Bosan dengan kehidupan bagaikan seorang putri membuat Kimora Candy Anastasya harus membuat perjanjian dengan sang ayah agar bisa terbebas dari semua peraturan Keluarga Besar Park.
Ayah Kimora, Baek Hyeon sangat protektif terhadap putrinya itu hingga semuanya harus sesuai dengan peraturan keluarganya. Semenjak istrinya meninggal Baek Hyun sangat over protektif hingga membuat Kimora tidak betah.
Hingga ia memilih menjadi artis dan bertemu dengan Abigail seorang vampire yang juga bekerja di dunia entertainment sebagai artis figuran. Tertarik dengan kehidupan Abigail membuatnya banyak berubah dari seorang gadis manja menjadi mandiri. Hanya saja Abigail sangat anti terhadap wanita.
Lalu bagaimanakah cara Kimora menaklukan hati Abigail? Akankah keluarga besar mereka memberikan restu dan berakhir bahagia? Atau penuh dengan rintangan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 31. PEMURNIAN JIWA
"Sial, mereka berhasil menghabisi klan kita," ucap Zaragoza penuh amarah.
Tangannya mengepal penuh amarah ketika melihat anggota Klan Vampir Slave tinggal beberapa vampir. Apalagi Vampir Origin berhasil memusnahkan mereka. Kesal bercampur amarah kini memenuhi rongga dadanya.
Ingin bergerak tetapi kekuatannya belum pulih. Sehingga ia hanya melampiaskan kekesalannya dengan memukul angin.
"Bagaimana ini, apakah aku harus melakukan spionase untuk memperbanyak pasukan lagi?"
Bangsa Yeti sudah tidak bisa diharapkan lagi karena tidak bisa membantunya. Terbukti kekuatan Vampir Origin masih jauh lebih unggul dari mereka. Padahal sebelumnya bangsa Yeti terbukti lebih kuat dari jenis Vampir Origin.
Sia-sia saja mereka menjalin kerjasama yang baik dengan mereka jika hasilnya justru lebih buruk. Apalagi gabungan kekuatan mereka terbukti kalau jauh.
...👑Caribaldi Castle ...
Para petinggi Klan Vampir Origin segera berkumpul di ruang utama untuk menentukan seberapa banyak kekalahan yang mereka alami.
"Ada berapa banyak vampir yang terluka?" tanya Tuan Felixs pada bawahannya.
"Sekitar tiga puluh persen, Ayah."
"Karantina mereka segera, jangan sampai membuat kekacauan lebih tinggi dari ini."
"Baik!"
Tuan Felixs menatap tajam ke arah Abigail. dari sorot matanya ia bisa membaca jika sang kakek menghawatirkan keadaan dirinya yang sempat terluka karena terkena serangan dari Zaragosa.
"Kau ikut aku!"
"Ba-baik, Kakek."
Saat melintasi itu Nyonya Meira, Abigail sempat mengisyaratkan sesuatu agar ia segera mengecek keberadaan Kimora. Abigail terlalu takut jika terlalu lama bisa membuatnya tenggelam dalam ilusi. Atau bahkan membuat jiwa Kimora terjebak di sana.
Sepeninggal putranya, ia segera pergi ke ruang rahasia untuk menjemput kembali Kimora. Dengan cepat Nyonya Meira bergerak dan menyelamatkan Kimora untuk mengembalikan ke dalam kamarnya.
Hanya membutuhkan waktu sebentar, ia berhasil memulihkan kondisi Kimora. Kekuatan Vampir Origin benar-benar sangat menakjubkan.
Kimora masih merasakan rasa pening di kepalanya, segera memijit pelipisnya. Namun, ia begitu terkejut ketika mendapati ibunya Abigail berada di hadapannya.
"Ternyata Tante ada di sini? Apakah Abigail sudah kembali?"
Nyonya merah tersenyum ke arahnya, lalu menjawab pertanyaan sembari duduk tepat di samping Kimora.
"Iya, saat ini Abigail sedang beristirahat di kamar karena kelelahan. Hampir semua vampir yang bertarung tadi saat ini sedang beristirahat. Sementara Tante hanya bisa menunggumu di sini, karena vampir wanita tidak diperbolehkan untuk bertarung."
"Oh begitu, maaf karena ketidaktahuanku."
"Tidak apa-apa, Sayang, karena semua ini bukan salahmu melainkan hal ini sudah menjadi kehendak dari Tuhan."
"Lalu apakah aku bisa kembali ke dalam keluargaku? Aku yakin jika Ayahku pasti merindukan keberadaanku. Lagi pula aku sudah terlalu lama berada di sini."
Kimora menunduk karena kerinduan yang mendalam kepada keluarganya. Bagaimana pun ia adalah anak yang terbiasa hidup manja, sehingga jarang sekali berpetualang seperti saat ini.
Seketika ia kembali teringat jika selama berada di Rusia, belum pernah sekalipun ia menghubungi kakaknya.
"Bagaimana ini, bukankah aku sudah berjanji pada kakak dan ayah jika setelah sampai di sini aku akan memberi tahu mereka?"
Melihat wajah Kimora yang cemas, membuat Nyonya Meira menggunakan ilmu penglihatannya. Sejenak ia mengulum senyum karena tahu jika Kimora merindukan keluarganya. Dengan segera ia menutup penglihatan miliknya lalu bersikap seolah biasa saja.
"Apakah kamu merindukan keluargamu?"
Kimora mendongak karena terkejut dengan pertanyaan dari Nyonya Meira.
"Bagaimana Tante bisa tahu?"
"Tentu saja tahu karena terlihat dari raut wajahmu yang begitu sendu."
"Maaf, karena memang aku jarang sekali berpisah dengan mereka. Ditambah lagi setelah aku sampai di sini aku juga belum memberikan kabar pada mereka."
Nyonya Meira mengusap bahu Kimora.
"Jangan khawatir, setelah kondisinya aman kamu pasti bisa pulang. Bersabarlah, Sayang."
Kimora mengangguk senang.
...👑Ruangan Rahasia...
Tubuh Abigail yang sempat terkena serangan racun dari Zaragosa segera diberikan transfer energi oleh Tuan Felixs. Pemulihan itu dilakukan dengan merendam seluruh tubuh Abigail ke dalam kolam darah murni.
Hanya dengan pemurnian kembali maka kekuatan dan kekebalan tubuh Abigail baru bisa pulih. Selama Abigail berendam, Tuan Felixs menjaganya sambil berkeliling kolam darah berbentuk lingkaran itu sembari merapal mantra penyembuh.
Tidak semua orang bisa melakukan pemurnian kecuali dia sudah mencapai puncak tertinggi dari kekuatan Vampir Origin. Selain itu usianya pemantra harus lebih dari lima ribu tahun.
Menjadi vampir memang akan terus hidup abadi. Tidak akan pernah bisa mati kecuali terkena serangan bubuk perak yang sudah dimurnikan. Bukan hanya mati tetapi musnah dan hanya akan menjadi abu.
Hanya Vampir Origin yang bisa kekal abadi. Apalagi mereka adalah keturunan murni dari nenek moyang Origin. Maka dari itu jarang sekali vampir jenis mereka bisa musnah.
Hanya saja manusia tidak pernah mempercayai makhluk mitologi seperti mereka. Awalnya Kimora juga tidak mempercayai hal itu sampai ketika ia melihat sendiri bagaimana kekuatan Abigail yang sebenarnya.
Meskipun begitu Kimora bangga karena Abigail bisa menerima dirinya meski berbeda dunia. Perjuangan mereka belum selesai sampai di sini. Kimora dan Abigail masih harus berjuang demi cinta mereka agar bisa bersatu.