NovelToon NovelToon
Pelangi Untuk Arya

Pelangi Untuk Arya

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:497.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mulyani Syahfitri

Patah hati karena ditinggal calon istri untuk selama lamanya membuat Arya Bagaskara menjadi orang yang berbeda.
Rasa sakit yang dia alami membuatnya tidak ingin lagi mengenal cinta.

Tapi pertemuan dengan seorang gadis membuat kehidupan Arya berubah, apalagi disaat takdir harus memaksa dia untuk menikahi gadis itu.

Bisakah Arya menerimanya?
Atau malah terus tenggelam dalam cinta masa lalu yang tidak pernah bisa dia rengkuh?

untuk visual ada di Ig ku ya @mulyani syahfitri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mulyani Syahfitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil

Pelangi mengernyitkan dahinya saat turun dari mobil taksi yang dia tumpangi. Panas matahari siang ini benar benar terasa menyengat. Padahal malam tadi hujan terus mengguyur, tapi sekarang malah panas sekali. Buru buru dia berjalan masuk kedalam lobi rumah sakit besar. Rumah sakit yang menjadi tujuan nya untuk memeriksakan diri hari ini.

Pagi pagi sekali Pelangi sudah pergi dari rumah orang tuanya. Setelah drama panjang yang harus dia lalui. Bunda dan ayah masih belum ingin Pelangi pulang cepat, mereka masih ingin bersama Pelangi lebih lama. Namun Pelangi tidak bisa berlama lama disana. Masih banyak misi yang harus dia selesaikan. Terutama tentang feeling kehamilan nya ini.

Dan setelah berbagai bujuk rayu dan seribu alasan, siang ini Pelangi tiba disini. Dirumah sakit yang akan menjadi penentu kelangsungan masa depan nya.

Jantung Pelangi benar benar berdetak tidak menentu. Dia sungguh takut jika dia memang benar benar hamil. Dia takut Arya tidak akan menerima anak nya.

Bagaimana jika itu terjadi?

Ah jangan sampai.

Setelah mendaftarkan diri dan menunggu beberapa waktu, akhirnya Pelangi bisa masuk dan bertemu dengan dokter kandungan yang akan memeriksa nya.

Jantung nya benar benar berdetak tidak menentu, bahkan tangan nya sedikit gemetaran saat mengetuk pintu ruangan itu.

"Selamat siang dokter" sapa Pelangi

"Selamat siang nona. Ayo silahkan duduk" jawab dokter wanita itu terlihat begitu ramah.

"Mau memeriksakan kandungan?" tanya dokter bername tag Sandra.

"Saya mau periksa, apa saya hamil atau tidak dokter" jawab Pelangi

"Oh begitu ya, apa sudah pernah tespek sebelum nya?" tanya dokter Sandra

Pelangi menggeleng dan tersenyum canggung. Dia memang tidak lagi mengingat itu. Mengecek kandungan dirumah bunda nya hanya akan menambah masalah nanti. Dan lagi, memeriksakan diri ke dokter adalah pilihan utama bagi Pelangi.

"Sudah telat menstruasi nona?" tanya dokter Sandra.

"Saya memang tidak pernah menstruasi lagi sejak menikah dokter. Dan sudah telat seminggu lebih" ungkap Pelangi

Dokter Sandra mengangguk, dia langsung beranjak dari kursinya.

"Baru menikah ya. Apa ada keanehan yang nona rasakan?" tanya dokter Sandra

Pelangi mengangguk cepat.

"Saya mual dan sering pusing. Tapi tidak terlalu dok" jawab Pelangi.

"Kita langsung periksa saja ya. Ayo silahkan berbaring disini nona" ujar dokter Sandra.

Pelangi mengangguk dan langsung berbaring diranjang seraya dokter Sandra yang mulai bekerja.

"Suami nona tidak ikut ya?" tanya dokter Sandra berbasa basi. Pelangi langsung tersenyum getir mendengar itu.

Suami???

Mendengar kata itu membuat Pelangi benar benar sedih. Dia kemari saja Arya tidak tahu. Dan jika tahu, apa mungkin Arya akan perduli?

Menyedihkan.

"Suami saya sedang bekerja dokter. Lagi pula saya hanya periksa. Saya takut jika saya tidak hamil malah mengecewakan dia nanti nya" ucap Pelangi dengan senyum terpaksa nya.

Ya ampun, dia sudah pintar berbohong sekarang. Berbohong dengan orang tuanya, dan sekarang berbohong pada dokter Sandra. Ini semua gara gara Arya!

"Mau buat kejutan ya. Tapi feeling saya nona memang hamil" sahut dokter Sandra seraya menyingkap kaus yang dipakai oleh Pelangi dan mengoleskan gel diatas perut nya yang masih rata.

Jantung Pelangi semakin berdetak tidak karuan saat alat yang terasa dingin itu mulai bermain diatas perut nya.

"Wah... selamat nona, nona memang hamil. Lihat kantung janin itu dan bakal janin yang sudah mulai tumbuh" ungkap dokter Sandra

Deg

deg

deg

Pelangi mematung, bahkan dia rasa detak jantung yang tadinya bergemuruh hebat kini seakan berhenti tergesak, membuat dia langsung meringis nyeri.

Hamil??? Sudah ada janin didalam sana????

"Usia kandungan sudah memasuki minggu ke enam"

deg

Lagi, Pelangi benar benar tidak percaya ini.

Air matanya mengalir, seraya dia yang memandang ke layar monitor dimana calon anak nya yang masih berbentuk seperti biji kacang disana.

Bagaimana ini? Dia benar benar hamil. Dan sudah ada anak nya didalam sana. Anak yang tercipta tanpa sengaja. Anak dari lelaki yang dia cintai.

Apa yang harus Pelangi lakukan sekarang?

"Nona... selamat ya. Usia kehamilan anda masih terlalu muda. Anda harus bisa menjaga nya dengan baik" perkataan dokter Sandra membuat Pelangi tersadar. Dengan cepat dia langsung mengusap air matanya dan tersenyum pada dokter Sandra. Meski sungguh, perasaan nya benar benar tidak menentu saat ini.

"Baik dokter, terimakasih" jawab pelangi seraya beranjak dan duduk diatas ranjang karena dokter Sandra yang sudah selesai memeriksa nya.

"Suami nona pasti sangat bahagia mendengar berita ini" ucap dokter Sandra

Pelangi tertunduk dan tersenyum getir, seraya dia yang mengusap perutnya dengan lembut. Apa benar Arya akan bahagia? Mungkin jika Pelangi adalah Zelina, Arya sudah jelas akan bahagia. Tapi dia bukan Zelina. Pelangi adalah orang yang sangat tidak Arya ingini. Bagaimana mungkin Arya bisa bahagia dengan berita kehamilan ini.

Pelangi saja tidak bisa membuat hati Arya luluh, bagaimana mungkin anak nya bisa. Anak yang akan menjadi pengikat hubungan mereka untuk selama nya.

Ya Tuhan... Kenapa harus hamil sekarang. Bukan Pelangi tidak senang. Pelangi akui dia bahagia karena dia akan memiliki anak. Tapi Pelangi juga sedih jika mengenangkan sikap Arya yang belum bisa menerima dia. Bahkan Arya yang masih ingin Pelangi cepat pergi dari kehidupan nya.

"Ini vitamin untuk nona. Datang lah lagi bulan depan untuk memeriksakan perkembangan kandungan nona. Atau jika ada sesuatu yang membuat nona tidak nyaman, nona bisa datang kemari" ujar dokter Sandra yang membuat Pelangi sedikit terkejut.

Pelangi tersenyum dan mengangguk seraya meraih kantung plastik dan juga hasil usg kehamilan nya.

"Terimakasih banyak dokter" ucap Pelangi

"Sama sama nona" jawab dokter Sandra.

Dan setelah menyelesaikan segala macam prosedur nya, Pelangi akhirnya pulang kerumah. Pulang dengan membawa kegundahan hati yang begitu mendalam.

Selama diperjalanan pulang, hatinya terus bertanya tanya, tentang bagaimana dia selanjutnya. Harus kah dia memberi tahu tentang kehamilan ini pada Arya? Atau menutupi nya dulu?

Pelangi mengusap wajah nya dengan kasar. Matanya memandang nanar jalanan siang itu yang begitu padat. Namun hatinya yang terasa sepi.

Tidak bisa dibiarkan. Kurang dari dua bulan ini Pelangi memang harus berusaha sekuat mungkin untuk meraih perhatian dan cinta Arya. Meski terasa sulit dan berat. Pelangi memang harus berusaha untuk lebih kuat lagi. Sekarang bukan hanya untuk dirinya saja, melainkan untuk anak nya. Ya, ada anak nya juga yang membutuhkan pengakuan dari Arya. Tapi tidak untuk sekarang. Biar Pelangi yang mengambil hati Arya, agar suatu saat Arya mau menerima nya tanpa rasa kasihan dengan anak yang di kandung nya.

Ya, Pelangi memutuskan untuk tidak memberi tahu Arya tentang kehamilan ini. Pelangi ingin Arya menerima nya dengan tulus. Dan jika pun Arya tidak bisa menerima nya setelah tiga bulan waktu yang mereka janjikan.

Maka Pelangi akan pergi...

Pergi bersama dengan anak yang dia kandung.

Anak yang akan menjadi kenangan terindah dari orang yang dia cintai....

1
athaya
/Grin/sudah GK asik Kom klo sdah tamat
maya
Luar biasa
maya
Lumayan
Linda Liebeciicapclup
Luar biasa
delfastri
lw nungguin kamu gila kelamaan oon..kekep tuh hantunya zelina..ajak nikah ajak bikin anak biar seneng idup lu....manusia bodoh kayak lu mang pantas hidup ndirian..
delfastri
ehhh peak..sepenting2 nya zelina dia sudah mati..jdi gimanapun gak bakal ada kepentingan lagi d dunia..emang lu bisa hidup ma kenangan..bisa nikah ma kenangan bisa making love ma kenangan..hidup lu sia2in demi pertahanin yg gak bisa d tahan..ikut pesantren kilat Sono..kayak jaman kita sekolah dulu pas ramadhan..biar otak lu adem hati lu lempeng Nerima kenyataan..cinta tu ma tuhan sama yg hidup lah cinta ma orang mati .lu dapat apa..gua tukar ma botol juga lu trus anyutin ke laut🤨🤨gedek gua ma orang begok k gini
delfastri
Karena dia tidak punya iman Nara..dia tidak percaya pada qadarullah..bahwa maut itu hak prerogatif yg kuasa..maka setannya zelina nguasain hati dan fikiran..padahal dengan tak tau malu masih bernafas..menikmati rezeki pemberian Tuhan..tapi masih tak mensyukuri..tinggalin aja ngi laki somplak kek gitu..dihhhh kok aku yg sebel ya..
Kaksanti
Luar biasa
Annisa
Arya sudah kembali ke habitat nya setelah 5 tahun tapa brata
Asnarwati Abukasim
Luar biasa
Nanik Lestyawati
keren
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ¢ᖱ'D⃤ ̐NuR❗☕𝐙⃝🦜
😭😭😭😭
guntur 1609
mereka terlalu sepeple sama org kecil. mitis
guntur 1609
ok thor aku lanjut seqel dari rey
guntur 1609
arya..move on lah dari zelina..hidup tra betjalan
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Wiwit Sumanti
Bagus
Suria Sultan
arya kamu tega bangeeet..
Aqella Lindi
zelina masa lalu,pelangi istri lo gondrong
Aqella Lindi
biar pelangi sm rangga aja thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!