NovelToon NovelToon
Aku Wijaya

Aku Wijaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan
Popularitas:91.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Iam Siam dani

Aksi-aksi nekad dari Alfa, putra dari Surya Wijaya Saudagar kaya di negeri Indonesia.

Bukannya menikmati kehidupan sebagai Tuan Muda, tapi malah memilih menjalani kehidupannya sebagai seorang Pasukan bayaran, yang menggadai nyawa setiap hari demi menjalankan misi.

Novel ini banyak adegan kekerasan, siapkan mental sebelum baca. Dan jangan berekspektasi terlalu tinggi karena saya seorang penulis kelas tempe,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iam Siam dani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Berdarah

Malam harinya Alfa sudah bersiap menerima hukuman. Walau tubuhnya sudah penuh luka dan belum melewati masa pemulihan, tapi tujuannya kali ini adalah melewati batasannya.

3 jam berlalu namun Alfa masih sadar. Tubuhnya sudah berlumuran darah. Renold dan Ronald sudah tidak tega menyiksa bos mereka.

Akhirnya Ronald memberikan sebuah pukulan yang membuat Alfa pingsan.

Renold memindahkan Alfa ke kamarnya dan mengganti pakaiannya dengan jubah tidur setelah sebelumnya tubuhnya dibersihkan terlebih dahulu.

Renold menunggu Alfa yang masih pingsan dengan setia, takut tiba-tiba Tuan Mudanya terbangun dan membutuhkan sesuatu.

"Kamu istirahat dulu saja, aku khawatir dengan Tuan Muda." ucap Renold.

Ronald mengangguk dan pergi menuju kamarnya meninggalkan mereka berdua. Renold sudah mengoleskan obat ke luka Alfa dan memberinya paracetamol.

Renold tidur di sofa samping tempat tidur Alfa.

Pagi menjelang, Alfa terbangun dan merasakan seluruh tubuhnya sakit. Dia memeriksa dirinya, ternyata ada yang menggatikan pakaiannya dengan jubah tidur dan membersihkan tubuhnya.

Renold terbangun dan langsung berjalan mendekati Alfa.

"Anda istirahat saja, Tuan Muda." ucap Renold mencegah Alfa yang hendak bangun.

"Apa hari ini tidak latihan?" tanya Alfa.

"Tuan masih berpikir latihan dengan kondisi Tuan yang seperti ini?" ucap Renold dengan kening berkerut.

"Aku selalu memikirkannya." ucap Alfa lirih.

Renold mengambilkan segelas air putih untuk Alfa minum. Alfa meminumnya perlahan tak ingin pagi-pagi sudah tersedak.

"Ronald sudah menyiapkan sarapan. Tuan tunggu disini, Saya akan segera kembali." Renold berkata seraya berjalan keluar kamar menuju dapur.

Di Semarang, suasana tegang sedang terjadi.

Pukul 4 pagi sudah ada penyusup ke kediaman Wijaya. Para Penjaga sudah berhasil dilumpuhkan, Aryo juga sedang keluar kota menyisakan Tuan Besar Surya bersama istrinya.

Mereka berdua kini sudah dalam kondisi ter ikat dan mulut disumpal dengan kain. Bu Yanti menangis ketakutan.

"Kenapa rumahmu terasa kosong, Surya? Atau anak-anakmu pergi meninggalkanmu?" ledek orang yang sedang berdiri di hadapan Tuan Besar Surya.

Tuan Besar Surya begitu geram dengan perkataan orang di depannya. Ingin rasanya dia merobek mulut orang tersebut atau menjahitnya agar dia diam.

Namun Tuan Besar Surya hanya bisa menyimpan kedongkola di hatinya. Apa boleh buat? dari riga ratus orang pengawalnya hanya tersisa 255 orang karena mulai berguguran akibat penyerangan yang terjadi akhir-akhir ini.

Sebagian besar pengawalnya di tempatkan di Jakarta, Bandung, dan mengelola peruaahaan mereka.

Kini hanya ada 50 pengawal yang ada di Semarang. 2R yang seharusnya membayangi Tuan Besar Surya kini sedang melatih Alfa.

"Oiya, aku lupa! kalian masih ditutup ya mulutnya." ucap orang tadi diiringi gelak tawa oleh para pasukannya.

Kain yang menyumpal mulut Tuan Besar Surya dan Bu Yanti dilepaskan.

"Apa yang kakian inginkan?" tanya Tuan Besar Surya.

"Bagus kalau kamu sadar ada yang ingin aku katakan." ucap Orang itu sinis. Dia duduk di sofa yang berada di hadapan Tuan Besar Surya. Kakinya naik ke meja kecil yang ada di depan sofa.

Orang tersebut mulai menghisap cerutunya dan mulai berlagak tengil

"Mudah saja,, aku ingin seluruh asetmu, hahahha." ucap Orang itu dengan gelak tawa yang menjijikan bika didengar.

"Tidak akan! sepeser pun tak akan aku berikan!" teriak Tuan Besar Surya geram.

"Jadi kau menolak, Ya?!" orang tersebut mendekati Tuan Besar Surya dan berjongkok di depannya.

"Apa anda tidak sayang dengan anak itu?"

Seorang penyerang menyeret Rama yang sudah babak belur karena di hajar habis-habisan.

Rama memejamkan matanya menahan rasa sakit yang mendera. Dia berfikir ini adalah hari terakhirnya di dunia.

"Jangan sentuh anak itu!" teriak Tuan Besar Surya.

"Perkenalkan aku John." ucap orang itu yang ternyata bernama John.

Setelah orang yang bernama John memperkenalkan diri, masuk seorang pemuda dan dikawal beberapa orang di belakangnya.

"Hallo, Kakek Surya," ucap Pemuda itu dengan senyum mengejek.

"Bocah ingusan." Tuan Besar Surya mendengus keras setelah melihat keangkuhan pemuda itu.

"Perkenalkan, dia adalah Rocky. " ucap John dengan senyum menyeringai.

"Kakek Surya, kau ingat Wili?" tanya Rocky.

Deg!!

"Aku adalah putranya. Dan aku ingin mengambil apa yang harusnya aku miliki."

"Hm,, jadi dia masih bersikukuh dengan dramanya?" seringai Tuan Besar Surya mulai keluar. Rocky menatapnya penuh penasaran.

"Kau tau kalau Ayahmu adalah seorang penghianat, Ha? Menyerang kawan-kawannya sendiri demi sebuah kekuasaan? huh,, dasar orang tak tahu diri." sindir Tuan Besar Surya.

Brakk!!!

"Diaaam!!! Sekali kau mengatakan hal buruk tentang Papaku lagi, kurobek mulutmu!"

"Apa yang bisa dilakukan oleh bocah ingusan sepertimu, Huh?" ucap Tuan Besar Surya frontal.

Rocky berjalan tergesa ke arah Tuan Besar Surya.

Duakk!! Rocky menendang dada Tuan Besar Surya hingga jatuh tersungkur di lantai.

"Dasar lemah! Sama seperti Ayahmu! SAMPAH!" teriak Tuan Besar Surya.

Rocky kembali mendatangi Tuan Besar Surya. Dengan sigap dia mencengkram kerha baju Tuan Besar Surya. Pukulan demi pukulan mulai Rocky lontarkan dari kepalan tangannya.

Seketika muka tua Tuan Besar Surya sudah bengkak karena lebam bekas pukulan Rocky. Hidungnya pun terus mengucurkan darah.

Bu Yanti menangis melihat suaminya di hajar hanis-habisan oleh orang yang ia anggap bocah ingusan dan masih bau kencur.

"Hanya segitu kemampuanmu?" walaupun sudah dibuat babak belur, Tuan Besar Surya masih sempat mengejek Rocky, dan ketika Rocky hendak menghajarnya lagi, John melarangnya.

Tapi Rocky yang sudah tersulut emosinya tak menghiraukan perkataan John dan kembali menghajar Tuan Besar Surya.

John mendekapnya erat dan menyeret paksa Rocky dari Tuan Besar Surya.

"Lain kali aku tidak akan membiarkan kau ikut dalam misi ini, Rocky." ucap John geram. Hampir saja Rocky menggagalkan rencananya yang sudah ia susun sedemikian rupa.

Kini John mendatangi Tuan Besar Surya. Nafasnya menderu bahkan Tuan Besar Surya dapat merasakan hembusan nafas John di kulitnya. Namun Tuan Besar Surya tak merasa terintimidasi sama sekali.

"Kau juga ingin menghajarku?" ledek Tuan Besar Surya. Mulutnya sudah dipenuhi darah hingga air liur yang menetes pun berwarna merah.

"Bawa berkasnya kemari!" perintah John.

Beberapa orang masuk dan membawa koper. Beberapa dokumen di keluarkan dari dalam koper tersebut.

"Tanda tangani semua dokumen itu!" perintah John terhadap Tuan Besar Surya.

Cuihhh!!

Tuan Besar Surya malah meludahi wajah John.

Duaakkk!!

John menendang Tuan Besar Surya.

Dorrr!

1
Rohma Wati Umam
Luar biasa
Gadis Mafia
Anjimmmm,, sedih aku
Black Rose
3 like untukmu thor😘

Main juga yuk ke Novelku " trauma masa lalu "
Di tunggu yah..
🎯Pak Guru📝📶
like
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
semangat, mari saling dukung 🙂
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
semangat🙂
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
semangat,... happy new year🙂
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
👍 tertinggal, semangat 🙂
I.S.DINIa
mantappp,,teman...jadi kebawa dalam cerita,,lanjut lagi up nya..seabadi edelwais dkk nya mampir ngasih like dan dekungan semangat.sukses terus ya😍😍💪
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
Semangat🙂🙂
RA💜<big><_
semngat kak
Sam dari mawar berduri
👑 ᴀʟɪᴀ💣
💣
Ratafi
kok gue yg ngilu merinding sih 😅
👑Rana Semitha💣: sama,,,
total 1 replies
👑Ell💣
sukses selalu kak Alia, semangat buat cerita-cerita selanjutnya🤗🤗
👑 ᴀʟɪᴀ💣: makasih ellisa
total 1 replies
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
🎯Pak Guru📝📶
like
Ina Yulfiana
𝐧𝐞𝐱𝐭 𝐤𝐤 𝐬𝐞𝐦𝐧𝐠𝐭 𝐤𝐤
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
Semangat lanjut Thor, mari saling dukung🙂
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
🎯Pak Guru📝📶
like pembaca setia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!