NovelToon NovelToon
At First Sight

At First Sight

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Teen / Tamat
Popularitas:641.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Azkiya

Yuna seorang gadis belia berusia 18 tahun, merelakan masa mudanya untuk misi membalas dendam kakaknya Yuri yang depresi akibat patah hati karena seorang pria bernama Azka. berhasil kah Yuna menjalankan misinya, atau malah Yuna ikut terjatuh dalam pesona Azka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azkiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4

Setengah hari berdiri dibalik meja

resepsionis ini, entah sudah yang

keberapa kalinya aku dibuat

mendengus kesal karna kehadiran

beberapa wanita yang datang

bergantian sejak pagi hari tadi.

Dan yang mereka cari adalah seorang

Azka Rianda.

Pria yang sedang bersembunyi dibalik

meja kerjanya sementara aku harus

membohongi wanita-wanita itu

dengan mengatakan ketidak hadiran

pria itu dikantor.

“Aku ingin bertemu Azka..”

ketika seorang wanita lagi datang

menghampiriku, Aku tak bisa bersabar

lagi..

“Oh, ya.. Tuan berada diruangannya

dan menunggu kedatangan anda

nona..”

Wanita itu kemudian tersenyum miring

dan segera melangkah pergi dari

hadapanku.

Aku tahu saat ini Husna sedang

melotot kearahku.

“Kau gila Yuna!”

“terkadang aku memang bisa menjadi

gila..”

Husna justru terlihat khawatir, saat

aku menunjukkan wajah datarku dan

kembali mengalihkan perhatianku

pada deringan telpon dihadapanku..

“Halo..”

“Siapapun Kau.. Naik keruanganku

sekarang! Jika dalam waktu lima

menit Kau tak berada dihadapanku.

Kau dipecat!!”

Dia membanting telpon nya..

Oh dear..

Kau akan mendapat masalah dari

bajingan itu.

Bersiaplah..

Aku berdiri dengan gelisah, menyadari

apa yang selanjutnya akan terjadi.

Bodoh..

Harusnya aku bisa sedikit menahan

diriku dan mengendalikan keinginanku

untuk memberontak pada pria itu.

Sial..

Jika sudah seperti ini apalagi yang

bisa kulakukan kalau bukan

menghadapinya.

“Kau kenapa, Yuna?”

Husna pasti melihat keresahan

diwajahku..

“apa yang harus kulakukan..”

“kenapa?”

“Presdir memanggilku..”

“Tuan muda itu?”

Aku mengangguk sambil menggigit

bibir bawahku..

“Oh no.. Aku sudah menduganya.

Inilah akibat kegilaanmu membiarkan

wanita tadi masuk. Tuan muda akan

sangat marah.. Dia sudah

memperingatkan kita sebelumnya..”

Aku membayangkan kengerian dari

kata-kata Husna yang bahkan juga

dirasakan olehnya.

Demi Tuhan..

Ia tak seharusnya menakutiku dan

membuatku justru menjadi gugup.

“Ini masalah, Yuna..”

“Ya.. Aku tahu. Aku akan mendapatkan

masalah segera setelah aku

menginjakkan kaki diruangannya”

Oh..

Aku bahkan belum mengetahui dimana

letak ruang kerjanya.

“Dimana ruangan Presdir?”

“Kau benar-benar akan naik dan

menemuinya?”

Aku mengangguk..

“Tak ada pilihan bukan.. Jadi ke lantai

berapa aku harus naik?”

“Tiga puluh..”

Oh Tidak..

Jadi selama ini sejauh itu jarakku

dengan si bajingan itu.

Tuhan tahu aku sangat ingin

menghancurkan nya.

Tapi mengetahui dia berada disana

bahkan hampir tak tersentuh olehku,

bagaimana bisa aku akan

melakukannya..

“Baiklah.. Aku akan menemuinya”

“Kau harus meminta maaf padanya..”

Tidak..

Itu bukan sesuatu yang kuinginkan

dan mustahil kulakukan.

Sepertinya..

Memberikan setengah senyum dari

bibirku, Aku mengangguk pada

Husna yang kemudian mengusap

pundakku.

“Aku berdoa agar Tuan muda tidak

memecatmu..”

Ah..

Dia terlalu mendramatisir.

Tapi dipecat..

Ya Tuhan..

Tidak tidak, Aku bahkan belum

mencapai apapun saat ini.

Mas Doni kau harus

menolongku..

Aku berlari kearah lift dan menunggu

lift untuk terbuka dan membawaku

untuk naik.

Lima menit..

Dia hanya memberiku waktu lima

menit, dan kurasa aku telah

kehilangan lima menit itu.

Aku terus mendesah dan benar-benar

gelisah didalam lift saat menunggu

satu persatu angka yang bergerak

naik.

Tiga puluh..

Aku ingin segera mencapai lantai tiga

puluh dan menemuinya.

Persetan jika kemudian pria itu

berteriak didepan wajahku, bahwa aku dipecat.

Aku punya kontrak kerja.

Dia tak akan bisa memecatku

semaunya.

Ya..

Aku akan menggunakan perjanjian

kerja itu untuk menolak kesewenang-

wenangannya.

Tuhan..

Kau harus bersamaku sampai detik itu

terjadi.

Menyadari lift yang kunaiki berhenti

diangka tiga puluh dan kemudian

terbuka, Aku langsung melangkah

cepat keluar.

Menatap kesekeliling, aku hanya

menemukan satu pintu.

Itu pasti pintu ruangannya yang harus

kumasuki dan yang akan menentukan

nasibku.

Mengatur napasku, tanganku terulur

untuk mengetuk pintu dihadapanku

namun kemudian seseorang meraih

pergelangan tanganku dan

menariknya.

“Kau tidak perlu masuk..”

“Mas Doni..”

“Aku yang akan menyelesaikannya..

Aku hanya bisa mengangguk,

mengerti.

Terimakasih banyak Mas Doni

Kau menyelamatkanku lagi dari pria

bajingan itu.

Aku masih tetap berada disini meski

Mas Doni telah masuk kedalam

ruangan itu.

Aku sangat ingin mendengar apa yang

kemudian dikatakannya untuk

membelaku.

Tapi tak ada sedikitpun yang bisa

kudengarkan dari pembicaraan

mereka. Ruangan itu sepertinya kedap

suara?

Benar-benar menyebalkan..

“Astaga.. Kenapa lama sekali?”

Mengetukkan sepatu yang kukenakan

dan memilin jemariku, aku sedang

mencoba menghilangkan

kegelisahanku menunggu mas Doni

yang tak juga keluar dari dalam

ruangan itu.

Mas Doni tak berhasil

meyakinkannya agar tidak

memecatku?

Sejujurnya aku memang tak

menginginkan bekerja disini. Maka

tak masalah bila kemudian dia

memecatku.

Sungguh aku takkan perduli.

Tapi aku belum menjalankan rencana apapun..

Dan demi kak Yuri lah seharusnya

aku tetap berada disini.

Sampai pada akhirnya pintu itu

terbuka, Mas Doni yang

keluar menarik seorang wanita

bersamanya.

Dia wanita yang tadi kuijinkan masuk,

sedang menggerutu dengan raut kesal

diwajahnya.

Siapa dia sebenarnya? Dan

Mengapa pria itu justru marah disaat

seorang wanita cantik

mendatanginya..

to be continued

1
Chie Oza
up donk kak...😊
Chie Oza
masih setia menanti kelanjutan nya kak...😘😘😘
🏘⃝Aⁿᵘᴠͥɪͣᴘͫ✮⃝ȋ⏤͟͟͞R🍒⃞⃟🦅
hai hai thor... selalu setia nunggu update nya nih...stay safe and positif ya
Agatha Dewi
up thor
Agatha Dewi
semangat thor
Agatha Dewi
bagus ceritanya
Noejan
Hadir thorr, semangatt 🍉
Chie Oza
up donk thor💪💪💪👍🙏
Karyati Sholapari
harusnya di bawa, ke salon dulu.. menikur pedikur.. trus belanja baju. sepatu.. ajarin pake make up yg bener.. pasti ngga kalah sm jesica
Karyati Sholapari
kereeeennn...
writer in box
salam dari iya dia istriku kisah ketulusan seorang suami yang merawat istrinya yang menderita ganguan jiwa/skizofrenia. Boom like dari iya dia Iya dia istriku💪💪🥰🥰🥰
Ayunina Sharlyn
lanjut 😄
Fatkun Nasir
lanjut
Chie Oza
lanjut donk thor🙏
isyabiy
kk nya kok selfish mulu aduhai
isyabiy
yuna ni trima ajala kok susah bgt
isyabiy
cinta x bisa d pksakn yuri begok
isyabiy
yuri ku nsihat kn prgi ambil tali gntung la dirimu
isyabiy
hrp yuri samanya arkhan itu la
isyabiy
yuna nya bego tpya la tunjuk diri sok baik kuat d blkg akhrnya trlka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!