Amelia Tasya hamil karna seorang dokter yang secara sengaja melakukan prosedur bayi tabung dari benih seorang pangeran negeri hindustan Alexander holland.
hidup amelia seakan dijungkir balikkan sebab kehamilan nya diketahui oleh alex hingga membuatnya harus menuruti segala perkataannya.
karna seorang saingan ingin menghancurkan reputasinya agar tidak diangkat menjadi raja ia berusaha membuat Amelia celaka agar bisa balas dendam padanya.
bagaimana kisahnya....silakan lanjutkan.
mohon maaf jika alur cerita masih acak maklum masih pemula
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ukka Sulemang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 31
selama perjalanan dr.revan diam seribu bahasa ia tidak kehabisaan kata kata
pikiran dan hatinya tidak lagi sejalan ia merasa teramat takut kehilangan
seseorang lagi, terlebih amelia yang sudah ia angap seperti adik nya sendiri ia merasa punya ikatan batin
dengan amelia.
alex sibuk mondar mandir di depan ruang ugd rumah sakit ia menemukan amelia
dengan kondisi tidak sadarkan diri di taman belakang dengan kaki dan tangan nya
yang sudah sangat dingin
“kenapa mereka lama sekali”tanya alex
“sebaiknya kau duduk ALEX kepalaku sudah sakit melihat mu mondar mandir seperti
itu nak”ucap tuan holand yang duduk menenangkan sang istri yang terpukul akibat
peristiwa ini
alex pun duduk di samping ayahnya dengan perasaan cemas ia sangat kawatir
dengan keadaan wanita yang dicintai nya itu dan anak anaknya tidak tau kapan dirinya mulai jatuh hati pada
amelia mungkin sejak amelia dan bayi bayi nya datang ke kehidupan nya.
helicopter yang di tumpangi revan dan el tumpangi sudah landas di atap rumah
sakit dr.revan dan el berlari turun dari atap rumah sakit menuju UGD stelah
sampai di UGD ia melihat ukka,al,alex dan keluarganya menunggu di depan pintu
masuk.
“bagaimana keadaan nya?”tanya el pada semua orang disana namun hanya di balas
gelengan oeh mereka el pun mengerti arti dari gelengan itu
tak lama kemudian salah satu dokter keluar dari ruangan itu
“keluarga nyonya amelia?”tanya sang dokter
“bagaimana keadaan amelia dan bayinya dokter?”tanya alex
“keadaan nyonya amelia sekarang sedang kritis,siapa diantara keluarga yang
memiliki golongan darah AB spesial karna
saat ini rumah sakit kami tidak memiliki stok dan darah jenis ini sangat
langkah,dan juga kami sudah mempersiapkan ruang operasi untung mengangkat salah
satu janin yang mati ”terang dokter itu alex yang mendengar hal itu memundurkan
langkahnya kembali duduk syok mendengar kabar bahwa salah satu calon anaknya sudah meninggalkan nya bahkan sebelum
dia melihat dunia ini alex merasa tidak pantas menjadi seorang ayah yang bahkan
tidak bisa melingdungi anaknya apa yang harus ia katakan pada amelia nantinya.
“tapi disini kami tidak ada yang bergolongan darah jenis itu dok,tolong carikan
di rumah sakit manapun dan berapa pun biayanya saya akan bayar”jawab tuan
holland
“saya saja dokter darah saya AB spesial”ucap dr.revan yang maju membuat mereka
semua bernafas lega sekalingus bertanya tanya
“mari ikut saya tuan revan”ucap perawat untuk melakukan tes
“saya dokter kandungan yang menangani amelia di kota B dan saya yang akan
memimpin operasi ini”ucap revan
“tapi dokter rumah sakit kami punya standar khusus juga ijin dari direktur
rumah sakit”jawab dokternya
“saya sudah mendapatkan hak penuh untuk memimpin operasi ini saya sudah bicara
dengan direktur rumah sakitnya”ucap revan sebelum berlalu pergi dibalas
angggukan oleh sang dokter.
setelah pengambilan darah revan operasi pun dilakukan alex dan keluarganya
menunggu didepan ruang operasi dengan harap harap cemas hati alex menangis mengadapi masalah ini ia
seakan kehilangan separuh jiwanya namun ia harus tetap tegar untuk orang orang
yang ia cintai.
operasi sudah berlangsung 3 jam seorang suster keluar membawa bungkusan yang
digendongnya
“ini putranya pak sudah saya bersihkan silakan di dilihat”ucap suster
menyerahkan bungkusan janin itu.
dengan tangan gemetar aku meraih tubuh mungil putraku yang usianya baru berumur
5 bulan itu ku buka kain penutup itu air mataku mengalir tanpa ku sadari
tubuhnya sudah lengkap bahkan ia memiliki rambut dia anak yang tampan,ku belai
wajah dinginya ku peluk tubuh nya aku gagal menjadi seorang ayah jika dirinya
saja sehancur ini bagaimana dengan amelia
“dia persis sepertimu alex “ucap nyonya eliza memeluk putranya memeberi
kekuatan padanya.
ukka yang melihat kehancuran alex ini ia tau kini sahabatnya itu butuh dukungan
darinya ia tau rasanya jika orang yang kita sayang pergi meninggalkan kita
untuk selamanya menyisahkan sejutah penyesalan.
lampu uang operasi akhir ya mati menandahkan operasi itu sudah selesai dr revan pun keluar masih
memakai pakaian operasi
“bagaimana keadaan amelia rev”tanya ukka
“kondisinya sudah stabil namun ku saran kan jangan dulu memberitaunya tentang
hal ini agar tidak membebani pikiranya itu bisa membuat kondisinya menurun”ucap
ukka
“apa
sudah bisa kami menjenguknya dok”tanya nyonya eliza
“sementara jangan biarkan ia istirahat beberapa jam dulu,sebaiknya selesaikan
kreamasi putramu aku akan menjawa amelia disini”ucap revan menepuk pundak alex
dan melangkah pergi.
setelah mendengar kondisi amelia sudah stabil aku merasa legah ku tatap tubuh
putraku memang sebaiknya aku melaksanakan tugas terahirku sebagai seorang ayah
yaitu upacara terakhir putraku.
ku pandang api keremasi putraku adku berjanji padamu nak aku akan melindungi
ibu dan adik adikmu aku tidak akan membiarkan ini terjadi lagi orang yang
melakukan ini akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang dilakukan
nya itu janjiku.
diruan ganti revan mengambil sedikit sampel darah untuk tes DNA denga amelia
sejak pertama melihat gadis itu ia memiliki secerca harapan bahwa adiknya masih
hidup terlebih dengan kesamaan jenis darahnya membuat keyakinanya bertambah
kuat.
sedikit bocoran bab selanjutnya akan ada
pernikahan yang bikin baperrrr......
mohon kritik dan saran nya!!!
lha katane Amelia meninggal..kok ini hidup
bingung aku
ternyata itu untuk jadi kelemahan alex to