Aisha Satiya Hasan dan Slaven Adeva Rafandi atau lebih dikenal dengan panggilan Aisha dan Deva, saling mengikat janji pada saat keduanya masih kecil untuk bersatu kelak jika mereka sudah dewasa.
Akan tetapi sebuah kecelakaan menimpa Aisha, sehingga Aisha kehilangan ingatannya dan tak mengenali Deva. Sampai pada suatu kesempatan mereka dipertemukan dan Deva berusaha mengembalikan ingatan Aisha.
Akankah ingatan Aisha kembali? Akankah mereka bisa melewati setiap rintangan dalam cinta mereka?
Semoga menghibur !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Merindu
Sudah 3 hari deva dan aisha tidak bertemu karena sibuk dengan kegiatan masing-masing. Aisha yg mempersiapkan sandiwaranya untuk menjebak daris si penjahat dan deva yg sedang dalam masa pemulihan setelah kecelakaan.
malam ini deva merasa sangat merindukan aisha,ia ingin sekali bertemu dengan aisha. Deva merindukan segalanya termasuk keluarganya. Yg paling ia rindukan adalah aisha dan ibunya,kedua wanita itu sangat berpengaruh dalam hidupnya saat ini. Tapi apalah daya saat ini ia belum bisa kembali seperti biasanya sebab ia masih harus bersembunyi guna menangkap para penjahat itu.
Deva berencana menelepon aisha untuk sedikit menghapus kerinduannya.
tapi telepon tidak kunjung di angkat lalu iapun melirik jam weker yg berada si sebelahnya.
"Haaahh!!!" pekik deva terkejut "jam 9 malam pantas saja dia tidak akan mengangkatnya pasti dia sudah tidur"ucap deva sambil terkekeh geli melihat kelakuannya sendiri.
Dirumah Aisha
Sudah jam 9 malam akan tetapi aisha tidak bisa tertidur sama sekali. Dia hanya memikirkan deva saja ya sama halnya seperti deva yg merindukannya iapun juga merindukan deva. dia berencana menelepon deva tapi ia urungkan niatnya tersebut karena pasti deva sedang beristirahat. Aisha tidak boleh mengganggu istirahat deva karena deva sedang dalam masa pemulihan. Aisha pun berencana untuk turun ke bawah mengambil sedikit cemilan.
Pada saat kembali dari dapur aisha mengecek ponselnya dan alangkah terkejutnya ia melihat ada panggilan tak terjawab dari deva.
"Ada apa ya dia meneleponku? apa dia juga merindukanku? ah baiklah aku akan kembali meneleponnya!" seru aisha girang
"Ya hallo sayang!" seru aisha dengan nada senang.
"Jangan keras-keras bicaramu!nanti ada yg mendengar dan curiga padamu" sahut deva. membuat aisha menutupkan tangannya ke mulutnya ia lupa bahwa saat ini dia sedang melakukan sandiwara menganggap deva sudah mati.
"Ah iya aku lupa!" ucap aisha terkekeh malu.
"Sayang" panggil deva pada aisha
"Ya sayang ada apa?" tanya aisha
"Aku sangat merindukanmu!" seru deva membuat aisha salah tingkah
"emm....aku juga sa..sangat merindukanmu" jawab aisha membuatnya semakin salah tingkah.
"Sayang peluk aku!" ujar deva semakin membuat aisha salah tingkah.
"Mana bisa" jawab aisha.
"Sekali-kali kunjungilah aku,agar aku tidak mati karena merindukan-" ucapan deva terpotong oleh aisha.
"Tidak sayang jangan berbicara seperti itu! dengarlah,besok aku akan kesana" jawab aisha cepat
"Baiklah tapi hati-hati jangan sampai kau dilihat oleh siapapun yg mengenalmu!" ujar deva mengingatkan aisha
"Ya baiklah aku akan menyamar untuk datang kesana" angguk aisha.
"Kalau begitu kau tidurlah ini sudah hampir jam 10 malam" perintah deva.
"Baiklah. kau juga. Good night dear. Sampai jumpa besok. Aku mencintaimu!" seru aisha
"Ya,good night too lovely. Aku juga sangat mencintaimu!" jawab deva membuat hati aisha seketika tentram dan menghangat.
Sambungan telepon pun terputus dan keduanya mencoba untuk memejamkan matanya. Kali ini dalam hitungan menit mereka sudah terlelap sangat nyenyak dengan bibir tersenyum simpul.
(ayee.. ayee..mereka so sweet banget bikin yg ngetiknya baper dan senyum-senyum sendiri kaya orang gila!😁 hayuk ah lanjut ceritanya!)
Pagi telah tiba matahari sudah terbit menyinari bumi yg entah kenapa menjadi begitu indah bagi kedua insan yg sedang memandangnya itu dari ruangan masing-masing.
Di hotel deva
Pagi ini deva sedang menatap foto aisha di layar ponselnya sambil duduk menghadap kaca kamarnya.
"Akhirnya aku bisa memelukmu hari ini sayang" gumam deva sambil tersenyum.
"Ah aku akan menyiapkan sesuatu untuk aisha" ujar deva sambil bergegas menuju dapur.
Deva begitu bersemangat setelah ia dinyatakan sudah benar-benar sembuh.
Sampai di dapur deva membuka kulkas ia menemukan beberapa sayuran di kulkas itu yg dibelikan reihan semalam iapun mengambilnya lalu memotong-motong sayuran itu dan memasaknya. ia begitu handal dalam memasak seperti seorang chef saja.
Makanan telah matang iapun menyajikannya dalam sebuah piring kemudian ia mengambil beras dan mencucinya lalu memasukkannya kedalam alat pemasak nasi. Ia pun kembali duduk dan membaca sebuah berkas sambil menunggu nasi matang.
tak lama bel berbunyi,deva pun bergegas membuka pintu nya. Dan ternyata yg datang adalah sosok bidadari hatinya. Deva pun tersenyum bahagia melihat aisha.
"Ayo sayang masuklah aku sudah menyiapkan sesuatu untukmu" ucap deva sambil terkekeh membuat aisha geli melihatnya.
"Apa yg kau buat untukku?" tanya aisha penasaran
"Ayolah ikutlah dulu bersamaku!" ajak deva sambil menarik tangan aisha lalu merangkulnya sampai ke dapur.
"Waaahhh kau hebat sekali sayang!" puji aisha sambil tersenyum manis
"Terima kasih sayang" ujar deva lalu memeluk aisha dari belakang dan mencium pipi aisha lembut.
Aisha pun menjadi salah tingkah mendapat perlakuan yg seperti itu dari deva. "Ayo kita makan sayang keburu makanannya tambah dingin" ajak deva lalu menarik kursi untuk duduk aisha.
(yahuuuuuuu....so sweet banget sih author jadi ngiler nulisnya 🤤🤤🤤🤤)
Mereka pun langsung makan mula-mula deva takut aisha tidak menyukai rasa makanan yg dimasaknya.
"Hmmm.. sayang enak banget masakannya,kamu ini benar-benar pintar memasak" puji aisha kembali.
"Benarkah?aku akan mencobanya!" balas deva lalu mulai mencicipi masakannya dan ternyata benar apa yg dikatakan aisha makanan yg dimasaknya sangat enak. Entah sejak kapan deva bisa memasak? hanya dia sendiri yg tau!😁
"Ayo kita habiskan!" seru deva.
Merekapun makan dengan lahap sampai perut mereka kekenyangan dan aisha tidak bisa berdiri.
"Lihat itu kau sangat rakus sampai makan sebanyak itu sayang!" ejek deva membuat aisha membulatkan matanya.
"Apa? eh.. emmm.. siapa yg menyuruhmu memasak seenak ini kan aku jadi lapar!" ketus aisha.
Deva pun terkekeh geli mendengar kata-kata yg dilontarkan aisha.
Merekapun lalu berusaha bangun dari tempat duduknya lalu duduk di ujung ranjang dengan posisi aisha bersandar di dadanya deva.
Tak lama kantuk mulai menyerang aisha sehingga aisha tertidur di dada deva.
Deva pun melirik aisha dan terkejut mendapati aisha sudah tertidur nyenyak."hmm..kekenyangan ya jadi kau tertidur,dasar bidadari mungilku." ujar deva sambil membaringkan aisha di ranjangnya dan menyelimutinya.
Deva berencana berdiri dan akan duduk di sofa dekat ranjangnya itu sambil memeriksa berkas kantornya tapi pada saat ia akan pergi aisha menarik lengannya sehingga deva mengurungkan niatnya.
Ia pun memeluk aisha dan aisha menjadikan lengan deva sebagai bantalnya. Kantuk pun juga mulai menyerang deva sehingga membuat deva tertidur memeluk aisha.
Deva menarik selimut yg dipakai aisha untuk menyelimuti dirinya. Sementara aisha? ya dia tertidur nyenyak di pelukan deva yg hangat itu.
**So sweet banget ya mereka! apalagi kalau hujan pasti tambah hangat di peluk gitu tidurnya. Author yg bikinnya author juga yg baper. huh dasar...😁😂😂🤣🤣🤣🤣
Selamat pagi All Ell Dul 🤣🤣jangan lupa like dan vote nya ya!!! selamat membaca jangan lupa jaga hati kalian!! 😉😊**
.btw aku mampir dan memberikan like dukung juga novelku cinta adalah sebuah perjalanan yang indah 🙏☺️
btw aku mampir dan memberikan like dukung juga novelku cinta adalah sebuah perjalanan yang indah 🙏