Erland Dara Alexander Mateo (25) putra bungsu dari seorang pengusaha sukses dan terkenal ,namun siapa sangka kisah cintanya membuat nya menjauh dari keluarga nya dan memilih menetap di sebuah negara dan fokus mengurus perusahaan !!
Bahkan di umurnya yang di bilang sudah matang,dia sama sekali tidak punya pemikiran untuk memilih kekasih hingga banyak dari rekan kerjanya menawarkan anak mereka padanya tapi dengan tegas dia menolak !
Hingga suatu ketika kehidupan nya berubah karena sosok seorang wanita yang selama ini menemaninya selama di London,dan itu terjadi saat keduanya melakukan liburan bersama !!
Jangan lupa like,koment,vote dan hadiah nya !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana liburan
" Maaf kami terlambat datang " Ujar Erland langsung duduk setelah Brad menarik kursi untuk nya.
" Tidak apa tuan ,kami yang terlalu cepat " Jawabnya dengan lembut .
" Kita makan dulu setelah itu baru bahas pekerjaan " Brad langsung berdiri setelah mendengar ucapan Erland .
" Ah maaf tuan saya membawa putriku " Ujarnya sambil menyenggol lengan sang anak .
" Perkenalkan saya Alika putri pertama dari bapak Dominic "Erland menatap sekilas pada wanita itu tanpa membalas uluran tangan nya " Erland " Jawabnya datar.
Alika menarik kembali tangannya lalu duduk,wajahnya tetap tersenyum sekalipun kesal .
Jika bukan karena tampan dan kaya lebih baik aku menghabiskan waktuku untuk shopping Ucap Alika dalam hati .
Ceklek
Para pelayan membawa makanan yang sudah di pesan Brad lalu di susun dengan rapi di atas meja yang cukup besar itu ,lalu Brad duduk di samping Erland .
" Tuan mau makan apa ,biar Alika siapkan " Erland menatap wanita itu dengan dahi mengerut " Brad " Pria yang di samping Erland langsung berdiri mengambilkan makanan untuk Erland .
" Saya tidak terbiasa di layani orang yang tidak saya kenal " Tangan Alika mengepal dengan kuat , sekalipun wajahnya tetap tersenyum .
" Maafkan anak saya tuan, dia memang gampang akrab dengan siapa pun " Ujar Dominic sambil tertawa kecil padahal dia sendiri geram jika tidak memikirkan kerja sama dengan perusahaan miliknya ingin sekali dia memukul wajah Erland .
" Silahkan tuan " Ujar Brad meletakan piring Erland tepat di depan pria itu .
" Hebm "
Kini keempat manusia itu fokus pada makanannya sebelum nantinya akan kembali menguras tenaga dan pikiran .
Setelah selesai pelayan kembali masuk membersihkan meja dan sambil membawa dessert sebagai makanan penutup .
Lalu mereka mulai membahas pekerjaan saat pelayan sudah keluar dari ruangan itu .
aku semakin penasaran dengan kehidupan nya ,kita lihat sampai kapan pertahanan mu, karena apa yang sudah menjadi milikku selamanya akan menjadi milikku termaksud kamu Ucap Alika dalam hati .
Hampir satu jam pembahasan mereka akhirnya sekertaris Dominic mengakhiri nya, lalu keduanya saling berjabat tangan .
" Terimakasih sudah mau bekerja sama dengan perusahaan kami tuan " Ujar Dominic tersenyum .
" Saya tidak mungkin menolak jika itu real pekerjaan tanpa ada niat lain " Ujar Erland dingin lalu melepaskan tangannya terlebih dahulu .
" Tentu tuan " Jawab Dominic tersenyum .
" Jika tuan tidak keberatan, saya ingin mengajak anda makan malam " Lanjutnya dengan lembut .
" Saya tidak janji, tapi saya usahakan " Jawab Erland.
" Saya tunggu kabar nya tuan " Erland hanya mengaguk mengakhiri semuanya.
Kini Erland dan Brad sudah berada di dalam mobil,karena keduanya harus kembali ke perusahaan masih ada beberapa pekerjaan yang harus mereka selesaikan .
" CK, Apa dia ingin menjadikan putrinya umpan " Brad hanya menarik sudut bibirnya tipis .
" Ingin sekali rasanya menghabisi manusia seperti mereka " Lanjutnya lagi ,lalu menatap ke arah Luar sesekali Erland memijat pangkal hidungnya kepalanya terasa pusing .
" Nova Denisha " Gumam Erland lirih tersenyum ,Brad menatap ke arah kaca spion menatap Erland saat mendengar kata yang ke luar dari mulut pria itu .
Apa segitu besar nya cinta tuan Erland pada nona Nova ,bahkan wanita itu kini menyandang status iparnya dan memberikan keponakan yang sangat tampan dan cantik Ucap Brand dalam hati .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Aurellia langsung berdiri saat melihat Erland dan Brad yang baru saja kembali setelah hampir 2 jam berada di luar .
" Apa ada masalah " Tanya Erland berhenti tepat di depan meja wanita itu .
" Tidak ada tuan " Jawab Aurellia .
" Sudah makan siang " Tanya Erland lagi .
" Sudah tuan " Erland mengaguk ,lalu masuk kedalam ruangan nya di ikuti Brad .
Aurellia langsung merapikan berkas yang harus di periksa oleh Brad ,sebelum sampai ke tangan Erland .
Tidak berselang lama Brad ke luar dari ruangan Erland .
" Harus di periksa " Brad langsung mendekat ke arah meja Aurellia .
" kamu sudah pastikan " Aurellia mengaguk " sudah " Brad langsung mengambil berkas itu .
" Minta OB membawakan minuman dan Camilan " Ujar Brad sebelum meninggal kan meja Aurellia .
" Iya " Jawab Aurellia,lalu mengambil telepon Perusahaan menghubungi pihak OB .
" Ke ruangan ku " Aurellia menatap benda yang berwarna hitam yang di atas mejanya lalu menatap pintu besar dan tinggi yang ada di depannya .
Ceklek
" Kemari " Aurellia menutup pintu ruangan itu mendekat ke arah meja Erland lalu duduk didepan pria itu .
" Saya akan liburan ,dan tentunya kamu harus ikut saya tidak ingin pergi sendirian karena semua kebutuhan ku kamu yang atur ,kita liburan hanya 3 hari dan Brad akan tetap di sini mengurus perusahaan " Ujar Erland tanpa menatap Aurellia .
" Maaf tuan, apa saya harus ikut ??" Tanya Aurellia terbata .
" Bukannya saya sudah mengatakan kamu akan ikut " Tanya Erland menatap wanita yang terlihat gugup .
" Maaf , maksud saya bukan begitu ....."
" Apa kamu tidak mau " Tanya Erland dingin memotong ucapan Aurellia.
Glek
Aurellia menelan ludahnya dengan kasar .
" Saya mau tuan " Jawab Aurellia pelan .
" Jika mau kenapa harus berbelit², Apa yang kamu pikirkan " Aurellia menggeleng cepat .
" Tidak ada tuan " Jawab Aurellia cepat .
" Kembali ke mejamu , selesaikan pekerjaan mu sebelum nanti kita pergi " Ujar Erland .
" Baik tuan " Jawab Aurellia lalu berdiri ,tapi saat akan melangkah kan kakinya Erland kembali bersuara.
" Bawakan kopi " Aurellia membalikkan kembali badannya .
" Iya Tuan " Jawab Aurellia menunduk kepalanya lalu ke luar dari ruangan itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lanjut !!!
Jangan lupa dukung Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
q sk certanya klo g suka q skip.tp kdng ada bgian dimna kok gini amat mngkin ini pembeda diantra novel lainnya.