NovelToon NovelToon
Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Cinta Murni / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

SEQUEL LENTERA DON GABRIEL EMERSON

Meskipun menikah atas dasar perjodohan, Zeda Humaira Emerson dan Arsyad Ibrahim menjalani pernikahan dengan cinta yang tulus.
Arsyad adalah seorang pria yang sholeh, pintar, dermawan, pendiri sekolah TK gratis, dan tentu Arsyad juga sangat tampan, tidak ada alasan bagi Aira untuk menolak perjodohan itu.
Cintanya pada Arsyad tumbuh semakin besar saat Arsyad tak mempermasalahkan Aira yang tak kunjung hamil setelah 5 tahun pernikahan mereka berjalan.
Namun, Aira tertampar sebuah kenyataan pahit saat ia menemukan fakta, bahwa sang suami telah menikah lagi dengan salah satu guru TK-nya, bahkan istri kedua suaminya itu kini tengah mengandung.

Sementara Arsyad, ia sangat mencintai Aira lebih dari apapun, Aira adalah wanita muslimah yang begitu taat pada agama, orang tua, dan suami. Namun, ia terpaksa menduakan Aira karena sebuah alasan yang tak bisa ia tolak.
Apakah karena Aira yang tak kunjung hamil?
Atau ada alasan yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MC Zeda Humaira #30 - Biarkan Aku Yang Memilih!

Micheal yang saat ini sudah dalam perjalanan ke kantornya terpaksa harus putar balik karena ada berkas yang ketinggalan di rumahnya.

Sesampainya di rumah, Micheal mengernyit karena ia melihat ada mobil Ummi Ridha yang terparkir di depan rumah, ia pun mempercepat langkahnya masuk ke dalam rumah dan betapa terkejutnya Micheal saat mendengar apa yang di katakan Ummi Ridha pada Aira.

"Jika kamu tidak bisa menerima Anggun, Ummi mohon tinggalkan Arsyad!"

Aira seperti di sambar petir mendengar permintaan ibu mertuanya yang sungguh sangat mencengangkan itu, kedua bola mata Aira terbuka lebat dan sesaat ia menahan napas.

Apakah ia tidak salah dengar?

"Tante...." seru Micheal dengan amarah yang terpendam, ia melangkah lebar mendekati Aira yang saat ini masih berdiri mematung dan tampak shock.

Ummi Ridha yang mendengar suara Micheal pun langsung berdiri dan menatap Micheal. "Tante bilang apa tadi?" Desis Micheal tajam.

"Maksudku...."

"Tante ingat nggak, apa yang dulu Tante katakan saat meminta Aira pada orang tua kami? Huh?" sela Micheal dengan emosi yang memuncak.

"Kak...." lirih Aira sembari menarik tangan Micheal namun Micheal justru menghempaskan tangan Aira. Sementara Ummi Ridha hanya bisa menatap Micheal dengan nanar.

"Tante bilang, nggak ada wanita yang sebaik Aira untuk menjadi teman hidup Arsyad. Dan setelah Tante tahu kekurangan Aira, sekarang Tante mau membuang dia begitu saja?" geram Micheal.

Zenwa yang saat ini berada di kamar Tanvir pun langsung keluar setelah mendengar suara sang suami dari luar. Sebelum pergi, Zenwa memerintahkan Tanvir juga Via agar tidak keluar kamar karena Zenwa tak ingin anak-anak itu menyaksikan masalah orang dewasa.

"Kak...." rengek Aira dengan mata yang berkaca-kaca, ia memegang lengan Micheal yang terbakar emosi.

Hati Aira begitu sakit mendengar apa yang di katakan ibu mertuanya itu, Micheal benar, kini ia telah di hempaskan oleh wanita yang sudah ia anggap ibu itu.

"Bukan begitu maksudku, Micheal," sanggah Ummi Ridha. "Aku meminta Aira melepaskan Arsyad jika Aira tidak bisa menerima Anggun. Tapi jika dia mau...."

"Aira tidak akan menerima Anggun ataupun Arsyad!" sela Micheal dengan suara lantang.

Aira hanya bisa menitikan air matanya karena kini keadaan seolah benar-benar memojokannya.

"Sekarang panggil anakmu kesini dan kita selesaikan masalah ini sekarang juga!" geram Micheal lagi dengan tatapan yang berapi-api.

"Tapi, Micheal...."

"Baik, biar aku yang memanggilnya," desis Micheal, tanpa membuang waktu ia pun langsung memanggil Arsyad dan tentu itu membuat Ummi Ridha cemas.

"Micheal, aku mohon. Biar aku yang bicara dengan Arsyad." rengek Ummi Ridha namun Micheal tak menanggapi permohonan itu.

Zenwa pun hanya bisa diam membisu sambil menatap Aira yang berlinang air mata, Zenwa menggengam tangan Aira, berharap itu sedikit menguatkannya.

"Aku tidak mau tahu, kamu harus datang ke rumahku, sekarang!"

"SEKARANG!" Seru Micheal penuh penekanan kemudian ia memutuskan sambungan telfon dari Arsyad.

"Aku rasa kalian salah faham," kata Ummi Ridha kemudian. "Aku tidak bermaksud meminta Aira menceraikan Arsyad, hanya saja, jika Aira tidak mau menerima Anggun, maka Arsyad akan menceraikan Anggun. Sedangkan Anggun sedang hamil, Micheal. Anak pertama Arsyad!" seru Ummi Ridha yang justru membuat Micheal tersenyum sinis.

"Tante fikir adikku robot, huh? Yang harus menerima apapun yang Tante mau? Dia manusia, Tante! Dia juga punya perasaan, dia punya pilihan!" Micheal kini menatap Aira dengan tajam namun ia menghapus air mata Aira dengan lembut.

"Sekarang kamu pilih, Aira. Bertahan atau melepaskan?"

...****************...

Tanpa membuang waktu sedikitpun Arsyad langsung bergegas ke rumah Micheal setelah ia mendapatkan telfon dari Micheal.

Hati Arsyad gelisah apalagi mengingat perintah Micheal dengan suara lantang itu, seolah Micheal sedang sangat marah saat ini.

Arsyad melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju rumah Micheal, dan sesampainya disana, ia terkejut karena melihat mobil ibunya terpakir di depan rumah Micheal.

Arsyad langsung berlari masuk ke dalam rumah dan ia hanya bisa menatap semua orang yang kini duduk di sofa dan tampak tegang, atmosphere ruangan itupun terasa sangat berbeda.

Kini tatapan Arsyad tertuju pada Aira yang menatapnya dengan tatapan yang sangat sulit di artikan.

"Ada apa?" Tanya Arsyad kemudian.

"Arsyad, sebenarnya...."

"Ibumu ingin Aira memilih...." potong Micheal yang tak membiarkan Ummi Ridha menyelesaikan ucapannya.

Arsyad yang mendengar ucapan Micheal itu langsung mengerutkan dahi nya, ia menatap ibu dan istrinya bergantian.

"Memilih apa?" Tanya Arsyad bingung.

"Apakah dia mau menerima madunya atau kehilanganmu," jawab Micheal dengan lugas yang justru membuat Arsyad semakin bingung.

"Aku nggak ngerti maksud kamu apa, Micheal," tukas Arsyad.

"Biar Ummi jelas...."

"Oh, silakan...." Micheal kembali memotong perkataan Ummi Ridha dengan dingin.

"Tidak, biar Aira yang jelaskan," kata Arsyad kemudian yang membuat Micheal tersenyum sinis.

"Ayo, Dek. Jelaskan!" titah Micheal namun lidah Aira terasa kelu bahkan untuk mengucapkan satu patah katapun.

Arsyad duduk di samping Aira, menatap mata Aira yang kembali berkaca-kaca, hati Arsyad terasa pilu melihat kesedihan yang tak kunjung surut di mata sang istri.

"Dengar...." Arsyad menggenggam tangan Aira dengan lembut kemudian mengecupnya penuh cinta, yang membuat hati Aira semakin terasa perih dan air mata tak bisa lagi di bendungnya. "Aku memilihmu di atas wanita manapun, Humaira. Aku tahu aku membuat kesalahan, dan aku janji akan aku perbaiki semua itu, Sayang. Aku janji...."

"Kamu ... nggak bisa memilih," kata Aira dengan suara tercekat. "Kamu nggak akan pernah bisa memilih, aku atau ibumu."

Arsyad tercengang mendengar apa yang di katakan Aira, ia menatap sang istri penuh tanda tanya karena ia yakin, Aira yang ia kenal tidak akan mengucapkan hal seperti itu.

"Aira...." lirih Arsyad dengan suara rendah, keningnya berkerut dalam dan tatapannya begitu sendu.

"Karena itulah, aku yang akan memilih," ucap Aira sembari mengusap air mata yang kembali terjun bebas di pipinya. "Ibumu memberiku pilihan, terima Anggun atau tinggalkan kamu."

Kedua bola mata Arsyad langsung melotot sempurna mendengar pernyataan Aira, ia langsung menatap ibunya dan sang ibu hanya bisa menatap Arsyad dengan nanar.

"Aku baru sadar sesuatu," kata Aira kemudian sembari menarik tangannya dari tangan Arsyad, dan itu membuat hati Arsyad terkesiap, ia hanya bisa menatap tangan Aira yang kini mengepal. "Sebenarnya ini bukan tentang aku dan Anggun, Arsyad. Bukan tentang aku yang katanya nggak bisa hamil dan Anggun yang nyatanya bisa hamil. Bukan....." ujar Aira penuh penekanan, ia menatap Arsyad dengan sedih, sungguh sedih.

Karena memang bener, yang menjadi penghalang cinta mereka bukan diagnosa Dokter ataupun kehadiran wanita lain. Tapi penghalang yang sesungguhnya adalah ibu Arsyad sendiri, orang ketiga yang sesungguhnya.

"Tapi ini tentang aku dan ibu kamu," air mata Aira kembali mengalir dari sudut matanya namun Aira langsung menyekanya dengan cepat, ia sudah lelah menangis dan tak lagi ingin menangis.

"Aira, kamu salah faham," sanggah Ummi Ridha.

"Biarkan dia bicara!" seru Micheal tajam. "Biarkan adikku bicara karena sudah saatnya dia bicara!"

Arsyad tak tahu harus bereaksi seperti apa, atau harus mengatakan apa. Karena Arsyad sadar, apa yang Aira katakan sangat benar.

Sejak awal, ini bukan tentang kekurangan Aira ataupun kelebihan wanita lain. Tapi ini tentang ibunya yang memimpikan sosok menantu seperti yang ia inginkan, bukan sosok istri yang Arsyad impikan.

"Aku tahu, kamu tidak akan sanggup memilih, tidak akan bisa memilih, sampai kapanpun. Karena itulah, aku yang akan memilih, kembalikan aku pada orang tuaku! Lepaskan aku! Tinggalkan aku!"

...TBC......

1
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
bakal seru kisah Thanvir dan Livia ini nantinya... sedari kecil aja Thanvir udah terlihat begitu posesif terhadap Via...
Sandisalbiah
emang keluarga toxic dan muka badak.. udah jelas terbongkar kedoknya pun masih kekeh dgn kesombongan mereka.. dan pak Arif tp sayang gak bijak sana sama sekali, sebagai seorang bapak.. ank salah bukan di ingatkan malah di dukung.. definisi org tua keblinger ini..
Sandisalbiah
Alhamdulillah.. bahkan kebusukan Anggun langsung terbongkar melalui dr. Tiya bahkan sebelum mereka melihat dan menemui Anggun di Bandung..
Sandisalbiah
sepertinya otak Tanvir dan otak Jibril ini ke tuker... 🤭
Sandisalbiah
detik deti mendekati eksekusi drama picisan yg Anggun ciptakan.. semoga gak ada episode tambahan yg bikin tegang otot leher karena ulahnya..
Sandisalbiah
diagnosa abi Gabriel jelas ngawur walau masuk di akal tp bagus krn dgn begitu tes DNA akan tetap di lakukan biar kebohongan Anggun segera terbongkar
Sandisalbiah
yg namanya kebohongan gak akan bisa di simpan utk selamanya... Anggun terlalu sombong kalau dia berfikir dapat memanfaatkan Arsyad dan menipunya lagi tp pasti bakal kebongkar itu kebusukannya mengingat dr. Tiya yg melakukan CS pdnya adalah sahabat ummi Firda.. kali ini harus di bui dia biar beneran jerah..
Sandisalbiah
hanya keledai bodoh yg bisa jatu di lubang yg sama dan lagi² Anggun menunjukan betapa bpdphnya dia krn egonya yg tinggi yg gampang terpancing emosinya.. tdk bercermin atau belajar dr kesalahannya di masa lalu dan kini dia akan mengulanginya lagi.. dasar keledai dungu..
Sandisalbiah
nah.. ada aroma² gak sedap plus galagat lain dr Anggun.. apa coba maksudnya bilang akalu ank adopsinya itu anaknya Arsyad dan kasih nama belakang Arsyad juga... modus baru dia ini buat menjerat Arsyad lagi.. awas aja
Sandisalbiah
pentingnya memiliki bahkan menjadi orang tua yg ber pemikirannya luas dan terbuka.. selalu memberi kesempatan buat anak utk mengungkapkan pendapat mereka bahkan memberi kesempatan mereka buat berusaha membuktikan keinginannya walau tetap harus di pantau dan di ingatkan krn emang itulah tugas org tua..dan sayang gak semua org tua bisa bersikap sebijak itu
Sandisalbiah
seorang perempuan mungkin merasa bangga kalau sudah bisa merebut perhatian, cinta dr seorang suami terhadap istri sahnya tp dia lupa.. hal papun yg di peroleh dgn cara menyakiti perasaan org lain tdk akn pernah membawanya pd kebahagiaan bahkan keberkahan... jika pun dia terlihat bahagia tp hatinya juga tdk akan pernah merasa tenang dan damai
Sandisalbiah
hanya perempuan berhati iblis yg dgn tega menyakiti perempuan lain, apa lagi ibu Arsyad ini.. jelas tau Aira itu menantu Sholeha dan sangat berbakti tp tetap menyakitinya... jelas mertua biadap yg tak berhati.. perkara cucu... ank adalah titipan , siapa dia yg bersikap seolah Tuhan menentukan nasib ank dan menantunya
Sandisalbiah
cinta tp nikah lagi...? pernikahan gak akan bisa terjadi tanpa persetujuan kedua belah pihak.. dasarnya kamu maruk, gak sabaran dan kurang bersyukur makanya tega menghianati istri sesholeha Aira... dasar plin plan..
Sandisalbiah
terkadang org ketiga dlm rumah tangga yg bisa jd penghancur justru ibu sendiri.. terlalu ikut campur urusan rumah tangga anak, ikut mengatur kehidupan ank krn merasa paling tau apa yg terbaik utk sang anak tp justru semua itu mala mendorong ank dlm jurang kehancuran..
Tatan Utari
Aduhh cerita nya menguras air mata, semangat Aira
Nova Nurdin
baaguuusss
Nova Nurdin
kok vak kenal si javeed ama arsad.... kandia pindah setwlah diownjara nusuk istrinya mikail
Saadah Rangkuti
ibu macam apa kamu, namanya aja yg bagus tp tak sesuai dgn sifat dan hatinya..😡😡
Saadah Rangkuti
padahal Aira sedang hamil jg tanpa disadarinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!