NovelToon NovelToon
Senja

Senja

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: BundaDM

Kisah perjuangan seorang atlet lelaki yang harus mengubur impiannya demi keluarga sepeninggalan Sang Ayah. Menjadi tulang punggung diusia muda menjadikannya harus mengubur impian untuk berkomitmen dengan pujaan hatinya.

Dilain sisi ada wanita manja dari keluarga kaya raya, karena kehilangan sosok Ibu dalam hidupnya membuat dia tumbuh tanpa ada kelembutan seorang ibu. Apalagi setelah ayahnya memutuskan untuk menikah lagi. Secara frontal menolak kehadiran sang Ibu tiri.

Apakah kedua insan ini bisa bersatu diatas perbedaan yang ada? bisakah saling menurunkan ego?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BundaDM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

* Senja 4, Family meeting

Sulit bagi ketiga putri Pak Sanjaya menerima ketidakhadiran sang Bunda dalam hidup mereka. Walaupun sakit-sakitan, Bunda tetap memberikan perhatian penuh ke anak-anaknya. Pak Sanjaya sendiri masih sibuk berkutat dengan bisnisnya yang makin menggurita diberbagai sektor.

Resort miliknya pun makin ramai, Mas Akmal sudah mendapatkan feedback terhadap pemasaran yang selama ini dilakukannya. Banyak pihak kantor yang mengadakan gathering atau meeting tahunan di Resort. Areanya pun kembali diperluas oleh Pak Sanjaya agar bisa menampung lebih banyak tamu.

💐

Setahun kemudian...

Pak Sanjaya akhirnya memutuskan untuk menikah dengan Adinda, sekretarisnya sendiri. Menurut Pak Sanjaya, Adinda memiliki banyak kesamaan kepribadian dengan almarhumah istrinya dan anak-anak pun sudah mengenalnya sejak lama, jadi tidak akan memerlukan waktu yang lama buat saling mengenal.

Saat ini Mba Flo sudah berusia enam belas tahun, dia sudah bisa paham atas kesendirian Ayahnya, tapi tidak dengan Mba Qisha dan Lexa, yang saat ini berusia empat belas tahun dan dua belas tahun.

Mba Flo memang tidak terlalu dekat sama Bunda dan Ayah sejak dulu, bahkan dia sudah meminta Ayahnya untuk menyekolahkan dia keluar negeri. Meninggalkan Indonesia adalah keinginan terbesarnya, ingin hidup sendiri diperantauan dan ingin bisa terbebas dari bayang-bayang Ayahnya. Pak Sanjaya menyanggupi permintaan tersebut dengan syarat kalo kelak Mba Flo lulus kuliah maka dia yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan gurita bisnis Pak Sanjaya. Obsesinya menjadi business woman sudah didepan mata. Bersekolah diluar negeri dan kembali ke tanah air langsung menjabat sebagai seorang pimpinan tanpa harus melewati jenjang karier dari bawah lagi, makanya dia sangat setuju atas syarat yang diajukan oleh Ayahnya.

.

Sejak kepergian Bunda, Pak Sanjaya berubah menjadi seorang Ayah yang cenderung over protective pada semua putri-putrinya. Aturan ketat beliau buat untuk ketiga putrinya. Semua anaknya harus berada di rumah selambatnya jam tujuh malam, jika ada tugas sekolah pun harus didampingi sama salah satu anggota keluarga jika diluar rumah, bahkan selalu meminta anak-anak untuk belajar kelompok di rumahnya aja daripada di rumah temannya. Belum lagi Pak Sanjaya wanti-wanti agar anaknya untuk tidak terlibat hubungan asmara dengan lawan jenis dulu. Beliau ingin anak-anak fokus terhadap sekolahnya, karena dipundak merekalah semua bisnis Pak Sanjaya akan diteruskan.

"Sha ga setuju kalo Ayah nikah lagi sama Tante Dinda... titik" ucap Mba Qisha saat diskusi keluarga, dia emang paling vokal kalo ada suatu masalah.

"Ya... Lexa juga ga mau tante Dinda jadi ibu tiri. Dia hanya mau harta Ayah aja, lagi ngapain sih Yah.. cukup dia jadi sekretaris Ayah, ga usah jadi pengganti Bunda. Karena Bunda ga akan pernah tergantikan sampai kapanpun" kata Lexa ikut-ikutan.

"Sha...Lexa.... kematian memanglah sesuatu yang sulit untuk kita terima. Tapi mau ga mau, kita harus merelakan yang udah meninggalkan kita. Sebab hanya dengan begitu, kita bisa belajar bagaimana menjadi pribadi yang tabah dan sabar, kita juga mempercayai bahwa segala yang kita miliki hanyalah sebuah titipan.. ya titipan Allah" ucap Pak Sanjaya agak keras melawan penolakan anak-anaknya.

"Ya... kami tau itu Yah... Tapi buat apa menggantikan posisi Bunda di rumah ini? kami ga memerlukan sosok pengganti Bunda disini, kami bertiga bisa saling menyayangi dan melindungi" ujar Mba Qisha.

"Ga ada yang akan menggantikan posisi Bunda kalian" janji Pak Sanjaya.

"Ayah memang bukanlah seorang pria yang bisa menghargai kepergian Bunda. Jelas, kami marah besar dengan keputusan Ayah yang akan menikah dengan wanita lain. Apa Ayah mengerti bagaimana hancurnya perasaan kami? Seperti jatuh, tertimpa tangga, tertimpa nelangsa. Sementara kami berkutat dengan kesedihan, Ayah malah asyik pacaran sama Tante Dinda" kata Lexa dengan sinisnya.

"Lexa.... jaga bicara kamu, Ayah ga pernah ajarin kamu kurang ajar sama orang tua seperti itu" amarah Pak Sanjaya langsung meledak.

Jika tidak dihalangi sama Mbah Utinya mungkin saja pipi Lexa sudah ada bekas tangan Pak Sanjaya.

"Sabar tho Le..." cegah Mbah Uti dengan intonasi yang pelan.

Lexa langsung menangis dalam pelukan Mbah Utinya. Sedangkan Mba Qisha masih memasang muka tidak bersahabat dengan Ayahnya. Sejak wacana Ayahnya akan menikah dengan Tante Adinda, praktis hubungan Ayah dan anak-anak menjadi semakin memanas, hanya Mba Flo yang tidak bereaksi sama sekali atas keinginan Ayahnya.

"Mba.. kok Mba ga ada respon sih? Mba mau punya ibu tiri?" tanya Mba Qisha.

"Mba cuma malas berdebat sama Ayah, nanti kalo sampe Ayah marah terus batalin biaya buat kuliah diluar negeri gimana?" tanya Mba Flo.

"Tapi Mba.. sebagai anak tertua haruslah punya sikap, kita kan cuma adik-adik yang masih belum cukup umur untuk bicara dengan keras tentang penolakan Ayah menikah sama Tante Dinda " jawab Mba Qisha.

Sebesar apapun penolakan anak-anak, pernikahan Pak Sanjaya dan Tante Dinda akan tetap dilangsungkan seminggu lagi di Resort.

.

Keluarga besar Pak Sanjaya memang memaksa buat beliau menikah lagi setelah setahun sendiri tanpa pendamping. Sebagai seorang businessman tentulah dia perlu pendamping buat menghadiri acara maupun tempat berbagi cerita untuk mengusir penat. Memang putri-putrinya sangat sayang sama Ayahnya, tapi ada hal yang ga bisa ditutupi dengan kehadiran putri-putrinya aja. Sebagai lelaki normal, Pak Jaya masih ingin punya teman ditempat tidur, ada yang menyiapkan keperluan mulai dari membuka mata hingga menutup mata dikala malam, ingin ada yang bisa diajak diskusi tentang anak-anak dan kepenatan pekerjaannya. Dinda adalah sosok yang dilihatnya mampu menjadi pendampingnya sebagai pengganti istri yang terdahulu.

Pak Sanjaya masuk kedalam kamarnya. Mba Qisha pun sudah pergi juga sedari tadi. Mbah Uti, dari pihak orang tua Pak Sanjaya cuma bisa diam melihat respon cucu-cucunya. Lexa memutuskan untuk menyusul masuk ke kamar Ayahnya.

"Ayah, Lexa hanya mengharapkan satu hal, tentang wanita pilihan Ayah yang akan segera Ayah nikahi itu. Besar harapan Lexa, beliau bisa menjadi sosok serupa Bunda. Paling ga, bisa menjadi wanita sederhana yang penuh cinta pada keluarga. Paling ga, bisa mencintai Ayah dengan sangat sederhana, sebagaimana Bunda melakukan sepanjang hayatnya" ucap Lexa kemudian keluar kamar.

Pak Sanjaya yang masih terdiam terpaku mendengar ucapan Lexa.

🍒

"Mas Akmal... ada apa ya tadi telpon saya? Maaf ya Mas tadi lagi keluar sebentar dan ga bawa HP" ucap Candra saat menelpon balik Mas Akmal.

"Bisa ga datangnya Jum'at selepas sekolah? Buat cek persiapan hari Sabtu kan" ucap Mas Akmal.

"Saya sudah bilang Mas sama pengurus OSIS buat ijin ga kumpul selepas sholat Jum'at, saya usahakan malam sampe sana ya, kan dari Cinere ke Muara Angke dulu, mudah-mudahan pas ada kapal nelayan" jelas Candra.

"Nah... kamu nanti bareng rombongan WO yang mau bawa bunga aja. Mas akan bilang kamu orang Resort, nebeng satu orang ga masalah lah, tapi kamu ke Rawa Belong dulu ketemuan disana" perintah Mas Akmal.

1
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
jatuh bangun tanpa lelah terus berusaha sampai titik akhir pencapaian.
realita nya banyak orang tersesat dan mencari jalan lurus
Bunda DM: karena manusia di dunia ini tempatnya untuk "cape"
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
boleh ikut peluk Candra gak sih
eh.. ntar Lexa tantrum 🤭
Bunda DM: aciknya cemburuan
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah... nerimo ing pandum itu kunci rasa syukur
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
cerita nya ngiri nih🤣
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
dokLie kenal dokBar gak🤭
Bunda DM: kayanya kenal
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
dokter Alie yang punya anak satu itu ya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL: owh 🤭
total 4 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
aamiin ya Rabbal alamiin
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah kalo Ani sudah berubah dan selamat ya atas kehamilannya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
pesan terakhir Dinda untuk CanXa😭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
etdah Pak... kasihan dong anaknya suruh hamil mulu
Bunda DM: udh kaya pabrik ya.. tiada henti berproduksi
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
ngomong Can jangan senyum senyum aja
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah..
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Dinda, dijahatin cowok lain tapi sasarannya pak Sanjaya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
wakatipu... waah kau kena tipu 🤭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
🤣🤣🤣
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
bagus mad, kasih paham tuh adiknya jangan ngrecokin rumah tangga Candra mulu
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
jam colex... jangan lupa kalo gak ingat waktu dicolex🤭
Bunda DM: ntar ngiklan kalo mereknya disebut
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
pillow talk itu penting banget ya buat membangun chemistry
Bunda DM: Yups, efektif sih sejauh ini😁
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
gak sekalian ibu diajak Can
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!