NovelToon NovelToon
BERPINDAH KE TUBUH GADIS ANTAGONIS

BERPINDAH KE TUBUH GADIS ANTAGONIS

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Tamat
Popularitas:166.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Rosalyn.

Cerita sedang Hiatus, tidak diperkenankan untuk dibaca.


Bagaimana jadinya ketika Anak baik-baik yang begitu tahu akan adab tiba-tiba berpindah ke tubuh gadis Antagonis?

Yup! Alvina memasuki tubuh seorang gadis yang terkenal dengan nama Bad Gueen, pembully yang sangat jahat di sekolah Antareksa. Begitu memasuki tubuh sang gadis antagonis, hidup Alvina berubah 100 derajat dari kehidupannya sebagai Alvina, gadis sopan dan tahu adab.

Lalu, apa yang akan dilakukan oleh Alvina? Yuk saksikan kelanjutannya!

SELAGI LAGI CERITA INI HANYA UNTUK BERSENANG-SENANG UNTUK MELEPAS BOSAN AUTHOR, SEKIAN DARI ZEN. TERIMA KASIH 🥂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosalyn., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERDEBATAN KECIL

⚠️ Alur lambat ⚠️

"Huh ternyata Dokter Jacob cukup bawel juga ya," keluh Shopia setelah panggilan telpon itu berakhir.

Setelah panggilan berhenti, dengan cepat Shopia memeriksa panggilan yang barusan masuk dari sang kakak.

"Kak Erlan kenapa nelpon ya?" gumamnya, memencet nomor Erlan untuk melakukan panggilan.

*Tut...tut...tut..

Ditunggu kunjung tunggu Erlan tak juga mengangkat panggilan telpon dari Shopia, Shopia mulai mengerutkan keningnya dan kembali menelpon lagi.

"Kenapa nomor Kak Erlan gak aktif ya!" herannya.

"Oh iya, Mama juga nelpon aku barusan. Sebaiknya aku telpon balik supaya Mama gak khawatir," lanjutnya lagi menelpon Mega supaya sang Mama tidak terlalu khawatir.

*Tut..tut...

🔊: Halo Shopia, bisa denger Mama gak sayang? Kamu di mana, nak? Kamu baik-baik aja kan, gak ada yang terjadi kan?

Belum sempat Shopia mengeluarkan sepatah kata, Mega menyambar dan memberikan segelintir pertanyaan panjang.

"Mama, Shopia gak kenapa-napa. Mama kok khawatirnya sampai kayak gitu," jawab Shopia terkekeh.

🔊: Bukan apa-apa sayang, soalnya kata Pak Salim di kebun kita ada ular berbisa yang kadang-kadang lewat. Mama khawatir kamu ketemu sama ularnya.

"Ular? Ah masa sih Ma. Shopia udah dari tadi keliling Kebun tapi gak ada apa-apa tuh," jawab Shopia skeptis.

🔊: Berarti Tuhan masih sayang kamu. Kamu dilindungi dan gak ketemu sama ular. Yaudah, kamu di mana sekarang ini? Mama, Papa dan Pak Salim mau nyusul kamu.

"Iya Mah, Syukurlah. Ini, Shopia lagi ada di pohon aprikot. Tanya aja Pak Salim, pasti dia tahu"

🔊: Oh baiklah, tunggu Mama sama Papa di sana ya, Nak.

"Iya, Mah"

Panggilan ponsel pun terhenti, diakhiri oleh senyuman manis Shopia yang sedang merasa senang karena diperhatikan oleh sang Mama.

"Mama baik banget ya.." gumam Shopia, masih tersenyum gembira.

Namun rasa senang itu hanya bisa bertahan sebentar saja karena tiba-tiba Shopia mendengar langkah kaki dari belakangnya. Dengan cepat dia berbalik untuk melihat sosok yang sedang ada di belakangnya itu.

"Mila? Kamu ngikutin aku ya?" tanya Shopia nampak tidak senang.

Mila menyeringai "Dih ke PD-an banget lo! Gue gak sengaja ke sini, eh malah ketemu sama orang culas kayak lo!"

"!!"

"Apasih ni orang, gak jelas kayak hidupnya," gumam Shopia heran melihat tingkah laku Mila yang semakin keterlaluan.

"Bukannya kebalik ya? Yang culas itu kan kamu. Anak angkat tapi berasa Anak kandung," balas Shopia menohok dan terang-terangan.

"E-elo.....bisa-biatnya lo ngomong kayak gitu ya, gue aduin ke Papa!" kesal Mila dengan ekspresi merah padamnya.

"Aduin aja, gak ada yang takut. Toh aku akan bilang jika kamu yang mulai duluan,"

".....Emang lo pikir Papa bakal percaya? Dari awal Papa itu selalu berpihak ke gue, jadi lo jangan macem-macem deh Shopia!"

Mila berkata dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi sehingga membuat Shopia hampir muntah mendengarnya.

"Mila cantik, hati-hati kalau ngomong. Jangan terlalu besar kepala deh. Kamu bisa aja ada di atas aku, tapi gak ada yang tahu kalau sewaktu-waktu aku yang di atas kamu," ucap Shopia menyeringai menghadapi Mila yang terlalu kekanak-kanakan itu.

"jangan kurang ajar ya...lo..." belum sempat Mila untuk melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar langkah kaki dari arah samping.

*Tap...tap..tap....

"Lo, apa? Kalian lagi berantem?" ucap Erlan, datang dengan ekspresi santainya.

"!"

"Kak Erlan, kok kakak ada di sini," tanya Mila salah tingkah.

"Kenapa? Gue gak boleh ada disini ya?" tanya Erlan menyeringai pada Mila yang sedang salah tingkah di depannya.

"G-gak gitu kak, Mi-mila cuman nanya kok. Lagian dari tadi Mila lagi ngobrol sama Kak Shopia, makanya Mila kaget. Iyakan Kak Shopia?" ucap Mila dan kemudian berbicara pada Shopia sambil memelototi Shopia, seakan-akan dia sedang mengancam.

Shopia hanya bisa menghela napas panjang, lelah melihat sikap Mila yang terlalu culas dan munafik. Seakan-akan sadar pada reaksi Shopia, Erlan mendekati Shopia dan kemudian melepas jaketnya untuk dia pasangkan pada Shopia.

"Pakai jaket dek, cuaca terlalu dingin" ucapnya mengaitkan jaket ke punggung rapuh Shopia.

"!!"

"Bisa-bisanya Kak Erlan manjain Shopia di depan mata gue! Gak, gue gak terima!" benak Mila jengkel.

"Kak, Mila juga lagi kedinginan. Kak Shopia kan udah pakai jaket, jadi jaketnya buat Mila aja, gimana?" ucap Mila.

"?"

Erlan dan Shopia saling pandang, seakan tahu apa yang sedang dilakukan oleh gadis 16 itu.

"Pakai aja daun di pohon itu, ngapain lo minta jaket kesayangan gue buat lo pakai?!" jawab Erlan blak-blakan.

"!!"

"Ihhh Kakak. Kak Shopia aja boleh pake jaket Kakak, masa Mila gak boleh. Mila kan juga Adik nya Kakak " ucap Mila, membuat ekspresi sedih sambil menunduk.

"Hufttt....Mila aku muak liat sikap kamu" benak Shopia lelah sambil memegang erat jaket yang diberikan Erlan padanya.

"Gimana ya...kayaknya Shopia udah nyaman banget sama jaket kesayangan gue. Jadi... Lo rasain aja cuaca dingin ini, jangan banyak ngeluh, ya Mila?" ucap Erlan sambil memperlihatkan senyuman terbaiknya itu.

"!!"

Mila terdiam, merasa tertekan karena kesal jika Erlan hanya memperhatikan Shopia dibandingkan dirinya. Dengan emosi yang udah mulai menumpuk Mila mengangkat pandangannya untuk melihat pada Erlan dan Shopia.

"Kakak selalu aja kayak gini! Dulu Kakak kan gak pernah deket sama Shopia, jadi kenapa sekarang Kakak selalu nempel sama dia? Apa jangan-jangan karena Shopia kehilangan ingatan?!" pekik Mila emosi dan menunjukkan emosi yang jelas.

"!!"

Shopia terhentak, dia menoleh Erlan dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

"Jaga omongan lo. Lo gak pantes ngomong kayak gitu, sadar diri lo!" kesal Erlan memperingati Mila.

"A-aku..." Mila terbata-bata dan nampaknya sadar pada kata-kata yang barusan dia keluarkan.

Mendengarkan kebisingan itu Shopia mulai merasa lelah. Energinya seakan-akan terserap oleh suara ribut tersebut.

"Udah jangan berantem lagi. Sebentar lagi Papa dan Mama bakal kemari. Dan, buat kamu, Mila. Kalau kamu gak mau sifat buruk kamu ini kebongkar sama Papa, jadi sebaiknya diam mulai dari sekarang. Atau enggak, mulut kamu bakal aku sobek jadi dua!"

"!!" Mila terhentak, menunduk seolah-olah menerima ancaman itu bagai mimpi buruknya.

Bahkan Erlan pun yang mendengar ancaman dari Shopia ikut terkejut, namun tidak tahu mengapa bahkan hatinya sangat puas melihat Mila yang tidak bisa berkutik seperti seekor tikus yang jatuh ke dalam mulut pemangsa.

"Wih Shopia keren banget kalau ngomong kayak gitu. Kenapa gue baru sadar sekarang ya?" benak Erlan takjub melihat Shopia secara tenang telah mengintimidasi Mila.

^^^TBC~^^^

1
bubu
cerai aja sih
Bzaa
vote udah otw ya
Bzaa
kopi sudah otewe ya
Bzaa
sukses ya ka otor😘
Bzaa
😘😘😘
Bzaa
semangat terus ya kak😘
Bzaa
shopia the best..
Bzaa
semangat shopia...
Bzaa
rasakan pembalasan nya shopia
Bzaa
udah gK sabar nunggu yg mao jujur😅
Bzaa
rasain Austin, puas aku bacanya🙃
Bzaa
si babeh be*o bener jdi oen cubit hatinya
Bzaa
menyala shopia
Bzaa
si mila,
Bzaa
coba aja kl kamu berani mila, yg ada nyari penyakit kamu..
Bzaa
lanjutkan.... 😘
Bzaa
saatny bermain,, semangat shopi
Bzaa
semangat shopia
Bzaa
kasian shopia
Bzaa
mila memangnya gak ada keluarga aslinya, stlh ortunya ninggal gitu, malah numpang di rmh orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!