Lia Maharani dan Davin yang menjalin cinta dengan intrik intrik didalam nya , dapatkah mereka bersatu ?
Dan dapatkah Davin membalas dendam nya pada Ayah yang telah membuang nya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 32
situasi Kevin
'' Ini jadwal mu ! '' ucapnya pada Davin sambil menyerahkan sebuah file pada bosnya itu . Yang sedang berjalan menuju ruang pertemuan para pemegang saham .
'' Nggak biasanya . '' Davin menoleh melihat Kevin sambil menerimah file yang dia serahkan .
'' Aku sibuk hari ini . '' Kevin ngeles , '' Kau punya banyak scedule yang harus selesai hari ini . Jadi aku meng-Cover beberapa untuk mu . ''
'' Terima kasih Kevin !! '' ucap Davin dengan senyum lebarnya , '' Kau memang yang terbaik ! ''
Kevin hanya membalas dengan dengan senyum kesombongannya .
'' Selamat menikmati scedule mu . '' ledek nya .
yang hanya dibalas lambaian tangan oleh Davin , ia lalu memasuk ruang meeting .
sementara itu , tampak aura di sekitar Kevin berubah . Menjadi begitu dingin dan berangin . Ia masih menatap pintu ruang meting yang Davin masuki dengan tatapan dingin yang menusuk tajam . Kevin lalu berjalan menjauh .
Ia mengendarai mobil berwarna cerah menyala , menjauhi gedung yang menjulang tinggi , ber nama DNA GRUP . Menuju kawasan XT tempat dimana Cafe Jeny berdiri .
waktu menunjukan pukul 10.30 am , Mobil berwarna merah yang ia tumpangi sudah mencapai lokasi yang dia tuju . Dilihatnya Lia tengah membuang sampah tak jauh dari lokasi Cafe Jeny , Kevin menghentikan laju mobilnya tepat di depan bak sampah besar dimana Lia masih membuang sampah nya . Dia keluar dan berdiri dibelakang Lia yang kemudian berbalik , tampak ia sangat kaget akan kehadian Kevin .
'' Ikut dengan ku ! '' perintah Kevin dengan dingin .
Lia melongok kedalam mobil yg terparkir dibelakang Kevin . tampak tak ada siapapun disana .
'' Apa , Davin yang menyuruhmu ? ''
'' Yaaa ! ''
'' Ini masih jam kerjaku . Katakan pada nya untuk menemuiku jika sudah berakhir . '' ucap Lia pelan dan lalu berbalik mengambil langkah kembali . Namun lengan nya dicengkram oleh Kevin . ia sedikit ter tarik hingga badannya berbalik menghadap Kevin .
" Ikut aku ! selagi aku masih Lunak ! "
'' kasar sekali dia " batin Lia saat itu menatap kesal Kevin
" Setidaknya , biarkan aku ijin sebentar pada Jeny . '' ucap Lia beralasan , ia mencoba melepaskan cengkraman Kevin . tapi pria itu sangat kuat .
'' Tak perlu ! '' balas Kevin dingin . Ia menarik Lia dan menyeretnya hingga melempar kan tubuh Lia dengan kasar kedalam mobil . Lalu ia duduk di kursi kemudi .
Lia mencoba membuka pintu , tapi tak bisa . Ia merasakan hawa yang tidak enak dari Kevin . terasa begitu dingin dan kejam . Lia menatap Kevin dengan tegang . Ia takut . Entah , mungkin karena hawa dan aura yang Kevin pancarkan begitu kuat.
'' Ki...kita mau kemana ?? ''
Kevin menarik sebelah sudut bibir nya keatas .
'' Keambang batas antara hidup dan mati ! '' ucap nya sambil menyeringai menampakkan gigi-gigi putihnya .
Lia bergidik ngeri melihat nya . Melihat pria yang tampak mengerikan kini brapa dalam satu mobil dengam nya . memegang kemudi . dan melajukan kendaraan itu makin lama makin cepat .
'' Pasang sabuk pengaman mu jika kau tak ingin terlempar keluar jendela . ''
Lia masih menatap ngeri . Ia dengan bergegas memasang sabuk pengamannya . dan berpegangan dengan kuat . Ia menjadi sangat takut kala itu .
'' Davin bilang Kevin adalah orang yang spesial , jadi memperlakukan nya pun harus spesial . Dia memang spesial dari sudut tertentu .. " Batin Lia . " aku takut Daviinn..... " Lia memejamkan matanya , lalu membuka nya lagi ,kecepatan mobil sudah bertambah .
Tampak mobil itu berzig-zag dengan cepat . Lia yang sudah ketakutan , semakin takut dibuatnya . Sementara Kevin tampak begitu kegirangan .
'' Apa yang kau lakukan di hari yang masih terang ini ? Tak bisa kah kau menunggu jalanan sepi ? '' Ujar Lia setengah berteriak .
Kevin menyeringai semakin gila ia mengendarai mobilnya .
'' Menyenangkan bukan ?! ''
'' Menyenangkan ?! Apa kau sudah tidak waras ? kau bisa menyelakai pengguna jalan lain ?!!'' Lia sedikit meninggikan suaranya .
Namun Kevin malah tertawa dengan girang nya . Lia tak tau apa yang ada dalam kepala Kevin. Dia gila .
Mereka tak Jauh dari persimpangan lampu merah . saat itu sedang hijau . Kevin semakin mempercepat laju nya . terjadi perubahan warna saat itu . Lia menegang .
''Habis lahh... " batin nya , saat ia lihat ada lampu lalin sudah berganti warna untuk berhenti . namun jlan masih tampak kosong. Kevin semakin cepat melajukannya . tampak dari sisi yang lain sebuah tronton mulai berjalan keara lain nya . Mereka akan menabrak tronton itu .
Lia berteriak kengerian .. Ia pasti mati kali ini lawan badan truk tronton yang besar dan panjang . Kevin terlihat sangat bersemangat . Ia melaju dengan sangat kencang mendekati truk tronton yang melintas pelan didepannya . Ia memutar kemudinya dan melakukan drift . Hingga mobil berwarna cerah menyala itu melewati tepat di kolongan tronton dengan mulus . dan berbelok , bergerak dengan kecepatan tinggi .
Jantung Lia berdegub dengan kencang . Ia sempat tak bernafas sejenak saking tegangnya . kini nafasnya tersengal-sengal . Namun ia sedikit lega . Ia tak jadi mati menabrak tronton .
'' Wuuuuuooooooohhhhh.... !!!! '' teriak Kevin girang . yang membuat Lia semakin heran dibuatnya .
'' orang ini benar-benar tidak waras ... " batin Lia melihat Kevin saat itu dengan wajah takut dan tegang . " Davinn.... bagaimana bisa orang seperti ini berada dibawah kendali nya .. "
" Kau lihat itu ?! " ujar Kevin girang . '' Kita melesat dibawahnya ... Hahahahhaha... sudah lama aku tidak melakukan ini ... ''
" Kau sinting ! " ucap Lia ngeri .
Kevin masih terlihat girang namun raut wajahnya ada sedikit perubahan .
'' Kau benar - benar sinting . Turun kan akuu .. '' seru Lia yang jelas terpancar kengerian diwajahnya .
'' Diam kau J*lang !!! '' Bentak Kevin , yang membuat Lia menciut . '' Kau merusak kesenanganku !! ''
Kevin menambah kecepatan laju mobil merahnya menuju pegunungan yang biasa ia dan Davin kunjungi . Lalu berhenti di sebuah pinggiran yang menghadap jurang . yang mana dari sana tampak kota yang mengecil . di seberang nya berdiri sebuah restoran sekaligus hotel yang tampak berdiri tegak menghadap arah kota .
Lia terdiam . ia masih mengatur nafas dan menenangkan hati nya . Kini ia berada jauh dari keramaian kota , dan hanya berdua didalam mobil dengan seorang spycho seperti Kevin .
Tak ada satu pun dari mereka yang bicara . Kevin menatap jauh di kota bawah sana dan hamparan awan yang tampak bergulung di depannya .
'' Sampai kapan kau akan meneruskan hubungan yang menyedihkan itu dengan Davin ?! ''
'' Apa maksud mu ?! ''
'' Dia tidak bersungguh-sungguh dengan mu . '' ucap Kevin datar , '' Kau tak percaya pada ku ? ''
'' Aku yang selama 24jam bersama nya . Aku tau bagaimana dia . ''
Lia masih terdiam . ia tak tau harus percaya atau tidak dengan orang gila seperti Kevin .
'' Kami sangat dekat , dan kami juga suka berbagi . apa yang dia miliki , itu milikku juga . ''
Kevin memiringkan tubuhnya berbalik menatap Lia , yang juga melihatnya . sorot matanya tampak dingin dan tegas namun buas . Dia meraih lengan Lia dan menarik nya , hingga ia mendaratkan bibirnya di leher Lia dan menghisap nya dengan kasar . Lia mencoba melepaskan diri . namun kekuatan Kevin begitu besar . Ia sungguh tak berdaya .
'' Apa yang kau lakukan .. lepaskan akuu.. !! kau gilaaa... !!! '' teriak Lia meronta ,
Kevin menjadi semakin kasar ia menarik baju Lia hingga satu kancing baju Lia terlepas .
'' Saaaakkiiiittttt..... !! '' pekiikk Lia , ia mencoba menyingkirkan kepala dan tangan Kevin dari nya .
'' Saakkiiittt brengs*k ..... !!!! ''
Kevin melepaskan cengkaraman dan hisapan nya dengan mendorong jauh tubuh Lia dengan kasar .
'' huuuhh.... !! Kau tidak senikmat yang Davin katakan ! Dia terlalu berlebihan !! '' ucap Kevin dengan marah .
Lia menatap Kevin dengan nanar . Ia mencoba membuka pintu namun tak bisa . Ia kembali menatap Kevin , airmatanya mulai menggenang .
'' Kau tau kenapa Dia tak pernah membalas pesan mu ??!! Karena dia sedang berkencan dengan wanita lain disana . '' ujar Kevin dengan tatapan meremehkan .
'' Kau tak percaya padaku ?? '' ujarnya lagi .
Ia melemparkan sebuah map coklat ke pangkuan Lia .
'' Lihatlah sendiri ! ''
▪▪▪▪▪
baca novel biar happy dg menghalau ketemu yg sad ending suka gak kuat jantung tua ini😭