NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Tiri

Menjadi Ibu Tiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: INNA PUTU

Berawal dari sebuah insiden yang mengharuskan Nana menikah dengan seorang pria dingin dan arogant , yang sudah memiliki seorang anak bernama Nathan.

"Menikah ....??? Menjadi ibu tiri ....??? apa yang harus aku lakukan , ku harap ini semua hanya mimpi " ucap Nana sambil membenturkan kepalanya kedinding.

" Menikahlah denganku , maka hidupmu akan terjamin " ucap Nathan dengan sikap angkuhnya.

Bisakah Nana yang periang menghadapi sikap Nathan yang terkenal arogant dan dingin ?

Bagaimana kekocakan Nana dalam menghadapi Nino sang anak tiri yang terkenal arogant juga....

Ikuti terus jalan ceritanya hanya di noveltoon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INNA PUTU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nasi goreng

" Brakk.... !! " suara pintu terdengar terbuka.

Dengan perasaan gugup bercampur kesal , Nathan langsung berdiri dan menatap tajam ke arah orang yang membuka pintu.

" Oppsss .... 'sory,...sepertinya kedatanganku mengganggu , aku akan kembali nanti " ucap Erik pelan , sambil perlahan berjalan mundur dan menutup pintu kembali.

" Shittt..... !!! akan ku pastikan gajihmu akan terpotong bulan ini " gumam Nathan dengan kesal, yang saat ini wajahnya bagai seorang pencuri yang tengah tertangkap basah.

Wajah Nathan benar benar sangat kesal saat ini , bagaimana tidak kesal. Hampir saja ia akan menikmati buah cherry di hadapannya , tapi semua itu gagal terjadi karena kedatangan erik yang begitu tiba tiba , tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

" Mati aku , pasti dia akan memotong gajihku lagi. Apa dia tidak ada tempat lain untuk bermesraan . Dasar teman tak ada akhlak " Umpat erik yang masih berdiri di luar pintu dan berlalu pergi menuju ruangannya kembali.

Perlahan mata Nana terbuka karena mendengar suara kegaduhan di telinganya.

"Astaga !!! aku ketiduran . Pasti beruang kutub itu saat ini sedang mengamuk " Nana bangun begitu tergesa gesa dari sofa.

" Apa tidurmu nyenyak ? " tanya Nathan yang telah duduk kembali di kursi kebesarannya.

Nana hanya nyengir kuda sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

" M- maafkan saya tuan. saya tak sengaja " ucap Nana dengan wajah memelas.

" Tuan ?? ucap Nathan geram.

" Astaga aku lupa " batin Nana sambil memukul dahinya pelan.

" S- sa-sayang...maafkan aku , aku lupa " ujar Nana dengan sebuah senyuman manisnya.

" Good girl " ucap Nathan dengan senyuman kemenangan dan berjalan hendak keluar.

" Sayang ? Astaga rasanya aku ingin muntah , menyebutnya dengan panggilan itu.. " batin Nana.

" Sampai kapan kau akan berdiri disana 'hah, ? ucap Nathan yang membalikkan badannya karena langkahnya tak diikuti oleh Nana.

" Memang kita mau kemana? " tanya Nana bingung.

" Tak usah banyak tanya , ikut saja " Nathan membuka pintu dan berjalan keluar ruangannya.

"Demi dewa Neptunus ingin sekali aku melempar pria menyebalkan ini ke planet pluto agar hidupku bisa tenang " batin Nana yang sudah mencak mencak kesal dengan tingkah pria di hadapannya.

Nana berjalan tergesa gesa mengikuti langkah Nathan yang lebar.

Ia takut akan tersesat jika ditinggal berjalan sendirian di gedung yang sangat luas itu.

Beberapa menit perjalanan memakai mobil , akhirnya mereka pun sampai di sebuah Restoran yang lumayan megah dan terlihat sangat berkelas.

Nana dan Nathan melangkah memasuki Restoran tersebut.

Nana sempat terkesima dengan suasana Restoran yang cukup membuat matanya segar kembali.

" Selamat siang tuan , mari saya antar keruangan anda " ucap seorang pelayan menyambut kedatangan Nathan yang sepertinya sudah mengenalnya dengan sangat akrab.

Di ruang VVIP Restoran

Nathan mengambil menu dan membukanya. Ia menyebutkan beberapa menu yang ingin ia pesan.

Nana pun ikut membuka menu dan membacanya . Akan tetapi sekian lama dia membolak balikkan menu ditangannya , tak ada satupun menu yang dipilihnya.

Nana menatap menu itu dengan penuh kebingungan.

"Apa kau sudah siap memesan ? " suara maskulin Nathan terdengar.

" 'hmm" aku mau pesan nasi goreng pake telur mata sapi saja satu ? " ucap Nana polos menghadap ke arah pelayan.

Nathan terkejut dengan pesanan Nana. Ingin sekali dia menjitak kepala gadis kecil itu saat ini , bagaimana bisa dia memesan nasi goreng dengan telur mata sapi di restoran italia.

" Maafkan kami nona , tapi restoran kami belum menyediakan menu yang anda sebutkan tadi . Apa anda mungkin ingin memilih menu yang lain? " ucap pelayan tersebut masih dengan senyum ramahnya.

Nana hanya bisa tersenyum malu menghadap pelayan tersebut , ia memang belum pernah makan ke Restoran mewah seperti ini.

Dulu sebelum ayahnya meninggal , Keluarga Nana memang lebih suka menghabiskan waktu dengan makan dirumah daripada berkunjung kerestoran. Selain karena ekonomi mereka yang tak terlalu tinggi , menurut Nana masakan ayahnya adalah masakan terlezat di dunia dan sangat sesuai dengan lidahnya.

Tiba tiba suara Nathan terdengar , Ia menyebutkan beberapa menu tambahan kepada pelayan untuk Nana.

Setelah menyelesaikan tugasnya pelayan itu pun pergi.

" Berhentilah tersenyum konyol seperti itu , apa kau ingin mencoba menggoda pelayan itu ? " ucap Nathan dingin.

" apa ?... menggoda ? ...dimananya terlihat menggoda , apa pria ini sudah gila . Ingin sekali ku cuci mulut pedas itu pakai air comberan saat ini " batin Nana mengumpat kesal.

" T- tidak sayang , mungkin sayang saat ini sedang salah paham " ucap Nana sambil memasang senyum termanisnya.

" Benarkah seperti itu? " ucap Nathan yang dibalas sebuah anggukan oleh Nana.

" Kalo begitu kemarilah " ucap Nathan kembali.

Dengan ragu Nana berdiri dan berjalan mendekat ke arah Nathan.

Tanpa aba - aba Nathan langsung menarik pinggang Nana sehingga ia duduk diatas paha pria itu.

Seakan waktu berhenti berjalan sejenak . Mata mereka saling memandang begitu lekat . Deru napas terasa berhembus di wajah mereka masing masing , yang berjarak begitu dekat . Detak jantung yang berdebar terasa tak karuan di dalam tubuh mereka.

" Apa yang terjadi dengan jantungku ? apa aku ? ' tidak , itu tidak mungkin terjadi ....aku dengan pria iblis ini tidak mungkin ..!!! " ucap Nana dalam pikirannya yang masih menatap lekat sepasang bola mata seorang pria dihadapannya , yang seakan saat ini telah menghipnotis dirinya agar tidak bangkit dari pangkuannya.

**Bersambung**

1
Ruk Mini
duhhhh..Funia ternyata selebar daun kelor ☺️
Ruk Mini
lom jodoh nenk ..sm bank andre aje
Ruk Mini
semangat nek..
Ruk Mini
yakin doa in bank
Ruk Mini
konflik bart
Ruk Mini
Alhamdulillah..gmn nasib mu nenk klo ana beraksi
Ruk Mini
dih..na..na ..ga bisa jual mahal Dikit kek
Ruk Mini
ko kenal sm Dion
Ruk Mini
mulai bank bucin kah .??
Ruk Mini
bener kebo ye neng
Ruk Mini
sabar nenk . buru kabur klo ngeselin trs tuh laki
Ruk Mini
kesiannn.. kesiannn
Ruk Mini
kocak thorr
sherly
hahahah dokterpun kena serangan panik....
sherly
eh si Leo diam2 aja tau2 dah hamil di alea... kapan Mp nya ya hahahah
sherly
boong banget lu nath
sherly
2 kali kandas cintanya BG Leo, malang betul nasibmu.. kejam ya si othor.
sherly
mamanya ganti nama panggilan
sherly
musuh bebuyutan tp adeknya si Anna kamu jdkan kekasih...
sherly
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!