Berawal dari dendam, Zayden Wilmer 33 tahun seorang Mafia yang sangat kejam menjebak Virginia Rowena 19 tahun dalam pernikahan penuh tekanan.
Cinta sama sekali tak ada dalam kamus hidup Zayden yang keras.
Sampai akhirnya cinta datang dalam hidup Zayden namun semuanya terlambat, Virginia tersakiti dan pergi.
Sementara ada pria lain di masa lalu Virginia bernama Wiliam Scot 30 tahun yang juga seorang Mafia mengejar Virginia untuk menjadi miliknya.
Siapakah yang di pilih Virginia??
Zayden ataukah Wiliam??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kau Adalah Istriku
Pagi harinya Virginia bangun dengan rasa sakit yang begitu kuat menyerangnya...airmatanya menetes ketika ia sadar apa yang terjadi semalam..
Sementara Zayden berbaring di sampingnya dan menatap langit-langit kamar..semalam adalah percintaan terbaik yang pernah dia rasakan dan selalu hanya Virginia yang membuat dia puas...semalam dia bahkan tidur dengan tenang, isakan Virginia terdengar di sampingnya..dan membuat pria itu menoleh dan langsung menarik Virginia mendekat..mata mereka bertemu..
''Mengapa kau menangis...''
Virginia menggertakan gigi...
''Apakah kau mau aku bahagia..kau benar-benar kejam...kau benar-benar memaksaku semalam Zayden...''
''Tapi semalam kau menikmati semua sentuhanku bukan...kau terlihat begitu bahagia..''
Hening...
''Bahagia...apakah kau tidak salah Zayden...kau yang menaruh obat itu lalu membuat aku hilang kendali...''
''Kau tau mengapa aku melakukan itu Virgi...''
''Karna kau adalah ibl*s..''jerit Virginia begitu kesal.
Zayden tersenyum dingin...ia mendekatkan wajahnya..
''Jika aku tak melakukan itu kau tidak akan pernah menyerahkan diri Virginia..''
''Kau pikir dengan kau melakukannya aku akan kembali kepadamu..tidak akan terjadi Zayden..''
Ucapan Virginia membuat Zayden meradang......
''Cukup bagimu untuk mengujiku Virginia, kau tau benar kalau aku sudah memberimu waktu....aku menyesal dengan semua yang terjadi di masa lalu di antara kita...aku menyesal...tapi bukan berarti aku akan melepaskanmu..''
''Di antara kita sudah selesai Zayden, kau bertindak pengecut dengan memasukan obat di dalam minumanku, kau juga menyuruh Sherin memesan gaun..kau sangat licik...''
Zayden menegakan tubuhnya seraya menatap Virginia yang sama sekali masih mengeraskan hatinya..
''Kau tetap istriku Virginia..dan tugasmu adalah melayaniku..apa kau mengerti..''
Zayden melangkah pergi........
Virginia menundukan kepalanya dalam-dalam..sekali lagi dia terjatuh di dalam pelukan Zayden..wanita itu sangat sedih dan tidak tau bagaimana melepaskan diri dari seorang Zayden.
******
Virginia telah selesai membersihkan diri dan ketika dia membuka lemari wanita itu terkejut ketika sadar kalau semua pakaiannya masih tersimpan disana meski ini bukan rumah mereka dulu..jemari Virginia bergetar seketika..
Apa yang direncakan Zayden kali ini..? apakah Zayden akan mengurungnya lagi..? tidak....Virginia tak akan pernah membiarkan pria itu menang..
Setelah Virginia selesai mengganti pakaian dia melangkah turun menuju lantai 1 ia harus bicara pada Zayden dan membujuk pria itu untuk bercerai atau Virginia akan melaporkan pria itu atas perbuatan KDRT padanya..
Ting.....
Lift terbuka, dan Virginia segera mencari Zayden...dia mencari di ruang makan namun pria itu tak ada lalu dia bertanya pada salah satu pelayan disana..
''Dimana tuan Zayden...''
''Di ruang belakang...tepatnya di lapangan tembak nyonya..''jawab sang pelayan..
Virginia mengerutkan kening...
Lapangan tembak...?
Virginia melangkah ke taman belakang, dan langkahnya terhenti ketika menyadari Zayden sedang mengarahkan pistol pada sebuah botol yang terpasang di tengah lapangan..
Virginia mendekat ke arah Zayden dan seperti sudah menyadari kehadiran Virginia pria itu mengeraskan wajahnya....
''Siapapun yang brani merebutmu dariku akan berakhir seperti botol itu Virginia..'' desis Zayden mengancam..
Usai berkata...ia melepaskan tembakan dan sedetik kemudian botol itu pecah dan hancur seketika..membuat Virginia gemetar...
Zayden berdiri dan memalingkan wajahnya menatap lurus pada Virginia yang terlihat pucat...
''Aku tidak akan pernah main-main Virginia...''
Virginia merasa sesak nafas hanya dengan mendengar ancaman terbuka dari seorang Zayden kepadanya..
Airmatanya menetes...
''Apa maumu sebenarnya...apa kau ingin menyiksaku seumur hidup Zayn..teganya kau.....''
Kata-kata Virginia menggantung ketika Zayden mendekat....
dan menggenggam jemari Virginia..
''Aku ingin kau...tetap bersamaku Virginia...'' desis Zack dengan tegas...
Deg......
marathon ...bacanya kaka
ceritanya asiyik
siapa yg tertembak ya apakah Virginia
dan kasihan Virginia punya ayah seperti initu
hanya saja umur 19 tahun untuk Virginia aku rasa terlalu kemudaan, wanita mapan punya butik rancangan terkenal itu biasanya usia 25 sampai 30
soalnya anak umur 19ntahun itu baru tamat SMA atau masih kualiah, belum waktunya berkarier🙏🙏🙏
seru ceritanya🥰🥰