NovelToon NovelToon
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Status: tamat
Genre:Fantasi / Tamat
Popularitas:160.4k
Nilai: 5
Nama Author: tiara

Ini bukan kisah nyata tapi imajinasi author aja sebagai hiburan untuk kaum mager




Kisah dari keluarga Andalas pembisnis kaya raya di semua bidang mereka hidup dengan tradisi turun menurun .Perjuangan keadilan serta kasih sayang




Nama nya Alinda Andalas gadis cantik ceria dan juga sangat baik di umur nya 25 tahun dia harus menikah dengan anak sahabat keluarga nya .Adik Alinda yg bernama Ananda berbeda dengan kakak nya dia hidup sesuai naruli hati nya meski mama dan papa nya mengekang tapi dia tetap pada pendirian nya tapi meski begitu dia sangat penyayang berbeda dengan Alinda yg sangat penurut melakukan segala hal yg orang tua nya katakan




Alinda harus menikah dengan pria bernama Daren Damusa .Daren pria tampan kaya raya bisnisnya melambung tinggi semenjak kakek buyut nya keluarga Damusa sudah lama bersahabat dengan keluarga Andalas mereka menunggu keturunan mereka berbeda jenis namun tidak juga mendapatkan itu sampai sekarang ini mereka menemukan itu. Daren menerima pernikahan itu karna merasa Alinda cocok untuk nya apa lagi Alinda cantik dan terpelajar



Tapi setelah mereka menikah rasa kagum Daren sirna timbul rasa benci dan masalah keluarga Andalas mulai muncul setelah kematian Alinda rahasia Alinda mulai muncul karna Ananda sendiri yg membawa rahasia itu merasa tidak sanggup berjuang sendiri hingga dia memutuskan untuk di bantu dengan keluarga Damusa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 4

Daren sangat penasaran dengan kebenaran tentang Amanda apa benar Amanda gila atau tidak Daren akan mencari tau tapi dia tidak ingin lama lama Amanda menjadi istri nya jadi dia akan membuat Amanda segera hamil dengan langkah lebar Daren masuk ke kamar nya

"Mana wanita itu"ucap Daren bergegas turun kebawa

"Mi mana wanita itu"ucap Daren menemui mami Fera

"Namanya Amanda Daren"ucap mami Fera merasa capek

"Ya siapa pun dia mana"ucap Daren

"Dia tinggal di lantai bawah "ucap mami Fera dan Daren berlalu begitu saja membuat mami Fera curiga dia mengejar anak nya Daren mencari kamar Amanda dan bertanya pada pelayan

"Ini dia"ucap Daren masuk ke kamar Amanda yg tengah tertidur Daren membuka jas nya lalu dia naik dengan pelan menyeringai jahat tanpa aba aba Daren menyobek piyama Amanda membuat Amanda terbangun.

"Mari sayang"ucap Daren menyeringai

"Aghhh"teriak Amanda ingin memukul Daren tapi Daren memegang tangan itu lalu tanpa aba aba Daren mengecupi leher Amanda

"Lepas hiks hiks pergi"teriak Amanda memberontak tapi Daren tak peduli semakin kuat menekan leher Amanda

"Tolong tolong jangan jangan pergi"ucap Amanda memberontak

"Aku menyukai nya Alinda kamu menakjubkan aku menikmati hahaha" suara itu terasa nyata di telinga Amanda membuat dia pusing

"Pergi"teriak Amanda ketakutan Daren berpindah pada sebelah leher Amanda

"Daren apa yg kamu lakukan"ucap mami nya langsung menarik Daren

"Mami"lirih Amanda turun dari ranjang.Amanda jatuh pingsan membuat mami panik bukan main wajah nya pucat pasi

"Amanda"ucap mami Fera

"Pangil dokter"teriak nya lagi panik memampa Amanda ke kasur menyelimuti Amanda yg hanya memaki teptop nya karna piyama tidur nya sudah tergeletak

Plak

"Kamu keterlaluan Daren apa yg kamu lakukan mau memper**** Amanda"ucap mami Fera marah menampar Daren

"Aku hanya ingin dia cepat hamil lalu pergi mi apa kata orang orang jika tau keluarga Damusa memiliki menantu gila"ucap Daren menahan pipi nya

"Kamu yang udah gila Daren dia itu mengalami trauma jika begini kamu mempersulit keadaan"ucap mami Fera dia tidak habis pikir dengan anak nya

"Nyonya"ucap dokter keluar

"Gimana dok"ucap mami Fera cemas

"Nona mengalami syok yg luar biasa bahkan tubuh nya masih gemetar tapi nyonya saya saran kan bawa nona pada psikiater dia harus di tangani"ucap dokter

"Fisik nya baik kan dok"ucap mami Fera

"Baik nyonya tapi dari ciri ciri dan gejalanya bisa saya pasti kan jika nona mengalami gangguan jiwa dan trauma yg mendalam usahakan jangan membuat nya takut dan mengingatkan pada hal hal yg membuat nya seperti ini"ucap dokter

"Baik lah terimakasih dok"ucap mami Fera

"Saya udah kasih obat penenang jika begitu saya permisi nyonya"ucap nya lalu pergi

"Kamu dengar kan dia ngak pura pura"kesal mami Fera lalu berlalu masuk ke kamar Amanda di kecup nya kening Amanda setelah itu dia pergi

"Sebaiknya kamu ngak usah ketemu sama Amanda dulu jangan bertatap muka pada nya"ucap mami lalu pergi

"Aghhh"teriak Daren mengusap wajahnya kasar dia benar frustasi dengan keadaan

🌞🌞🌞

Amanda terbangun dia jadi ketakutan dengan panik dia berlari ke dalam lemari memeluk lutut nya takut

"Ngak suka di sini aku aku takut"lirih nya ketakutan air mata nya membasahi wajah cantik nya

Cklek

"Amanda"pangil mami Fera masuk ke kamar Amanda tapi kosong lalu memeriksa kamar mandi kosong membuat mami Fera panik

"Amanda"panggil nya lagi memerintah kan pelayan mencari ke seluruh penjuru rumah

"Kemana Amanda"gumam mami panik dia segera menghubungi Ananda memberi tau jika kakak nya hilang

"Tan kenapa kakak hilang"ucap Ananda ngos ngosan

"Tante ngak tau dia tidak ada di kamar dan di rumah juga"ucap mami Fera panik

"Tante udah periksa di lemari"ucap Ananda bertanya

"Belum emang kenapa"ucap mami bingung

"Jika ketakutan kak Aman sering sembunyi di tempat salah satu nya lemari"ucap Ananda lega setidak dia yakin jika kakak nya ada di sana

"Ayo kita periksa"ucap mami Fera bergegas ke kamar Amanda dan ternyata benar Amanda meringkuk ketakutan

"Kak"ucap Ananda tapi Amanda hanya diam tubuh nya gemetar

"Hei Aman kenapa di sini"ucap mami Fera lembut

"Ngak suka di sini aku mau pergi pulang di tempat lama aja macan tutul jahat aku ngak suka sama macan tutul aku benci Ananda aku benci macan tutul"ucap Amanda menyeka air mata nya

"Hah kenapa lagi tan"ucap Ananda menghela nafas mami Fera menceritakan kejadian semalam

"Dasar tuh anak"geram Ananda berlalu dia akan melabrak Daren

Brak

"Hei apa maksudnya melakukan hal semalam"tajam Ananda mengebrak meja

"Apa masalah mu"ucap Daren santai

"Jangan kamu pikir kamu berkuasa aku takut hah tidak sama sekali"ucap Ananda marah

"Ini rumah bukan rumah sakit jiwa mengerti"ucap Daren mengejek

"Terus apa yg harus kita lakukan"ucap mami Fera mendekat

"Daren harus minta maaf dan satu lagi jangan memanggil Daren kak Aman akan ketakutan"ucap Ananda

"Tidak mana sudih aku meminta maaf pada cewek gila itu"ucap Daren angkuh

"Kamu harus minta maaf lagian kamu berbuat masalah"ucap mami Fera

"Tapi mi"ucap Daren

"Harus minta maaf"ucap mami nya tegas membuat Daren mengeram

"Kenapa Amanda takut pada Daren bukan kah sebelum nya mereka ngak pernah ketemu"tanya mami Fera

"Tan karna nama Daren sama dengan kak Danur itu memicu rasa takut kakak dia akan merasa Daren orang yg sama dengan kak Danur"ucap Ananda menjelaskan

"Danur,tapi bukan kah Amanda yg mendorong Danur sampai meninggal"ucap mami Fera

"Aku ngak tau tan aku lupa kejadian itu yg tau masalah itu kak Danur kak Alinda serta kak Amanda tapi semua musnah hilang sudah kebenaran nya"ucap Ananda

"Oke tante dan Daren akan membantu mengungkap masalah itu dan menyembuhkan Amanda"ucap tante

"Tapi mi"ucap Daren karna dia sangat sibuk jika membantu masalah tidak penting itu akan membuang waktunya

"Ngak ada tapi tapian ayo ikut mami ingat harus bersikap baik pada Amanda"ucap mami menarik tangan Daren mereka kembali ke kamar Amanda

"Kak coba lihat aku"ucap Ananda dengan pelan Amanda mendogak dengan cepat dia mendorong Ananda dan mundur ketakutan

"Pergi hiks hiks aku takut pergi"teriak Amanda

"Kak tenang kak"ucap Ananda menangkup wajah Amanda

"Macan tutul ingin meminta maaf"ucap Ananda

."Ngak mau hiks hiks Ananda jahat"lirih Amanda menangis

"Maafkan aku"ucap Daren dengan nada tidak iklas

"Iya benar sayang Da maksud mami suami kamu ingin meminta maaf kasihan lho dia maafin dia ya"ucap mami tersenyum

"Iya kak kasihan lho macan tutul nangis jika ngak di maafin kakak"ucap Ananda

"Apa"ucap Daren melotot tapi mami nya menyikuk Daren

"Iya maafin aku "ucap Daren menahan kekesalan mengulur kan tangan Amanda dengan takut menyentuh tangan Daren

"Tapi macan tutul janji ngak nyakitin aku lagi"ucap Amanda takut

"Hmm"ucap Daren berdeham mami nya mencubit pinggang Daren

"Iya janji"ucap Daren

"Ngak harus minta maaf dengan benar"ucap Amanda menggeleng

.

"Minta maaf dengan benar"ulang Daren bingung

"Pegang telinga meminta maaf dan berlutut"ucap Ananda

"Ngak"ucap Daren cepat

"Ayo cepat "ucap mami nya

"Maafin aku ya"ucap Daren berlutut memegang telinga Amanda tersenyum senang mengusap kepala Daren

"Kak udah makan"ucap Ananda dan Amanda menggeleng

"Makan dulu ya"ucap Ananda

.

."Sebelum makan mandi dulu aku belum mandi"ucap Amanda mengaruk kepalanya Ananda terkekeh pelan

"Baik lah kakak mandi aku yg akan siapin makan"ucap Ananda tersenyum

"Benarkah"ucap Amanda antusias

"Iya kak"ucap Ananda dengan cepat Amanda mengambil handuk dan berlari ke kamar mandi

"Jika begitu aku berangkat kerja dulu mi"ucap Daren lalu pamit pergi

Satu minggu kemudian

Selama satu minggu Amanda belum keluar dari kamar memang begitu dia mengurung diri dan Ananda sering mengunjungi Amanda dia mengurus kakak nya dengan baik serta melatih kejiwaan Amanda biar gimana pun tempat itu terasa asing bagi Amanda itu akan mengganggu kejiwaan nya

"Hei Daren "ucap seseorang mendekati Daren yg lagi minum

"Sendiri"ucap nya lagi

"Ya"jawab Daren singkat

"Apa benar ya Alinda selingkuh wah sayang sekali apa yg dia cari dari pria lain "ucap nya

"Kenapa Nadin kamu ingin menggantikan Alinda"ucap Daren santai

"Tidak seberuntung itu"ucap nya tersenyum

"Udah males aku di sini"ucap Daren beranjak

"Daren tunggu"ucap nya lalu berdiri

Cup

"Aku akan selalu ada untuk mu"ucap nya mencium pipi Daren lalu melangkah pergi

"Woi Daren apa yg lho pikirin"ucap seseorang pria bernama Ikbal sahabat Daren

"Awas Daren jangan kecantol dia perempuan tidak baik"ucap perempuan bernama Nadia sahabat Daren sekaligus sahabat Alinda

"Sotoi lho"ucap Ikbal

"Yuk ahh pulang"ucap Daren melangkah di ikuti sahabat nya

"Emm Daren apa benar Alinda selingkuh"tanya Nadia

"Siapa bilang itu semua hanya hoak"ucap Daren dia tidak ingin harga diri keluarga nya terinjak serta nama baik keluarga Andalas tercemar

"Masak sih terus kenapa Alinda mati bukan kah dia bunuh diri"ucap Ikbal penasaran

"Ngak dia di bunuh saat kami sarapan ada yg menembak nya dari jarak jauh hingga dia mati di tempat aku yakin itu musuh keluarga kami"ucap Daren bohong

"Udah aku mau pulang udah malem"ucap Daren lalu pamit pergi menuju parkiran

"Daren"panggil Nadin menghentikan Daren masuk mobil

"Ya"ucap Daren

"Aku mau ikut pulang ini udah malem ngak ada taksi tadi aku ikut teman ku tapi dia ada perlu dan pergi"ucap Nadin

"Ayo"ucap Daren masuk mobil di ikuti Nadin

"Daren ada yg ingin aku katakan"ucap Nadin pelan tapi Daren hanya diam

"Sebenarnya aku mencintai mu tapi karna Alinda istrimu jadi aku ngak nyatain perasaan ku"ucap Nadin menatap Daren

"Aku tau"ucap Daren santai

"Serius"ucap Nadin tidak percaya

"Iya Alinda bilang sebelum aku menikahi nya dia bilang semua nya pada ku tapi tetap aku pilih dia"ucap Daren masih fokus mengemudi

"Apa aku ngak ada kesempatan Daren"ucap Nadin sendu

"Udah sampai Nad"ucap Daren

"Daren beri aku kesempatan untuk bersama mu aku sungguh mencintai mu aku rela melakukan apa pun demi bisa bersama mu "ucap Nadin meraih tangan Daren

"Aku mencintai mu Daren"bisik Nadin mencium bibir Daren dengan perasaan

"Aku benci banget sama orang yg udah punya pasangan tapi punya hubungan sama wanita lain dia kayak ayam sayur"

"Nadin"teriak Daren mendorong Nadin dia tidak boleh seperti ini meski Alinda mengkhianati nya tapi Daren punya Amanda dia ingat dulu saat Daren dan Alinda liburan Alinda mengatakan jika sangat benci pada pasangan yg selingkuh meski Daren tidak menginginkan Amanda tapi benar kata Alinda jadi pria harus jentelmen menjaga harga diri nya tidak hanya wanita yg harus menjaga hati dia harus menghargai pernikahan gila nya

"Maaf Daren"ucap Nadin keluar dari mobil tapi Nadin senang tadi Daren sempat membalas ciumannya berarti dia punya peluang

1
Anonim
kirain Daren bakalan dengan Ananda gak taunya malah sama Amanda sebab di prolog gak ada muncul nama tokoh Amanda
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
mampir Kaka✌️
Mrs. R
semangat thor aku baru mampir
Tiara11: makasi buat yg mampir dan terimakasih yg meninggalkan jejak
total 2 replies
Ike Cahyanti
ko ngg up2 seh....
Ike Cahyanti
ko lama seh upny
Ike Cahyanti
ko lama seh upny
Ike Cahyanti
ko lama seh upny
deassn187
adehhh si ambina gak ada kapok-kapoknya,ayo Anya musnahkan si ambina sekalian si Rosa,hmm sepertinya Rosa merencanakan sesuatu semoga saja Rosa tidak menjebak kevin
deassn187
yahhh,kenapa Kevin harus berpura-pura sihh,apa harus menjadi Damian yang terus-menerus dibohongi dan dikhianati oleh ambina,Kevin dan Anya sama-sama egois mereka berdua.Thor jangan biarkan Kevin dengan Rosa, Rosa berubah hanya demi mendapatkan Kevin yang dijanjikan Anya,
girlganggoodies
Mantap ceritanya thor総 Like&5 検 mendarat untukmu... Semangat terus潮
Prabu Marbun
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
rowiethelabel
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu嬉汳ェ剌
ShySnicker
waaah... makin seru aja nih... like for u...
Winda Utami
ceritany keren banget..............jadi baper hehehe. di tungu up selanjutnya SEMANGAT...
deassn187
ambina dan Rosa sama-sama ular ngeselin
deassn187
semua trauma itu berawal dari ambina,dasar ular hanya tidak ingin kalah saing sehingga bisa menghalalkan segala cara, hmm semoga Damian tau sifat aslinya si ular itu seperti Kevin yang tau sifat aslinya Rosa,semoga gak hamil dulu si ambina gak rela akuu
deassn187
yahh, kenapa harus sih ambina sih yang jadi istrinya Damian,semoga Anya bisa mengenyahkan si ambina ular ituuu🤪
isntit darling
Udah pewe rebahan taunya ceritanya ngegantung.. yasalam banget hiks!
deassn187
ternyata calon istri Damian adalah adiknya ambika,wah ternyata sifat aslinya seperti itu,dihanya mau Damian karena Damian anak orang kaya,bahkan mengatakan sebatang kara karena malu mengakui kakaknya, ayo Anya jangan biarkan Damian bersama ambina,dia hanya akan menjadi parasit,lebih baik bersama ambika saja,dia baik dan tulus
Ike Cahyanti
hadeh😀😀😀😀😀😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!