NovelToon NovelToon
Little Bride

Little Bride

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Dijodohkan Orang Tua / Nikahmuda / Teen School/College / Tamat
Popularitas:86.8k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Pagi yang cerah dengan jalanan ibu kota yang padat dengan kendaraan. Terdapat satu keluarga dengan seorang anak gadis yang sangat cantik.

Kehidupan mereka sangat bahagia sampai akhirnya ada satu kejadian yang di harus kan ayah dari gadis itu di penjara.

Setiap hari gadis itu mendapatkan bully di sekolah karena ayah nya yang berada di dalam penjara. Sampai akhirnya dia bertemu salah satu pria yang menemani dia saat semua orang menghinanya.

Pria itu sangat baik, tetapi dari kebaikan nya itu ada maksud tersendiri, sampai akhirnya gadis itu mengetahui apa maksud pria itu mendekati nya.

Sampai pada suatu hari ayah dari gadis itu akhir nya bebas dari tuntutan yang membuat gadis itu sangat senang, tetapi kesenangan itu tidak berlangsung lama gadis itu harus menuruti perkataan orang tuanya.

Dia harus menikah dengan seorang pria yang sudah di tentukan oleh orang tua nya, pria itu ternyata satu sekolah dengan dia dan bisa di bilang musuh nya sejak awal masuk sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

*Rumah Elfaro

“Ini rumah loe?” tanya Adira

Elfaro hanya menganggukkan kepalanya.

“Kenapa enggak pulang ke rumah gua dulu?” tanya Adira.

“Temenin gue ganti baju dulu nanti ke rumah loe,” jawab Elfaro. Adira pun hanya menganggukkan kepalanya menandakan bahwa dia paham.

Elfaro masuk ke dalam rumah lalu diikuti oleh Adira, di rumah Elfaro terlihat tidak ada siapa-siapa. “Mamah sama papah kamu ke mana?” tanya Adira.

“Masih di kantor,” jawab Elfaro datar, dia berjalan menuju kamarnya, di ikuti oleh Adira dari belakang.

Elfaro berhenti mendadak, dan Adira yang tidak fokus dengan jalannya langsung menabrak tubuh Elfaro. “Aduhhh kenapa berhenti sih?” protes Adira kesakitan karena menabrak tubuh Elfaro.

“Ya udah kalau mau ikut,” gumam Elfaro.

Adira yang dari tadi tidak fokus karena melihat barang-barang yang ada di sekitar rumah Elfaro, dia tidak sadar bahwa dirinya mengikuti Elfaro sampai depan pintu kamar.

Saat Adira mengikuti langkah Elfaro sampai di kamar Elfaro. Elfaro langsung menarik tangan Adira masuk lebih dalam dan langsung mengunci pintu kamarnya.

Adira yang sadar ternyata dirinya sudah masuk di dalam kamar Elfaro mulai berteriak.

“Aaaaaa kok loe narik gue masuk ke kamar loe sih?” teriak Adira ke Elfaro.

“Salah sendiri enggak fokus,” ejek Elfaro ke Adira.

“Bukain pintunya sekarang juga El,” ucap Adira tegas.

“Enggak mau, tunggu di situ sampai gue selesai,” ujar Elfaro sambil menunjuk kasurnya.

“Ih enggak mau, nanti kalau orang tua loe tiba-tiba pulang terus ngeliat kita berduaan di dalam kamar nanti gimana?” cerocos Adira.

“Biarin, kan sebentar lagi kita nikah," jawab Elfaro, lalu langsung masuk ke dalam kamar mandi dan tidak lupa membawa kunci kamarnya.

“Ishhh cepetan mandinya,” ujar Adira.

“Iya sayang,” teriak Elfaro dari dalam kamar mandi.

Deg.....

Adira terdiam

Sayang????

“Ih kok gue salting sih dipanggil Elfaro dengan sebutan sayang. "Duh sadar Adira sadar enggak boleh baper,” gumam Adira dalam batin nya.

Muka Adira merah merona, Untung saja Elfaro sekarang berada di kamar mandi jadi dia tidak tahu dan tidak melihat wajah Adira yang saat ini sedang salting.

Sekitar 5 menit Adira menunggu Elfaro mandi. Adira di dalam kamar Elfaro hanya diam duduk di atas kasur sambil melihat sekeliling kamar Elfaro dan melihat salah satu foto Elfaro dengan Brandon dan Aldi. Hemm memang sangat bestie ya mereka.

“Liat apa?” tanya Elfaro ke Adira yang sibuk melihat foto-foto Elfaro.

Degg

Adira terkejut.

“Ish ngagetin aja,” ketus Adira dan dia pun langsung menoleh ke arah Elfaro.

“Aaaaaaaaa,” teriak Adira saat dia melihat Elfaro hanya menggunakan handuk di pinggangnya saja. Adira langsung menutup matanya dengan kedua tangannya dan langsung berbalik membelakangi Elfaro.

“Enggak usah teriak-teriak juga kali,” ujar Elfaro dingin.

“Cepet pakai bajunya Elll,” teriak Adira lagi.

“Yakin enggak mau liat nih?,” goda Elfaro.

“Apaan sih El, enggak usah bercanda loe, cepet pakai bajunya,” ujar Adira yang masih menutup matanya dengan kedua tangannya.

“Iya-iya,” ujar Elfaro, lalu memakai baju kaos nya.

“Udah nih,” ujar Elfaro. Elfaro hanya memakai baju kaosnya tidak dengan celananya. Bahkan dia masih memakai handuk di pinggangnya.

Adira pun menoleh ke arahnya dan membuka matanya.

“Ih El itu loe belum pake celana,” teriak Adira, dia langsung menutup matanya lagi dan berbalik arah membelakangi Elfaro.

“ Kan loe cuman nyuruh gue pakai baju,” ujar Elfaro.

“Tapi dipakai juga lah celananya, cepetan Elfaro enggak pake lama nanti kita keluarnya kemaleman,” ujar Adira yang masih membelakangi Elfaro.

“Iya ini di pake,” kata Elfaro sambil memakai celana nya.

“Udah belum?” tanya Adira yang masih berbalik arah.

“Belum tunggu dulu,” kata Elfaro yang masih memakai celananya.

“Udah nih,” sambungnya lagi.

Adira pun langsung menoleh ke arah Elfaro dan membuka kedua matanya.

“Nah gitu kan enak di pandang,” ujar Adira tanpa sadar.

“Enggak pakai baju juga enak di pandang,” ujar Elfaro sambil menggoda Adira.

“Ishh apaan sih,” muka Adira merah merona karena dia sangat malu sudah mengucapkan hal itu.

“Yukk,” ajak Elfaro.

“Rambutnya di benerin dulu kali El,” ucap Adira yang melihat rambut Elfaro masih basah dan berantakan.

“Ntar juga rapi sendiri,” jawab Elfaro enteng.

“Rapihin sekarang El,” ucap Adira kesal karena Elfaro tidak mau nurut dengan diri nya.

“Di rapihin dong,” goda Elfaro.

“Enggak ya, belum halal pegang-pegang,” ketus Adira ke Elfaro.

“Berarti kalau udah halal boleh dong pegang-pegangnya,” goda Elfaro ke Adira sambil menaikkan satu alisnya.

Deggg.....

Pipi Adira merah merona.

“Apaan sihhh udah, cepetan itu rambutnya di rapihin, habis itu kita berangkat,” ujar Adira sambil menahan malu ke Elfaro.

“Iya-iya,” ujar Elfaro sambil merapih kan rambunya di depan kaca.

“Udah,” kata Elfaro sambil jalan ke arah Adira.

“Nah ayokk,” ajak Adira sambil berjalan ke luar pintu.

“Sebentar,” tahan Elfaro ke Adira.

“Apaan lagi sih El,” kesal Adira.

“Udah ganteng belum?” tanta Elfaro ke Adira.

“Ganteng banget,” batin Adira.

“Belum,” jawab Adira.

“Ya udah enggak usah berangkat," ujar Elfaro semakin merajuk kepada Adira.

“Ihh kaya anak kecil aja loe ini,” ujar Adira.

“Biarin,” jawab Elfaro dingin.

“Ya udah iya, udah ganteng,” jawab Adira pasrah.

“Kek enggak ikhlas,” ujar Elfaro.

“Iya iyaa Elfaro udah ganteng pake banget,” ujar Adira. Adira sudah kesal dengan Elfaro yang entah mengapa saat ini dia sangat cerewet kepada Adira, tidak seperti dulu yang begitu dingin dan jutek ketika melihat Adira.

“Nah gitu dong, ya udah ayokk,” ujar Elfaro yang membuka pintu kamar nya dan berjalan menuju luar di ikuti oleh Adira di belakang nya.

Elfaro berjalan menuju mobil nya.

“Kita pake mobil???” tanya Adira.

“Kenapa? maunya pakai motor? Biar bisa meluk gue terus,” goda Elfaro.

“Ihh apaan sih El, enggak mau gue peleuk-peluk loe lagi, kita naik mobil aja,” kata Adira kesal.

Elfaro hanya tersenyum melihat tingkah Adira yang begitu kesal dengan dirinya. Bagi Elfaro itu sangat lucu.

Elfaro pun membuka pintu mobilnya untuk Adira.

“Makasih,” ujar Adira.

Elfaro tidak menjawab apapun dia langsung bergegas menuju pintu mobil sebelahnya.

“Kita ke mallnya hanya membeli baju pengantin saja?” tanya Elfaro sambil memasang sabuk pengaman nya.

“Kan kata mamah hanya itu aja.”

“Oh iya, gue mau keliling mall,” sambungnya lagi.

“Gue temenin,” jawab Elfaro sambil menyetir mobil nya.

Dalam perjalanan menuju rumah Adira mereka berdua tidak mengeluarkan kata-kata sedikit pun. Tidak perlu menunggu waktu yang lama akhirnya mereka pun sampai di depan rumah mewah milik Adira.

Saat mobil berhenti Adira pun langsung turun dan masuk ke dalam rumahnya. Elfaro pun mengikuti langkah Adira.

“Loe tunggu sini,” ucap Adira yang menyuruh Elfaro untuk menunggu dirinya di ruang depan.

1
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
...
bunda DF 💞
bukannya alfino adik kelas adira yaa,, ko bisa lulusnya barengan? apa aku yg salah baca yaaa
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ՇɧeeՐՏ🍻
ternyata ada musuh dalam selimut.
akhir nya setelah lama menunggu Dira sadar juga.
yuni kazandozi
tamat😭😭,,semoga ada seson 2 nya dan menceritakan saat mrk sdh pda berumah tangga ya
yuni kazandozi
alhamdulillah penantian elfaro tak sia sia,dira sadar juga,sehat selalu langgeng rt mu dira elfaro,,tuh farhan hatinya busuk juga ya,kalau arini ga mati tuh harusnya jodohnya arini tuh,sama jahatnya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
yeey akhirnya semua lulus ya..sukses buat kedepannya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhirnya dira sadar juga..semoga dira cepet sembuh ya
hearty 💕
Sukses terus u K Irma dan karya²nya
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
yeeeee habis n happy ending 🥳🥳🥳
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
ini ni satu lagi manusia tumbuh dengan obses yg overdosis 🥴
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
akhirnya happy ending 🤗
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Farhan jahat ternyata 🤭
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
semoga ada mukjizat Adira bisa sembuh
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
ya salam logout kaya apa aja 😅
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
lha terus emaknya kemana emang
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
emang bener" bapak model apa ini anaknya mau mati malah di tinggal kabur wis wis ora bapak ora anak Podo ndene
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
eeeaaalllaaahhh inilah akhirnya di sayang ma truck 😌😌😌
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰: sekalinya di sayang auto pindah alam🤧🤧🤧
total 3 replies
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah..happy ending smg mereka bisa ketemu lg stlh selesai kuliyah..next novel mereka sdh sukses thoor
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
lahhh pantas aja kelakuan Arini kaya begitu lha ortunya aja ga mengharapkan dia ada
🦋⃞⃟𝓬🧸🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ*ѕ⍣⃝✰
bukan cuma murahan pak anak bapak tu bak malaikat berhati iblis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!