NovelToon NovelToon
Clara'S Love Fidelity

Clara'S Love Fidelity

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Contest / Nikahkontrak
Popularitas:29.4k
Nilai: 5
Nama Author: Triya Widodo

Area 21+
Harap bijak untuk membaca di bawah usia.


Clara wanita yang sudah bersuami dan memiliki anak laki-laki. Keadaan rumah tangganya tak seperti rumah tangga yang lain, penuh dengan penderitaan dan kesusahan.


Suatu hari, saat mereka berdua bertengkar lagi ada seorang pria yang masuk tanpa permisi dan membeli Clara dan Reno.


Clara yang tersentak kaget dan bingung, "Apa yang terjadi sebenarnya, kenapa aku di beli oleh pria yang tidak aku kenal sama sekali?"

"Aku di jual oleh suamiku sendiri! Apa aku sehina itu?"


"Kesetiaan ku yang ku berikan padanya dengan ketulusanku dibalas dengan hina seperti ini."

"Apa kesetiaan ku berujung Cerai seperti mimpi yang tak ku inginkan." Kata Clara dengan menangis sambil menidurkan Reno anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triya Widodo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

"Lakukan perintah saya!" bisik nya dengan menggoda. Wajah Clara seketika berubah menjadi merah dan terasa suhu tubuhnya naik dengan drastis.

Clara berusaha melepas tangan Tuan Abbas yang menutupi mulutnya dan berkata, "Tidak mau," ujarnya, "terlalu fulgar dan terlihat semua."

"Aku bukan wanita penggoda dan juga bukan wanita yang bisa menggoda siapapun pria itu." kilahnya mendorong tubuh Tuan Abbas yang menghimpit tubuhnya di dinding samping almari baju.

"Kenapa sulit sekali meluluhkan hatimu yang keras itu." tegasnya dengan menyerah seraya menghela napas berat.

"Maksudnya..." mengerutkan keningnya dengan hilang akal apa yang harus dia lakukan.

"Anda mulai menyukai saya," serunya seraya membalikkan badannya sedari menyepak ke sisi belakang tuan Abbas.

"Menurut insting dan logika kamu..." menatap dingin wajah Clara.

"Sepertinya... Iya..." gumam Clara pelan seraya berjalan mendekat dan mengambil kembali kemeja di tangan Tuan Abbas.

Tuan Abbas tersenyum karena Clara menganggap benar dan sesuai dengan logikanya. Dia tahu kalau Tuan Abbas menyukainya dari ia pertama bertemu dengannya. Namun Clara tidak mau rasa suka Tuan Abbas akan terulang kembali seperti Riko Hilman.

Manis Mulutnya Bercakap Seperti Sa-Utan Manisan, Di Dalam Bagai Empedu.

Itulah Riko Hilman yang sebenarnya...

Trik untuk menarik wanita sebagai istri atau simpanannya.

"Baiklah, setelah berganti segera tidur." titahnya dengan keras.

"Siap, Tuan Abbas..." lontarnya dari dalam kamar mandi. Setelah selesai Clara keluar dan tak melihat lagi keberadaan Tuan Abbas di kamar hotel itu.

"Dia kemana ya?" tanyanya dengan melihat sekitar kamar.

"Bodo amat lah... Yang penting istirahat dulu." seraya memposisikan diri di atas ranjang dan menarik selimut.

Beberapa menit Clara tak bisa tidur memikirkan Reno anaknya, "Aku nggak bisa tidur..." ujarnya, "aku harus tahu kondisi Reno di rumah ibu."

"Assalamualaikum, Bu." Clara memberi salam melalui ponselnya.

"Wa'alaikumsalam, Nak. Sudah malam kok belum tidur?" tanya ibu seraya duduk di ruang tengah.

"Khawatir dengan Reno, Ra." tambah ibu pada Clara.

"Iya, Bu. Reno sudah tidur?" pungkasnya bersandar di ranjang.

"Iya, sudah. Dia tidur dengan pulas. Kepala ART juga ada di sini, namanya ibu lupa." jelasnya seraya mengingat kembali nama Bi Ani.

"Oh... Bi Ani namanya Bu. Dia ada di rumah ibu dengan siapa saja?" tanya Clara dengan membenarkan apa yang di katakan dengan Tuan Abbas.

"Iya, benar Bi Ani. Di luar ada beberapa seorang bodyguard yang sekarang berbincang sama bapak." terangnya berjalan menengok keluar rumah.

"Hah... Memang benar..." gumamnya pelan.

"Apanya yang benar?" tanya ibu dengan bingung.

"Nggak... Nggak ada apa-apa, Bu." ujarnya,"oh, iya, Bu. Besok Bi Ani suruh nunggu Clara jemput Reno ya."

"Iya, Ra. Sudah tidur sana, besok pagi langsung ke rumah." pinta ibu pada Clara.

"Iya, Bu." jawab Clara dan mengakhiri panggilan.

"Akhirnya aku lega sekarang." gumamnya seraya membenarkan posisi tidur.

Flashback Tuan Abbas,

Setelah menyuruh Clara, ia bergegas keluar mendapat panggilan dari Asisten Lee.

"Iya, ada apa Asisten Lee?" tanya Tuan Abbas dari ponselnya.

"Anda segera ke alamat yang akan saya kirim." terangnya menyuruh Tuan Abbas ke tempat tersebut.

"**Dan anda sudah di tunggu oleh supir pribadi Nyonya Clara." tambahnya lalu menutup panggilan.

Tanpa memberitahu Clara, Tuan Abbas segera masuk lift turun ke lantai paling bawah area parkir. Dia berjalan mencari supir pribadi Nyonya Clara dan menemukan di ujung parkiran.

"Apa yang terjadi?" tanya Tuan Abbas pada supir seraya masuk dan menutup pintu mobil.

"Tuan Riko Hilman berada di sebuah villa bersama Asisten Lee. Dan saya di suruh mengantar Anda ke sana." jelasnya melajukan mobil.

"Segera antar saya ke sana." titahnya.

Apa lagi yang dia lakukan... Batin Tuan Abbas gelisah.

Perjalanan yang hampir lebih dari 2 jam, dia sampai di sebuah villa yang jauh dari kota. Tuan Abbas segera masuk dan melihat Riko Hilman yang tengah duduk terikat dan banyak lupa pukul area wajahnya.

"Tuan Abbas... Saya mohon maaf tanpa seizin anda saya telah melakukan apa yang harus di peroleh oleh orang bangsat ini." bisik pelan Asisten Lee mendekat pada tuannya.

"Terimakasih, Asisten Lee. Tanpa perintah saya, kamu sudah melakukannya. Apa yang harus dia pertanggungjawaban sebagai mana mestinya..." senyum menyeringai Tuan Abbas puas.

"Lepaskan aku..." teriak Riko Hilman seraya menggoncang kan ingin melepas tali yang melilit tubuhnya.

"Buat apa saya melepaskan mu pria brengsek." pekik nya mendekat seraya mendongakkan wajah Riko Hilman lalu melepasnya dengan kasar.

"Kamu yang brengsek Abbas... Apa kamu tidak berani menangkap ku sendiri..." tawa Riko Hilman menghina Tuan Abbas.

"Sungguh hina bila aku sendiri yang menangkap mu dan memukul mu dengan tangan suci ku ini." tegas Tuan Abbas menatap tajam.

"Apa tujuan mu membawa ku ke sini?" tanya Riko Hilman geram.

"Langsung saja," ujarnya, "niat mu menikahi Clara dan menyakiti dia? Hak apa kamu mengambil saham darinya."

"Menikahinya sebagai balas dendam... Atau inisiatif mu mengambil saham miliknya." pekik ya dengan marah.

Tawa Riko Hilman menggelegar memenuhi ruangan tersebut. Lalu dia diam sejenak usai tertawa, tersenyum senang dan pahit.

"Kau lebih cerdik dari yang ku kira. Aku menikahinya, benar karena aku harus membalaskan dendam ibu ku. Kau tahu semua tanpa aku menjelaskan." terangnya lalu menyeringai kesal.

"Kesetiaan cintanya kau balas hina seperti ini, Hah..." marahnya menatap tajam wajah Riko Hilman.

"Kau tahu apa, Tuan Abbas Laes Jareel..." serunya menyeringai.

"Aku tahu semuanya tentang mu dan Clara. Semua yang telah ku berikan padamu, apapun yang kau minta aku berikan. Agar putra ku hidup layak namun apa yang ku peroleh dari mu. Kerja sama yang berakhir dengan merendahkan kedudukan ku sebagai penolong mu setelah kamu mulai menaiki posisi rendah mu." terangnya mengeratkan genggamannya.

"Kamu tidak pernah tahu bagaimana perasaan ku saat aku di tinggal pergi oleh ibu ku." pekik dia seraya meneteskan setetes air matanya.

"Aku frustasi, aku kehilangan akal, aku ingin mengakhiri hidup ku, karena apa..." ujarnya, "orang satu-satunya yang ku miliki hari itu hanya seorang ibu. Ayah ku meninggal karena serangan jantung lalu ibu ku meninggalkan ku tanpa mengkhawatirkan ku kelak aku bisa tumbuh dengan siapa? Karena ulah siapa?"

"Orang tua Clara yang telah menghancurkan semuanya." marahnya dengan hancur dan menangis**.

"**Hah... Sungguh ironis sekali hidup mu." kekeh Tuan Abbas menyindir.

"Tengoklah ke belakang dan lihatlah di luar sana masih banyak orang yang kekurangan dan hidupnya lebih miris darimu." terangnya tersenyum miring.

"Anak yang selalu di manja seperti mu tidak akan pernah tahu rasa berterima kasih. Walaupun kedua orang tua mu meninggal masih ada nenek mu yang menyanyangi mu dan memanjakan dirimu khalayak raja yang tamak." kilahnya menyindir seraya membelakangi Riko Hilman**.

1
Ratna Puspita
semangat kak
Lina Zascia Amandia
Like dan Fav sdh menyapa....
Toni Hartono
Clara .......
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
Toni Hartono
clara....
Wajah Boneka
Aku setia rebahan disini menunggu cerita kakak hihi
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
PrincessFuzzie
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
moonjuice
aaa d tunggu eps selanjutnya *baru kali ini ninggalin jejak hhwhw:窶コ semangat ya author
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
alchemyworks
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
TickleStar
Thor hayuu kita ke pelaminan aja biar bisa baca ceritamu tiap h
sharing_genes
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
Zizi Suartini
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita‾!!
kisses and martini
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Hustle Flyswat
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
Berkilau
Ceritanya gak ngebosenin, pokoknya aku dukung terus thor!
Zizi Suartini
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 2 replies
adalahdarling
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
Eja Drajat Adriansyah
Imajinasi tanpa batas. Mantap! 総晶
skyeandstaghorn
Alurnya gregetan! Aku baru baca aja jadi nagih!
SecretFruity
Halo kak author! Aku pembaca baru dan bakalan jadi pembaca setia, nih. Ditunggu next up, ya!
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
Rahmat Emas
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!