NovelToon NovelToon
My Fake Knight

My Fake Knight

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:25.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit Las Angeles, Scarlett Langford bertarung melawan kemiskinan dengan kecerdasan dan percaya diri.

Demi mempertahankan harga dirinya di High School, gadis yatim ini nekat menciptakan sebuah kebohongan besar sebagai kekasih rahasia Millian Vale-Knight—Pria yang tak pernah ia temui.

Namun, takdir gemar bercanda.

Saat bekerja paruh waktu sebagai pelayan pesta borjuis, Scarlett terlibat bentrokan sengit dengan seorang pemuda kaya yang angkuh dan bermata heterochromia.

Tanpa rasa takut, Scarlett memaki pria tersebut seraya berteriak bahwa ia hanya takut jika pria itu adalah Millian Vale-Knight .

Scarlett tidak pernah tahu bahwa pria 'brengsek' yang baru saja ia maki di depan mukanya justru adalah Millian yang sesungguhnya.

Ketika tameng kebohongan menabrak realitas, akankah kepalsuan ini berubah menjadi jerat cinta, atau justru menjadi awal dari kehancuran Scarlett?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#9

Kabut fajar belum sepenuhnya terangkat dari langit Los Angeles ketika peluit panjang kembali ditiup oleh para mentor di tengah lapangan utama asrama.

Hari pertama dari agenda utama outdoor education resmi dimulai.

Udara pagi yang menusuk tulang memaksa ratusan mahasiswa baru merapatkan jaket mereka, berdiri dalam barisan yang rapi di samping deretan bus pariwisata berukuran besar yang sudah bersiaga dengan mesin yang menderu halus.

Satu per satu mahasiswa baru diinstruksikan naik ke atas bus setelah menyerahkan manifes kehadiran kepada mentor pendamping masing-masing.

Di antara lautan manusia yang bergerak teratur itu, sosok Scarlett Langford kembali menjadi magnet visual yang tidak bisa diabaikan.

Pagi ini, ia melangkah dengan ritme yang tenang, menyampirkan tas ransel gunung hitamnya di satu bahu dengan keanggunan yang tampak sangat alami.

Di dekat pintu masuk bus kelompok B-4, Millian Vale-Knight berdiri tegak bersama James.

Sepasang mata ganjil milik sang pangeran Bel Air—biru jernih di kiri dan cokelat keemasan di kanan—tampak mengunci pergerakan Scarlett tanpa putus.

Mulai hari ini, Millian secara resmi menobatkan gadis dari San Marino itu sebagai manusia yang paling dibencinya setengah mati di seantero kampus.

Namun, kebencian itu justru membuat matanya enggan membuang pandangan ke arah lain; ada rasa penasaran yang bergejolak, menunggu saat yang tepat untuk melihat taring kepercayaan diri gadis itu patah di tangannya.

Perawakan Scarlett pagi ini memang tidak bisa diragukan lagi. Ia mengenakan jaket penahan angin berwarna hijau botol yang dipadukan dengan celana taktis hitam ketat, mempertegas kakinya yang jenjang semampai.

Ditambah tatanan kepang rambutnya yang masih rapi, penampilannya terlihat sangat effortless namun luar biasa modis.

“Dia ini sebenarnya mau pergi berkemah di hutan atau sedang menghadiri fashion show musim dingin di Paris?” bisik salah seorang mahasiswi borjuis di barisan belakang, melemparkan tatapan iri yang amat kentara ke arah Scarlett.

“Benar-benar cari perhatian. Anak beasiswa tapi gayanya melebihi kita yang membayar penuh,” timpal yang lain dengan nada mencibir, berusaha meredam rasa minder mereka sendiri.

Pagi ini, Dellaney teman barunya, bahkan memutuskan untuk memakai pakaian yang seakan sengaja disamakan dengan gaya berpakaian Scarlett.

Setelah menghancurkan isi kamar asramanya beberapa jam yang lalu—mengeluarkan seluruh koleksi pakaian musim dingin mewahnya dari koper hingga berserakan di lantai—gadis itu akhirnya memilih jaket *parka* tebal dengan potongan yang sangat mirip dengan milik Scarlett.

Scarlett yang menyadari hal itu hanya bisa tersenyum tipis dalam hati; ia tahu benar Delaney adalah anak orang kaya sejati, namun setidaknya gadis pirang itu tidak memiliki aura busuk seperti kelompok Belleza di San Marino.

...ΩΩΩΩ...

Begitu seluruh rombongan kelompok B-4 masuk ke dalam bus, atmosfer di dalam kabin kendaraan besar itu berangsur-angsur dipenuhi oleh obrolan ringan dan tawa remaja.

Scarlett memilih duduk di barisan tengah, tepat di sebelah jendela kaca, sementara Daniela mengambil kursi di sampingnya.

Di barisan paling depan, area kursi VIP diisi oleh para mentor senior: James, Clark—Arthur, dan tentu saja, Millian Vale-Knight yang duduk bersandar di dekat jendela dengan kacamata hitam bertengger di hidungnya, mencoba bersikap cuek dan tidak peduli pada kebisingan di sekitarnya.

Bus mulai bergerak membelah jalan raya menuju area pegunungan terpencil di luar kota.

Perjalanan baru berlangsung sekitar tiga puluh menit ketika tiba-tiba, dari arah bangku barisan belakang, seorang gadis memekik keras sembari menatap layar ponselnya.

Teriakan heboh itu tidak terlalu besar hingga memekakkan telinga, namun frekuensinya yang melengking tinggi mampu membuat hampir seluruh mata di dalam bus memandang serentak ke arahnya, meminta penjelasan atas kegemparan yang terjadi.

“Gila... gila! Ini benar-benar gila!” seru gadis itu dengan tangan yang gemetar, menyodorkan ponselnya ke arah teman sebangkunya.

“Ada apa, sih? Jangan berisik, para mentor ada di depan,” tegur temannya setengah berbisik, meski matanya ikut melirik ke layar.

“Lihat ini! Di forum rahasia kampus kita sedang ramai dibahas! Berita terpanas pagi ini menyebutkan kalau kekasih rahasia dari Kak Millian ternyata ada di kampus ini dan berada di angkatan yang sama dengan kita!” pekik gadis itu lagi, tidak mampu menahan letupan histerianya.

“Huhuhu, aku benar-benar begitu iri pada gadis misterius itu! Bagaimana bisa dia menyembunyikan statusnya sesempurna ini dari publik?”

Mendengar percakapan yang meledak dari arah belakang, Arthur dan Clark yang duduk di barisan depan hanya melirik sekilas lalu memilih untuk bersikap bodo amat, menganggapnya sebagai angin lalu dari rumor remaja yang biasa terjadi setiap semester baru.

Namun, James yang duduk tepat di sebelah Millian langsung menajamkan pendengarannya.

Sifatnya yang gemar memprovokasi situasi mendadak bangkit.

James menyenggol lengan kokoh Millian dengan siku tangannya, lalu mendekatkan wajahnya dengan seringai lebar yang sangat menyebalkan.

“Wah, gila, Yang. Kau harus dengar ini. Anak-anak divisi IT di angkatan baru kita tampaknya luar biasa nekat. Mereka berhasil menyelidiki jejak palsu digital soal isu kekasih rahasiamu!” bisik James dengan volume suara yang kecil namun sarat akan nada mengejek.

Arthur dan Clark yang berada di barisan kursi sebelah akhirnya ikut memiringkan tubuh mereka, memasang kuping lebar-lebar karena rasa penasaran mereka mendadak terusik.

“Kekasih? Sejak kapan seorang Millian Vale-Knight memiliki kekasih?” tanya Arthur dengan kening berkerut dalam, menatap bergantian ke arah James dan Millian.

“Setahuku, pria bermata aneh ini selalu menolak puluhan model dan anak pengusaha yang mencoba mendekatinya di Bel Air.”

James terkekeh rendah, melirik ke arah Millian yang masih berpura-pura tidur di balik kacamata hitamnya.

“Kalian berdua rupanya lupa dengan bualan Millian tahun lalu? Rumor menggelikan– Millian memiliki kekasih rahasia yang sengaja ia sembunyikan demi menjaga privasi.”

James kemudian mengeluarkan ponsel pintarnya sendiri, mengetuk beberapa kali di atas layar sebelum menunjukkannya secara rahasia kepada Arthur dan Clark.

“Nah, gila bukan? Dan yang lebih menarik lagi, salah satu informan IT angkatan baru baru saja mengirimkan pesan padaku. Sekarang, aku bahkan berhasil mendapatkan nomor ponsel dari gadis yang dirumorkan menjadi kekasih rahasia Millian di forum itu.”

Mendengar kata 'nomor ponsel', kelopak mata Millian di balik kacamata hitamnya mendadak terbuka. Ia melepaskan kacamata hitamnya dengan gerakan lambat, menampilkan sepasang mata heterochromia-nya yang kini berkilat heran sekaligus jengkel dalam waktu yang bersamaan.

Sifat angkuhnya merasa terusik.

Pria itu menoleh ke arah James dengan dahi yang berkerut dalam.

Di dalam benak Millian, ada rasa heran yang luar biasa besar yang mendadak merayap naik.

Gadis dengan tingkat kepercayaan diri setinggi apa dan berotak seberani apa di dunia ini yang berani-beraninya mengarang cerita fiktif serta mengaku sebagai kekasih rahasiaku seorang Millian Vale-Knight?

“Berikan ponselmu, James,” perintah Millian dengan nada suara yang sangat dingin dan tidak menerima bantahan, mengulurkan tangannya yang kokoh untuk merebut benda pipih itu dari genggaman sahabatnya, siap melacak siapa dalang di balik kelancangan yang baru saja mencorengnya.

1
Wanti Ajaa
Mantep bener dah autor kita ini
Loph loph
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
happy wedding dan happy wedding 😍🥳🥳🥳
Rosdianah 🌷: huhuhii🥳🥳
total 1 replies
Mia Camelia
serius ini udah tamat thor🥰
gak berasa udh ending aja. sedih juga ninggalin kisah milian n scarlet😂😂😂
semangat thor ,bikinin lgi kisah klan kninght yg tersisa rowan🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: heheh siap kak🤭
total 1 replies
Dewi Novita L.s
nungguin kelanjutannyaa huaaaa
Rosdianah 🌷: heheh siap kak🫶
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
akhirnyaaaaaaa😄😄😄 puasa selama 20th usiamu baru bisa merasakan sentuhan bibir selain bibir orrumi millian😄😄😄😄
acarliga sampai kehabisan kata2 kasar dan otaknya langsung konsletinh🤣🤣🤣
da lah first kiikalian ga mengecewakylah yaaa🤭🤭🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
kaaannnnnn,,, dibalik kata kata sinis sarat akan penghinaan penasayjuga kan akan rasa yg belum pernah terjamah🤭🤭🤭
alias cipokan🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
Mita Paramita
🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkkwwk🤣
total 1 replies
Mita Paramita
Butterfly era casander 😍😍😍
dome🌬️🌀🌀🌀
waduhhh ternyata kata2 asalan delaney beneran kenyataan ternyata Scarlett memang keturunan dr kluarga konglomerat. tapi sayang kluarga atau neneknya macam iblis saja. terlalu serakah kayak hidupnya ga akan mati saja karna ingin tetap menikmati kesombongan sebagai kaum orng konglomerat...
edaannnn sampe cucu sensiimau dijual, padahal dia ga ada kontribusi apa2 dalam kehidupan Scarlett. malah tega membuang ayahnya (anak kandungnya) demi ego
kedukim yookkk guna guna aja kirim setan valak buat neror si nenek dorot EQ
dome🌬️🌀🌀🌀
hayooooo, akankah hutang itu akan benar benar dibayar lunas DA kontan😄😄😄😄
gila sih si millian🤭🤭
gassss lah
dome🌬️🌀🌀🌀
iyaa,, si Briana kabarnya gimana yaa.. apa yg akan terjadi di masa mendatang tentang Briana. jangan sampai hidup Briana menjadi tidak baik
Rosdianah 🌷: tenang kak🤭
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
wkwkwkwkwkwkwkkk... Scarlett dilawan??
hellloooooo.... seisi murid high school scarlet saja ga ada yg brani melawan ketajaman lidah scarlet 😄😄
apa lagi oleh cwe manjaa melenghoyyy macam kamu🤭🤭🤭
upssss i did it again i play with your heart
wkwkwkwkwkwkwk... macam lagi nyanyiii yaaa🤣
Rosdianah 🌷: huhu ma'aciww komentarnya kak 🫶🥰
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
gelud saja lah kalian berdua, ga sudah sudah. nanti malah main kokop kokopan🤣🤣🤣🤣. uuppsss🤭sory Thor terlalu jujur aku😁😁😁😁
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat kak thor💪💪💪
update bab bab baru dan karya karya baru yg kereen 😁😁
Rosdianah 🌷: hehe siap kak🫶
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
😄😄😄😄
jangan sampe konslet dong scarlet, dan mati lampu malah makin enak🤣🤣🤣🤣🤣
maksudnya enak bisa lihat bintang dan bulan disaat mati lampu😅😅😅
lanjut lah goda godaannya. ntar juga lama lama dioraktekinnya🤭🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
awal mula ngedara lama lama menjadi nyata😄😄😄
awas ketelan ludahmu sendiri kalian berdua😁😁
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
gadis titisan setan tapi bisa buat jntungmu lompat lompat kan millian😁😁😁😁
beginilah kalau cwe berkelas berdebat, bukan pakai emosi bukan pakai fisik tapi pakai otak dan ketenangan
Rosdianah 🌷: hihi 🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
awalnya provokasi bibir lama-lama uji praktek kompetensi siapa yg paling ahli 🤣🤣🤣 🤣🤣🤣🤣🤣
semangat provokasi scarlet millian 😄😄😄
sapa tau scarlet bisa mimpi erotis lag denganmu
i🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Mita Paramita
yeay scarlet hamil lagi😍😍😍
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii 🥳l
total 1 replies
Mita Paramita
mom Suzy jadi Mak comblang dadakan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!