NovelToon NovelToon
My Crazy Husband

My Crazy Husband

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Obsesi / Pengganti / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: aulina alfiana

"Kenapa lo melakukan ini pada gue? apa lo lupa jika gue adalah calon tunangan kakak Lo?"


Diego meraih tubuh Aruna yang saat ini masih tertutup hanya selimut saja..dan berusaha untuk memeluk Aruna dan menenangkan Aruna.


"Karena gue cinta sama lo, dan gue tidak mau lo jadi tunangan kakak gue."

Ya, sudah lama Diego mencintai Aruna tapi sayang sekali, Aruna tidak ada rasa dengan Diego yang mana malahan menanggap Diego sebagai musuh bebuyutan nya, dan seperti setan yang tiba tiba berada di samping nya tanpa ia minta.

Tetapi kenyataan berkata lain, bahwa ia harus mendengar sendiri jika Aruna yang dijodohkan dengan Kakak kandung Diego, hingga membuat Diego kehilangan akal dan memperkosa Aruna.. supaya pertunangan Aruna dengan sang Kakak batal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Laki Laki Tua dan Tidak Laku

"Bagaimana Pah,  apa Arunan setuju dengan perjodohan ini?"

"Harus Mah, mau tidak mau Aruna harus menyetujui perjodohan ini karena itu sudah kesepakatan antara aku dengan Rendra dan Mama tahu sendiri jika kami sudah berniat untuk menjodohkan Aruna dengan salah satu putranya Narendra itu sudah lama. Lagi pula aku percaya dengan Narendra pasti putranya itu baik dan akan menyayangi Aruna meskipun Mama tahu jika mereka berdua belum saling mengenal bahkan belum saling mencintai."

Mama Dina hanya menganggukkan kepalanya yang mana ia memang mengenal bagaimana keluarga Narendra itu selain terkenal dengan keluarga yang kaya raya, Makan Dina juga yakin jika mereka sangat menyayangi dan pastinya putrinya akan aman dan nyaman berada di sana.

"Assalamualaikum..."

"Waalaikumsalam.."

Aruna yang memang diminta untuk langsung pulang ke rumah langsung saja masuk ke dalam rumah setelah ia memarkirkan motornya pergi ke sekolah menggunakan motor bukan berarti tidak mempunyai mobil tetapi ia lebih senang memakai motornya daripada menggunakan mobil.

Aruna yang masuk ke dalam rumah dan melihat kedua orang tuanya yang sepertinya serius berada di ruang keluarga hingga gadis cantik itu masuk dan menyalin kedua orang tuanya terlebih dahulu.

"Duduk dulu Run, ada sesuatu yang ingin Papa bicarakan."

Seperti yang beberapa waktu yang lalu Aruna mendapatkan pesan dari Mamanya jika dirinya diminta untuk pulang cepat karena ada sesuatu yang ingin dibicarakan tentu saja Aruna penasaran apa yang akan dikatakan oleh kedua orang tua nya itu.

"Sepertinya serius sekali, ingin bicara sama aku, ada apa sih Ma?"

Aruna Jadi curiga dengan apa yang dibicarakan kedua orang tuanya pasalnya kedua orang tuanya itu terlihat serius dan tidak main-main serta dengan ekspresi wajah yang menegangkan yang membuat Aruna sedikit takut dengan apa yang ingin disampaikan.

"Besok malam kita akan makan malam dengan keluarga Om Rendra." ucap Papah Adi kepada Aruna yang mana gadis cantik itu belum mengetahui apa yang menjadi alasan sehingga mengajak makan malam Aruna.

"Oh makan malam, baiklah Aruna akan ikut makan malam, sudah Pah itu aja kalau hanya itu ngapain mengatakan ini dengan ekspresi wajah yang serius, dan juga kan masih besok malam."

Aruna berpikir jika kedua orang tuanya hanya ingin mengatakan kalau besok ada acara makan malam di luar dengan teman orang banyak itu yang mana dirinya belum tahu dengan apa tujuan dari makan malam itu.

"Bukan hanya itu saja Run, tetapi besok adalah pertemuan kamu dengan calon suami kamu."

Seketika Aruna melongo dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Papahnya, yang mana ia mendengar jika besok adalah hari pertemuannya dengan calon suaminya, calon suami dari mana sementara Aruna sendiri tidak punya pacar ataupun bagaimana dan juga Aruna masih sekolah dan tidak mungkin untuk menjalin hubungan serius ataupun menikah dengan lain-lain.

"Calon suami Pah, maksudnya bagaimana?"

Jelas aja Aruna bingung mendengar apa yang diucapkan oleh Papanya itu bahkan pacar saja tidak punya lha ini kenapa Papahnya mengatakan kalau ingin bertemu dengan calon suami maksudnya bagaimana.

"Dengarkan Papa baik-baik Run... Sebenarnya sejak kecil kamu sudah dijodohkan dengan anak dari teman Papa yang mana kita memang sudah sepakat jika nanti kita akan menjodohkan anak-anak kita dan sekarang waktunya kamu sudah besar dan anak dari teman Papa itu juga sudah dewasa."

"Tapi Pa, Aku masih sekolah dan tidak mungkin jika aku menikah di usia masih muda ini. Lagi pula aku juga ingin melanjutkan sekolah aku hingga nanti lulus kuliah dan juga bekerja."

Pak Adi tersenyum kemudian menggenggam tangan Aruna ia tahu bagaimana perasaan Aruna saat ini yang mana memang tidak seharusnya Aruna menerima perjodohan ini terlebih lagi Aruna masih sekolah dan ia tahu bagaimana cita-cita putrinya nanti setelah lulus sekolah namun dengan beliau yang sudah tua dan tidak tahu kapan akan bersama dengan Aruna terus, yang membuat Papa Adi mempercepat perjodohan antara Aruna dengan anak teman baiknya itu yang mana memang dari dulu sudah disepakati dan juga beliau dengan teman baik dari Papa Adi itu sudah melakukan pertemuan dan akan melangsungkan perjodohan secepat ini.

Lagi pula juga keluarga dari Papi Narendra ingin mempercepat perjodohan ini di mana beliau memang sudah menginginkan Aruna untuk menjadi menantu nya yang mana hanya melihat Aruna sekilas saja Papa Narendra sudah yakin jika Aruna adalah menantu impian baginya.

"Kamu tidak perlu mengkhawatirkan itu Run, keluarga dari calon suaminya itu baik dan mereka tidak mempermasalahkan jika kamu masih sekolah bahkan mereka juga setuju jika kamu nanti melanjutkan kuliah sedang lulus sekolah ini mereka tidak menuntut banyak hanya saja memang mereka ingin cepat-cepat menjadikan kamu sebagai menantunya."

Aruna menghela nafas nya kasar, impiannya untuk bisa bermain dengan teman-temannya kandas juga meskipun Aruna tahu jika keluarga dari calon suaminya itu tidak akan mempermasalahkan tentang pendidikannya tetapi Aruna yakin jika suatu saat statusnya saat ini membuat dirinya harus membatasi pergaulan dengan teman-temannya.

"Apa laki-laki itu laki-laki tua yang di tidak laku laku Pah, hingga mengapa sepertinya teman Papa itu ngotot banget ingin segera menikahkan anaknya itu dengan aku?"

Ya Aruna jadi berpikir apakah laki-laki yang dijodohkan dengan dirinya itu sudah tua dan tidak laku untuk memilih pasangannya hingga orang tuanya pingin cepat-cepat sekali menikahkan dirinya dengan anaknya itu yang mana memang pemikiran Aruna seperti itu jika seorang laki-laki yang sudah berumur dan tidak mempunyai pasangan maka sudah dipastikan jika laki-laki itu tidak laku.

"Ada-ada saja kamu Run, dia bukan sudah tua atau tidak laku seperti yang kamu pikirkan tetapi dia adalah laki-laki yang baik, sangat tampan bahkan di usia yang masih muda dia sudah memiliki perusahaan sendiri dan pastinya Papa tahu bahwa dia adalah laki-laki yang penyayang dan akan menyayangi kamu meskipun dia belum mengenal kamu."

"Oh ya sepertinya Papa mengenal banget laki-laki itu, kenapa tidak papa saja yang menikah dengan dia sepertinya papa malah menyukainya?"

Ya kenapa juga harus dirinya yang menerima perjodohan ini meskipun Aruna adalah anak tunggal dari Papahnya tetapi tidak menuntut kemungkinan untuk Aruna bisa memilih pasangan sendiri, bukan cara dijodohkan seperti ini bahkan Aruna tidak berpikir sedikitpun dibenaknya untuk melakukan pernikahan di usia muda yang mana memang ia tidak mempunyai cita cita seperti itu.

"Ngarang kamu Run, mana mungkin Papa menikah dengan dia, dia laki-laki lagian Papa sudah mempunyai Mama... Besok kalau kamu sudah ketemu dengan dia pasti kamu akan terpana dengan ketampanannya dan juga bukan dia itu tidak laku hanya saja dia memang sudah diwanti-wanti oleh orang tuanya untuk tidak jatuh cinta kepada perempuan yang lainnya, ya karena kamu.. karena dia sudah diberitahu oleh orang tuanya kalau sudah dijodohkan dengan kamu."

1
Elizabeth Zulfa
klo gak enak sama Natan za mending tinggal dirumah ortunya Aruna kn bisa... jdi Natan tetep bisa tinggal sama mami papimu Diego
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Nathan itu bukannya CINTA,TAPI OBSESI..
Qaisaa Nazarudin
Lha kenapa gak nanya ke Nathan?? Kenapa nyalahin Digo,Digo seperti itu juga karena ingin mempertahankan HARGA DIRINYA,Dan juga Aruna..Harusnya NANTHAN TUH SURUH DIA MOVE ON,KAYAK GAK ADA CEWEK LAIN AJA..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Duuhh makin bingung dengan typo nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
MENEMUI BINATANG SIANG INI..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Typo bertebaran..
Qaisaa Nazarudin
Novel yg terlalu banyak bab sampai ratusan,mengandungi banyak komplik,Dan Alurnya makin bertele-tele,Padahal Alurnya bagus,Harusnya to the point aja,Gak perlu drama kayak ikan terbang..🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Udah sejauh bab ini,masih aja Jalang ini di sekeliling Digo..Heran deh kenapa Digo g pernah Tegas ke nih Jalang..ckk
Qaisaa Nazarudin
Suami Siaga..
Qaisaa Nazarudin
Kalo dunia nyata itu bukannya hanya bengkak dan merah doang,udah robek dan lecet2 malah..
Qaisaa Nazarudin
PERTANYAAN BODOH,UDAH BERAPA KALI DIGO NGOMONG,KAYAKNYA NIH CEWEK AMNESIA KALI YA..
Qaisaa Nazarudin
Sosok Cewek yg paling munafik dlm sejarah pernovelan yg aku baca..
Qaisaa Nazarudin
Astaga niat banget Digo mau malam pertama..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Tidak mandi tapi cuman membersihkan diri..maksudnya apa?? Cuman cuci muka dan gosok gigi doang? Jorok banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Aku baca ulang2 novel ini karena Baper dgn sikap dan perhatian Digo ke pasangan nya,Kalo Aruna mah aku rasa Eneg dan Jengkel,Karena soknjual mahal dan keras kepalanya,Dengan cowok lain ganjen,tapi dengan Digo yg berkorban dan tulus padanya malah soknjual mahal,Yah walaupun Digo caranya salah utk mendapatkan Aruna,Tapi alasannya masuk akal,Gak kayak Aruna yg hipokrit..
Qaisaa Nazarudin
Udah Nathan sama Bina aja sahabatnya Aruna..
Qaisaa Nazarudin: #Vina
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Makanya jadi cowok harus gercep kayak Digo,Harusnya gak perlu ada pertunangan,gak wajib juga,Yang wajib itu ijab qabulnya seperti Digo..
Qaisaa Nazarudin
Berusaha tuh bukan hanya dengan niat doang Run,Tapi disertai dengan perbuatan..Katanya pengen jadi isteri baik,Tapi tetap juga masih ganjen dengan Nathan dan gak bisa nersikap Tegas ma kakak ipar sendiri..ckk
Qaisaa Nazarudin
Kalo Digo gak fokus ijab qabulnya,Ganti aja dengan Nathan om,Pasti Nathan suka banget tuh..🤣
Qaisaa Nazarudin
Karena Digo tau gimana keras kepalanya kamu,yg suka menunda-nunda,Makanya Digo paling gercep,.😂👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!