NovelToon NovelToon
Marry Again!

Marry Again!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:348.3k
Nilai: 5
Nama Author: nenah adja

(Season dua dari novel Broken Marriage)
Menikah lagi bukan prioritas untuk Alana yang sudah menjanda dua kali, penderitaan yang dialami menyisakan trauma mendalam baginya yang merasa tak akan pernah bahagia dalam ikatan tersebut. Banyak pria yang datang mendekat, namun Alana mengacuhkannya.
Lalu bagaimana jika kedua mantan suaminya kembali datang menawarkan cinta dan sebuah ikatan pernikahan.
"Kali ini biarkan aku berjuang demi cintaku, dan jangan pernah tinggalkan aku." (Gabriel Askara)
"Maafkan aku, aku menyesal telah menyiakanmu di masa lalu, betapa bodohnya aku." (Bayu Adiyaksa)

"ALANA, MENIKAHLAH LAGI DENGANKU!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Gabriel akan melakukan apa saja untuk Alana dan Joana termasuk melindungi keduanya, agar tak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan.

Mendapat peringatan dari Nadia membuat Gabriel berubah menjadi lebih waspada, salah satunya adalah dengan tidak membiarkan Alana sendirian, sebab jika Alana sedang sendiri, maka Rian akan mendekat.

Gabriel sudah meminta Junot untuk menyelidiki tentang Rian, mencari meski sekecil mungkin kesalahan Rian, dan fakta yang dia ketahui sungguh di luar dugaan.

Di perusahaan ternyata Rian banyak menggelapkan dana, dan beberapa kali melakukan tindak kriminal, Nadia benar, Rian sepertinya psikopat gila, sebab beberapa kali pria itu menyewa jalang, setelah itu wanita yang dia sewa tak di temukan dimanapun.

Gabriel menghela nafasnya, bagaimana pun Rian sudah menaruh ketertarikan pada Alana, jadi dia harus berhati- hati.

"Kemana?" tanya Gabriel saat melihat Alana merapikan mejanya dan menyiapkan tasnya.

"Ada rapat di luar, aku mungkin makan siang di luar."

"Kamu bisa jemput Ana kan?" tanya Alana memastikan.

Gabriel mengangguk "Ayo aku anter sekalian," ucapnya saat Alana sudah siap.

"Gak usah, tujuan kita berlawanan arah, kamu jemput Ana aja, aku bisa naik taksi."

"Masih ada waktu buat jemput Ana, ayo." Gabriel tak ingin membuat kecerobohan dengan tidak mengantar Alana, mungkin saja firasatnya benar jika Alana dalam bahaya.

Alana menghela nafasnya lalu mengikuti Gabriel, tak ada gunanya terus menolak pria itu justru akan terus memaksa hingga dia menyetujuinya.

"Aku titip Ana ya," ucap Alana saat akan turun dari mobilnya.

"Kamu menitipkannya seolah aku ini pengasuhnya, aku adalah ayahnya, tanpa kamu minta aku akan menjaga anakku."

Alana mencebik "Tibang bilang iya aja sih, panjang banget jawabannya."

Gabriel terkekeh, "Oke, sayang ... aku akan jaga anak kita." wajah Alana memerah entah kenapa dia merasa ingin tersipu saat ini, apa lagi wajah tampan Gabriel menampakan senyum penuh godaan padanya.

Alana segera keluar sebelum Gabriel menyadari wajahnya yang memerah, dengan langkah cepat Alana memasuki sebuah restoran untuk mengadakan rapat dengan klien barunya.

Gabriel masih melihat Alana hingga memasuki restoran, lalu tangannya bergerak menggulir ponselnya dan menghubungi seseorang. "Terus awasi istriku, jangan sampai terjadi sesuatu." Gabriel mematikan ponselnya setelah memastikan orang di sebrang sana mengikuti instruksinya. Setelah itu barulah Gabriel kembali melajukan mobilnya ke arah sekolah Joana untuk menjemput bocah itu.

***

Setelah menjemput Joana Gabriel kembali ke butik, dan menunggu Alana sambil makan siang bersama Joana, namun stelah satu jam mereka usai dengan makan siang, Alana belum menghubunginya memintanya kembali menjemput.

Gabriel mencoba berpikir positif, mungkin klien Alana ingin gaun sedetail mungkin, maka itu rapatnya berjalan lama. Tapi tak tahu kenapa meski sudah menanamkan hal positif itu, hati Gabriel tetap tak bisa tenang, hingga sebuah panggilan suara muncul di ponselnya.

Gabriel segera menerima panggilannya, saat melihat panggilan tersebut dari pengawal yang dia perintahkan untuk mengawasi Alana.

"Bu Alana pergi bersama pria bernama Rian, Tuan," ucap pengawalnya di sebrang sana, tentu saja dia tahu siapa saja orang yang Gabriel peringatkan dan harus waspada saat menjaga Alana dari jauh.

Gabriel menegang "Awasi terus kemana mereka pergi, aku akan segera menyusul." Gabriel melihat Joana yang terbengong melihat dirinya berdiri dengan panik.

"Ada apa, Pa?"

"Ana bisa tunggu disini bentar sama tante Nita, papa mau jemput mama dulu." Gabriel membawa Joana ke luar ruangan, dimana kursi sekertaris Alana itu berada.

Joana mengangguk "Nita, tolong jaga Ana, saya akan minta Daniel datang dan menjemput Joana kemari."

Nita mengangguk lalu menarik Joana agar lebih dekat dengannya. "Baik Pak." tentu saja seluruh karyawan Alana sudah mengetahui kalau pria di depannya ini adalah mantan suami dan Ayah dari Joana.

Di perjalanan Gabriel menghubungi Daniel lalu memintanya untuk segera menjemput Joana, Gabriel tidak tahu kenapa ia bertindak sewaspada ini, Gabriel hanya takut sesuatu terjadi juga pada Joana, tapi entah kenapa firasat buruk itu menyertainya. Seperti ada sesuatu yang buruk yang hendak terjadi, apalagi setelah tahu buruknya Rian selama ini.

...

Alana baru saja selesai rapat, saat dia bertemu Rian secara tidak sengaja, pria itu bersikeras mengantarnya meski Alana sudah menolak, "Ayolah, setidaknya anggap ini untuk mengganti makan siang yang lalu," ucap Rian.

Hingga akhirnya Alana memilih menurut sebab tak enak hati beberapa kali menolak ajakan makan siang dari Rian. "Baiklah."

Di perjalanan Alana mengeryit saat Rian membelokan mobilnya ke arah lain "Ini bukan ke arah butik?" tanya Alana bingung.

"Iya, aku harus mengisi bensin dulu," kata Rian dan Alana mengangguk saat melihat sebuah pom di depan sana.

Rian menghentikan mobilnya di pom lalu dirinya sendiri turun. "Tunggu sebentar ya." Alana kembali mengangguk lalu memperhatikan Rian yang sedang bicara dengan petugas pom bensin.

Beberapa lama Alana mengerjapkan matanya kenapa rasanya semakin lama semakin berat, dan mengantuk. Hingga rasa kantuk itu tak tertahankan lagi dan Alana jatuh tertidur.

Rian memasuki mobil dan melihat Alana sudah tertidur, lalu tersenyum dan mengusap pipi Alana yang terlelap, senyuman tampan pria itu kini berubah menjadi seringaian yang mengerikan sambil bergumam "Aku akan segera memilikimu." tak peduli berapa banyak pria yang mengejar Alana, Rian yang akan lebih dulu mencicipinya, lidah Rian menjilat nakal bibirnya sendiri saat memikirkan bahwa dia akan segera menikmati tubuh janda anak satu ini.

Alana yang di kejar dua mantan suaminya membuat Rian penasaran akan rasa Alana, terlebih wajah Alana yang cantik membuatnya terpesona, tapi Alana yang seolah menghindarinya membuat Rian memilih jalan cepat karena cukup sulit mendekati Alana.

Jika saja Alana tidak menghindar, mungkin Rian akan menggunakan cara yang lembut, layaknya mendekati calon kekasihnya, tapi sayang sekali Alana cukup licin untuk dia dekati.

....

1
Norma Koelima
ngebut ya mas... 🤣🤣🤣... akhirnya... lega...
ayu cantik
suka
Rynda Atmeilya
tau g Thor,,, AQ baca ceritamu ini kadang sambil tahan napas 😮‍💨
Sri Susilowati
hadir thor
Siti Maulidah
ceritanya selalu menarik /Good//Good//Heart//Heart/
🏫⃟Sᵐᵖ 🅢ᵃᵏᶦᵗ 🅜ᵉₗᵢₕᵃᵗ 🅟ᵉʳᵍᶦ
aku lagi halangan, tapi baca novel author bagian tamat.aku jadi mewek.aku enggak ada poin, baca novel melalui iklan jadi enggak bisa kasih kopi, cuma bisa kasih like, kalau komentar agak susah karena hp rusak.
nenah adja: subhanallah, terimakasih banyak sudah membaca, sehat selalu😍
total 1 replies
Muji Raffa
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Norma Koelima: 🤣🤣🤣🤣 cenat cenut ya
total 1 replies
Endang Sulistia
keren
Angga Gati
bagus ceritanya
semangat berkarya😍😍
Studesyy
ini bacanya dimana Thor
Studesyy: oh ic...Aku lanjut kesana
total 2 replies
TATI PUTRISOLO
randi siapa ya thor
Rosidahnamaku
best Thor tulisan mu
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah emang kaga lu icip apa bang, kalo habis masak di icip dulu bang wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wkwk nenek sihir menemukan lawan sepadan 😎😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
"joana menolak menikah lagi dengan gabriel" ya jelas nolak joana kan anaknya wkwk typo nya ngakak juga ini 😭🤣
memei
sudah baca AQ kak
Triana Oktafiani
Walaupun sempat kecewa di cerita pertama yg menggantung, akhirnya bisa di selesaikan dng efik di cerita selanjutnya 👍
Melani Sunardi
Luar biasa
Melani Sunardi
mama mu itu loh yang terlalu
Eka Uderayana
cerita nya bagus 👍
setangkai bunga mawar untuk author 🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!