NovelToon NovelToon
Sampai Kau Jatuh Cinta Padaku

Sampai Kau Jatuh Cinta Padaku

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Bad Boy / Tamat
Popularitas:354.3k
Nilai: 5
Nama Author: little turtle 13

"Selamanya aku tidak akan sudi dinikahkan dengan bocah sepertimu. Kalaupun hal itu sampai terjadi, kau tidak akan pernah bahagia, aku akan membuatmu sengsara dan menyesal telah menikah denganku. Aku akan menjamin hal itu!"

"Jangan pernah muncul lagi di hadapanku!"

Chandra menghempas tubuh Margareth. Entah kekuatan sebesar apa yang dia gunakan hingga membuat Margareth tersungkur dan sebuah luka tercipta di ibu jarinya.

broomm~

Tega hati Chandra meninggalkan Margareth begitu saja, melewati dirinya yang masih tersungkur dengan motornya. Margareth menatap sosok Chandra yang semakin menjauh dan menghilang.

"Jika motor bisa membuat ku lebih berani, aku akan mencoba berteman dengannya,"
"Aku akan belajar. Aku akan lebih hebat dari Kak Chan. Dan aku akan membalasnya. Kalau aku tidak bisa menginjak jempol kakinya dengan ban motorku, jangan sebut aku Margareth!"

"Tunggu sampai aku tumbuh besar dan bisa menginjak perseneling!" teriaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon little turtle 13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.30

"Enggak! Chandra gak mau ikut, Papa sama Mama aja yang pergi.." seru Chandra dihadapan kedua orang tuanya.

"Mama sama Papa sudah bela-belain mengosongkan jadwal buat bisa pergi bersama, tapi kamu malah tidak menghargai kami!" ujar Rosa sambil membenamkan wajahnya di bahu Albert, seolah dia sedang menyembunyikan kesedihannya.

Chandra menyiah rambutnya dengan gusar. Dia menatap kedua orang tuanya sejenak, lalu beranjak dari duduknya.

"Kirimkan lokasinya padaku, aku akan menyusul nanti," ujarnya.

"Tidak, pantai yang akan kita kunjungi letaknya lumayan jauh," ucap Rosa seraya bangkit dari duduknya.

"Pokoknya kirimkan padaku. Aku pergi dulu,"

...****************...

Margareth menatap dirinya dalam pantulan kaca besar dihadapannya. Kabar mengejutkan baru saja dia dengar. Sudah lama sejak terakhir kali kedua keluarga itu rekreasi bersama.

"Terakhir kali saat aku berusia 10 tahun, kan?" gumam Margareth.

Kini mereka berdua telah dewasa, dan ceritanya pun tak akan sama seperti dulu. Apalagi mengingat hubungan mereka yang tak sebaik dulu.

Margareth mengatupkan tangannya, "Semoga semuanya baik-baik saja.." gumamnya.

klak~

"Mama panggilin gak ada sahutan, Mama kira kamu tidur," ujar Vivian.

Margareth yang masih memasang ekspresi kaget itu segera menurunkan tangannya. Namun terlambat karena Vivian sudah terlanjur melihatnya.

"Kamu membuat harapan?"

Vivian tersenyum tipis melihat reaksi panik putrinya itu. Dia menghampiri Margareth, lalu membelai rambutnya.

"Mama tau apa yang kamu khawatirkan, karena Mama juga pernah ada di posisimu.."

Sepenggal kata tanpa penjelasan itu cukup membuat Margareth membelalakkan matanya. Dia mengerutkan keningnya, menatap Vivian dengan tatapan meminta penjelasan.

"Mama dan Papa bersatu karena sebuah perjodohan. Papamu dulu juga menolak seperti Chandra. Namun pada akhirnya Mama berhasil memenangkan hati Papamu.." jelasnya membayar rasa penasaran Margareth.

Namun satu hal yang masih membuatnya bingung. Vivian masih menatap Margareth dengan tangannya yang tak berhenti membelai rambutnya.

Senyum tipisnya semakin memudar, matanya mulai berkaca-kaca. Margareth semakin khawatir melihat Ibunya. Dan tak lama kemudian, bulir bening jatuh dari matanya.

"Mama?" panggil Margareth dengan nada khawatir.

Dia tidak pernah melihat Ibunya seperti itu sebelumnya. Bahkan membelai rambutnya seperti saat ini pun hampir tidak pernah dia lakukan. Sejak kecil hanya Bibi Lim yang merawatnya, karena Vivian yang selalu mengikuti suaminya kemanapun dia pergi.

"Maafin Mama.." lirih Vivian.

"Maaf karena Mama tidak pernah bisa membela mu didepan Papa. Mama takut Papamu akan berpaling dari Mama kalau Mama tidak menurutinya,"

"Ma?"

Vivian segera menghapus air matanya setelah mendengar suara Heka.

Pintu kamar Margareth terbuka, dan sosok Heka muncul dari balik sana dengan dua paper bag di tangannya.

"Ma, lihat. Ini sandal pantai yang kamu inginkan waktu itu.." serunya sambil membuka salah satu paper bag ditangannya, dan mengeluarkan barang yang dimaksud dari dalam sana.

"Ini buat kamu," lanjut Heka seraya menyodorkan paper bag satunya lagi pada Margareth.

Margareth melihat isinya, sebuah blazer berwarna putih. Margareth tersenyum tipis merasa puas dengan pemberian Ayahnya itu.

Saat mengangkat kepala hendak mengucapkan terima kasih, dia melihat pemandangan yang membuat otaknya berputar keras. Heka dan Vivian sedang bercanda tawa.

'Sepertinya Mama tidak perlu mengkhawatirkan tengang Papa yang akan berpaling darinya. Karena selama ini pun aku belum pernah melihat Papa marah ke Mama.' batinnya.

Margareth memanyunkan bibirnya saat kedua orang itu keluar dari kamarnya tanpa mengatakan apa-apa. Mereka terlalu asyik sendiri, hingga membuat Margareth seperti barang transparan.

"Apa aku bisa seperti Mama? Memenangkan hati pria pujaan.." gumamnya.

1
Amazing Grace
playing victim sekali si Margaret ini, dia yang bodoh dan murahan malah ga tau diri, seolah olah juan Sama Candra ini barang yg bisa diambil sesuka hati
Surianti Panggoa
sampai dsini belum ngerti alur ceritanya,
littleturtle13: ga usah dipahami ka, nanti sakit☺️ aku aja dah lupa itu dulu buatnya kek mana🫠 makasih dah baca..sehat sll🤍
total 1 replies
Sita Aryanti
wow
Sita Aryanti
mending Margaret ma juan
Sita Aryanti
sbnernya masih bingung jaln ceritanya.tp masih AQ lanjutkan🫢
littleturtle13: Sama..kadang juga heran kok masih ada yg baca😭😭 aku yg nulis juga dah lupa ceritanya kek mana..
Tapi makasih ya Ka dah betah baca/Joyful//Pray/
total 1 replies
Qarn Ya'
umpan yg tepat
Qarn Ya'
lupakan luka, raihlah bahagia

banyak hal indah d ujung sana, jangan putus asa
Qarn Ya'
please Mar, moveon.. byk bgt yg sayang kamu


mending Juan
atauuu Helmi
Qarn Ya'
aku tim margaretha&Juan deh


asli aku benci bgt sm cowo banci yg bs dilakukan cuma nyakitin cewe..

please kk, buat Chandra nyesel senyesel⁵nya
Qarn Ya'
Kuat selalu Margaretha
Qarn Ya'
bener Mara, saat masalah numpuk bore mau fokus menghadapi hal lain, menghadapi dan mengendalikan diri aja perjuangan
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Yani Cuhayanih
Terima kasih orhor..happy ending nya
littleturtle13: terima kasih untuk dukungan, ka/Grin/
total 1 replies
Ketrin Ketrin
lebih setuju Margareth sama Juan sii daripada Chandra
Dewi Yanti
nnt nyesel klo juan udh berpindah haluan
strawberry milk
lagian apaansih Margareth, udah di sia siain SMA si Candra masih aja Nerima dia, pelukan juga . udah tau si Juan nembak bukannya di jwb malah ga di jwb²
Yoyoh Rokayah
lanjut thor
Ripah Ajha
lanjut Thor, semangat🥰
Ramma Dharma
Re jangan sama Chandra lagi,emang lo ga liat cinta Dan ketulusan dia buat lo.please Re buka mata hatii lo,jangan bego banget
Chiwyy
PLISS RERE SM JUAN
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!