NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Riana

Takdir Cinta Riana

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rika nopiana

Lima tahun Riana menyerahkan hatinya untuk satu nama yaitu Irwan. Lima tahun pula ia percaya bahwa dirinya adalah satu-satunya.

Sampai sebuah kenyataan menamparnya dan menghancurkan segalanya.Ternyata selama ini Riana bukan kekasih Irwan tapi ia hanya... selingkuhan.

Riana ingin memutuskan untuk pergi. Ia muak. Tapi Irwan menolak melepasnya. "Kamu sudah terlalu dalam di hidupku" katanya, dengan nada yang membuat Riana takut sekaligus lemah.

Di tengah luka dan ancaman itu, hanya ada satu orang yang selalu ada dua lah Arif. Sahabat yang selalu menemaninya, yang hapal caranya menangis dalam diam. Arif yang ternyata sudah lama menyimpan rasa, tapi memilih pergi demi kebahagiaan Riana.

Kini Riana harus memilih. Bertahan dalam cinta yang memenjarakan, atau berani bebas meski harus kehilangan semuanya? Dan sanggupkah Arif tetap diam saat wanita yang ia cinta sedang tenggelam?

Lima tahun cinta, ternyata hanya lima tahun kebohongan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika nopiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31

Hana berulang kali melihat jam yang tergantung di ruang tamu rumahnya,sudah lebih dari 3 jam yang Riana janjikan untuk segera pulang ke rumah.

"Riana kemana ya bi,kok belum pulang juga padahal bilangnya gak akan lama" keluh Hana pada bi Inah,ia sudah mengirimkan pesan pada Riana namun belum juga di baca oleh anaknya bahkan telpon juga tak di angkat.

"Mungkin sebentar lagi Bu,kalo perginya sama neng Melly biasanya suka lebih lama soalnya non Riana pernah bilang neng Melly suka ngajak muter-muter dulu" jawab bi Inah menenangkan sang majikan yang sejak tadi gelisah

"Iya mungkin ya,saya kok gak enak hati terus" Hana mencoba meredam rasa gelisahnya dengan memilih untuk menelpon teman arisannya membahas soal kegiatan bakti sosial yang akan mereka lakukan akhir bulan nanti.

Sementara itu Ido juga sama gelisahnya,ia sudah menelpon Melly juga Riana namun keduanya seakan kompak tidak menjawab telponnya,ia juga sudah berkali-kali mengelilingi tempat pameran buku itu berlangsung namun tak mendapatkan hasil.

"Kayaknya mereka udah balik tanpa ngasih kabar" gumamnya ia lalu menelpon Tante Hana memastikan barangkali dua gadis itu sudah ada di sana.

Namun Hana bilang bahwa Riana belum sampai ke rumah,kabar itu malah membuat Hana semakin panik saja ia mulai berpikiran yang tidak-tidak.Ido berusaha menenangkan Hana ia berjanji akan mencari lagi dua gadis itu.

Ido berlari masuk ke gedung itu lagi ia memeriksa setiap sudut dengan seksama bahkan ia juga memeriksa toilet perempuan barangkali temannya ada di sana tak lupa ia juga memeriksa basement tempat mobil-mobil biasa parkir,ia menelusuri satu persatu namun tak menemukan mobil Melly di sana.Dia terus mencari sambil sesekali mencoba lagi menelpon Melly namun lagi-lagi tak ada jawaban bahkan lama kelamaan telpon Melly dan Riana sudah tidak aktif lagi mungkin karna kehabisan daya.

Sampai hari menjadi gelap,belum ada tanda-tanda keberadaan mereka,Ido meminta bantuan pada beberapa temannya untuk ikut melakukan pencarian.Sampai lewat tengah malam yang mereka lakukan belum juga membuahkan hasil akhirnya Ido meminta teman-temannya untuk pulang ke rumah masing-masing dan beristirahat,biar pencarian mereka lanjutkan besok pagi.

****

Hari masih gelap dan cuaca begitu dingin karna beberapa jam yang lalu hujan sempat turun sebentar,Melly menggigil kedinginan perlahan ia membuka kedua mata,bau tanah basah langsung menusuk di hidungnya.Ia berangsur duduk dengan perlahan seketika nyeri di kepala bagian belakangnya terasa sangat menusuk.Melly bergetar ketakutan saat ingatannya berputar ke kejadian beberapa jam yang lalu.

"Riana,,,!!!!" gadis itu panik ia menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri mencari temannya namun sayangnya di tempat itu ia hanya sendirian,ia melihat tasnya tergeletak tak jauh dari tubuhnya buru-buru ia mengambilnya untuk mencari ponselnya namun sialnya ponselnya itu mati.

Dia berjalan tertatih sambil memegangi kepalanya, berusaha keluar dari tempat gelap itu untuk mencari pertolongan.

Beruntungnya ada dua orang satpam yang berjaga di gedung sebelah, ketika melihat Melly mereka langsung menghampirinya dan segera menelpon polisi setelah tau kronologi yang terjadi.

Melly langsung di bawa ke unit gawat darurat oleh beberapa orang polisi untuk mendapatkan perawatan untuk sakit di kepalanya rupanya ada sedikit luka robek di kepalanya yang untungnya tidak terlalu dalam sehingga cukup di jahit saja.

Hana yang mendapat kabar bahwa Melly sudah di temukan segera bergegas datang ke rumah sakit.Ia berjalan dengan tergesa di dampingi suaminya yang langsung pulang saat itu juga setelah mendapat kabar Riana hilang.Begitu sampai di ruangan itu,Hana langsung di sambut ibunya Melly yang langsung memeluk tubuhnya untuk menguatkan kemudian Hana mendekat pada Melly dan menggenggam kedua tangannya dengan gemetaran.

"Riana dimana Mel" suaranya parau,cekungan di bawah matanya menunjukan ia belum tidur sama sekali.

Gadis itu malah menunduk merasa bersalah pada Hana,Ido yang berada di sebelahnya mengelus punggung Melly dengan lembut untuk menenangkan gadis itu."Maafin Melly Tante" ucapnya terisak "Melly gak tau, harusnya Melly gak ajak Riana pergi ke pameran itu" ucapnya terbata-bata.

Hana menggengam tangan Melly semakin erat. Ia tau Melly juga terpukul atas kejadian ini. "Siapa sebenarnya orang yang punya niat jahat sama kalian" Hana menangis tersedu,suaminya menahan tubuh Hana saat wanita paruh baya itu kehilangan kesadarannya.

Hana segera di baringkan di ranjang sebelah yang kebetulan kosong tangannya langsung di infus oleh para suster.Ayah Riana kembali melayangkan pertanyaan pada Melly dan Ido.

"Apa Riana punya musuh yang om gak tau?atau barangkali ada yang kalian curigai?" Tanya ayah Riana, Melly dan Ido saling tatap.

"Riana gak punya musuh om, satu-satunya orang pernah punya masalah sama Riana cuma,,,,, Ara" jawab Ido,iya sebenarnya tidak ingin berpikiran buruk pada Ara tapi memang kenyataannya hanya gadis itu yang membenci Riana bahkan sampai membuat Riana masuk ke ruang operasi.

"Ara,,,,!?maksud kamu Ara yang bikin kepala Riana bocor?" Ayah Riana memastikan.

"iya om,dia" ucap Ido.

"Baiklah,om mau ke kantor polisi dulu untuk ngurus masalah ini,om boleh titip Tante di sini?" pinta ayah Riana,merasa serba salah.

"Boleh pak,biar ibu Hana saya temani di sini" ucap ibu Melly tulus.

*****

"Bukan gue,gue gak tau apa-apa!" ucap Ara spontan, Ara cukup terkejut ketika rumahnya di datangi oleh Ido dan teman-temannya.Sebenarnya Melly ingin sekali ikut tapi kondisinya belum memungkinkan, sedangkan ayah Riana masih sibuk di kantor polisi untuk membuat laporan.

"Gak usah bohong loe,dimana Riana?Atau loe mau gue laporin ke polisi?" desak Ido,membuat Ara semakin panik saja.

"Sumpah bukan gue,gue udah gak ada lagi urusan sama Riana,kita udah damai kok,dia juga bilang mau jauhin Irwan" Ara memberikan alasan " Lagian seharian kemarin gue di rumah aja kok tanya aja ART gue!"

"Heh,kebalik harusnya bilangin tuh cowo loe suruh jauh-jauh dari Riana.Temen gue alergi di deketin cowo modelan gitu" ucap Ido kesal.

"Irwan udah gak ada rasa sama Riana,kita bentar lagi juga mau nikah?" ucap gadis itu dengan bangga.

"Nikah? Pede abis loe.Baru minggu kemaren tuh Mak Lampir nyuruh Riana kawin sama anaknya!" Ucap Ido mengingat pertemuan Riana dan Lena tempo hari.

"Mak lampir?" dahi Ara berkerut dalam.

"Iya,itu tuh si Tante Lena maksud gue"

"Tante Lena nyuruh Riana nikah sama Irwan?loe becanda?itu gak mungkin" Ara menyangkalnya.

Ido menggelengkan kepalanya kasian pada gadis polos ini, "Tanya aja langsung sama orangnya." tantang Ido "Gue peringatin loe sekali lagi,kalo sampe loe terlibat nyulik Riana habis loe sama gue" ancam Ido,pria itu langsung berbalik pergi di ikuti oleh teman-temannya.

1
Nadia Zalfa
makin deg degan aja ini...semoga Arif selamat
Nadia Zalfa
Alhamdulillah bayinya sama Riana baik" saja sehat selalu ya kalian....double up kak😍
Nadia Zalfa
lanjut kak...semoga Riana segera bebas dari Irwan 😭
Reichan Muhammad
setelah 5 thn baru up lagi torrr.. kmana ajaa torrr
ana_pino: hehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!