NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Bos Muda Manja

Terpaksa Menikahi Bos Muda Manja

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:897.2k
Nilai: 5
Nama Author: DiahIfro

Satu juta kisah di tempat kerja antara bawahan dan atasan.

Intan yang bekerja di perusahaan swasta WMT.GRUP yang di kelola oleh keluarga wimarta berharap menjadi bagian keluarga nya dan menyandang nama wimarta, apakah bisa?

Namun saat bekerja tiba-tiba kejadian yang mengharuskan mereka menikah terjadi? siapa mereka? dan kenapa? yuk baca

Jangan lupa mampir ke Instagram ku
@diah.ifro dan ruangg.rindu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiahIfro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 3

"Fifi mana surat keluar?" tanya intan masih dengan wajah kesal

"Ini" fifi memberikan dua lembar surat keluar

"Cuma dua?" tanya intan melihat surat keluar ditangannya

"Iya intan" jawab fifi terus menatap layar komputer nya

"Kamu lagi apa sih?" tanya intan mendekat kan wajahnya pada wajah fifi

"Aku lagi kerja intan, aku lagi buat laporan surat keluar nanti aku stor ke kamu" jawab fifi berusaha lembut dengan terpaksa

"Ohhhh" intan kemudian duduk di mejanya dan mulai mengerjakan laporan nya

Terlihat keadaan ruangan tenang karena semuanya sudah mulai sibuk sekarang karena, untuk membuat laporan kinerja bulanan tak cukup waktunya jika hanya besok sampai jam tiga

"Krek .." pintu kaca terbuka dengan tulisan pimpinan SDM

"Fifi...saya minta tolong boleh?" tanya pak gilang menatap fifi

Bukannya dijawab Fifi malah menatap balik pak gilang tanpa berkedip "Dia memanggil namaku" gumam fifi dalam hatinya

Intan yang melihat pak gilang dan fifi saling bertatap mata langsung menggoyang kan badan fifi "Hei..pak gilang itu bertanya bukan menghipnotis kamu!!!"

Pak gilang mengerutkan keningnya ia bingung dengan pegawai nya

"Ishh intan mengganggu saja" fifi melepaskan tangan intan dari bahunya dan menyangga dagunya dengan kedua lengannya lalu kembali menatap pak gilang

"Sudahlah... intan kamu bisa bantu saya?" tanya pak gilang memindahkan wajah nya menatap intan

Intan tertawa kencang sambil menoleh ke arah fifi yang menyebabkan ruang TU jadi penuh gelak tawa, bu ratna hanya tersenyum melihat kejadian itu berbeda dengan bu azwa "Haduh kamu ini intan tertawa nya seperti orang kerasukan setan saja"

"Jadi bagaimana pak? apa yang bisa saya bantu?" tanya intan sambil terus menahan tawanya

"Ayo ke ruangan saya, saya mau minta tolong kamu untuk membantu saya mengoperasikan laporan anggaran" ucap pak gilang lalu berjalan ke ruangannya. intan pun bangun dari duduknya "Bye-bye sayang" bisik intan pada telinga fifi

"Akh...intan!!!!" teriak fifi yang mengundang gelak tawa para pegawai

"Sudah lah neng fifi ikhlaskan saja" saut pak agus dari meja kerjanya

"Benar itu, pak agus emang the best" ucap intan memberikan ibu jarinya sambil membuka pintu kaca ruangan pak gilang

"Huhh aku menghilangkan kesempatan emas...dasar fifi bodoh" ucap fifi pelan menggerutu

"Sini cepat" ucap pak gilang pada intan yang baru masuk

Intan berdiri disamping pak gilang, pak gilang berusaha menjelaskan pada intan apa yang sedang ia kerjakan

"Beruntung sekali aku ini, sudah seperti seorang istri yang menemani suaminya bekerja" gumam intan dalam hatinya

"Yasudah...cepat duduk" ucap gilang bangun dari duduk nya dan menarik pundak intan duduk di kursinya

Bukan hanya senang tapi ia juga sebenarnya bingung karena tadi tak mendengarkan apa yang keluar dari mulut pak gilang

"Maaf pak...bisa diulangi tidak?" ucap intan terbata-bata

"Kamu ini saya panjang lebar juga, mikirin apa sih?" tanya pak gilang sambil wajahnya mendekat ke arah komputer tepat disamping wajah intan

"Deg..deg...deg..." sangat cepat jantung intan berdetak pastinya

"Ini nih intan, kenapa data anggaran bulan ini kok gak termasuk TU, gimana cara masukin nya? biar data nya sama?" tanya pak gilang menengok ke arah intan yang tengah menatapnya, intan tersenyum manis pada pak gilang.

"Intan, kamu ngerti kan yang saya maksud?" tanya pak gilang tetap menatap wajah intan

"Fokus intan fokus...jangan sampai setelah ini pak gilang malah meminta bantuan pada bu azwa si bawel itu lagi" gumam intan dalam hati nya

"Bisa-bisa pak bisa" jawab intan yang langsung mengambil alih mouse ditangan pak gilang

Setelah beberapa menit

"Ini sudah pak" ucap intan melihat ke arah atas yang langsung mengarahkan mata intan pada wajah pak gilang yang menatap komputer "Tuhan benar-benar menciptakan manusia ini tanpa kekurangan, ya tuhan apakah aku bisa dicintai oleh bos ku yang cuek ini?" gumam intan dalam hatinya dengan penuh harap

"Pintar juga kamu" puji pak gilang tersenyum pada intan, yang membuat intan salah tingkah sendiri "Yasudah pak saya keluar dulu" ucap intan bangun dari kursi pak gilang

Pak gilang hanya mengangguk angguk kan kepalanya dan kembali duduk di kursinya

"Intan apa yang sudah terjadi? pak gilang gak mencium pipi kamu kan? kamu gak akan pingsan?" tanya bu azwa dengan suara kerasnya . semua orang tertawa termasuk intan kecuali fifi

"Fifi kau mau bersikap baik atau tidak seperti nya aku ini sebentar lagi akan menjadi istri bos kamu" ucap intan dengan suara kerasnya menggoda fifi

Fifi hanya menatap sinis sambil terus bekerja tak memperdulikan keadaan didalam ruangan

"Seperti-nya ruangan ini kurang dingin, mana nih remote AC nya" ucap ragil yang juga ikutan menggoda fifi

"Panas ya bang ragil" saut pak agus

"Iya, tapi yang panas bukan saya pak agus, tapi ini nih" sambil menjulurkan lidahnya ke arah fifi yang berada di sampingnya

Suara tawa nampak kembali ramai terdengar

Intan dengan puas tersenyum sambil kembali membuka kerjaannya

"Yah kenapa sinyal disini lemah sekali" eluh rama dalam ruangannya yang sepi. ia memainkan handphonenya

"Oh iya kan ada wifi" sambung rama yang lalu menambahkan jaringan wifi dihandphone nya

Ketika semua sibuk berkutat dengan komputer ia malah sibuk menonton anime diponselnya

Sebenarnya rama adalah anak yang sangat dimanja oleh ibu nya makanya dia malas-malasan , biasanya kalau kuliah pun dia hanya santai-santai tanpa mau pusing memikirkan pelajaran. karena menurutnya kalau semua anggota keluarga nya bekerja siapa yang bakal menikmati kekayaan ini, sia-sia dong dia keluar keringat. sungguh pendek memang akalnya

beberapa bulan kemarin pun rama bekerja seperti ini namun selalu di maafkan oleh pak dahlan ayahnya, karena paham bahwa rama baru dan tiba-tiba mendapat kan posisi jabatan kasubbag, tapi seharusnya ia tetap berusaha seperti gilang yang langsung paham dan banyak belajar agar menjadi pimpinan perusahaan yang baik

"Tok...tok...." seseorang mengetuk pintu

"Permisi pak"

"Masuk" jawab rama masih dengan menatap handphonenya

"Pak ini ada berkas yang harus bapak tanda tangan" ucap intan lembut

Rama menaruh handphonenya "Siapa nama kamu?" tanya rama yang mengingat wajah intan , yang tadi pagi menyindirnya "Apakah tulisan nametag dikantong baju saya kurang besar pak?" tanya intan dengan lembut terpaksa

"Intan...put...ri" sebut rama setelah melihat nametag itu dengan mengerutkan keningnya

"Iya benar sekali" jawab intan masih dengan suara lembutnya

"Sini aku tanda tangan" pinta rama. intan menaruh pulpen dan map yang harus ditandatangani dimeja

"Apakah aku harus membaca nya dulu, kau tidak menyelipkan kertas yang isinya aku setuju bahwa perusahaan ini pindah alih atas nama mu kan?" tanya rama menoleh ke arah intan

"Tidak bapak" jawab intan masih dengan suara lembutnya "memang nya dia siapa? sangat berpengaruh kah tanda tangannya dalam alih pemindahan perusahaan. bahkan kerjanya hanya duduk menatap layar telepon nya" gumam intan dalam hati

"Ni udah" ucap rama mendorong kertas tadi

"Terimakasih pak rama" ucap intan membungkukkan badannya

"Syuh...syuh" kata pak rama mengusir intan. intan pun membalikkan badannya dan segera berjalan ke arah pintu "Jika mulutku lebar ingin sekali rasanya aku menelan nya hidup-hidup" gerutu intan dalam hatinya

1
Enung Samsiah
aaahhh ceritanya amburadul,,, bacaannya kepanjngn
Ratna Sari
ya ampun si gilang inih..😡😡😡
tadi nya gue suka ma gilang karna dia tu kalm pndiem eh2 trnyata dibalik itu smua dia tu heh..😡😡😡 sudah mnghancurkan masadepan seorang wanita mantan nya rama pula tuh😠😠
smangat truss thott💪💪💪👍👍👍🥰🥰🥰
Sari Nilam
hukum ajalah intan gak sadar diri dah jadi istri
Sari Nilam
thior kok intan gitu dah betduami malah mrmbayangjan orang lain kk ipar sendiri.
gak bagus thor ...ngajarin gak bener ini.
Sari Nilam
intan istri tak ada akhlak
Sari Nilam
karakter intan gak bagus thor kl ada istri seperti itu artinya intan tidak paham agama. author juga jgn kebablasan lah bikin karakter gak ada akhlah istri ke suami
Sulis Setyawati
akhirnya
Sulis Setyawati
haduh ngakak trs SMP perutku sakit gara gara Ragil nih🤣🤣🤣🤣🤣
Sulis Setyawati
aduh thorr... kol konfliknya berat banget sihh.... yg ringan aj y Thor.... jangan smp amnesia dll yg berat brt
Sulis Setyawati
aduh thorr... jangan smp terjadi apa apa sama rama y Thor... kasian intan...
Sulis Setyawati
trio somplak abis dah🤣🤣
Sulis Setyawati
jangan jangan ank Feny bukan dr pak Gilang... cuma pak Gilang di jebak biar ada yg tanggung jwb... keliatan Feny cewek yg g bener tu
Sulis Setyawati
waduuuuhhh... pak Gilang kliatane baik dan good looking... ternyata... air diam menghanyutkan
Sulis Setyawati
Fifi bener cocok sama Ragil tuuu... setuju ak...
Sulis Setyawati
akhirnya... gol jugaaaa
Sulis Setyawati
ihiiiiirrrr.... ashek.. ashekkkk....😄😄
Sulis Setyawati
CRT nya asyik... g usah buru buru Thor... pelan tapi pasti👍👍👍💪💪
Sulis Setyawati
eng.. ing.. eng.... 🤣🤣🤣
Sulis Setyawati
Rama pinter nyuri ciumannya😄😄
Sulis Setyawati
pasangan yg sangat serasi dg kekocakanya😀😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!