NovelToon NovelToon
Cinta Pria Introvert

Cinta Pria Introvert

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shanti san

Mengkisahkan seorang bernama Kikan yang wanita yang mencintai Pria Introvert,Tapi Cinta nya seperti bertepuk sebelah tangan,karena pria itu tidak menunjukan rasa suka dan ketertarikan pada Kikan.

Tapi sebuah kejadian membuat mereka akhirnya bersatu, tapi tentu saja tidak membuat Kikan merasa di cintai setelah memiliki nya,tapi ia merasa sangat jauh meski mereka sangat dekat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31 - Liburan

Setelah beberapa saat di bersantai Di berbatuan, Kikan tanpa sengaja terlarut di dalam tidur nya, karena nyaman nya tempat bersantai di sana.

Saat ia membuka mata, Kikan terkejut karena Evan sudah tidak ada di samping nya, Kikan pun lekas duduk, mengusap wajah nya dengan tangan nya untuk mengumpul kan nyawanya setelah bangun tidur.

"Astaga, apa Dia sampai Setega itu dengan ku, meninggalkan ku sendirian?." Tanya Kikan menghela nafas dengan berat.

Namun saat ia berdiri dari duduk nya, ia telah salah mengira, ternyata Evan berada di bawa batu, sedang membuat sesuatu dengan pasir.

"Evan?."

"Aduh tadi dia dengar gak ya aku gonel tadi."Batin Kikan.

Kikan mengerutkan dahi nya, membuang nafas lalu turun dari berbatuan itu lalu mendekati Evan.

"Van."

"Iya."

"Maaf ya, aku tadi ketiduran."Ucap Kikan.

"Iya, tidak apa-apa, kau terlihat lelah."Balas Evan tanpa melihat Kikan dan fokus dengan apa yang ia lakukan.

"Kau sedang apa?." Tanya Kikan dan berjongkok di hadapan Evan.

"Iseng saja."Balas Evan.

Tiba-tiba terdengar suara dari perut Kikan, perut nya berbunyi karena memang ia tadi pagi hanya makan roti saja. kedua pipi Kikan memerah menahan malu.

Evan yang mendengar suara perut Kikan berbunyi pun tersenyum tipis, ia lalu berdiri lalu memandangi Kikan.

"Mau kemana?." Tanya Kikan dan ikut berdiri.

"Bukan kah kau lapar?." Tanya Evan.

"Gak apa-apa kok, masih gak terlalu lapar, lalu ini kamu gimana?."Tanya Kikan sembari menunjuk istana yang di bangun Evan.

Evan memandangi Kikan, lalu ia menendang istana pasir yang memang belum selesai ia bangun. membuat Kikan terkejut.

"Sudah beres kan?, Ayo jalan."Ucap Evan lalu berjalan, Kikan pun lekas mengikuti Evan dan berlari kecil agak berjalan sejajar dengan nya.

Saat sedang berjalan mencari rumah makan untuk mencari makan siang, Kikan dan Evan di hampiri Aldo.

"Cie, yang jalan berdua, dari tadi di cariin engak tahu kemana."Ucap Aldo.

"Kau dari mana?." tanya Evan.

"Diajak sama Kakak nya Kikan cari makan, gak enak nolak. sekarang mau ajak Kikan cari objek foto, Mau kan Ki?." Balas Aldo.

"Iya Boleh."Balas Kikan tersenyum.

"Nanti saja, kami mau cari makan, kau boleh ikut kalau mau."Ucap Evan dan memegangi tangan Kikan untuk masuk ke rumah makan yang sudah ada di depan mereka.

Aldo yang melihat Evan memegangi tangan Kikan pun tersenyum memandangi nya, Kikan yang terkejut tangan nya di pegang oleh Evan pun hanya diam dan mengikuti langkah Evan masuk ke rumah makan itu.

Aldo lalu menerobos di tengah-tengah kedua nya, memisahkan tangan yang sedang berpegangan.

"Kalau gitu aku ikut minum aja dech."Ucap Aldo sembari merangkul Evan.

"Aku ketoilet bentar ya "Ucap Kikan dan Aldo mengangguk, sementara Evan duduk di kursi.

"Van, Aku sudah memberitahu Kakakmu, kalau aku berniat menembak Kikan di sini, aku ingin memberitahu mu juga, agar kau menjaga jarak mu dengan Kikan. bukan kah kau bilang kalau kau tak menyukai Kikan." Ucap Aldo.

Evan memandangi sahabat nya itu dengan heran. "Maksud mu?."

"Ah, aku tahu kau pasti sudah mengerti maksud ku kan, tapi kalau kau menyukai nya kita bisa bersaing secara sehat mendapatkan nya. jujur saja dari sekarang."Ucap Aldo.

Evan yang mendengar tersenyum mengeleng-gelengkan kepala nya ,berpapasan dengan kembalinya Kikan dan duduk di kursi bergabung dengan mereka.

Kikan lalu memainkan ponsel nya membalas pesan dari Naura dan Nayla yang menanyakan keberadaan nya, Aldo pun tersenyum terpesona melihat Kikan yang tampak tersenyum memainkan ponsel dan Evan melihat Aldo yang memandangi Kikan.

1
Sri Mulyani
ada obat tertentu di kasih masuk Joan kali🤭🤭🤭🤭
Vitriani
Lumayan
Supri Yatin
bagus bingit tapi lanjut dong tor kisahnya si aldo sama evan belum puas
Rosia Ariyanti
Luar biasa
wahjoenita
baru baca
hari minggu, Evan ke kantor ya?
Nola
.
Nurmiati Aruan
hati-hati loh joan...jangan sampai kau malu sendiri nanti nya
Ari_nurin
harusnya Aldo jujur dg Evan .. katanya teman kok hal spt ini didiamkan.. kasian Evan yg memang tdk ada peka hehe
Ari_nurin
lama lama pengen numpuk Evan dg batu Krn terlalu tolol dg perasaan nya sendiri tdk peka .. apalagi dg perasaan orang lain?? dh lah mending Kikan dg cowok lain atau Aldo aja
Sri Wahyuni
keren
Hesti Amelia
kisah di novel ini hampir sama dg kisahku ☺
Muhammad Jain
Biasa
edi
bagus
Amyra balqis
Ya thour kenapa ya kalau ceritanya seru selalu tamat nya cepet sama episode nya sedikit ha
Amyra balqis
Sumpah rasanya pengen tuh evan
Siti Mujimah
keren love sekebon Thor.. cerita gk berbelit-belit
fatma
ihh sukaaaa jga cerita evan sama kikan😍🥰
Rifka Sabriaaqila
zb b
ceritanya sangat menarik
Yani Sri
lanjut dong ceritanya lagi semakin seru banget nih ceritanya......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!