CERITA PENUH PENGORBANAN,KEBERANIAN DAN CINTA
NO PLAGIAT,BIARPUN CERITA RECEH GUE GAK RELA DIPLAGIAT
YANG PLAGIAT,MATANYA BISULAN
Nagara,bocah jalanan yang diangkat anak oleh Ilham dan Reina saat dia berusia 9 tahun,kini tumbuh menjadi pria yang mandiri,kuat dan juga sangat menyayangi keluarga angkatnya.Terutama pada putri keluarga Samudera yang merupakan adik angkat sekaligus tuan putri kesayangannya.Bahkan Nagara rela melakukan apa pun untuk gadis itu.
Hingga sikap protektif serta posessife Nagara perlahan lahan membuat sang gadis salah paham dengan semua perlakuannya.
Akankah ikatan persaudaraan mereka tetap terikat kuat,Apa yang akan terjadi saat salah satu dari mereka mengungkapkan perasaannya yang selama ini dipendam.
'Mencintai namun tidak dapat memiliki' akankah kalimat itu akan menjadi kenyataan dalam hidup mereka atau malah sebaliknya.Siapa jati diri Nagara sebenarnya?mampukah dia mengungkap semuanya?
Yuk dibaca aja
SEQUEL dari cerita GEGANA SANG PENJINAK HATI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian Dari Mereka
"Wah banyak banget makanannya,Si Papa mau pulang ya Mi?"
Ragata yang baru saja turun dan sampai dimeja makan langsung mencomot satu perkedel dan langsung memasukannya kedalam mulut.
"Elang duduk dulu kalau makan,gak sopan."
Raga melebarkan senyumnya pada sang Mami,bahkan pria muda itu sempat mengecup pipi Reina agar sang Mami tidak mengomelinya lagi pagi ini.
"Yes Mam!"
Raga mendudukan dirinya disebelah Gara yang tengah ikut membantu Reina menyusun makanan dan piring yang akan mereka pakai.Orang Indonesia kalau sarapan tidak makan nasi,rasanya tidak hidup untuk 6 jam kedepan.Mie saja makannya pakai nasi apa lagi sarapan.
Suara hentakan sepatu membuat mereka bertiga menoleh keasal suara,ternyata suara hentakan sepatu itu berasal dari Ilham yang baru saja pulang kerumah.Pria yang sangat sudah lewat dari kata dewasa itu menyempatkan pulang untuk sarapan dan melihat keadaan Lovy disela sela tugasnya yang saat ini tengah dia tangani.
"Assalamualaikum,Selamat pagi."
"Waalaikumsallam,Pagi Pa."
Kedua putranya menyambut pria itu dengan wajah berbinar,sedangkan wanita paruhbaya yang masih terlihat cantik diusia matangnya itu hanya mengembangkan senyumnya pada Ilham sembari meraih tangannya lalu menciumnya takzim sebagai penghormatan pada suaminya.
"Bagaimana princes?"
Ilham langsung bertanya tentang Lovy,dia sangat ingin tahu keadaan putri kesayangannya itu.Saat Ilham mendapatkan pesan kalau Lovy sakit,konsentrasinya terpecah menjadi dua.Disana dia tidak bisa berkonsentrasi penuh karena fikirannya tertuju pada sang putri.Namun saat dia kembali mendapat pesan dari Reina kalau Lovy sudah membaik,Ilham menghembuskan nafasnya lega.
"Si Kakak udah baikan Pa,dia baru aja sarapan bubur,kayaknya lagi mandi sekarang."
Ilham menganggukan kepalanya pelan sembari mulai memakan sarapannya yang sudah Reina sediakan untuknya.Sedangkan Gara,pria itu terlihat sedikit menundukan wajahnya agar Ilham tidak bisa melihat lebam yang ada diwajahnya.Bahkan pagi ini pria itu memakai jaket hoodie yang lumayan besar lengkap dengan tudung yang menutupi kepalanya.
"Gimana dengan beng...,"
"Emm,gimana sama kasus yang lagi Papa tangani?"
Ucapan Ilham terpotong langsung oleh Reina,wanita itu tahu kalau suaminya itu hendak menatap pada Gara.Dan kalau itu sampai terjadi sudah pasti suami tercintanya itu bisa melihat luka lebam diwajah tampan putra kesayangannya.
"Masih butuh banyak penyelidikan,Si Ali saja belum menemukan titik terang tentang para kelompok yang membuat sabung manusia kelas Internasional itu.Sepertinya pertarungan liar antar manusia itu sudah dilindungi oleh para aliansi bawah tanah kelas kakap hingga kami cukup sulit untuk membongkarnya."
Nagara hampir saja tersedak mendengar ucapan Ilham,namun sekuat tenaga dia menahannya agar keluarganya itu tidak ada yang curiga.
"Ya ampun,kok ada sih orang orang kejam kayak mereka.Dikira ayam apa main di adu aduin gituh, pikirannya dimana coba, gak kasihan apa."
Ilham tersenyum tipis mendengar omelan istrinya itu,bahkan satu tangannya terulur untuk mengusap lembut kepala wanita yang dia cintai itu.
"Sudah jangan dipikirkan,doakan saja kami bisa segera menemukan titik terang dan segera menyelesaikannya agar tidak ada lagi anak anak muda yang dijadikan budak oleh para mafia itu.Bahkan banyak diantara mereka diculik dan dipaksa dijadikan petarung liar oleh aliansi aliansi hitam itu."
Reina menganggukan kepalanya bahkan Reina begidig ngeri mendengar penuturan suaminya itu,wanita yang berstatus sebagai ibu itu bahkan langsung menatap kearah kedua putranya yang masih asik menikmati sarapan mereka.
"Pokoknya mulai sekarang,Mami mau kalau kalian sudah selesai dari kampus dan bengkel, kalian langsung pulang!jangan kelayapan kemana pun,paham!"
"Ya Mam."
"Ya Mi."
"Bagus!Mami takut kalian diculik sama orang orang jahat itu dan ihh amit amit jangan sampe ya Allah."
Mereka tidak menyadari kalau saat ini salah satu dari mereka berempat itu tengah termenung setelah mendengar penuturan kedua orang tuanya.
'Apa yang akan terjadi kalau Mami tau kalau aku menjadi bagian dari mereka?apa Mami akan kecewa dan marah?tapi aku terpaksa melakukannya,semua itu hanya demi keluarga yang aku sayangi terutama demi Cinta-ku, maaf Mam.'
Kayaknya sesuai kebiasaan panggilan authornya, maaf ya thor kalau komenku mengganggu.🙏🤭