cerita ini menceritakan 2 orang dari kalangan yang berbeda, dan menikah karna terpaksa
semoga kalian suka dengan cerita ini
🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
04 - Mengenal sosok Ricko
Sebuah mobil masuk kedalam sebuah gerbang rumah mewah, rumah bak Istana Kerajaan.
Saat turun dari mobil pun, sudah dijemput dan dibawakan tas oleh seorang pelayan seperti biasanya.
Pelayan dirumah Ricko sangat banyak dan dirumah ini ada Mama nya Ricko dan kedua adik nya.
Ricko dulu adalah sosok yang mudah tersenyum, tapi sekarang dia mudah marah ,tegas, tidak ingin dibantah, dan sulit untuk melihat nya tersenyum, semua perubahan disebab kan Sara Yang meninggalkan nya 3Tahun lalu keluar negri untuk menjadi model terkenal.
Ricko pun tak lagi banyak bicara pada keluarga nya meski 1meja makan sekali pun,jika ditanya Ricko hanya menjawab seperlunya,,,
Saat masuk kedalam rumah,Ricko melepas kan Jas yang melekat di tubuh nya dan juga melonggar kan dasi nya.
Saat Ricko masuk ke pintu utama juga sudah disambut pengawal yang berjaga dipintu, sambil menunduk kan kepala pengawal memberi hormat
"Ricko!!! kamu sudah pulang nak? Tanya mama ricko.
"iya ma." Ricko dengan muka datar.
"Mandi lah kita akan Makan malam bersama." ujar mama ricko.
"Tidak ma, kalian saja yang makan, aku akan istirahat" Dan berlalu menaiki tangga
"Pak Mul. Antar kan makan malam ricko ke kamar nya? Perintah Winda mama ricko
"Baik nyonya,saya akan membawa tas ke ruang kerja tuan muda dulu" Pak mul mengangguk dan berlalu pergi
Pak mul adalah Orang terpercaya didalam Rumah tersebut,ada informasi sekecil apa pun, dia akan memberitahukan ke pada tuan muda, karna tuan muda lah kepala keluarga nya sekarang, karna pak irawan memilih menghabis kan masa tua nya di kotaxx, dan ricko dan winda bolak balik mengunjungi pak irawan, winda memilih lebih banyak dirumah ricko karena dia memikirkan 2 anak perempuan nya yang masih kuliah..
Meski pun ricko adalah anak nya, winda tidak bisa membantah apa yang dikata kan ricko karna dia tau ricko sangat tegas dan tidak mau di bantah
Tok tok tok
Pak Mul membuka Pintu
"Tuan, ini makan malam nya" Sapa Pak mul sambil membawa nampan di tangan nya
"Hemm, Taruh di meja" Ricko
"Ada lagi Yang dibutuhkan tuan? " tanya pak mul
"Tidak" jwb ricko datar
"Baiklah, Saya permisi Tuan, Selamat malam!! Sambil Melangkah pergi dan menutup pintu kamar
Tok tok tok
Terdengar lagi bunyi Suara Ketukan, Dia Tio sekretaris Ricko
"Ada apa? " Tanya Ricko
"Tuan Muda,tadi sekretaris Perusahaan X Menelpon, dia ingin memajukan 2 jam pertemuan kita besok,apa kah bisa tuan" Tanya sekretaris Tio
"Hemm,kau Atur saja " jwb ricko
"Baik Tuan" Tio
"Kamu boleh pulang Tio,aku akan beristirahat" Perintah Ricko
"Baik Tuan muda, selamat malam" tio mengangguk kan kepala, dan belajar pergi
Dalam perjalanan Pulang , Tio mengambil Hp nya dan menelepon seseorang
"Hallo Tuan" jwb org itu
"Apa kau sudah mencari tau yang ku suruh" Tio dengan nada datar
"sudah Tuan,saya sudah mengumpul kan data2 wanita tersebut" Jwb org itu
"jangan melakukan kesalahan, atau kau akan terima hukuman nya" Tegas Tio
"baik Tuan, apa harus saya antar kan malam ini tuan?" tny org itu
"tidak, besok pagi saja " jwb tio
"Baik tuan, besok saya akan antar kan keapartemen Tuan, selamat malam Tuan" jelas Org itu
"Hemm" jwb tio datar sambil mematikan sambungan tlfn nya
miris
coba kalian bayang jika dibalik suami kalian yang bebas pergi dan pulang semaunya, apakah kalian akan Terima begitu saja
pembelaan kalian "jangan baper lah kalau kagak suka skip aja, ini hanya halu"
mau ini hanya halu tapi faktanya ini adalah hasil pola pikir kalian yang artinya karakter kalian bisa dilihat dari novel karya kalian
ceritanya jd gak berbobot krn ...author memposisikan seorang CEO yg labil....
ini juga mama ny Ricko, udah tau anak ny punya istri, kok malah mbawa perempuan lain ke rumah ny
mana tych cewek ulat keket lagi