NovelToon NovelToon
Duda Keren Cari Jodoh

Duda Keren Cari Jodoh

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:363.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: IkeFrenhas

David Arion Syahreza, si duda keren yang lagi cari jodoh karena dorongan dari sang Mama. Padahal, dia sih masih belum move on dari sang mantan.

Awalnya, David ogah-ogahan mendatangi perjodohan yang telah diatur sang mama. Hingga akhirnya, dia menemukan seseorang yang membuatnya tertarik.

Namun sayang, wanita itu malah menghilang bak ditelan bumi.
Akankah ia menemukan tambatan hati yang dicarinya?

Sekuel Suamiku Mencintai Adikku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IkeFrenhas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 (Aqila)

Aku merasa jika kondisi tubuhku mulai membaik. Dokter terbaik telah merawat diriku dengan perawatan yang sangat spesial.

Perlakuan manis suamikulah yang telah mempercepat kesembuhan tubuhku.

Hampir setiap menit suamiku itu memeriksa suhu tubuhku, memastikan jika diriku telah baik - baik saja.

Aku berungsut duduk. Untunglah, sesuatu di dalam sana tidak lagi sesakit tadi.

Ah, mengingat apa yang telah kami lewati membuat pipiku memanas.

Awalnya, rasa takut itu menyerangku bertubi - tubi. Sampai-sampai membuat tubuhku menggigil. Akan tetapi, bibirku terus berusaha keras untuk memanggil nama David. Guna menyingkirkan bayang - bayang sosok kelam yang selama ini telah menghantuiku.

Rupanya, kelembutan Bang David mampu mengenyahkan bayangan itu sehingga hanya ada aku dan Bang David saja. Tiada pengganggu.

Aku mengulum senyum, lalu menepuk - nepuk kedua pipi. Kali ini untuk menepis bayangan yang telah kami lakukan.

Huh. Aku hraua segera turun dan ke kamar mandi.

"Hei. Udah lebih baik?" Pertanyaan Bang David menghentikan pergerakan ku yang akan menampakkan kaki ke lantai.

"Iya, Bang. Sekarang mau mandi," jawabku malu - malu. Pasti wajahku telah merah padam.

Dalam sekali hentakan aku telah berada dalam gendongannya. Lelakiku itu tersenyum tipis lalu berjalan menuju kamar mandi. Sedangkan aku, terus menatap wajahnya. Tidak ingin melewatkan satu detik pun.

Bang David menurunkan diriku di lantai kamar mandi samping bathub.

"Tunggu sebentar, aku siapkan air hangatnya," ucapnya lalu mengecup keningku. Lantas segera menyiapkan apa yang aku butuhkan.

Setelah dirasa cukup, Bang David menuntunku untuk masuk ke bathub.

"Aku sudah baik - baik saja, Bang," ucapku malu - malu.

Bang David tampak santai, tidak mengacuhkan apa yang aku katakan. Dia tetap melayani diriku.

"Biarkan aku membantumu," tegasnya.

Jika sudah begitu, siapa yang bisa membantah ucapannya. Aku tentu saja tidak akan kuasa menolak.

"Aku tunggu di luar. Kalau sudah selesai, panggil ya." Lagi - lagi, Bang David mengecup keningku sebelum dirinya pergi meninggalkanku sendiri.

Mengetahui jika ada yang menungguku di luar sana membuatku ingin cepat - cepat menyelesaikan acara mandiku. Tidak enak rasanya jika Bang David harus menunggu dalam waktu yang lama.

Aku pun segera melangkah keluar tanpa berniat memanggil Bang David yang mungkin saja tengah duduk di pinggiran ranjang atau malah berdiri di dekat pintu kamar mandi.

Begitu pintu kamar mandi terbuka, seseorang itu tengah berdiri dengan tangan berkacak pinggang.

"Bukankah sudah aku katakan panggil aku," tegasnyaa seraya melangkah mendekati diriku yang tiba - tiba mematung di tempat. "Dasar bandel," ujarnya lantas menjentik keningku dengan jemarinya.

"Aw!" Bang David membopong tubuhku hingga ke ranjang. Membaringkannya di sana.

"Ini cuma ke kamar mandi aja, Bang. Aku juga udah baik - baik aja, kok," jelasku.

"Benarkah sudah baik - baik saja?" tanya Bang David dengan seringai jahilnya.

"I ... iya. Udah baik - baik aja, kok," sahutku ragu - ragu.

Pasalnya, tatapan Bang David kini telah berubah sekelam malam. Wajahnya mendekat kepadaku, dengan kedua tangan berada di kedua sisi tubuhku. Mengunci diriku agar tidak bisa bergerak.

Tentu saja aku tidak bisa berkutik sedikit pun.

"Kalau begitu, kita bisa melakukannya lagi?"

Aku menelan ludah susah payah. Yang ini saja baru reda sakitnya, haruskah ditambah lagi.

Benar - benar tidak terbayangkan sebelumnya jika lelaki di hadapanku ini sangat - sangat tidak bisa mengendalikan diri. Ya, walaupun aku akui jika diriku juga menikmatinya. Hanya saja, tidak bisakah jika kami mengulangnya nanti - nanti lagi.

Duh. Bagaimana ini?

Aku meremas seprai sekut tenaga. Menyalurkan rasa takut yang tiba - tiba mendera. Tidak bisa membayangkan jika tubuhku harus remuk kali ini.

Namun tiba - tiba, Bang David tertawa lepas. Seperti tidak ada beban. wajahnya begitu bersinar terang dengan binar indah yang membuatku terpana.

"Aku tidak akan tega melakukan nya. Makanya kamu harus menurut, kalau membantah Maka akan aku hukum. Mengerti?" Bang David berkata lembut sekaligus tegas dalam satu waktu.

Ah, betapa aku sangat terpesona dibuatnya. Bolehkah aku mencinta?

Mencintai dirinya yang ada di hadapan. Memberikan segenap jiwa untuknya seorang.

"Pakai bajumu dan kita makan. Kamu pasti kelaparan." Bang David berjalan menuju lemar pakaian lalu kembali dengan lembaran pakaian di tangannya.

Lelaki itu membantu diriku berganti baju. Awalnya aku sangat rikuh dan malu. Namun, melihatnya melakukan itu dengan tampak yakin, maka aku pun mengikuti keinginannya.

Ah, apakh Bang David juga memperlakukan mantan istrinya dengan sangat manis begini. Terutama setelah mereka bercinta. Dadaku bergemuruh, merasakan hawa kecemburuan mulai merajai hatiku.

Setelah berpakaian dan mengeringkan rambut. Jangan lupakan, jika Bang David juga yang mengeringkan rambutku lalu menyisir nya pelan.

Kami pun makan bersam di ruang makan. Suasana hatiku tiba - tiba berubah, membayangkan jika bukan hanya aku saja yang menerima perlakuan manis lelaki yang tengah makan dengan santainya itu.

"kenapa melamun. Apa makanannya tidak mengundang seleramu? mau makan yang lain saja?" tanya Bang David santai seperti tidak terjadi apa - apa.

Oh ayolah, Qila. Wajar jika seorang suami memperlakukan istrinya dengan baik. Apa yang aku pikirkan sekarang. Apa aku berharap jika mereka tidak menjalankan pernikahan yang sebenarnya. Apa ku berpikir jika saja Bang David menjadi lelaki brengsek di kehidupan sebelumnya lalu berubah baik saat mengenal diriku.

Aku gila. berhentilah berpikir yang aneh aneh lebih baik sekarang aku makan agar bisa melayani Bang David dengan maksimal.

"Dasar aneh. Sebentar cemberut, sebentar lagi tertawa," ujar Bang David lalu mendengkus mengejekku.

Aku menanggapi nya dengan senyum santai. Membiarkan pikiran burukku terbang begitu saja. lebih baik aku menikmati hidupku sekarang. Tanpa memikirkan hal hal lain yang dapat merusak kebahagiaanku saat ini.

1
Qaisaa Nazarudin
Ketemu MANTAN terindah langsung lupa sama istri,Keliatan banget masih belum bisa move on dari Mantan..
Qaisaa Nazarudin
Ogeb bukannya nanya dulu siapa yg sakit,eh malah lari gitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Lha lebay, kenapa malah nangis ckk
Qaisaa Nazarudin
Nah ini pasti Aqila..pantesan dia berpindah2 alamat nya.. kurier ternyata..
Qaisaa Nazarudin
Umur Putri 4 Tahun,Ana hamil 9 bulan,Jadi 4 Tahun 9 bulan dong yah,David duda 5 Tahun, berarti Setelah habis Edah Ana langsung Nikah sama Adrian kan yah..Bagus deh,Ana gak perlu lama2 terpuruk karena diselingkuhin David..👍👍 Sekarang Ana udah bahagia dengan keluarga kecilnya,Dan David kayak orang gak punya malu datang kerumah Mantan dan menyaksikan Kebahgiaan Mantan,Aneh...
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT
Qaisaa Nazarudin
Apa gunanya semua itu,kalau kerjaannya tukang selingkuh,mending selingkuh sama cewek lain,lha ini malah dengan adek ipar sendiri, kalau gak suka sama Ana kenapa gK nolak dari awal, sewaktu dijodohkan..
Qaisaa Nazarudin
Waahh Alhamdulillah,baru juga aku ketar ketir takut Ana dibikin balikan sama David,eh ternyata gak yah,tq thor..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄🙄Jangan sampai Outhor bikin alur David balikan sama Ana ya..
Qaisaa Nazarudin
Siapa juga ibu yg SETUJU udah terang-terangan dia bukan cewek baik2,Mana ada cewek baik jadi PELAKOR kakaknya sendiri?
Qaisaa Nazarudin
Biasanya gitu,Saat Udah PERGI baru merasa KEHILANGAN..
PENYESALAN selalu belakangan,Yang dulu itu PENDAFTARAN..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Ana ..MEMAAFKAN boleh tapi BUKAN UNTUK KEMBALI..Suami gak sadar diri kayak gini,mmg udah bagus kamu langsung mintak cerai,jangan mau di bodohi dan di injak-injak..Terus kenapa gak Nikah sama adeknya setelah BERCERAI? Harusnya kan itu yg kamu lakukan..
Qaisaa Nazarudin
Wah gila,SUAMI dan ADIK yang gak sadar diri..😡😡Malah anak manja yg kamu inginkan..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Kali ini kamu yg Kena,Mana udah terpesona duluan lagi,Udah dag dig dug duluan lagi,Eh malah salah orang,Apakah si Aqila ini yg disinopsis yg katanya hilang tanpa kabar itu? pasti deh ia..
Qaisaa Nazarudin
Astaga terus yg ditemuin David tadi siapa?? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣Anak bandel ini pasti😅😅
Satria Devi
Luar biasa
fatimatuz zuhriyah
bagus
Nora♡~
Semangat terus thor... ini cerita dah tamat kah🤔
Revita Elisa
😍😍😍😍😍tamat juga....
Ike Frenhas: lanjut baca cerita yang lain, Kak 😁😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!