NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta : Penyesalan

Berbagi Cinta : Penyesalan

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Perjodohan / Tamat
Popularitas:187.1k
Nilai: 5
Nama Author: wiedha saldi sutrisno

Siapa yang menyangka bahwa lelaki yang hendak dijodohkan dengannya adalah Nicholas Brian. Lelaki tampan yang sempat meluluhlantahkan hatinya. Namun rasa syukur itu berubah menjadi uraian air mata, bagaimana tidak Brian hanya ingin menikahinya demi warisan keluarganya.
Penolakan demi penolakan dilakukan oleh Bella namun tetap berakhir disatu titik. Pernikahan tanpa cinta!!! Bukan hanya itu saja ternyata Brian telah memiliki seorang kekasih rupawan yang bahkan hampir tidak mungkin menjadi saingannya.
Pernikahan penuh sandiwara....

Bagaimanakah kelanjutan cerita cinta Bella? Sanggupkah Bella meluluhkan hati Brian dan membuatnya tidak mampu berpaling pada wanita lain?

Selamat menikmati....🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiedha saldi sutrisno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 32 : Benang Kusut

Bella berlari dengan panik, melewati lorong-lorong rumah sakit yang gelap dan menakutkan...

Ketakutan tiba-tiba menyeruak ke dalam hati, membuat air matanya mengalir begitu saja.

Disudut lorong persis di depan sebuah ruang ICU, Ibunya nampak duduk dengan resah.

Bella berdiri mematung.....dihapusnya air mata yang sedari tadi mengalir.

Sial....

Air mata itu terus saja jatuh di luar kesadarannya.

Dihapusnya lagi dengan cepat air mata itu, menarik nafas dalam dan berjalan setengah berlari menghampiri Ibunya.

"Bella!" Itulah kata pertama yang ke luar dari bibir Ibunya, saat melihat kedatangan anak semata wayangnya.

"Bagaimana kondisi Ayah?"

"Ayah pasti baik-baik saja!" Dengan senyum yang terlihat dipaksakan.

Dipeluknya wanita itu dengan erat....air matanya kembali berusaha menembus gerbang pertahanannya.

"Jangan mengangis Bella....jangan menangis!!!" Rintihnya dalam hati.

Di sisi lain Agatha juga berusaha sekeras tenaga untuk tidak menangis....dia berusaha setenang mungkin....ya....semua akan baik-baik saja...setidaknya kalimat itu membuatnya menjadi lebih baik, dan dia berharap Bella juga tidak perlu terlalu mencemaskan keadaan Ayahnya.

Dua orang itu sama-sama berusaha terlihat kuat, berharap ketenangan itu menguatkan yang lainnya...

***

Di ruang perawatan...

Bella duduk di sisi tempat tidur, memandangi wajah Ayahnya yang masih belum sadarkan diri.

Wajah tua yang mulai mengeriput.....bagaimana bisa dia melupakan kesehatan lelaki tua itu???

Kini air matanya benar-benar tidak bisa terbendung lagi, mengalir begitu saja, bersusul-susulan.....

Sementara itu Agatha terlihat duduk dengan khusuk, mulutnya sedari tadi tidak henti-hentinya berdoa...dia ingin kesembuhan untuk suaminya, dia ingin lelaki keras kepala itu segera tersadar.

Bella masih dengan tangisannya, menunduk....berusaha sebisa mungkin tidak menimbulkan suara.

Tiba-tiba sebuah sentuhan mendarat di kepalanya.

"Ayah baik-baik saja!"

Suara parau itu malah membuat tangisan Bella membabi buta, diraihnya tangan Alnord. diciumnya berulang kali tangan renta itu...

Mengetahui suaminya sudah sadar, Agatha berjalan menghampiri suaminya dan tersenyum.

Dielusnya rambut lelaki itu "Aku tahu kamu tidak akan tega meninggalkan kami seperti ini, jadi lekaslah pulih dan ayo kita pulang!"

Alnord tersenyum....

Dalam hati dia bersyukur....terimakasih telah mengijinkanku kembali kepada mereka.

***

Di sisi lain.....

Di ruang kerja Brian.

"Apa yang membawamu kesini!"

Bukannya menjawab, lawan bicaranya malah melemparkan sebuah amplop besar berwarna coklat.

Penasaran dengan apa isi di dalamnya, dengan cepat Brian meraih amplop itu dan membukanya....

Raut wajah Brian seketika berubah, darahnya mulai mendidih.

"Apa yang kamu inginkan?" Bertanya dengan emosi yang tertahan.

"Kamu tahu apa yang aku inginkan!"

***

Di bar.

Kini Brian tengah duduk sendiri, menikmati segelas kenikmatan yamg membuatnya sejenak terbebas dari pikiran buruknya.

Otaknya benar-benar kelu....

Kenapa segalanya terasa begitu rumit??

Jelas!!

Dia tidak bisa merelakan apa yang sekarang dimilikinya....sebuah kehidupan sederhana yang membuat hatinya bahagia...tidak bisakah Tuhan sekali ini saja...membiarkannya hidup tenang.

Ternyata memilih untuk menjadi orang baik tidak semudah yang dia pikirkan...

Bukankah kini Tuhan terlihat sedang mempermainkannya???

Diteguknya lagi minuman dalam gelas ditangannya sampai habis.

"Berikan aku satu gelas lagi!"

Dengan cekatan tangan bartender menambahkan potongan es batu didalam gelas kaca, dan kemudian menuangkan whisky dalam gelas itu.

Minuman sudah ditangan Brian, sekali lagi dicecapnya minuman itu...

Ponselnya bergetar.

Bella....

"Aaaaarrrgh!!! Maaf Bella biarkan aku sendiri dulu!" Lantas menaruh kembali ponselnya dalam saku celananya.

Kata-kata tamu tadi siang masih melekat dalam pikirannya, apa yang harus dia lakukan saat ini.

Tiba-tiba dia menjadi linglung...

Dua orang wanita cantik menghampiri Brian, berbalut busana seksi. Hingga memperlihatkan lekuk-lekuk ditubuhnya.

Berbicara dengan tatapan yang menggoda "Kami boleh duduk di sini?"

Dipandanginya wanita itu...."Ahhhhh.....!!!! Tidak bisakah aku duduk dengan tenang!" Gunam Brian dalam hati.

"Silahkan!"

Saat dua wanita cantik itu duduk, Brian lantas berdiri. Mengeluarkan kartu kreditnya dan membayar tagihan. Lantas berlalu meninggalkan dua wanita itu.

Kini Brian tengah berada di dalam mobilnya.

Dia tidak ingin pulang malam ini.

Tetapi kondisinya tidak memungkinkan untuk menyetir.

Haruskah dia memanggil supir pengganti???

Tidak....

Tidak...

Dia akan tidur seperti ini, sampai kondisinya membaik.

Lantas Brian menurunkan sedikit kursinya dan memejamkan mata...

Sayup-sayup terdengar suara merdu John Mayer, You're Gonna Live Forever in Me....

A great big bang and dinosaurs

Fiery raining meteors

It all ends unfortunately

But you're gonna live forever in me…...

.....suara itu mulai menghilang, berganti sebuah dengkuran lembut.

Dia benar-benar terlelap....dalam ketakutan yang sangat....

Akankah dia bisa melewati musim ini? Musim yang dipenuhi panas terik dan genangan hujan...

1
Wayan Suryani
penulisnya yg bodoh sengaja menyiksa bela
Wayan Suryani
Bella bodoh
guntur 1609
lah gitu ja thor. gak tahu bella terima dion atau gak
guntur 1609
rasain kau bella. kemakan ucapanmu kan
guntur 1609
rasain kau brian. akhirnya kau hancur sehamvur hamcurnya
guntur 1609
kau memnag bodoh brian. dikasih keaempatan tapi gak pernah kau manfaatkan. memang sdh aeharusnya kau di tinggalkan
guntur 1609
brti brian gak berubah
guntur 1609
itulah akibat kebodohanmu brian..kau harus berjuang keras. akasan terpaksa. tapi burungmu menikmati juga kan. dasar buaya juga nya kau
Elok Pratiwi
kecewa
Suarni parani
kalau sdh pernah sekali selingkuh, maka kedua, ketiga atau kebetulan pasti ada peluang jd jngan gampang percaya sama mereka yg pernah selingkuh.
Erlinda
sumpah jijik aq membaca nya..aq stop sampai disini
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses
semangat
mksh
Jade Meamoure
aduh thor jangan lama" upnya dong
kang laknad
lanjottt
enhy
lanjut thorrrrr
Yuli Yulianti
Brian bilang mencintai Bella tapi dgn sengaja berselingkuh berkali kali ...semoga Bella dan Dion jadian
Tutiks
up nya lagi dong
Tutiks
lanjut lagi up nya
Wani Ikhwani
aku berharap Dion sama Bella bahagia
Muhammad Yunus
bertele-tele banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!