NovelToon NovelToon
Nadia & Nadira

Nadia & Nadira

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:36.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitriishn

cerita tentang gadis kembar yang hidup tampa orang tua



langsung baca aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitriishn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 31

HAPPY READING

hai semuanya apa kabar kalian??

Semoga kalian sehat selalu

selamat membaca semoga kalian suka, Jangan lupa like dan vote yang banyak yah semua

Terimakasih...

Malamnya Ivan memasuki kamar senja yang terdapat Nadia disana yang tengkurap di atas lipatan kakinya

Ivan mendekat dan memengang lengan Nadia ''hey Beby'' sapa Ivan dengan wajah polos dan seperti orang yang tak punya salah

Nadia menjauh dan gemetar trauma dengan kejadian yang Ivan lakukan ''maaf aku tidak bermaksud untuk membuatmu merasa takut'' ujar Ivan

Nadia tak menjawab perkataan Ivan ia hanya menangis dengan diam ''aku hanya tidak mau gadis kecilku menjadi seorang yang pembangkang'' ucap Ivan mengelus Surai Nadia dengan sayang

''kak Ivan ngapain di kamar aku?'' tanya senja yang datang membawakan makanan beserta salep untuk luka yang berada di leher Nadia

''gak ngapain, kamu pastikan Nadia makan yah dek'' ujar Ivan pergi meninggalkan keduanya

''iyah kak''

setelah kepergian Ivan senja berjalan dan duduk disebelah Nadia tak lupa ia juga mengunci pintu kamar itu ''kak senja udah belikan tiket untuk kakak, dan ini ponsel buat kakak cari informasi tentang kak Andrey ini juga pegangan buat kakak'' ucap senja memberikan tiket, kartu ATM dan sebuah handphone, Nadia menatap senang dan menerimanya

''makasih'' ujarnya bahagia

''tapi besok kakak harus pergi dari jendela yang ada di gudang terus harus masuk kehutan gakpapa kan kak?'' tanya

''gakpapa yang penting aku bisa lepas dari sini''

''kalau begitu senja olesin salep ini ke luka kakak yah biar gak terlalu sakit'' ucap senja mulai mengoleskan salep itu ke leher Nadia

Setelah selesai mengoleskannya senja menyuapi Nadia dan Nadia menerimanya dengan senang

🌺🌺🌺

Keesokan harinya saat Ivan sudah pergi Nadia dan senja berjalan mengendap-endap menuju gudang

''nona kalian mau pergi kemana?'' tanya seorang bodyguard menatap keduanya penuh curiga

''k-ami mau keliling rumah saja, kak Nadia juga ingin tau seisi rumah ini'' ujar senja tegas walau di barengi dengan kegugupan

''kalau begitu saya akan mengawasi kalian dari belakang''

''e-hhh gak usah, saya tidak mau ada yang mengganggu kebersamaan kami berdua'' ucap senja ngawur

''baik kalau begitu permintaan nona''

Keduanya pergi dan juga senja menunjuk nunjuk beberapa ruang untuk meyakinkan bodyguard yang masih menatap mereka

Sesampainya mereka di gudang mereka masuk dan mengunci pintu itu Senja membukakan jendela gudang ia mempersilahkan Nadia untuk pergi dari sini

''kakak hati hati yah'' ucap senja dianggukki Nadia

''makasih udah nolongin aku'' ucap Nadia pergi menuju hutan yang lebat akan pepohonan

Nadia berjalan dan terus berjalan hingga ia sampai di jalanan yang cukup sepi, ia merinding melihat tempat itu

dengan keberaniannya ia tetap berjalan, hingga pada saat ia berjalan sedikit lama seperti ada seseorang yang mengikutinya ia menoleh kearah belakang tapi tak menemukan seorangpun di sana

Acuh tak acuh ia tetap berjalan dan setiap langkahnya ada suara telapak kaki di belakangnya, karena kecemasannya ia berlari sekuat tenaga Nadia melihat ke arah belakang dan benar saja sedari tadi ia di ikuti

''yah Tuhan kuatkan dan bebaskan aku dari sini'' ucap Nadia berdoa dalam hati

Lama ia berlari hingga pada akhirnya tak sanggup lagi dan juga nafasnya sudah ngos-ngosan

Orang yang mengejarnya menangkapnya dan berucap ''tidak ada gunanya untuk berlari nona''

''lepasin aku, aku minta tolong'' ucap Nadia dengan wajah permohonan

''tidak bisa nona, lebih baik anda ikut saya dari pada tuan tau kalau nona sudah melarikan diri, saya tidak mau nona di sakiti oleh tuan lagi'' ujar bodyguard, dia adalah bodyguard yang tadi

''kalau kamu tidak memberitahu kepada tuanmu, itu tidak akan terjadi, saya mohon lepaskan saya''

bodyguard itu terdiam sejenak dan pada akhirnya melepaskan cengkraman tangannya ''baiklah nona saya bebaskan anda, dan saya harap anda berhati hati sebab masih banyak bodyguard tuan yang akan mencari mu''

''terimakasih dan permisi'' ujar Nadia pergi

Nadia berjalan dari pagi hingga siang, ia merasa lelah karena tak menemukan jalan raya

tanpa menyerah ia terus berjalan walau kakinya sudah lelah ''ayo Nadia kamu harus kuat'' ucapnya menyemangati dirinya sendiri

30 menit berlalu Nadia menemukan jalan raya, ia memberhentikan taxi ia menaikinya ''pak antarkan saya ke bandara yah'' ucap Nadia

''baik nona'' ujar supir taxi tersebut

Nadia menarik nafas lelah ia bersandar pada sandaran kursi mobil ''Tuhan, aku mohon berkati aku hingga sampai ke tujuan ku''

Setelah sampai di bandara Nadia membayar ongkosnya dan membeli tiket pesawat akibat tiket pesawat yang diberikan oleh senja tadi sudah lewat penerbangan

Tak lupa juga ia membelikan beberapa baju ganti untuknya

Setelah semuanya selesai Nadia berangkat dari Florida pulang ke Indonesia selama 1 hari 2 jam

Nadia menatap senang sebab dia sudah sampai di bandara internasional Soekarno Hatta, Jakarta

Ia memesan taksi online, selang beberapa menit taksi tersebut datang. Nadia memberi tahukan arah tujuannya

saat di tengah perjalanan taksi yang di tumpangi oleh Nadia tiba tiba mogok dan Nadia bertanya ''kenapa pak kok mati?''

''maaf neng ini mobil saya kehabisan bahan bakar'' ujar supir taksi itu

''yah udah deh pak saya turun di sini saja'' ujar Nadia turun dari dalam mobil tersebut

Ia berjalan hingga menemukan tukan ojek ''mas antarkan saya ke apartemen yang berada di jalan*** yah'' ucap Nadia

''baik neng'' ucap tukan ojek itu sembari memberikan helm kepada Nadia

Setelah sampai ia memasuki lift menuju apartemen mereka

Disana terdapat Lidya yang sedang duduk didepan pintu masuk apartemen itu

''kamu ngapain disini?'' tanya Nadia menatap Lidya yang juga menatapnya remeh

''seharusnya gue yang nanya sama Lo kayak gitu, tapi karena gue baik jadi gue jawab aja kali yah. gue disini lagi nungguin calon suami gue pulang'' ucap Lidya

''calon suami?'' tanya Nadia mengulangi ucapan Lidya

''iyah Andrey adalah calon suami gue, dan katanya Lo bakal di ceraikan oleh Andrey''

Nadia tak percaya akan perkataan yang di ucapkan oleh Lidya ''kamu pasti bohong kan?''

''ngapain gue bohong, gak ada gunanya tau. Ohh Iya satu lagi Lo segera bawa kedua anak Lo itu sebelum gue dan Andrey membuang mereka ke panti asuhan seperti kalian berdua yang di buang sama orang tua kalian''

Nadia mendengar ucapan Lidya sakit hati dan ingin menangis ''jadi di mana anak aku?''

''tenang besok gue bawa anak Lo ke Lo dan jumpai gue di taman'' ucap Lidya

Nadia langsung pergi dengan jalan gontai ia menangis ''kamu jahat'' ucapnya penuh dendam

Sekian terimakasih

1
Pipitputriamanda Amanda
ceritanya bagus semangat terus thour💪
auathenabiruu: terimakasih kakak cantipp atas kunjungannya, cerita hujan dan payung lebih seru tau kakkk
total 1 replies
AkashiAMP
gua baca karena Nadia adalah orang pertama yang buat gua jatuh hati.
AkashiAMP: bertepuk sebelah tangan
total 3 replies
AkashiAMP
mulutnya kok kasar sih
$ Fiksi•Novel $
ngomong ngomong, karena udah mampir, bikinin teh dong. 🤣
$ Fiksi•Novel $
mampir nih, semangat ya author 👍
💕💕Elaa_Clara.💕💕
setiap kata ulang kasih tanda (-) ya ...
💕💕Elaa_Clara.💕💕
di koridor. (kasih spasi)

ceritanya bagus... semangat ya!!!
💕💕Elaa_Clara.💕💕
membangunkan (mungkin maksudnya)
✌️
Gula manis kehidupan
baca juga prolog tapi dah bikin degdegan pen baca terus
auathenabiruu: kakak bisa aja jadi terhura akunya eaaa wkwkw terimakasih pujiannya kakakk
total 1 replies
R3Fresh
I am coming
auathenabiruu: eaaa terimakasih banyak kakak
total 1 replies
♪𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆ᄂ⃟ᙚмiko²🔥💥🗡️࿐
pembawaan ceritanya santai, konfliknya ringan tapi cukup menguras energi sama karakter si Intan kerna egois dan mentingin diri sendiri tanpa mengambil tau tentang anak anaknya.
ternyata Nadia dan Nadira nama aslinya Alana dan Alena..
ternyata juga anak keluarga Adihtama yang di culik sama intan terus di letak di panti.. adek Marvel sama Angkasa
salut juga sama teman teman Nadira, Marvel... geng geng motor..
"walau sudah memaafkan ternyata tidak dapat menghilangkan trauma yang ada," ya kata kata itu sesuai untuk Nadia..
walau karakter Angkasa singkat, udah dapet pastikan kalau Angkasa itu sosok yang hangat sama adek adeknya..

"jangan memulakan konflik yang berakhir dendam kesumat"

udah itu aja.. thanks ya👏🏻
auathenabiruu: okee kak semoga suka yaa
total 5 replies
♪𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆ᄂ⃟ᙚмiko²🔥💥🗡️࿐
ehhh cewe loh sepupunya.. ku kira cowo🙏🏻
auathenabiruu: wkwkw padahal namanya udah ada di sana loh kakkk
total 1 replies
Hanni🍯
emang ya orang-orang kayak gini, dia yang mulai dia juga yang merasa jadi korban. gedek rasanya/Hammer//Hammer/
Hanni🍯
damai sekali/Sly/
Erlin
nama karakter ivan ingetin aku sama mantan crush ku hikss, tapi gpp lanjutkan karyamu kaa baguss
Erlin
semangattt jangan pantang menyerah untuk bikin Novell yaa
Abu Yub
udah..
Abu Yub
Aku kasih bintangnya masuk ngak dedek/Pray//Ok//Good/
Titin Maryati
iya nih padahal aku ingin tau kelanjutannya Thor ceritanya 🙏🙏
kaylla salsabella
kak kok novel yang berjudul calissa Ilona gak ada lanjutannya
auathenabiruu: iyahh kakak
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!