NovelToon NovelToon
Me Vs Berondong Mommy

Me Vs Berondong Mommy

Status: tamat
Genre:Berondong / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:161.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Anthiq. C

Pria muda yang tampan itu adalah majikanku. Suatu hari ia datang ke rumah untuk melamar. Padahal kan aku masih SMA? Siapa sangka, ternyata yang dilamar adalah mamaku. Kenapa ia memilih wanita yang jauh lebih tua? Sejak kapan hubungan mereka terjalin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anthiq. C, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Aku Ayahnya

"Jadi ini udah semuanya, ya? Surat izin impor barang dan pemeriksaan bea cukai-nya udah distempel juga," ujar seorang petugas pelabuhan.

"Terima kasih," balas Albert. "Fyuh, syukurlah udah kelar semua menjelang malam," gumam pria itu.

Sinar sang surya mulai meredup. Perlahan bintang raksasa itu bergerak menuju ke ufuk barat, untuk berganti tugas dengan sang rembulan. Warna jingga nan elok, membentang sepanjang cakrawala hingga ke garis horizon.

Albert memutar kemudinya keluar dari area pelabuhan. Aroma laut masih terasa. Udara hangat berembus pelan ke arah daratan, mengajak burung camar pulang ke sarangnya.

Sekelompok remaja berseragam putih abu-abu berjalan di trotoar sambil bersenda gurau. Mereka terlihat begitu ceria menikmati masa muda. Sesekali tangan jahil mereka memetik bunga tanjung dan bunga cempaka, yang sengaja di tanam di tepi jalan.

"Astaga! Anak SMA?" Albert tiba-tiba teringat sesuatu, saat melihat bocah-bocah SMA tersebut. "Aku lupa mengabari dia, kalau Ghina baik-baik aja." Pria itu menghentikan laju kendaraannya, lalu mengambil ponselnya dari dalam saku celana.

"Ya ampun! Banyak banget telepon masuk dan pesan dari Ella. Dia pasti sangat cemas menunggu kabar dariku," kata Albert. Kedua mata pria itu membulay, melihat puluhan misscall dari gadis itu.

Baru saja Albert hendak menelepon Ella, Ghina sudah duluan menghubunginya. "Ada apa, Ghina?" kata Albert.

"Apa kamu sibuk?" tanya Ghina.

"Aku baru aja keluar dari pelabuhan. Mau pulang. Kenapa?" ucap Albert.

"Gimana, nih. Ella belum juga pulang," kata Ghina.

"Maksudmu pulang sekolah? Ini kan baru jam setengah enam sore. Bisa aja Ella masih ada kegiatan di luar," jawab Albert santai.

"Ta-tapi perasaanku nggak enak. Tadi kami janjian mau mengunjungi makam papanya, lalu tiba-tiba aku membatalkannya karena ada urusan. Aku juga menolak panggilan teleponnya. Jadi ..."

"Jadi kamu berpikir kalau dia ngambek, terus kabur kayak kemarin?" ujar Albert memotong ucapan kekasihnya.

"Iya," jawab Ghina singkat.

"Mungkin aja sekarang dia mengunjungi makam papanya sendirian," tebak pria itu.

"Dia nggak ada di sana, Al. Setelah urusanku selesai, aku langsung menyusulnya ke makam. Hampir dua jam aku menunggunya di sana. Tapi dia nggak muncul juga. Aku takut dia melampiaskan kekesalannya, dan berkumpul dengan teman-temannya yang merokok itu." Ghina menumpahkan segala kegundahan di hatinya.

"Aku yakin, Ella nggak kabur seperti kemarin. Justru dia seharian ini mencemaskanmu. Urusan yang kamu maksud itu membayar hutang bersama rentenir itu, kan?" kata Albert.

"Eh, kamu tahu?" seru Ghina terkejut.

"Iya. Tadi Ella cerita padaku, karena mencemaskanmu. Duh, kenapa kalian kompak bikin aku pusing hari ini? Aku tadi seharian putar-putar di Sakura Square untuk mencarimu. Tapi semuanya udah aman kan sekarang?" ujar pria itu.

"Ya, syukur semuanya berjalan lancar," gumam Ghina. "Sekarang tinggal masalah Ella. Apa Ella tahu kalau aku baik-baik aja?" tanya wanita itu.

"Itulah masalahnya. Setelah dari Sakura Square dan melihatmu aman, aku langsung ke pelabuhan untuk lanjutin kerjaan. Dan sampai sekarang, aku belum sempat menghubungi dia lagi," kata Albert.

Tiba-tiba Albert kepikiran sesuatu. Demikian juga dengan Ghina. "Ella nggak berbuat hal bodoh, dengan mendatangi Sakura Square sendirian, kan?" batin Albert dan juga Ghina.

Layar ponsel Albert menyala. Seseorang meneleponnya. "Ghina, Ella meneleponku. Nanti aku telepon kamu lagi." Albert memutuskan sambungan telepon dengan Ghina, lalu mengangkat telepon dari Ella.

"Halo, Ella," ujar Albert buru-buru.

"Halo, apa ini dengan Albert?"

Albert terkejut mendengar suara pria yang menghubunginya. "Kenapa HP Ella bisa ada di tangan laki-laki?" batin Albert. "Ini siapa? Kenapa HP Ella ada sama kamu?" tanya Albert setengah membentak.

"Saya supir angkot. Jadi benar, Anda kenal dekat dengan Ella?" tanya supir angkot bersuara berat tersebut.

"Iya. Aku ... Aku ayahnya," jawab Albert dengan sedikit ragu. "Di mana Ella sekarang? Aku mau bicara dengannya," desak Albert.

"Ayahnya? Tapi kenapa di sini tertulis majikan, ya?" ujar supir angkot tersebut. "Anak Anda ada sama saya, Pak. Tapi sekarang dia lagi nggak bisa bicara dengan Bapak," ujar pria itu.

"Kenapa nggak bisa? Sebenarnya Ella kenapa?" seru Albert.

(Bersambung)

1
falea sezi
bagus sih cm. g sesuai judulnya aq. kira Ella ma Albert thor
falea sezi
telat woy wahai emak gatel entah benci bgt ma gina q thor
falea sezi
kn bner Albert tuh suka ma Ella hadeh akhrinya dpet emaknya kn rasain
falea sezi
kasian bgt km la
falea sezi
sabar la lo emakmu nikah kuliahan aj yg jauh biar gk enek liat Albert ma emak loe yg masih gatel
falea sezi
biarin aja nikah ama emakmu ell qm berhak dpet cogan kaya paling jg entar Albert nyesel nikahin nenek2
falea sezi
lagian ne emaknya gatel uda tua gk tau diri sh pantes anaknya marah
Eka Yuni
Luar biasa
Anthiq. C: terima kasih sudah baca sampai tamat
total 1 replies
Jeankoeh Tuuk
gemes lihat ibu yg sama sekali tidak mengerti tentang anak kandungnya
Anthiq. C: faktanya di berita sekarang sering nemu yg kayak gitu 😢
total 1 replies
Jeankoeh Tuuk
gereget liat Albert
Ai Emy Ningrum
BMY 🤔🤔 aku tau nya BMW .. bajaj merah warna nya 🤣🤣🤣
Ayu galih wulandari
Bagus cerita konflik dlm keluarga tp bsa menyingkapin dg bijak ,aqu suka🤗🤗🤗😘😘😘😘
Anthiq. C: terima kasih 😊
total 1 replies
Noor Laila Khairul Isma
Bagus
Anthiq. C: terima kasih 😊
total 1 replies
Helena Rusliana
gx yahu malu gx tahu umur, heran dgn laki2 suka dengan yang tahu padahal bamyak yg muda atau paling tidak selisihnya gx terlalu jauh heran dgn perempuan sekarang gx tahu malu laki2 seumuran anaknya pun dinikahi dan ini bukan hanya dinovel tapii yg mirisnya dikisah nyata
Hesti Maka: kadang2 cinta tidak memandang usia mbak..mungkin hati sdh sama2 suka jdi mau secantik apapun cewe di srkelilingx klo hti cuma mau dia karmana lgi?
total 1 replies
Helena Rusliana
sudah tua dan banyak kejurangan mau aja dilamar Brondong dasar gx tahu diri dan gx tahu umur
falea sezi: bner bgt sih
total 1 replies
Bayinah
ko bisa ya bikin cerita seapik ini ,gemes,haru biru bikin penasaran yg baca...kaya tertantang gitu ☺️ terimakasih buat othor sudah menyajikan bacaan seciamik gini.lope begete 💪💪💪
Nanda RaRa
keren ceritanya ❤️
Louisa Janis
Albert berarti kamu udah anuanu sama lilibeth kalau berpikir anaknya lili mirip kamu...bahaya nih kasihan Gina
Louisa Janis
Mama oo mama kenapa nggak tanya baik'ntar anaknya kabur baru tau deh
Louisa Janis
hahahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!