NovelToon NovelToon
Hati Dingin Istriku

Hati Dingin Istriku

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Percintaan Konglomerat / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:298.4k
Nilai: 5
Nama Author: MS.Tika

Ada apa dengan istriku?
Tak seperti biasanya istriku terlihat diam tak banyak bicara lagi, seolah bukan orang yang kukenal selama ini.

Diam bukan berarti tak mengerti apapun - Luna.

Maafkan, sungguh diriku menyesali semua itu - Akbar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MS.Tika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

"Makanan sudah siap princess  Luna" ucap Adam

"Harumnya masakanmu Dam, apa yang kamu buat untukku? rasanya cacing diperutku ini udah meronta-ronta"ucap Luna

"Ini ada omellet sosis dan sayur tanpa bawang tentunya sesuai seleramu."kata Adam

"Tau aja, tanpa bawang"ucap balas Luna.

"Apa ini rame-rame, kedengaran sampe kamar kakak."kata Edward memperhatikan apa yang dilakukan Adam dan Luna.

Edward yang melihat tingkah sepasang manusia dihadapannya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya aja.

"Ini lagi buat makanan untuk princess kita yang sedang kelaparan malam-malam"ucap santai Adam

"Aku habiskan makanan ini Adam, rasanya udah enggak tahan lagi sama makanan yang kamu buat."kata Luna dengan menyambar piring ditangan Adam bawa.

Luna melahap habis makanan yang dibuatkan Adam tanpa sisa untuk mereka berdua sedangkan Edward dan Adam hanya bisa menggeleng-gelengkan tingkah laku Luna.

"Ayo setelah menghabiskan makanan, kita bertiga langsung tidur hari sudah semakin larut. Besok kita akan menghabiskan waktu bersama lagi."ucap Edward sebagai kakak paling tua diantara Luna dan Adam.

- -

Esok paginya sang surya cahaya hangat pagi hari menyambut ketiga anak manusia didalam penthouse itu, dan yang banguh lebih awal tentu saja Edward sang kakak paling tua.Sang kakak yang bangun lebih dulu akan membuatkan sarapan pagi untuk adik-adiknya. Kegaduhan suara teflon dan spatula sudah mulai berisik dan terdengar sampai ruang tengah tempat Luna dan Adam yang asik tidur.

Luna yang mulai terusik akan suara yang timbul disekitarnya bangun dan melihat siapa yang bikin ulah pagi-pagi begini?

"Berisik apa ini pagi-pagi?"gumam Luna menengok kanan dan kiri.

Dilihatnya samping kiri posisi kakaknya Edward kosong dan sebelah kanan posisi Adam masih ada yang asik tidur.

"Dam..Adam bangun kamu dengar enggak ini suara berisik apa ini?"kata Luna dengan menggoyangkan tubuh Adam agar segera bangun.

"Apaan Luna, masih pagi ini jangan goyang-goyang begini dikira kursi goyang."ucap Adam yang masih dengan posisi matanya merem.

"Ayo bangun dulu dong, ini ada suara berisik kayak lagi perang."ucap Luna dengan cepat.

"Itu paling kak Edward lagi di dapur, masa kamu enggak liat sebelahmu kak Edward enggak ada disana."ucap Adam dengan melihat arah samping Luna berada.

"Sepertinya, coba aku periksa dulu kesana."kata Luna.

Dengan muka bantal dan membawa guling ditangannya Luna berjalan lesu kearah dapur yang tak jauh dari ruang tengah.

"Apa yang kakak lakukan disini?"ucap kaget Luna melihat kakaknya berada didapur.

Setelan Edward memakai celemek berwarna biru dan pakaian santai yang dikenakan menambah vitamin ketampanan bagi yang melihatnya udah seperti chef-chef begitulah.

"Loh kamu sudah bangun ternyata."kata Edwrad melihat Luna yang berada didekat meja dapur.

"Sudah ini Luna terusik dengan suara yang muncul ternyata kakak sedang memasak pantesan terdengar sampai ruang tengah."ucap santai Luna sambil duduk dan mengambil roti yang ada didepannya.

"Eh, cuci muka dulu sana."ucap Edwrad sambil memukul tangan Luna yang akan mengambil roti.

"Kakak...."teriak Luna.

"Sana cuci muka dulu, kamu ini udah dewasa Luna sudah jadi istri orang tapi tingkahnya masih kayak anak kecil aja kalau sama kakak."ucap gemas Edwrad melihat tingkah adik kecilnya.

Dengan wajah cemberut Luna berjalan lesu kearah kamar mandi dan mencuci mukanya. Tak mau dirinya sendiri dimarahin oleh kakaknya dengan ide liciknya korban selanjutnya Adam harus juga kena.

"Adam juga harus kena marah kak Edward jangan hanya aku aja."gumam Luna.

Luna dengan gelas kecil yang berada ditangannya hendak ini mengerjai Adam yang masih tidur.

"Satu..dua..tiga.."gumam Luna

Byuurr....

"Eh banjir..banjir..."teriak Adam dan langsung secara spontan bangun dari tidurnya.

"Lunaaa......"teriak Luna

Suara Adam yang begitu keras terdengar sampai ketelinga Edward dan sang kakak yang merasa keganggu bergegas melihat apa yang sedang terjadi dengan tingkah adik-adiknya.

"Apa-apaan ini kok basah semua"kata Edward dengan raut wajah yang mulai tak tenang lagi.

"Adam, kamu ngapain teriak-teriak segala."ucap tegas Edward.

Mendengar suara kakaknya yang mulai marah ke Adam, Luna yang melihatnya tertawa cekikik pelan.

"Itu ulah Luna yang sudah buat aku basah gini."ucap balas Adam yang tak mau dirinya disalahkan.

Adam merasa tak terima dirinya disalahkan dengan kesalahan yang enggak dirinya lakukan.

"Luna, kakak kan tadi bilang kamu cuci muka dulu bukan malah bikin masalah begini pakai baju Adam semua."ucap marah Edward melihat tingkah adiknya.

"Maafkan Luna kak.."jawab lesu Luna.

"Maaf ya Adam, Luna udah bikin baju basah  Adam."ucap mohon maaf Luna.

Adam yang melihat mimik wajah Luna yang mulai berkaca-kaca hanya bisa menghela nafas dan tak tega sahabatnya akan nangis.

"Iya, aku maafin kamu. Udah jangan bikin masalah lagi."ucap santai Adam.

"Luna enggak bikin ulah lagi, ayo sarapan aja yuk Luna udah lapar ini."ucap mimik wajah Luna lucu.

"Ayo sarapan semua, kakak udah bikin sarapan untuk kita bertiga."kata Edward.

"Siap kakak..."ucap Luna dan Adam bersamaan.

Adam, Luna dan Edward berjalan kearah dapur dan mulai sarapan bersama.

"Abis ini kalian mau kemana? enggak balik hotel?"tanya Edward disela-sela makan.

"Kosong kak, enggak ada jadwal yang harus kulakukan hari ini."ucap balas Luna.

"Sama kak, kosong juga."ucap  balas Adam.

"Okay, kalau kalian kosong semua hari ini. Kakak ajak kalian bersenang-senang kita bertiga menghabiskan waktu bersama seharian ini"kata Edward

"Siap kak.."jawab Luna dan Adam bersamaan.

Seharian ini Luna, Adam dan Edward menghabiskan waktu untuk bersenang-senang tentu semua fasilitas sudah disiapkan oleh sang kakak Edward.

- -

"Sampai jumpa lagi Luna, akan kutunggu kamu dirumah."kata Akbar dengan memejamkan matanya.

Akbar yang berada didalam pesawat untuk membawanya kembali ke jakarta, memilih meninggalkan istrinya lebih dulu.

"Tolong suruh orang-orang kita awasi istri saya yang masih di Bali sekarang"perintah Akbar pada asisten Kevin.

"Baik pak.."jawab Asisten Kevin.

Akbar diam dan hanya menghela nafas, tentunya dia tak akan menyerah untuk bisa meluluhkan hati istrinya meskipun dirinya menyadari atas kesalahannya.

"Apa sudah waktunya untuk mengakhiri hubunganku dengan Dita? apa aku sudah siap dengan konsekuensi yang kudapatkan dengan semua apa yang telah kulakukan dibelakang istrinya jika apa yang sudah ditutupi terbongkar semuanya?"gumam Akbar dalam hati.

Akhirnya Akbar memilih memejamkan matanya dan tidur karena pikirannya saat ini sungguh kacau dan tak bisa berpikir jernih.

{Apa kamu sudah sampai? aku sudah dibandara}pesan Dita.

Tentu sehari sebelumnya Akbar sudah mengabari kekasih gelapnya Dita kalau dirinya akan pulang hari ini.

1
Reva Dev
Ceritanya mirip dg novel sebelah..dg judul : Dan akhirnya istriku diam
Cheng Nyo
👍
Anonim
Berharap Luna menikah dengan Edward..
Punkpunk 234
mobil nyentrik neech.. pake bell.. 😂😂
ayu cantik
🩶 suka
Memyr 67
𝗏𝖾𝗋𝗌𝗂 𝗇𝗍 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝖽𝗂 𝖺𝗉𝗅𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂 𝖿. 𝗍𝗂𝖻𝖺 𝗍𝗂𝖻𝖺 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗄𝗎 𝖽𝗂𝖺𝗆
Jetva
Anak org itu Akbaaaar....lu jd laki payah...😔😔
Jetva
LAH LU SELINGKUH TAPI GA MERASA BERSALAH..???
fatmiatun sahono
agak bertele2 ya ceritanya JD ga fokus tu Luna nya🙏
Pichaacha
lagian pke acara posting segala, gausah org mah
Punkpunk 234: iyaa kann.. jadi gampang dilacak.. egob c Luna ikh.. 🤭
total 1 replies
mieta jtn
perasaan makan mulu tidur mulu. apakah luna hamil...? 🤭
Siti Saodah
bukan nya dari awal udah tau yah klo Akbar gak pernah cinta sama kamu,, dan berhianat kok sekarang kesan nya kaya gak pernah tau sama sekali
Siti Saodah
jadi males lanjutin baca thor 🙏 kenapa pemeran utama nya di bikin oon sih
Punkpunk 234: udahan akh.. kirain bagus ceritanya..
total 1 replies
Siti Saodah
susah emang klo cewek nya yang terlalu cinta,,bisa di bodohi,,atau mungkin si Luna yng bodoh
Punkpunk 234: yg satu bulol.. satu lagi pelakor matre..
total 1 replies
Siti Saodah
harus nya kalo si Edward kasihan ke Luna kasih tau dong kelakuan suami nya
Siti Saodah
semakin kesini cerita nya bikin bosan gak nyambung
Siti Saodah
kirain Edward bajak calon nya Luna,,ternyata cuma kakak angkat nya
Siti Saodah
dasar egois pake ngomong kenapa ada apa sama Luna,,apa gak nyadar udah selingkuh,, meskipun Akbar ngira Luna gak tau
Siti Saodah
sama istri bilang boros,,sama selingkuhan aja mau apapun di kasih,,dasar laki ga ada otak
Hariyanti
hah.... gimana sih🤦🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!