai ngelawan juga, ya?!" Linda mendekat dengan kesal. Ia ingin menarik Lian, namun Ailin langsung menghadang.

"Lili enggak mau. Kenapa memaksa?"

"Jangan sok perhatian kamu, ya! Sebelum ini memangnya pernah kau peduli sama dia? Sekarang saja saat Juan mau menceraikanmu, baru kau pura-pura jadi ibu yang baik."

Ailin menyipitkan mata. Tangan kanannya bergerak untuk mengelus pelan kepala sang putri. "Aku udah enggak ingat soal itu."

"Tapi sekarang, yang aku ingat adalah Lili putriku. Aku harus memperlakukannya dengan baik. Begitu juga dengan pria kecil itu." Ailin memiringkan kepalanya, melihat Kean yang memainkan ponsel dengan cuek di belakang sang nenek.

"Hai pria kecil. Siapa namamu?" tanya Ailin namun masih tidak diacuhkan sang putra. Kean tetap sibuk dengan ponselnya, sambil menampilkan beragam reaksi yang jelas di wajah bulatnya itu.

Linda diam-diam tertawa sinis, lalu memandang Lili dengan tajam. "Memang Kean yang bisa menilai baik dan jahat. Tidak seperti yang lain, diberi perhatian sedikit sudah langsung menempel seperti lem. Benar kan, Kean?"

Wanita itu dengan percaya diri meminta persetujuan sang cucu. Namun beberapa saat berlalu dan tetap tidak ada jawaban. Kean bahkan tidak mengangkat kepalanya dari layar ponsel.

Melihat itu Ailin tertawa. "Benar-benar bisa menilai baik dan jahat. Terutama yang jahat-jahat yang diikuti."

.

.

.

Ailin, udah Ailin! Stress nanti suami tampan paripurnanya😭

1
falea sezi
🤣🤣 ngakak
Manda
🤣🤣🤣
falea sezi
g lanjut kah
Joey: Lanjut dong😁
Bentar lagi update kok ✨
total 1 replies
falea sezi
baru nyimak klo bagus q ksih hadiah🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!