NovelToon NovelToon
CIUMAN TERAKHIR

CIUMAN TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintapertama / Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:358.7k
Nilai: 5
Nama Author: Suesant SW

Ketika cinta hadir pada dua hati yang berbeda keyakinan, mereka terpasung oleh kata Amin yang sama namun dalam tujuan iman yang berbeda.

Seperti apa lika-likunya? novel ini sarat dg pesan moral dan cerita manis anak SMA antara Aluna dan Rae🙏



(Disarankan mampir ke novel sebelumnya, Menikahi Tunangan Adikku, untuk lebih mengenal tokoh-tokoh di dalam novel ini)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suesant SW, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31. Diam-Diam Kasmaran

Baru pukul 05.30 pagi, hari terasa masih gelap saja, bahkan cahaya matahari masih temaram di balik celah kaca jendela. Rae mebuka matanya dengan berat, telinganya di pasangnya dengan baik, mencoba mendengar apakah ada ketokan, panggilan atau gedoran dari mommynya di pintu.

Sepi?

Rae mengucek-ngucek matanya, terasa berat untuk bangun tetapi bunyi wekernya tadi sudah pasti berbunyi di jam setengah enam tepat. Tak biasanya sang mommy tidak mebangunkannya, bisasanya suara mommynya itu lebih keras dari bunyi wekernya.

Tapi tanpa di panggilpun, Rae harus menyudahi ritual paginya yang selalu bergelut melawan kantuknya sendiri itu.

"Kenapa sih, jam masuk sekolah itu harus sepagi ini, yang bikin peraturan ada sensi apa dengan dunia anak muda? Coba aja jam siang, tentu banyak anak-anak akan berbahagia di dunia ini? Kalau seperti ini, separuh nyawa masih di alam mimpi separuh lagi di alam nyata, hidup itu terasa berat, belajar bagaimana bisa konsen..." Rae mengeluh dalam hati.

Sebenarnya dia masih ingin berlama-lama di tempat tidurnya yang empuk dan nyaman ini, tetapi ingatannya segera melayang, bahwa hari ini hari rabu dan dia ada janji dengan anak-anak panti untuk mengantarkan beberapa buku dan pakaian hangat. Sekarang musim hujan, cuaca lebih dingin dari biasanya, Rae kuatir dengan Pipin, anak kecil yang berusia lima tahun dengan kelainan genetik yang menyebabkan anak itu selalu terserang radang saat cuaca dingin dan cepat sekali tertular virus. Entah apa penyakitnya, sejak dia di telantarlkan orang tuanya dalam keadaan baru lahir di depan pintu panti, pipin sangat mudah sakit.

Rae sangat menyayangi Pipin, karena itu dia selalu berusaha membuat anak itu nyaman. Sejak pertama Rae melihatnya, Rae menyukai anak lelaki kecil dengan mata biru itu.

Dengan langkah setengah gontai dan malas, Rae masuk ke dalam kamar mandi, menghidupkan shower, untung saja air di rumah mereka ini ada pemanasnya jadi Rae tak perlu khawatir dengan air dingin yang mengguyur tubuhnya.

Rae memandang nanar sabun cair yang berwarna cream itu,

"Itu sabun susu, supaya kulitmu halus dan wangi. Siapa tahu setelah memakai sabun mahal itu, kamu bisa semulus badan memer grup band BTS. Mereka kinclong-kinclong gak ada burik-buriknya. Lumayan kan, tampan maksimal modal sabun." Oceh mommynya, saat memilihkan sabun itu untuknya.

"Mommy kira mereka mulus licin begitu karena mandi doang? Kalau begitu, Rae rela mandi sepuluh kali sehari." Rae nyengir kuda.

Tangan Rae terulur, menadah di bawah tempat sabun siap memencetnya tetapi kemudian tidak jadi dilakukannya.

"Akh, gak usah pake sabun. Gak bakal ada yang tahu juga pake apa gak. Parfum kan banyak, ntar wangi juga. Lagian gak ada yang nyium juga." Rae menarik sudut bibirnya. Entah mengapa terlintas wajah masam Aluna di kepalanya. Semula dia handak meraih handuk di atas kepalanya, tiba-tiba urung di lakukannya.

Wajahnya memerah sendiri, seolah si judes itu sedang bekacak pinggang padanya dan memegang hidungnya,

"Bau! Kamu mandi pake sabun gak sih? Jorok!"

Rae seperti di perintah oleh otaknya berbalik lagi mengambil sabun ke telapak tangannya dam kemudian menggosok-gosok badannya. Dia seolah takut Aluna mengomentari dirinya.

Setelah mandi dengan sebersih mungkin, dia mengeringkan badannya dan mengambil handuk. Wajahnya terasa panas, dia bingung sendiri, entah mengapa dia terus memikirkan Aluna beberapa hari ini. Mau apa-apa, seolah ada Aluna yang melihatnya.

Kadang sambil mematut diri di depan cermin ketika menyisir rambutnya, tiba-tiba sekelebat perasaan aneh muncul, dia takut saat bertemu Aluna tiba-tiba Aluna akan melihat rambutnya dan memicingkan mata padanya. Sekarang dia menjadi sangat perduli dengan penampilannya, hanya karena takut Aluna tidak menyukainya. Padahal Aluna melihat padanya pun tidak akhir-akhir ini.

"Apakah...apakah...aku benar-benar lagi kasmaran seperti yang di bilang daddy?" Rae menggeleng-geleng kepalanya tak yakin. Mustahil dia jatuh cinta pada lebah berisik yang sok pintar itu!

Dengan handuk yang terlilit di pinggangnya, dia keluar dari kamar mandi. Tempat tidurnya yang masih acak-acakan itu seperti pemandangan landscape yang indah di mata Rae.

"Oh, Tuhan...kenapa dalam seminggu engkau tidak memberikan tiga hari bernama minggu, dengan begitu aku bisa  santai tidur sampai siang dan gak selalu terburu-buru setiap pagi begini. Atau coba saja, Engkau menurunkan kepintaran tanpa harus sekolah kepada kami, gak perlu belajar matematika sudah pinter aja ngitung-ngitung, gak perlu belajar sejarah dah tahu aja perang dunia berala kali, gak usah repot-repot sudah keluar ijazah. Dunia ini pasti akan indah luar biasa..." fikiran Rae melayang-layang, sambil berjalan menuju lemari besar yang menyatu dengan dinding kamarnya, memang di desain sedemikian rupa supaya terlihat luas.

Kamar Rae nyaris tanpa barang yang terlihat, berbeda dengan kamar si kembar yang seperti ruangan model itu, dengan semua pernak-pernik yang aneh-aneh menurut Rae.

Kamar Rae telihat hanya ada satu tempat tidur besar, sebuah sofa panjang, televisi layar datar di dinding dan meja kecil di smaping tempat tidurnya. Di sudut ruangan ada meja belajar dengan laptop di atasnya cat dinding yang dominan abu-abu, memberikan efek serasa kamar tidur lebih luas.Kamar Rae benar-benar maskulin.

Saat Rae sedang mengenakan celana panjang abu-abunya, tiba-tiba pintu di dobrak dari luar dan...

"Bang Raeeeeeee...!" Ini suara Rey si bungsu yang paling usil dan manja.

"Astaga...! Adik lucknut, gak punya tata krama!" Rae segera menarik celana sekolahnya itu dengan raut terkejut, ini anak memang random, dia bisa tiba-tiba datang, tiba-tiba berteriak dan tiba-tiba bisa membuat orang senewen luar biasa.

"Hah! bang Rae, tumben sudah pake baju! Rey kira lagi bobo tamvan. " Ocehnya, dia masih memakai piyama pink yang lucu, dengan bando kelincinya.

"Ngapain kamu masuk sini? Gak Permisi, pake selonongan begitu!" Omel Rae, mengambil baju atasannya dengan muka masam.

"Salah sendiri kamar gak di kunci." Rey nyengir.

"Kamu mau ngapain ke sini?" Rae bertanya lagi, dia malas meladeni adiknya ini terlalu panjang dan lebar.

"Bang Rae, Rey mau tanya..." Si manja ini melemparkan dirinya ke atas tempat tidur sang kakak lalu tengkurap sambil menyangga dagunya.

"Apa? Pe'er Matematika? Abang kan sudah bilang, abang bukan Albert enstein." Sungut Rae, berpindah ke depan cermin besar di dekat meja belajarnya.

"Albert Ensteins bukannya ahli fisika?" Rey mengerutkan keningnya.

"Ya, terserahlah. Mau Fisika mau matematika, pokoknya abang gak buka lowongan pertanyaan soal hitung-hitungan."

"Rey bukan tanya hitung-hitungan, tapi Rey mau tanya, tentang perasaan."

"Egh!" Rae berbalik menghadap adiknya itu dengan mata melotot.

"Ry sudah dua hari ini nangis, gegara cowok yang di taksirnya naksir Rey. Terus Rey harus bagaimana?"

Terimakasih sudah membaca novel ini dan selalu setia, kalian adalah

kesayangan othor🤗 i love you full....

Jangan Lupa VOTEnya yah untuk mendukung novel ini, biar othor tetap

semangat menulis😂🙏🙏🙏

...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya...

1
Ida Sriwidodo
Apapun ceritanya.. klo keyakinan dah beda wis ngga ada ujungnya
Ibarat sebuah kapal di dalamnya ada 2 nakhoda.. kemana kapal akan dibawa berlayar?
Dan yang paling kasian adalah penumpangnya.. bingung.. dengan arah tujuan.. 😭😭🤔🤔
Fera Susanti
Luna jgn lemah ya..Krn perbedaan keyakinan menurut aku dalam satu pernikahan itu sangat mustahil,.apalagi klo wanita nya muslim,.kita jg kan harus menurut ada suami sedangkan suami kita nya itu berbeda dalam hal keyakinan...aah pkknya jgn dech..kamu pasti dapat jodoh yg lebih lagi dari rae..
jgn cengeng Luna..
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑
Sepertinya sudah mendekati ujung cerita ini novel 🤔
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑: Tema apapun yg pastinya karya author akan selalu dinantikan 🤗
total 2 replies
Fera Susanti
up lagi thor
LANY SUSANA
semoga ya kl berjodoh pasti ada jln, dgn hub mereka
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑
Maraton bacanya thor , dan install lg apk Mangatoon nya😅
Suesant SW: 😄😄😄 reader kesayangan ini...nanti setelah tamat semua bulan dpn ada novel baru
total 1 replies
Fera Susanti
padahal Luna juga ga perlu nunggu keputusan dr rae menurut aku..coba aja telaah hati nya..
LANY SUSANA
lanjut... ga sabar dgn pilihan yg akan di ambil Rhea
kl dia keluarga sama2 kuat dgn keyakinan masing2, pasti jln unt bersama ga akan mudah salah satu hrs pindah keyakinan siap kah km. Rea Luna???
ke dlm dunia nyata temenku ada yg gini, setlh pindah keyakinan ada penyesalan yg paling dlm.....
LANY SUSANA
terserah author mau di bawa ke mana ni hub Rae Alluma, dua nya baik tp terhalang keyakinan yg mereka anut
kl salah satu mengalah apakah ortu merestui?
Fera Susanti
aaaah bingung nya??..
alluna baik
rae baik
keyakinan nya yg berbeda...bingung PKK nya
Fera Susanti
iya sech rae..tp menurut aku beda keyakinan untuk d persatukan itu susah..aaaah jgn lah mengorbankan keyakinan Kita..
alluna juga jgn pindah keyakinan yaaaa
🌼EmeLBy🌼
ommo ommo ommo🤭
🌼EmeLBy🌼
aku suka dengan busana Anin kesayanganku ini.
Makasih Thor
Suesant SW: 🤭🤭🤭🤭🤗🤗🤗🤗
total 1 replies
Fera Susanti
binguuuung...
Fera Susanti
aku pun KLO jd Sarah bakalan sama..aku g mau anak ku msuk keyakinan pasangan nya..dr kecil udah aku didik mengaji, solat, lalu tiba2 datang seseorg atas nama cinta sehingga dia berubah haluan..aku sech ga mau..
makanya dr awal klo ada yg Deket sama dia trs beda keyakinan, mending d larang aja takutnya main2 akhirnya jd beneran...
maaf ya Thor..
LANY SUSANA: betul. aku juga sama
rasanya😭😭 kita yg udah didik dan besarin dari kecil kita yg bimbing lalu tiba 2 berubah keyakinan 😭😭😭
total 1 replies
Eka Burjo
nah nah rae gimana tuh
Eka Burjo
ya, dan suatu saat nanti dokter Aluna akan berjodoh dengan Dirut rumah sakit yg nyamar jadi OB 🤭, jadi ga sabar, dan apa kabar Mak othor EmelBy dah lama juga ga update , semoga beliau sehat selalu
Eka Burjo: eh ko OB sih, cleaning service maksudnya, ya Allah tolong sampe lupaaa saking lamanya 😁
🏃🏃🏃🏃🏃
total 4 replies
Jeniemi
💪💪💪💪
Suesant SW: 🥰🥰🥰🥰😅😅😅😅
total 1 replies
Fera Susanti
woow..up lagi
Suesant SW: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
Whatea Sala
Tega sekali dirimu thor...hari gini baru nongol😩😩
Suesant SW: akan lanjut mulai besok ya, dan menuntaskan semua novel yg lain. author back☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!