SILAHKAN UNTUK MENCARI LAPAK LAIN TERLEBIH DAHULU!!!!!!
SEBAB KARYA INI SEDANG DALAM TAHAP PERBAIKAN!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia*yve, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32
ini episode 32 dan 33 author gabung
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
"syukurlah masih sempat menyelamatkan bang satrio dan lesra" hanza menghela nafas lega melihat abang dan juga kakaknya sudah diamankan oleh pengawal nya
"dan untuk kalian berdua bersiaplah untuk menerima akibatnya." hanza berkata dingin menatap jasmine dan lion yang terlihat bingung
mereka heran kenapa lesra dan satrio tiba tiba menghilang
Syuutt
argghhh
lion berteriak saat mata kirinya tertembus sebuah belati dengan dalam
jasmine yang melihatnya juga ikut ketakutan
"jangan! kumohon jangan lakukan itu padaku,aku siap melakukan apa saja termasuk menyerahkan tubuhku" jasmine mulai meracau tidak jelas saat melihat semua pengawal yang dia bawa telah mati secara misterius
hanza tidak peduli dan sebuah pil muncul ditangannya
"aku akan menghancurkan kalian secara perlahan..." hanza langsung meminumkan pil tersebut dan senyum devil rasa puas mulai terlihat diwajah tampannya
beberapa menit kemudian tubuh jasmine maupun lion mulai merasakan panas
ahhhh~
>>>>>>>>>>>>>>>(gue skip)
hanza dengan senang hati mereka aksi keduanya secara live di hp jasmine
tidak sampai 10 menit video panas mereka mulai pecah menjadi booming no 1 di trending berita
hanza mengedikkan bahu dengan acuh dan berjalan keluar meninggalkan jasmine dan lion baginya ini belum cukup dan masih akan ada kelanjutannya
hanza saat ini tepat berada didepan supermarket untuk membeli makanan dan camilan
namun raut wajahnya segera berubah datar saat tahu bahwa yang datang tidak lain adalah
"hanza kau harus ikut aku dan menikah dengan gadis yang sudah ku tetapkan!" seorang wanita berteriak
"kau pikir aku sudi untuk menuruti perintah mu IBU!" Hanza dengan kata mengejek dan datar menekan kata ibu dalam kalimatnya
"dasar kau anak tak tau diuntung! jika kau tidak kembali maka jangan harap kau bisa kembali kerumah!" kania aren berteriak kencang dengan arogan membuat semua mata melihat kearah mereka
"jangan pernah berharap aku akan kembali kerumah neraka itu! dan yah kau kira aku tidak tau akal busuk mu itu!" hanza berkata semakin dingin dan aura yang menakutkan keluar dari tubuhnya
"jangan pernah ganggu hidup ku lagi dan jangan pernah muncul dihadapan ku. cuih!" hanza tidak lagi peduli dan segera melajukan mobilnya meninggalkan kania yang benar benar murka dengan ucapannya
entah kenapa melihat ini hanza merasa puas dan senang setidaknya dia tak akan lagi terpengaruh omongan wanita busuk itu
"argghhh lihat saja kau hanza! seluruh keluarga mu akan mati dan jika aku tidak membutuhkan sesuatu dalam tubuhmu maka aku pun tidak sudi menemuimu! " kania berteriak dengan marah
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
"hahh gue gak akan terpengaruh lagi dengan omongan mulut tuh buaya hahaha" hanza tersenyum miris melihat ibu palsunya yang terus berteriak tidak jelas
"bodo amat!" hanza langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat abang dan kakaknya dirawat
sesampainya disana hanza langsung menepikan mobilnya di parkiran
buakkk
"aduhhh" seorang pria terjatuh terduduk memegang pantatnya yang sakit
"maaf" hanza menatap datar tanpa peduli toh bukan dia yang nabrak jadi tidak perlu sok akrab
"eh tunggu tunggu-" pemuda tersebut memberhentikan hanza
"hah???" hanza berbalik badan dan menatap pria yang saat ini didepannya siapa
"yah???" hanza bertanya datar dan dingin pada pria dihadapannya
"loh gak kenal ama gue?" (itu artinya)
"hah??? korea???" hanza merasa dongkol melihat orang didepannya
dia sudah tahu ini di Indonesia Tapi kok bahasa nya itu loh maysaroh
(iya gue orang korea,tapi gak paham bahasa sini) ucap pemuda korea tersebut ngeluh
(kalo gak paham ngapain kesini?) ucapku ketus
pemuda itu hanya menunduk dan sedikit merasa kikuk didepan hanza
"kenalin nama gue Chuo" ucapnya narsis tingkat dewa (anggap aja pake bahasa korea)
"hahhh chuo??" hanza bingung dengan pria dihadapannya dan hanya bisa garuk kepala
"chuo mana? perasaan gue banyak nama chuo???" hanza masih mencoba mengingat tapi tidak ada satupun tentang pria ini dalam ingatannya
"loh gak kenal ama gue???" chuo langsung terduduk dan syok memegang dadanya yang terasa nyeri,ngejleb gitu loh.
"kalau kenal gua gak bakalan nanyak😒.anak kesasar dari mana sih???" hanza berkata bingung
"akhhh au ah!" langsung pergi meninggalkan hanza dengan wajah kesal
"tuh orang kenapa yak? kagak jelas!" hanza mengedikkan bahu nya dengan acuh dan kembali berjalan pergi ke ruang rawat abang dan kakaknya
didalam ruang rawat nampak seorang dokter sedang memeriksa lesra
"apa kakak saya baik baik saja dokter?" hanza bertanya dengan dingin dan wajah datar
"yah kakakmu sudah melewati masa kritis tapi dia sedang koma" dokter berkata pelan dan setelah urusannya selesai segera keluar
"hmm mudahan loh cepat sembuh kak" hanza menggenggam erat tangan lesra
"maafin gue terlambat nyelamatin loh" hanza menangis dan merasa bersalah melihat kondisi lesra yang banyak luka lebam
setelah pergi keruang rawat lesra,hanza berjalan pergi menuju ruang rawat abang nya satrio
terlihat wajah satrio yang sangat pucat dan tubuhnya yang kaku terbaring lemah di brangkar
melihat ini hanza sungguh tidak tega,hatinya menjadi semakin merasa bersalah melihat kondisi bang satrio
"hiks maafin gue bang.." hanza berkata lirih dan menatap sendu
"pasien saat ini sedang mengalami koma dan saat ini saya belum dapat memastikan kapan pasien akan sadar..." dokter menjelaskan membuat hanza terdiam seribu bahasa
belum cukup kak lesra yang koma sekarang abang nya pun juga ikut koma
hanza dengan langkah berat meninggalkan rumah sakit,hatinya terasa sakit melihat abang dan kakaknya harus menderita karena ubahnya sendiri
"kita pulang!" hanza berkata dingin pada pengawal nya andrey yang berada didalam mobil
hanza sudah mengatakan kalau dia saat ini sedang ingin dijemput
moodnya sedang buruk saat ini dan tidak ada lagi yang membuatnya berselera jadi memutuskan untuk pulang saja
sesampainya dirumah hanza segera pergi menuju kamar dan mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lemas dan lelah
"hahhh gue bosen..apa ada berita terbaru yah?" hanza makin bosen saat didalam kamar karena tidak tahu harus apa
"balap mobil???"
>>>>>>>>>>>
Terpaksa saya gantikan dengan episode gak penting ini
karena review novel selalu ditolak dan disuruh ganti Ama pihak NT sekali lagi maaf🙏
Dan untuk nama serta latar belakang hanya fiksi jadi jangan dipikirkan.
soalnya banyak novel mata uang logo dolar malah rupiah🗿