NovelToon NovelToon
Sita Hanya Untuk Arka

Sita Hanya Untuk Arka

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa
Popularitas:55.1k
Nilai: 5
Nama Author: Findriya

Masalah demi masalah selalu menghampiri seorang gadis yang bernama Trisita Aruma Azahra atau kerap dipanggil Sita.

Karena masalahnya tersebut membuat Sita susah membuka hatinya, hingga datanglah Arka dalam kehidupannya. Arka adalah kakak dari sahabat Sita.

Mampukah Arka membuka hati Sita kembali? bagaimana caranya?

Kuyy ramaikan ya... agar author bersemangat menulis lebih giat lagi:D

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Findriya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencoba untuk ikhlas

Setelah menelpon Mirna, Ambar berniat untuk menghubungi Arka. Namun pikirannya tiba-tiba ragu, saat ini ia malah sedang sibuk mondar-mandir sembari memikirkan apakah dia harus telpon abannya atau tidak. Rita yang baru saja turun dari tangga, malah dibuat bingung dengan sikap putrinya itu.

"Kamu ini kenapa sih? mami lihatin dari tadi mondar-mandir terus." tanya Rita.

"Ini loh mi, Ambar cuma lagi bingung. Kira-kira Ambar hubungin Bang Arka atau enggak ya?" ucap Ambar.

"Hubungin kenapa? Kalau ngomong itu yang jelas, mami gak paham sama maksud kamu!" tanya Rita.

"Jadi gini loh mi, Sita itu kan sekarang menikah." ujar Ambar.

"Bukannya abangmu sudah tau tentang itu." sahut Rita.

"Kalau soal itu memang sudah tau, tapi masalahnya saat ini Sita batal menikah." ungkap Ambar.

"Astaghfirullah, kok bisa? Kamu itu ngomong jangan suka bercanda deh."

"Ambar serius ma, ngapain coba harus bercanda."

"Kok bisa sih? lalu Sita bagaimana?" tanya Rita.

"Katanya ada perempuan yang batalin acara mereka, dan perempuan itu mengaku jika sedang hamil dengan pria yang akan menikahi Sita. Kalau soal Sita, yang pasti dia kecewa lah ma." ungkap Ambar.

"Kasian sekali Sita, dia itu anak yang baik. Tapi ada saja ujian yang menimpa dia." ucap Rita ikut prihatin.

"Ma! Menurut mama, apa Ambar harus telpon Bang Arka ya? Dan kasih tau dia tentang Sita." tanya Ambar.

"Gak usah!"

"Kenapa ma?"

"Arka ini anak yang gegabah, pasti dia akan menghubungi Sita kalau tau tentang hal ini. Kasian Sita, biarkan dia selesaikan dulu masalah dan perasaannya. Mami tidak tahu rencana apa yang akan Tuhan takdirkan pada mereka, biarkan mereka saling menemukan jalannya jika memang berjodoh. Disini mami hanya bisa mendoakan mereka." ujar Rita.

"Sampai kapan kita sembunyikan ini dari Bang Arka mi?"

"Cepat atau lambat pasti abangmu akan tau dengan sendirinya, cukup kamu siapkan saja alasan untuk menjawab pertanyaan abangmu nanti. Mami sangat mengenal Arka. Dia itu tipe anak yang jika menginginkan sesuatu pasti akan di kejar sampai dapat, ibaratnya jika sesuatu itu jatuh ke laut yang paling dalam pun pasti akan di kejar sama Arka." jelas Rita.

"Mana mungkin sesuatu yang jatuh dilaut akan diambil sama Bang Arka, dia saja gak bisa renang!" sangkal Ambar.

"Kamu tidak percaya? Biar mami ceritakan tentang masa kecil abangmu. Dulu dia tidak sengaja menjatuhkan mainan kesayangannya dikolam, akhirnya karena nekat abangmu itu menyelam ke dalam kolam. Padahal dia tau kalau tidak bisa berenang, tapi ia tetap mengambilnya. Karena mainan itu memang kesayangannya, hingga akhirnya Arka tenggelam. Untung saja waktu itu papimu melihat dan segera menolongnya, dan kamu tau apa yang terjadi setelah itu. Abangmu pingsan namun masih membawa serta mainan itu di genggamannya." ucap Rita menceritakan Arka sewaktu masih kecil.

"Dan itulah sebabnya sampai saat ini Bang Arka tidak bisa berenang?"

"Iya, dia trauma untuk berenang semenjak itu."

"Dasar!"

"Maka dari itu, biarkan saja mereka seperti ini. Sampai nanti jika Arka belum mengetahui tentang Sita, baru kamu ceritakan yang sebenarnya."

"Kalau Sita keburu diambil orang gimana?" tanya Ambar.

"Ya berarti mereka memang belum berjodoh, tapi mami yakin Sita tidak akan secepat itu menerima kehadiran pria baru." jawab Rita.

"iya juga sih mi."

*

*

Malam ini Mirna mengajak Sita dan Ariana untuk jalan-jalan mengelilingi kota Bandung, Mirna memang sengaja mengajaknya keluar supaya Sita tidak terlalu banyak pikiran jika terus berada di dalam rumah. Kebetulan Sita mau diajak oleh Mirna, kerena Mirna beralasan untuk berkeliling Bandung sebelum pulang ke Jakarta.

"Makasih ya Sit, udah mau nemenin." ucap Mirna.

Saat ini mereka duduk di bangku yang berada di taman kota, disana sangat ramai penjual makanan. Apalagi ini memang malam minggu, sehingga banyak sekali orang-orang yang menghabiskan malamnya disana seperti sepasang kekasih yang sedang merayakan malam minggu, sepasang orang tua dan anak-anaknya, serta anak remaja yang sekedar menongkrong disana.

"Iya sama-sama." Tiba-tiba Ariana datang membawakan tiga bungkus sotong untuk mereka dan dirinya, setelah itu memberikannya pada mereka.

"Ini kak makanannya."

"Terima kasih adek cantik." ucap Mirna.

"Sama-sama kaka cantik." balas Ariana, Mirna hanya tersenyum melihat keakraban mereka.

"Kak Ariana sebenarnya masih kepo sama kak Sita, soal kak Sita yang pulang sampai malam itu. Sebenarnya kak Sita habis dari mana sih?" tanya Ariana tiba-tiba.

"Kan aku udah jawab waktu itu habis anterin teman." jawab Sita.

"iya, tapi di anterin kemana. Masak nganterin sampai pulang malam gitu."

"Ih kepo deh."

"Kan Ariana cuma penasaran."

"Teman siapa? Memangnya Ambar atau Ratna main kesini ya?" tanya Mirna pada Sita.

"Bukan mereka kok yang datang, tapi Kak Arka." jawab Sita.

"Kak Arka ngapain kesini?"

"Ada perlu aja kok, sekalian ajak aku ketemuan mumpung lagi ada di Bandung katanya." jawab Sita, ia sengaja menyembunyikannya pada Mirna.

"Oh gitu, kirain ada apa."

Tadinya Sita sudah tak ingin mengingat Arka, namun ingatan itu kembali muncul. Terutama saat pertemuannya di kebun teh, ucapan-ucapan manis Arka kembali muncul di kepala Sita. Tiba-tiba senyuman manis terbit dari bibirnya, pasalnya hanya Arka yang selama ini mengucapkan kata-kata manis untuk Sita. Sebelumnya Sita sudah tak ingin peduli pada Arka, tapi nyatanya saat ini Arka kembali hadir di benak Sita.

"Dih kak Sita kenapa senyum-senyum sendiri, jangan-jangan kesambet nih." ucap Ariana yang kemudian menyadarkan Sita.

"Apa'an sih,"

"Hihihi..., habisnya senyum-senyum sendiri. Hayo lagi mikirin siapa nih?" tuduh Ariana.

"Gak lagi mikirin siapa-siapa kok." elak Sita.

"Lagi mikirin kak Arka ya?" tuduh Ariana.

"Ariana!" sentak Sita.

"Ya habisnya setelah ngomongin kak Arka, tiba-tiba kak Sita senyum-senyum sendiri." ucap Ariana.

"Memangnya sedekat apasih lo sama Kak Arka?" tanya Mirna yang juga penasaran.

"Sebatas Kak Arka kakaknya Ambar, udah gitu aja kok." jawab Sita.

"Jadi teringat waktu di pantai, kak Arka super perhatian tau gak sama lo. Waktu lo pingsan di yang udah bopong sampai ke kamar, terus juga waktu itu dia khawatir banget sama lo." ungkap Mirna.

"Ya mungkin karena ada amanah dari tante Rita buat jagain Ambar sama aku, jadi ya sikapnya berlebihan banget." ucap Sita mencoba mengelak.

"Iya juga sih."

Tiba-tiba ponsel Sita berbunyi, menandakan ada pesan masuk. Seketika Sita melihat ponsel yang ia pegang, ternyata ada pesan masuk untuk Sira dari Arka. Sita segera membuka pesan itu.

Arka :Selamat ya Sita atas pernikahanmu hari ini, maaf aku tidak bisa hadir langsung untuk menyaksikan pernikahan kamu. Aku doakan kamu selalu bahagia.

Sita sedikit kecut membaca pesan dari Arka.

"Apa kak Arka sudah mencoba untuk ikhlas." batin Sita.

☆☆☆☆☆

Bersambung.....

1
Sulastri Oke86
yah ko di gantung sih kak...lanjut kak kalo bisa double up
Sulastri Oke86
semoga saja pusingnya sita karena hamil. lanjut lagi kak jgn lama2 dong up nya kak
Sulastri Oke86
lanjut lagi kak jgn digantung
Sulastri Oke86
sangat bagus
Mukmini Salasiyanti
caciaann deh loeeee
Mukmini Salasiyanti
hadehhhhhhhh
Mukmini Salasiyanti
wkwkwk
rasakan itu!!!!
TQ, Ambar.....
Mukmini Salasiyanti
mo ngapain tuh ya si Ambar???
Mukmini Salasiyanti
Mukmini Salasiyanti
Lanjut dan semangat, thor...
Mukmini Salasiyanti
telat deh....
Mukmini Salasiyanti
jadi kpn???
Mukmini Salasiyanti
jadi kpn???
Mukmini Salasiyanti
ya Kamu.....
😄😃😃
Findriya
Luar biasa
Findriya
Lumayan
Findriya
Biasa
Findriya
Kecewa
Sulastri Oke86
lanjut terus dan tetap semangat💪💪
Sulastri Oke86
lanjut kak makin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!